Griya Yatim & Dhuafa

3 Cara Mengatasi Malas

Malas itu suatu penyakit lho kak, sama seperti penyakit lainnya, jika tidak segera diatasi maka akan semakin parah. Oleh karena itu, inilah 3 cara mengatasi malas sesuai syariat. Yuk simak sama-sama…

Malas adalah suatu penyakit yang menyerang hati kita. Tidak hanya tubuh yang dapat terserang berbagai penyakit, namun hati pun dapat terserang penyakit. Penyakit hati lebih berbahaya, penyakit hati ini lebih merusak dalam kehidupan seseorang.

Penyakit malas ini disebut juga futur. Dalam arti lain, yaitu rasa malas, enggan untuk berbuat kebaikan, lamban dalam kebaikan. yang sebelumnya, orang tersebut bersemangat untuk melakukan kebaikan. 

Penyakit ini pasti menghampiri  semua manusia, cepat ataupun lambat. Sebab, Rasulullah pun bersabda : “Keimanan itu kadang naik, kadang turun.” (HR. Bukhari). Maka dari itu, setiap manusia pasti terkadang merasa malas, dan kurang bersemangat.

3 Cara Mengatasi Mala

Kak, bertambahnya usia bukan berarti terbebas dari rasa malas. Berbagai alasan seringkali menjadi alasan atas kemalasan. Bahkan terkadang kita mencari-cari alasan untuk bisa bermalas-malasan. ⠀

Sifat dari penyakit malas ini adalah suka menunda-nunda untuk berbuat kebaikan. Oleh karena itu, untuk menghindari penyakit ini, kita harus menyegerakan untuk berbuat kebaikan. Allah memerintahkan kita untuk bersegera dalam kebaikan dan juga ampunan Allah. Allah berfirman : “Bersegeralah kalian menuju ampunan Tuhan kalian dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali Imran : 133).

Penyakit malas itu pasti akan datang. Namun, kita jangan sampai terlarut dalam penyakit ini terlalu lama. Jika penyakit malas ini sudah berakar dalam diri kita, kita pun akan malas untuk berbuat baik dan hanya akan membuang-buang waktu dalam kehidupan ini.

Karena itulah, Islam telah memberikan panduan mengatasi rasa malas, yaitu : ⠀

Doa

Berdoa dan mengingat Allah merupakan kunci dari setiap penyakit hati. Untuk penyakit hati yang disebut malas atau futur ini, Rasulullah mengajarkan kita suatu doa. Rasulullah bersabda : “Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari lemah kemauan dan malas.” (HR. Abu Dawud). Doa adalah senjata ampuh untuk terbebas dari sifat malas. 

Hilangkan kata menunda

Islam memerintahkan kita untuk bersegera dalam beramal shalih. Allah berfirman : “Bersegeralah kalian menuju ampunan Tuhan kalian dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali Imran : 133).

Baca Juga : Hindari Penyakit Futur

Menunda-nunda merupakan pasukan bagi setan. “Menunda-nunda amal shalih itu salah satu tentara iblis yang penting. Betapa banyak orang yang tertipu karenanya”. (Diriwayatkan oleh Ibnu Abid Dunya dalam kitabnya Qashr Amal)

Berteman dengan orang shalih dan bersikap produktif

Terkadang kita malas untuk berbuat kebaikan karena kita hanya sendiri. Terkadang juga kita malas untuk berbuat kebaikan karena tidak ada yang mengajak. Sebab itulah,berteman dengan orang shalih dapat menjadi obat untuk penyakit malas. Sebab dengan berteman dengan orang yang shalih, kita akan menjadi lebih produktif sebab ada yang mengajak dan membersamai kita untuk berbuat kebaikan.

Sahabat, rasa malas sangatlah mematikan. Sebab manusia yang tidak mau bersegera dalam amal shalih, bergerak, bekerja dan beraktifitas, maka akal, hati, dan fisiknya tidak akan berfungsi secara maksimal, sehingga mudah terserang penyakit baik fisik dan mental. 

Sahabat dermawan, sebenarnya Rasulullah telah mengabarkannya pada kita, bahwa terdapat 2 hal yang membuat kita tertipu. Rasulullah bersabda : “Dua nikmat, kebanyakan manusia tertipu dengan keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Al-Bukhari). Oleh karena itu, jangan sampai kita tertipu oleh 2 hal tersebut akibat penyakit malas dalam hati kita.

Kak, itulah 3 cara mengatasi malas. Semoga Allah ta’ala menjauhkan kita dari sifat malas, Aamiin…

English EN Indonesian ID
Scroll to Top