News

SERAH TERIMA SK. LAZNAS YAYASAN GRIYA YATIM & DHUAFA

Assalamualaikum Sahabat Griya Yatim & Dhuafa

Selasa 5 Juni  2018, Kementerian Agama Republik Indonesia, Direktorat Pemberdayaan Zakat Dan Wakaf mengundang Yayasan Griya Yatim & Dhuafa untuk serah terima Surat Keputusan (SK) tentang Lembaga Amil Zakat Nasional Yayasan Griya Yatim & Dhuafa.

SERAH TERIMA SK. LAZNAS YAYASAN GRIYA YATIM & DHUAFA

Serah terima diberikan oleh perwakilan Menteri  Agama yaitu Direktur  Pemberdayaan Zakat Dan Wakaf, Bapak H. Muhammad Fuad Nasar, S.Sos, M.Sc kepada Ketua Yayasan Griya Yatim & Dhuafa Bapak Engkus didampingi oleh Sekertaris Yayasan Griya Yatim & Dhuafa Bapak Mustaqim.

Segenap keluarga besar Griya Yatim & Dhuafa memanjatkan puji serta syukur kepada Allah SWT dan terimakasih tak terhingga kepada semua donatur yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk menyalurkan Zakat, Infaq dan  Shodaqoh. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat serta karunianya kepada kita di bulan yang suci ini hingga kita sama sama meraih kemenangan di penghujung bulan Ramadhan ini.

Yuk ajak sanak saudara, kerabat, teman, sahabat untuk menunaikan Zakat Infaq dan Sodaqohnya di Lembaga Amil Zakat Nasional Griya Yatim dan Dhuafa.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.

 

Semangat Menyambut Ramadhan 1439 H dengan Berbagi

Pada kesempatan kali ini, kami mengajak para donatur untuk mengenal kami melalui kegiatan kami, salah satunya Berbagi. Di hari Jum’at Tanggal 11 Mei 2018 Pkl.09:00-11:00 WIB. Kami Team GYD (Griya Yatim & Dhuafa) cab.Surabaya mengadakan acara berbagi kepada janda. Kami berbagi pada salah satu janda yang memiliki empat anak yang masih kecil, saudara beliau mengajukan pada kami agar kami dapat membantu meringankan beban beliau, Ibu Laila (janda) yang ditinggal suaminya hampir setahun lalu tepatnya pada pertengahan puasa. Ibu Laila bercerita pada kami awal suaminya meninggal beliau sedang mengandung anak ke empatnya yang berusia 2 bulan dalam kandungan. Ketiga anak beliau laki – laki yang paling besar baru kelas enam SD dan ke empatnya lahir dengan jenis kelamin perempuan yang cantik. Dengan kondisi seperti itu saudara Ibu Laila yang seorang guru di SMP Tanada, mengetahui kegiatan dan program – program kami, maka beliau langsung menghubungi kami agar kami dapat membantu Ibu Laila. Dengan senang hati kamipun menerima silaturahmi ini dengan berkunjung kerumah orang tua Ibu Laila karena beliau diminta tinggal bersama orang tuanya, karena tempat tinggal sebelumnya tak layak ditempati. Pertemuan pertama, kami hanya membawa sedikit buah tangan yaitu berupa sembako yang kira – kira cukup untuk dua bulan kedepan. Semoga silaturahmi ini terus terjalin agar beliau tidak berfikir bahwa beliau hidup sendiri. Kami kan terus mendampingi anak yatim, fakir miskin para janda dan lansia.  Terimakasih kepada Para Donatur yang sudah membantu kami dalam menjalankan kegiatan dan program kami. Tanpa peran dari para donatur kami belum tentu dapat berdiri dan terus membantu para mustahik. semoga Allah membalas kebaikan anda dengan pahala dan nikmat barakah aamiin... Semoga kita dapat bersilaturahmi lagi dan berbagi cerita kegiatan kami karena tujuan kami “ Berbagi tak Berhenti “. Salam dari anak-anak kami Griya Yatim & Dhuafa cab.Surabaya.wassalamPada kesempatan kali ini, kami mengajak para donatur untuk mengenal kami melalui kegiatan kami, salah satunya Berbagi.

Di hari Jum’at Tanggal 11 Mei 2018 Pkl.09:00-11:00 WIB. Kami Team GYD (Griya Yatim & Dhuafa) cab.Surabaya mengadakan acara berbagi kepada janda.

Kami berbagi pada salah satu janda yang memiliki empat anak yang masih kecil, saudara beliau mengajukan pada kami agar kami dapat membantu meringankan beban beliau, Ibu Laila (janda) yang ditinggal suaminya hampir setahun lalu tepatnya pada pertengahan puasa. Ibu Laila bercerita pada kami awal suaminya meninggal beliau sedang mengandung anak ke empatnya yang berusia 2 bulan dalam kandungan. Ketiga anak beliau laki – laki yang paling besar baru kelas enam SD dan ke empatnya lahir dengan jenis kelamin perempuan yang cantik.

Dengan kondisi seperti itu saudara Ibu Laila yang seorang guru di SMP Tanada, mengetahui kegiatan dan program – program kami, maka beliau langsung menghubungi kami agar kami dapat membantu Ibu Laila. Dengan senang hati kamipun menerima silaturahmi ini dengan berkunjung kerumah orang tua Ibu Laila karena beliau diminta tinggal bersama orang tuanya, karena tempat tinggal sebelumnya tak layak ditempati.

Pertemuan pertama, kami hanya membawa sedikit buah tangan yaitu berupa sembako yang kira – kira cukup untuk dua bulan kedepan. Semoga silaturahmi ini terus terjalin agar beliau tidak berfikir bahwa beliau hidup sendiri. Kami kan terus mendampingi anak yatim, fakir miskin para janda dan lansia.

Terimakasih kepada Para Donatur yang sudah membantu kami dalam menjalankan kegiatan dan program kami. Tanpa peran dari para donatur kami belum tentu dapat berdiri dan terus membantu para mustahik. semoga Allah membalas kebaikan anda dengan pahala dan nikmat barakah aamiin…

Pada kesempatan kali ini, kami mengajak para donatur untuk mengenal kami melalui kegiatan kami, salah satunya Berbagi. Di hari Jum’at Tanggal 11 Mei 2018 Pkl.09:00-11:00 WIB. Kami Team GYD (Griya Yatim & Dhuafa) cab.Surabaya mengadakan acara berbagi kepada janda. Kami berbagi pada salah satu janda yang memiliki empat anak yang masih kecil, saudara beliau mengajukan pada kami agar kami dapat membantu meringankan beban beliau, Ibu Laila (janda) yang ditinggal suaminya hampir setahun lalu tepatnya pada pertengahan puasa. Ibu Laila bercerita pada kami awal suaminya meninggal beliau sedang mengandung anak ke empatnya yang berusia 2 bulan dalam kandungan. Ketiga anak beliau laki – laki yang paling besar baru kelas enam SD dan ke empatnya lahir dengan jenis kelamin perempuan yang cantik. Dengan kondisi seperti itu saudara Ibu Laila yang seorang guru di SMP Tanada, mengetahui kegiatan dan program – program kami, maka beliau langsung menghubungi kami agar kami dapat membantu Ibu Laila. Dengan senang hati kamipun menerima silaturahmi ini dengan berkunjung kerumah orang tua Ibu Laila karena beliau diminta tinggal bersama orang tuanya, karena tempat tinggal sebelumnya tak layak ditempati. Pertemuan pertama, kami hanya membawa sedikit buah tangan yaitu berupa sembako yang kira – kira cukup untuk dua bulan kedepan. Semoga silaturahmi ini terus terjalin agar beliau tidak berfikir bahwa beliau hidup sendiri. Kami kan terus mendampingi anak yatim, fakir miskin para janda dan lansia.  Terimakasih kepada Para Donatur yang sudah membantu kami dalam menjalankan kegiatan dan program kami. Tanpa peran dari para donatur kami belum tentu dapat berdiri dan terus membantu para mustahik. semoga Allah membalas kebaikan anda dengan pahala dan nikmat barakah aamiin... Semoga kita dapat bersilaturahmi lagi dan berbagi cerita kegiatan kami karena tujuan kami “ Berbagi tak Berhenti “. Salam dari anak-anak kami Griya Yatim & Dhuafa cab.Surabaya.wassalam

Semoga kita dapat bersilaturahmi lagi dan berbagi cerita kegiatan kami karena tujuan kami “ Berbagi tak Berhenti “. Salam dari anak-anak kami Griya Yatim & Dhuafa cab.Surabaya.wassalam

Assalamualaikum sobat griya yatim, pada kesempatan kali ini kita akan mengenalkan pada sobat sekalian salah satu anak berprestasi lainnya dari yayasan griya yatim & dhuafa. Kali ini anak asuh dari cabang senopati bernama Fikri Fajar Syahputra telah sukses menghafal alquran sebanyak 3 juz. Alhamdulillah, prestasi yang sungguh mulia bagi seorang muslim sejati ini berhasil ia dapatkan selama bersekolah dan tinggal diasrama senopati.

Berkat bimbingan dan binaan dari orang tua asuhnya selama ini, akhirnya fikri pun berhasil menghafal 3 juz dalam alquran. Sebagai murid dan anak asuh yang baik, fikri juga memiliki prestasi lainnya dibidang akademik. Disekolahnya fikri pernah mengikuti olimpiade matematika sejakarta di kampus UIN Syarif Hidayatullah daan berhasil menempati posisi 4 besar. Semoga fikri ini bisa mewujudkan impiannya ketika besar kelak dan menjadi motivasi bagi kita semua.

Assalamualaikum sobat griya yatim, kali ini kita akan bahas kembali tentang seorang hafizh quran dari asrama griya yatim & dhuafa dari cabang cileungsi yaitu Zalfa nur Alisya. Zalfa adalah seorang anak asuh yang memiliki prestasi yang cukup bagus dibidang akademiknya. Baik disekolah maupun diasrama, zalfa selalu menjadi andalan diasramanya untuk berbagai macam lomba.

Zalfa pernah menjadi juara 1 dalam perlombaan pidato berbahasa arab antar yayasan yatim se-jabodetabek. Bukankah itu sebuah prestasi yang membanggakan ? dan kemarin, baru saja zalfa melaksanakan wisuda tahfizhnya untuk kategori hafizh quran 3 juz dari sekolahnya. Sungguh sebuah kebanggaan tersendiri bagi zalfa menjadi salah satu hafizh quran yang diakui disekolahnya maupun di asrama. Semoga zalfa bisa menjadi motivasi bagi kita semua untuk senantiasa menjadikan diri lebih baik lagi dan membiasakan diri dengan al-quran.

ROHIMAH DAN SITI ROJANAH, HAFIZHAH DARI ASRAMA DEPOK

Assalamualaikum sobat griya yatim. pada kesempatan kali ini kita juga akan membahas anak berprestasi lainnya yang ada di yayasan griya yatim & dhuafa. Kali ini, 2 orang anak dari asrama griya yatim cabang depok berhasil menghafal al-quran. Mereka adalah kak Rohimah dan kak Siti Rojanah. Terlahir dalam kondisi yatim tidak membuat mereka putus asa dan merasa kehilangan segalanya. Mereka masih tetap berusaha untuk mewujudkan impiannya dan mempelajari agama islam agar lebih paham dan lebih sempurna lagi.

Berkat kegigihannya dan kesungguhannya dalam belajar, mereka pun berhasil mendapatkan prestasi yang terbilang bagus bagi disekolahnya maupun di asrama. Saat ini mereka sudah menghafal kurang lebih 3 juz dalam al-quran. Dengan diiringi oleh binaan dan bimbingan dari abi dan uminya di asrama, menjadikan mereka sebagai orang muslim yang mengenal islam dan senantiasa memperbaiki diri dengan membaca dan menghafal alquran. Semoga kita bisa mengikuti jejak mereka unntuk senantiasa menghafal alquran meski keadaan yang tidak menguntungkan.

PONPES AN-NAWAWI, JUARA 1 LOMBA CERDAS CERMAT TINGKAT KABUPATEN BOGOR

PONPES AN-NAWAWI, JUARA 1 LOMBA CERDAS CERMAT TINGKAT KABUPATEN BOGORAssalamualaikum sobat griya yatim. pernah kita bahas tentang beberapa anak asuh kita dari berbagai asrama yang masuk ke pondok pesantren yaitu PONPES AN-NAWAWI AL-BANTANI. Lalu apa kaitannya dengan Griya Yatim & Dhuafa ? Ponpes An-Nawawi adalah jejaring kita dalam mendidik dan mengasuh serta mengasah bakat dan potensi yang ada dan telah kita buka di asrama agar lebih terlihat dan terlatih lagi.

Kemarin, baru saja anak-anak santri dari ponpes An-Nawawi mendapatkan prestasi yang begitu membanggakan. Mereka berhasil memperoleh juara 1 lomba Cerdas Cermat tingkat kabupaten Bogor. Bagaimana tidak membanggakan, pasalnya mereka berhasil mengalahkan dari total 68 sekolah yang diantaranya juga terdapat sekolah yang menjadi juara 2 tingkat provinsi tahun lalu. Dika Moh Noramdan, Ali Zainal, dan Wildan Harban Maliki, mereka lah yang mewakili dan berhasil membanggakan tidak hanya mereka, tapi sekolah dan orang tua mereka dengan hasil yang sangat spektakuler seperti ini.

Dengan ini, mereka pun akan mewakili Kabupaten Bogor untuk mengikuti lomba cerdas cermat tingkat Provinsi dibulan November nanti. Semoga mereka berhasil mengharumkan nama baik sekolah mereka saat ini dan menjadi kebanggaan Kabupaten Bogor.

CALON ATLET DARI MEDAN, MUHAMMAD SYARIF

Assalamualaikum sobat griya yatim. Tidak hanya dibidang tahfizhnya yang unggul, Medan pun mempunyai anak berprestasi lainnya dibidang atletik. Medan memiliki anak-anak yang mempunyai potensi yang sangat baik bukan hanya dibidang akademik, tapi juga mempunyai potensi yang amat besar dibidang non-akademik seperti atletik. Pada Pekan OlahRaga Pelajar kota Medan kemarin, salah satu anak asuh kita dari cabang Medan berhasil mendapatkan posisi pertama pada cabang lomba atletik.

Namanya adalah Muhammad Syarif, seorang anak yang masih berusia 14 tahun ini berhasil mendapatkan posisi pertama cabang lomba atletik mengalahkan peserta lainnya yang banyak berusia lebih tua darinya. hal ini pun menjadi pacuan bagi anak-anak asuh lainnya yang mempunyai bakat dan potensi dibidang atletik ataupun lainnya. Semoga kita menjadi lebih terpacu dan selalu ingin menggali potensi yang ada didiri kita maupun anak-anak kita.

 

GYD BANTU BANJIR BANDUNG CICAHEUM

Musibah bencana alam banjir bandang yang menimpa wilayah Kelurahan Jatihandap Kecamatan Mandalajati Cicaheum Kota Bandung itu seperti di beritakan di berbagai media sosial mengakibatkan 17 mobil rusak 8 motor terbawa arus serta puluhan rumah rusak, tak ketinggalan pula saluran drainase wilayah tersebut juga tergerus oleh aliran air yang sangat deras.

Menurut penuturan salah satu warga yang ditemui oleh petugas dari Griya Yatim & Dhuafa,  banjir  tejadi pada 20 Maret 2018 karena intensitas hujan yang sangat tinggi sehingga tanggul tidak mampu menampung air yang mengakibatkan air dan lumpur tumpah ke jalan yang menyebabkan jalan dua arah cicaheum lumpuh total sehingga menimbulkan kemacetan yang sangat parah.

Melihat kondisi tersebut, Griya Yatim & Dhuafa turut mengambil bagian di dalam membantu masyarakat kota Bandung yang terkena musibah bencana alam banjir bandang Cicaheum Bandung. Bantuan berupa material bahan bangunan dan uang tunai di berikan oleh Bapak Agus Saepudin selaku Kepala Asrama Griya yatim & Dhuafa Cabang Bandung. Sementara itu ucapan terima kasih di sampaikan oleh segenap warga Cicaheum kepada Griya Yatim & Dhuafa atas bantuan yang telah di berikan untuk proses pembangunan kembali saluran drainase yang rusak di terjang banjir. “Pada saat kami tiba ditempat, masyarakat sedang membuat benteng. yang belum terselesaikan, maka dari itu kami memberikan bantuan sejumlah uang tunai dan material bahan bangunan untuk proses penyelesaian benteng tersebut, kami berharap semoga dapat bermanfaat untuk membantu menyelesaikan benteng yang sedang dibuat.” Tutur Bapak Agus Saepudin di sela-sela kunjungan ke lokasi terjadinya bencana alam.

Sementara itu ucapan terima kasih juga di sampaikan oleh Roni Anto selaku Kadiv Humas sekaligus Koordinator Program Griya Disaster Relief Griya yatim & Dhuafa kepada segenap donatur Griya Yatim & Dhuafa yang telah mendonasikan sebagian hartanya melalui Griya Yatim & Dhuafa untuk bantuan kemanusiaan di berbagai wilayah di Nusantara ini, semoga Alloh SWT membalas kebaikan Bapak/Ibu para donatur sekalian dengan sebaik-baiknya balasan.

 

RAPAT KOORDINASI NASIONAL ( RAKORNAS ) YAYASAN GRIYA YATIM & DHUAFA TAHUN 2018

Rapat Koordinasi Nasional  ( Rakornas ) Yayasan Griya Yatim & Dhuafa Tahun  2018  dengan tema ”Kuatkan Integritas Raih Kesuksesan”.  Dilaksanakan pada hari Jum’at sampai hari Minggu, tanggal 27 sampai dengan 29 April 2018, bertempat di Serua Green Village Bojongsari Sawangan Depok Jawa Barat. Peserta undangan  Rakornas Yayasan Griya Yatim & Dhuafa tahun 2018 dihadiri oleh  seluruh pengurus Yayasan Griya Yatim & Dhuafa yang sudah tersebar di 11 Provinsi di Indonesia.

Acara Rakornas Griya Yatim & Dhuafa tahun 2018 di buka langsung oleh Bapak Maman Firmansyah, selaku Pembina Yayasan Griya Yatim & Dhuafa. Adapun maksud dan tujuan di kumpulkannya dalam moment Rakornas adalah untuk menyatukan visi dan misi seluruh pengurus Yayasan Griya Yatim & Dhuafa, terlebih dalam waktu dekat ini akan menghadapi bulan suci Ramadhan 1439 H. “Satu hal yang harus kita jaga agar Alloh SWT memberikan kebahagiaan di dunia dan akhirat adalah kita harus senantiasa beribadah dengan ikhlas dan berusaha istiqomah dalam mengemban amanah yang telah diberikan masyarakat kepada Griya Yatim dan Dhuafa. Semoga Alloh mampukan kita semua dalam mengemban amanah dalam mewujudkan masa depan anak-anak yatim Indonesia agar lebih baik ”, ungkap Bapak Maman Firmansyah.

Dalam kesempatan yang sama hadir Bapak Engkus selaku Ketua Yayasan Griya Yatim & Dhuafa menyampaikan “Alhamdulillah pada hari ini kita di pertemukan kembali dalam kondisi sehat walafiat. Untuk yang kesekian kalinya Rakornas di laksanakan semoga seluruh amanah atau target-target yang sudah di tetapkan dapat tercapai, baik target penggalangan donasi maupun target penyaluran program, sehingga kita sukses baik di dunia maupun akhirat.”

Dalam acara tersebut  seluruh Kepala Divisi Yayasan Griya Yatim & Dhuafa turut menyampaikan presentasi standar operasional prosedur masing-masing Divisi. “Dengan di sampaikannya kembali standar operasional prosedur dari setiap divisi, semoga seluruh pelaksanaan program khususnya program ramadhan berjalan lancar. Ucapan terima kasih di sampaikan oleh Bapak Sutia Subari selaku kepala Cabang Yayasan Griya Yatim & Dhuafa Banjarmasin atas di laksanakannya Rakornas GYD tahun 2018, “ dengan adanya Rakornas ini saya sangat senang, Karena selain kita bisa bertemu dengan rekan-rekan cabang lain, kita bisa sharing dan menambah ilmu yang bermanfaat”.

TIPS MENJAGA KESEHATAN BAGI MUSLIMAH USIA REMAJA

Pelaksanaan seminar kesehatan untuk seluruh anak asuh binaan mukim ini merupakan Program GYD Sehat Yayasan Griya Yatim & Dhuafa yang  berlangsung pada pada hari minggu, 15 April 2018 pukul 09.00 sd selesai  di aula Masjid Assakinah lingkungan asrama GYD Bendi Jakarta Selatan. Secara bergilir dan bertahap Program GYD Sehat ini sudah di  laksanakan di berbagai Cabang sebagai bentuk kepedulian terhadap anak asuh binaan maupun warga sekitar. Pada hari sabtu, tanggal 31 Maret 2018 juga sudah di laksanakan Program GYD Sehat Pengobatan Gratis metode hijamah ( bekam )  di asrama Cinere yang di sambut antusias oleh segenap masyarakat.

Tujuan kegiatan seminar kesehatan ini adalah untuk memberikan pembinaan dan pemahaman bagi anak asuh mukim Griya Yatim & Dhuafa khususnya bagi anak asuh putri tentang membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat baik dilingkungan asrama maupun di lingkungan sekolah, serta penguatan kesadaran diri pribadi akan pentingnya menjaga kesehatan, terlebih untuk usia anak-anak menuju remaja.

Hadir dalam kegiatan tersebut sebagai Narasumber adalah Dr. Hadyanto, S.Ked selaku sahabat  dermawan Yayasan Griya Yatim & Dhuafa Cabang Depok,  80 anak asuh binaan mukim serta di hadiri pula oleh Roni Anto selaku Kadiv Humas Yayasan Griya Yatim & Dhuafa.

Dalam kegiatan tersebut Dr. Hadyanto, S. Ked  sebagai narasumber menjelaskan terkait ciri-ciri perkembangan dari anak-anak menuju remaja, hal-hal yang harus di pahami seputar menjaga organ vital, serta berdiskusi langsung dengan peserta, serta pemberian motivasi agar seluruh peserta mejaga kesehatan dirinya . Menurut WHO, remaja memulai masa transisi dari anak-anak ke masa dewasa berkisar pada usia 10 tahun s/d 19 tahun. Dimana rasa keingintahuannya sangat besar terhadap sesuatu hal, jika mendapatkan informasi kesehatan yang salah, maka akan berakibat buruk terhadap kesehatan dirinya, sehingga sangat penting untuk dilakukan peningkatan edukasi masalah kesehatan bagi remaja.

Sementara itu, di sampaikan oleh Bapak Roni Anto selaku kepala Divisi Humas Yayasan Griya yatim & Dhuafa, pentingnya menjaga kesehatan bagi anak remaja sangat di tekankan, agar seluruh anak asuh binaan GYD tumbuh sehat baik jasmani maupun rohani, sehingga bisa menyerap seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh Manajemen Yayasan Griya Yatim & Dhuafa terlebih sebentar lagi kita akan menghadapi bulan Ramadhan. Harapannya pula seluruh anak asuh GYD agar menjaga kesehatan dirinya serta menyampaikan kepada teman-teman baik di sekolah maupun di lingkungan asrama.

Sementara itu ucapan terima kasih kepada Yayasan Griya yatim & Dhuafa di sampaikan oleh para peserta seminar kesehatan anak asuh GYD “Terima kasih kepada Yayasan Griya Yatim & Dhuafa yang telah memberikan ilmu yang bermanfaat kepada kami, semoga GYD ke depan semakin sukses, dan semoga di lain kesempatan bisa di adakan kembali”.