News

Pendidikan agama bagi seorang anak merupakan hal yang penting karena bekal bagi kehidupan mereka nantinya. Al Qur’an merupakan kitab umat Islam dimana kita harus bisa membaca dan mempelajarinya. Maka Anak Asuh Produktif Belajar Mengaji di Asrama untuk menerapkan pentingnya pendidikan agama sejak dini.

Pendidikan agama bagi anak misalnya dengan cara mendatangkan guru mengaji Al Qur’an. Alasan mengapa harus mengajarkan anak-anak ngaji adalah untuk memberikan cara belajar Iqra & Al Qur’an pada anak dengan baik dan benar. Mengenalkan iqra & Al Qur’an pada anak dapat dimulai sejak anak pada usia lima sampai dengan enam tahun.

Anak Asuh Produktif Belajar Mengaji di Asrama

          (Foto Dok. Anak Asuh Produktif Belajar Mengaji di Asrama)

Ternyata belajar mengaji sejak kecil itu lebih baik daripada baru mulai belajar mengaji saat sudah dewasa. Saat masih kecil, daya ingat otak lebih baik sehingga akan cepat untuk menangkap sebuah materi. Daya otak tersebut juga akan lebih cepat menangkap bila dibiasakan untuk menghafal. Ketika kecil otak kita belum terbebani pikiran yang banyak sehingga akan lebih mudah untuk menghafal, apalagi untuk menghafal Al Qur’an.

Alhamdulillah Griya Yatim & Dhuafa hadir untuk mengajarkan anak-anak asuh binaan belajar iqra & Al Qur’an sejak dini agar bisa menjadi anak sholeh dan sholeha dan taat beribadah, Insya Allah..

Semangat betul adik-adik kecil kita ini, anak-anak asuh binaan Griya Yatim & Dhuafa (GYD) cabang asrama Suryo, menjelang maghrib mereka tetap dengan rutinitas belajarnya. Semoga semangat belajar mereka menjadikan mereka menjadi anak-anak yang shalih.

Baca Juga : Anak Asuh Tadarus Al-Quran Bersama

Inilah pendidikan Islam sejak dini yang sering diremehkan oleh kebanyakan orang tua zaman sekarang yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Mereka lupa tanggung jawab yang besar, yaitu pendidikan belajar ngaji sehingga banyak anak-anak yang sudah dewasa belum bisa baca Al Qur’an.

Yuk, ajarkan anak kita mengaji sejak usia dini! Karena meningat bahwa pendidikan agama islam seperti belajar membaca iqra dan Al-Qur’an sangat penting diterapkan sejak dini ya.

Semoga dukungan sahabat dermawan menjadi sedekah jariyah di akhirat kelak aamiin⠀

Sahabat, menyambut bulan Syawal tetap semangat ya, bulan Ramadhan memang telah beranjak pergi, tetapi amal shalih yang sudah kita kerjakan jangan sampai berhenti. Banyak amal shalih di bulan Ramadhan yang sudah kita kerjakan, seperti berpuasa, membaca Al-Quran, shalat tahajud dan menjaga kebersihan seperti menyapu dan menyiram tumbuhan.

Karena meskipun kita telah melewati bulan Ramadhan, tapi kita masih belum benar-benar melewati masa pandemi virus corona ini. Sehingga menjaga kebersihan di lingkungan sekitar merupakan suatu hal yang sangat dibutuhkan. Untuk mencegah segala macam penyakit yang dapat disebabkan oleh tumpukan-tumpukan sampah yang mengotori lingkungan kita.

Anak Asuh Aktif Membersihkan Asrama

Nah sahabat, anak-anak asuh binaan Griya Yatim & Dhuafa (GYD) cabang Cilegon 2 Temu Putih ini, sedang bersemangat bersama-sama bersih-bersih lingkungan asrama. Mereka belum bisa mudik untuk bertemu dengan keluarganya di kampung. Dan juga mereka belum bisa pergi sekolah bertemu dengan teman-temannya karena adanya pandemi ini. Untuk itulah mereka mencoba untuk tetap produktif dengan melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan asrama.

Ini adalah hasil dari pendidikan yang diterapkan di asrama Griya Yatim & Dhuafa, mereka diajarkan untuk menjalankan sunnah Rasulullah dan juga memaknai hadits-hadits Nabi. Mereka sangat mengerti bahwa kebersihan merupakan sebagian dari iman. Maka dengan menjaga kebersihan di sekitar mereka, maka mereka telah menjaga keimanannya juga. Dan juga mereka sangat mengerti dengan kegiatan bersih-bersih ini, mereka tidak melalaikan 2 nikmat yang telah Allah berikan.

Yaitu nikmat yang disebutkan pada sabda Rasulullah : “Dua nikmat, kebanyakan manusia tertipu dengan keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Al-Bukhari). Mereka menggunakan kesehatan dan juga waktu luangnya untuk hal-hal yang sangat bermanfaat bagi diri mereka, dan juga lingkungan sekitarnya.

Di bulan syawal yang merupakan bulan peningkatan ini, yuk sahabat kita bantu untuk meningkatkan semangat adik-adik kita agar dapat terus berbuat baik dan selalu melakukan hal-hal yang bermanfaat. Dengan cara kunjungi dan klik www.donasiberkah.id atau kunjungi kemudahan membantu dengan cara kunjungi dan klik https://kitabisa.com/panganyatimdandhuafa.

Sahabat, bulan Syawal adalah bulan peningkatan, minimal mempertahankan kebaikan yang sudah kita lakukan di bulan sebelumnya. Alhamdulillah Anak Asuh Griya Yatim & Dhuafa Tadarus Al-Quran.

Inilah keistimewaan bulan Syawal yang paling utama. Syawal adalah bulan “peningkatan” kualitas dan kuantitas ibadah. Syawal sendiri, secara harfiyah, artinya “peningkatan”, yakni peningkatan ibadah sebagai hasil training selama bulan Ramadhan. Umat Islam diharapkan mampu meningkatkan amal kebaikannya pada bulan ini, bukannya malah menurun atau kembali ke “watak” semula yang jauh dari Islam.

Anak Asuh Griya Yatim & Dhuafa Tadarus Al-Quran

               (Foto Dok. Anak Asuh Griya Yatim & Dhuafa Tadarus Al-Quran)

Nah sahabat, menjelang bulan Syawal ini, adik-adik kecil kita, anak-anak asuh binaan Griya Yatim & Dhuafa (GYD) cabang Cileungsi – Bogor, pagi-pagi seperti biasanya membaca doa dan dzikir pagi nih sahabat.

Inilah makna terpenting bulan Syawal. Setelah Ramadhan berlalu, pada bulan Syawal-lah “pembuktian” berhasil-tidaknya ibadah Ramadhan, utamanya puasa, yang bertujuan meraih derajat takwa.

Baca Juga : Anak asuh Produktif Olahraga Pagi

Menyibukkan diri dengan membaca Alquran al-Karim di bulan Syawal termasuk ibadah yang paling utama dan merupakan salah satu sarana yang paling utama untuk  mendekatkan diri kepada Allah SWT, mengharap ridha-Nya, memperoleh keutamaan  dan pahala-Nya. Sebab, Alquran adalah kalamullah dan merupakan asas Islam yang diturunkan kepada Rasul termulia, untuk umat terbaik yang pernah dilahirkan kepada umat manusia dengan syariat yang paling utama, paling mudah, paling luhur, dan paling sempurna, Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,” (Qs. Fâthir [35]: 29).

Jika tujuan itu tercapai, sudah tentu seorang Muslim menjadi lebih baik kehidupannya, lebih shalih perbuatannya, lebih dermawan, lebih bermanfaat bagi sesama, lebih khusyu’ ibadahnya, dan seterusnya. Paling tidak, semangat beribadah dan dakwah tidak menurun setelah Ramadhan. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Yuk sahabat semua, terus berbuat baik, lelah hari ini, insya Allah esok kita memetik kebahagiaan.

Sahabat dermawan sedang apa pagi ini? Semoga setiap aktivitas sahabat semua, selalu dalam lindunganNya. Pada saat pandemi ini alangkah lebih baiknya kita terus menjaga kondisi tubuh agar selalu sehat, dengan asupan makanan yang bergizi dan olahraga rutin. Seperti yang dilakukan anak asuh  produktif lakukan olahraga pagi.

Apalagi suasana lebaran cenderung kita makan makanan bersantan dan pedas, jadi sangat dianjurkan untuk berolahraga secara rutin agar tubuh kita tetap sehat dan bugar, Insya Allah.

Anak Asuh Binaan Produktif Lakukan Olahraga Pagi

         (Foto Dok. Anak Asuh Produktif Lakukan Olahraga Pagi)

Kalau adik-adik kecil kita ini, anak-anak asuh binaan Griya Yatim & Dhuafa (GYD) cabang asrama Serang Letnan Jidun sedang berolahraga bersama, dipandu langsung oleh abi asrama Bp Abud, kompak ya mereka sahabat.⠀

Melakukan aktivitas fisik di pagi hari, seperti lari yang membawa dampak baik bagi kesehatan. Apalagi jika hal ini dilakukan secara tepat dan teratur. Lantas, apa saja manfaat olahraga pagi terhadap tubuh Anda?

Berikut 4 di antaranya yang belum banyak diketahui orang :

  • Mengurangi Risiko Terkena Penyakit Jantung

Hal pertama yang menjadi manfaat dari aktivitas fisik ini yakni mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Ketika seseorang berlari, maka otot jantung akan dilatih sehingga lebih kuat dalam mengalirkan aliran darah.

  • Menurunkan Tekanan Darah

Selain itu, olahraga ini juga dapat menurunkan tekanan darah di dalam tubuh mereka yang mengalami hipertensi. Kadar kolesterol jahat akan dikikis dan tingkat kolesterol baik pun akan meningkat.

  • Menjaga Berat Badan Ideal

Adapun manfaat olahraga pagi sebelum sarapan adalah menjaga berat badan agar tetap ideal. Jika dilakukan secara teratur, lemak di dalam tubuh akan terbakar dan massa otot akan terbangun sehingga membuat tubuh terasa lebih bugar.

  • Membuat Perasaan Lebih Bahagia

Siapa sangka bahwa dengan rutin berlari di pagi hari mampu membuat perasaan lebih bahagia? Pasalnya, saat berolahraga tubuh akan mengaktifkan hormon Endocannabinoid yang berperan membuat suasana hati lebih senang.

Itu tadi beberapa beberapa manfaat olahraga pagi bagi kesehatan yang perlu diketahui. Adapun tips buat Anda yang baru memulai aktivitas fisik ini yaitu mulailah dengan berlari jarak pendek, jangan berlari terlalu cepat, pilih area lari yang menyenangkan dan selalu beri waktu untuk tubuh agar bisa beristirahat.

Baca Juga : Anak asuh binaan membuat makanan sehat

Oh iya sahabat, ditengah pandemi saat ini selain rajin berolahraga,, kesehatan harus terus terjaga agar kita terhindar dari paparan virus atau sumber penyakit lainnya.

Tetap semangat jaga kesehatan ya sahabat, yakin dengan izinNya setelah ikhtiar menjaga kesehatan, kita selamat dari ujian pandemi ini aamiin.Sahabat terus dukung kegiatan adik-adik kecil kita ini ya.

Di Hari Raya Idul Fitri kebanyakan orang terlalu banyak makan-makanan bersantan, pedas dan lain sebagainya. karena memang sudah menjadi tradisi untuk menyediakan makanan seperti ketupat sayur, opor ayam, rendang dll. Yuk tetap seimbangkan nutrisi sehat agar tubuh kita tetap sehat dan bugar. Maka dari itu Anak Asuh Binaan membuat makanan sehat seperti salad buah.

Salad buah menjadi salah satu makanan kesukaan banyak orang karena selain mengandung banyak vitamin dan mineral, salad buah juga memiliki beragam rasa yang segar. Meski makanan populer ini banyak dijual di toko, tetapi tentu rasa yang diciptakan bila membuat dengan tangan sendiri jauh lebih enak. 

Anak Asuh Binaan Membuat Makanan Sehat

Apalagi kamu bisa memilih sendiri kualitas buah dan jenis buah apa yang mau kamu pilih. Tak hanya itu saja, masih banyak manfaat yang bisa didapatkan dari mengkonsumsi salad buah secara rutin. 

Wah sahabat, kompak ya mereka, adik-adik kita, anak-anak asuh binaan Griya Yatim & Dhuafa (GYD) cabang asrama Cibubur Jakarta Timur ini.

Ada banyak ragam kegiatan positif yang bisa kita lakukan di bulan Syawal ini dan meskipun kita masih dalam kondisi dirumah saja, salah satunya membuat panganan sehat, seperti Salad buah ala adik-adik kita ini.

Yuk, simak ini 5 manfaat Anak Asuh Binaan Membuat Makanan Sehat Seperi Salad :

1. Mengandung banyak serat yang baik untuk pencernaan 

2. Punya banyak vitamin yang baik untuk kesehatan kulit

3. Cocok untuk diet dan mengontrol berat badan

4. Dapat membantu mencegah kanker

5. Salad buah akan mencukupi kebutuhan mineral tubuh

Beberapa kebutuhan mineral di dalam tubuh kamu bisa digenapkan dengan mengonsumsi salad buah. Ini disebabkan kandungan mineral yang ada di salad buah sangatlah tinggi, karena terdiri dari mineral di tiap potongan buah.

Baca Juga : Anjuran Puasa Syawal

Jadi, banyak sekali manfaat salad buah yang bisa kamu dapatkan hanya dengan mengkonsumsinya setiap hari. Kalau kamu ingin membuat salad buah versi kamu sendiri, kamu bisa memadupadankan buah-buah yang kamu suka, dengan yoghurt favoritmu.

Memang di tengah ujian saat ini, kesehatan harus terus terjaga, agar virus dan sumber penyakit lainnya jauh dari kita.Yuk sahabat tetap semangat menjaga kesehatan & selamat beraktifitas, sahabat, dukung terus yuk aktifitas adik-adik kita ini dengan cara klik www.donasiberkah.id, semoga menjadi amal shalih tak terkira.

Lebaran bagi anak-anak berarti serba baru, baju baru, kain sarung baru dan semuanya serba baru. Bagi mereka yang mampu itu bukanlah masalah. Namun, bagi mereka yang kurang mampu hal tersebut sangatlah memberatkan. Terlebih lagi bagi anak yatim dan dhuafa

Banyak anak yatim dan dhuafa di sekitar kita yang harus menahan keinginannya memakai baju baru di hari lebaran. Yuk kita wujudkan senyum gembira Yatim & Dhuafa dengan berbagi baju lebaran.

Senyum Gembira Yatim & Dhuafa dengan Berbagi Baju Lebaran

Maka dari itu pengurus Griya Yatim & Dhuafa mengungkapkan program ini bertujuan untuk memberikan kebahagiaan bagi anak yatim dengan membelikan mereka baju lebaran. Melalui program ini, ayo kita tingkatkan amalan kita di bulan Ramadhan. Beri sedikit kebahagian bagi mereka dengan berbagi rezeki yang kita terima.

“Kami ingin mereka anak Yatim & Dhuafa juga ikut merasakan memakai baju baru saat lebaran tiba seperti anak-anak lainnya.” Ujar Pengurus Griya Yatim & Dhuafa.

Alhamdulillah telah disalurkan Bantuan Baju Lebaran kepada anak-anak Yatim & dhuafa, wajah gembira menyelimuti mereka.

Baca Juga : Distribusi Zakat Fitrah ke kaum Dhuafa

Keceriaan jelas terpancar dari wajah anak-anak tersebut. Mereka sangat antusias saat mendapatkan baju. Anak-anak mengungkapan perasaan gembiranya bisa membeli baju baru untuk lebaran.

Sahabat, kegembiraan dan iman semakin sempurna saat kita masih bisa berbagi dengan sesama terlebih anak-anak Yatim & Dhuafa.

Terima kasih kami sampaikan kepada sahabat dermawan yang tidak pernah lelah dalam berbagi, senyum gembira mereka untukmu sahabat dermawan.⠀

Semoga dengan Memuliakan dan Menyantuni anak-anak yatim dan dhuafa, Allah memuliakan kita di dunia dan akhirat, aamiin.

Bulan Ramadhan berbeda dengan bulan yang lainnya. Bulan Ramadhan adalah bulan mulia, yaitu yang diwajibkan atas setiap muslim untuk berpuasa pada siang harinya.

Rasulullah bersabda : “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan bulan yang berkah, Allah ‘azza wajalla mewajibkan puasa (di siang harinya) kepada kalian.” (HR. Ahmad).

Berpuasa adalah salah satu ibadah yang mulia. Dalam salah satu hadits qudsi, Allah berfirman : “…kecuali amalan puasa, amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku”.

Setiap perintah dan larangan yang datangnya dari Allah dan Rasulnya, pasti bertujuan untuk kemashlahatan umat. Jadi dalam perintah dan laranganNya pasti memiliki makna kebaikan untuk diri kita sendiri. Begitu juga dengan berpuasa.

Allah memerintahkan kita untuk berpuasa adalah tidak lain untuk kebaikan kita sendiri, terdapat berbagai macam makna dari perintah berpuasa ini.

Berpuasa adalah ibadah yang penuh dengan nikmat. Nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kita tidaklah selalu berbentuk materi, ataupun suatu yang bisa kita rasakan dengan indera kita. Tapi ada juga nikmat yang bersifat maknawi yang artinya hanya dapat dirasakan oleh jiwa dan ruh kita.

Nikmat dan Kegembiraan Orang Yang Berpuasa

Salah satu makna dari bulan Ramadhan adalah bulan latihan. Di bulan Ramadhan ini kita dilatih untuk menjadi seorang muslim yang lebih baik. Dengan menjalankan ibadah puasa kita dilatih untuk menahan diri kita dari segala hal yang dapat membatalkan puasa.

Itu memberikan kenikmatan maknawi pada jiwa kita untuk terbiasa lebih menjaga nafsunya. Sesuai dengan sabda Rasulullah : “Karena sesungguhnya puasa itu merupakan pengendali hawa nafsu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Puasa itu dapat melindungi kita dari berbagai maksiat-maksiat yang ada di sekitar kita, yang menjadikan puasa adalah sebagai perisa dari azab Allah. Rasulullah bersabda : “Puasa adalah perisai dari Azab Allah, seperti perisai salah seorang di antara kalian (yang dapat melindungi diri kalian dari serangan musuh) ketika berperang.” (HR. Ahmad). Ini juga salah satu dari nikmat dan berkahnya berpuasa.

Baca Juga: Jadikan Ampunan Allah Sebagai Tujuan Ramadhan

Bulan puasa adalah bulan yang penuh dengan kegembiraan. Kegembiraan ini di ciptakan dari suasana kebersamaan yang terbentuk oleh semangat berbagi. Berbagi dengan sesama adalah suatu hal yang dapat menciptakan kebahagiaan, bagi semuanya.

Inilah momen yang paling tepat untuk berbagi, sebab selain mendapatkan kebahagiaan di dunia, kita akan mendapatkan kebahagiaan di akhirat. Dan yang pasti adalah Kegembiraan menuju hari kemenangan yaitu idul fitri.

Sahabat dermawan. Ternyata dalam ibadah puasa, didalamnya juga terdapat nilai perjuangan, menahan lapar, menahan haus, dan menahan sementara yang halal dan boleh sampai waktu berbuka tiba. Allah Subhanahu Wata’ala menyediakan 2 (dua) kegembiraan untuk orang yang menjalankan ibadah puasa, yaitu : 1 (satu) di dunia dan 1 (satu) di akhirat.

Kegembiraan di dunia yaitu saat kita berbuka puasa dan kegembiraan di akhirat saat kita bertemu dengan Allah, Rabb yang mencipatakan kita serta alam semesta.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan yaitu kegembiraan ketika dia berbuka dan kegembiraan ketika berjumpa dengan Rabbnya”. (HR. Muslim ).

Yuk sahabat, kita jadikan bulan Ramadhan ini sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah, dan juga kita harus berusaha seoptimal mungkin untuk meraih kegembiraan yang telah Allah sediakan.

Kita memang dianjurkan untuk tetap dirumah saja dan menjaga jarak dari keramaian, tapi bukan berarti tidak ada aktifitas ya sahabat. Yuk kita gunakan waktu di rumah dengan kegiatan yang bermanfaat.  Karena kebersihan pangkal kesehatan maka agar tetap produktif serta menjaga lingkungan tetap bersih anak asuh beraktifitas membersihkan asrama.

Selain kegiatan tersebut, kita juga harus mengisi waktu luang kita dengan hal yang bermanfaat juga. Jangan sampai kita menjadi golongan orang yang tertipu.

Rasulullah bersabda : : “Dua nikmat, kebanyakan manusia tertipu dengan keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Al-Bukhari). Banyak kegiatan sederhana untuk mengisi waktu kita ketika masa pandemi ini. Dari mulai belajar, berolahraga, berkreasi, dan juga bersih-bersih lingkungan rumah kita.

Seperti hadits yang di sebutkan di atas, kesehatan adalah nikmat Allah yang kebanyakan manusia tertipu, atau melalaikannya. Seharusnya ketika kita diberikan kesehatan oleh Allah, kita harus gunakan untuk hal-hal kebaikan. Jangan sampai kesehatan kita digunakan untuk bermaksiat. Dan hal yang paling penting ketika kita diberi nikmat sehat oleh Allah, kita harus menjaganya.

Kebersihan Pangkal Kesehatan

Menjaga kesehatan adalah suatu hal yang wajib, karena itu merupakan salah satu bentuk rasa syukur kita terhadap nikmat yang Allah telah berikan. Terutama ditengah-tengah pandemi ini, menjaga kesehatan adalah hal yang paling utama. Kita dapat menjaga lingkungan kita tetap sehat dengan menjaga kebersihannya.

Jadi jangan malas untuk bersih-bersih. Seperti adik-adik anak asuh Griya Yatim & Dhuafa cabang Cibubur ini sahabat, mereka mengisi waktu dengan kegiatan bersih-bersih, karena menjaga kebersihan adalah sebagian dari iman.

Sahabat dermawan, kebersihan itu pangkal kesehatan. Apabila kita menjaga kebersihan diri dan lingkungan, Insya Allah kita tidak akan mudah sakit.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam juga menerapkan kebersihan. Beliau senang berwudhu, bersiwak, memakai wewangian, menggunting kuku dan membersihkan lingkungannya. Sebagaimana sabdanya : “Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala itu bersih, Dia cinta kebersihan.” (HR. Tirmidzi).

Dengan menjaga kebersihan diri kita dan juga lingkungan, kita dapat beraktifitas dengan lebih nyaman. Terutama dalam hal beribadah. Dibulan Ramadhan ini, menjaga sekeliling kita tetap bersih dapat membuat kita makin semangat untuk beribadah kepada Allah. Sebab, keadaan ruangan yang kotor dan berantakan akan menyebabkan diri kita menjadi malas untuk beraktifitas.

Baca Juga : Inilah Tips Menjaga Imunitas Tubuh di Tengah Pandemi Wabah Virus Corona 

Sifat malas inilah yang harus kita hindari. Bermalas-malasan adalah ajakan setan, Maka orang yang bermalas-malasan adalah temannya setan. Untuk menghindari hal ini, bisa kita lakukan dengan menjaga kebersihan.

Yuk sahabat, Kita selalu jaga kebersihan agar kita terhindar dari segala penyakit dan juga rasa malas.

Sebagai orang yang beriman, kita mempercayai bahwa kehidupan di dunia ini adalah kehidupan yang sementara, maka kita perlu mempersiapakan hal yang diminta pertanggung jawabannya di akhirat kelak.. Dan kehidupan di akhiratlah kehidupan yang sebenarnya.

Allah berfirman : “Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui”. (QS. Al-‘Ankabut : 64). Oleh karena itu, di dunia yang sementara ini, kita harus mempersiapkan bekal untuk kehidupan yang kekal diakhirat.

Bekal yang kita persiapkan berupa amal dan ibadah kita selama kita hidup di dunia. Allah menciptakan jin dan manusia dengan tujuan hanya untuk menyembah dan taat kepada Allah. Allah berfirman : “Tidak Aku ciptakan jin dan Manusia melainkan hanya untuk beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz –Dzariyat : 56). Oleh karena itu, setiap hal yang kita lakukan di dunia ini pasti akan dimintai pertanggung jawabannya di akhirat.

Semua hal yang kita lakukan pasti akan dimintai pertanggung jawabanya karena kita hidup dan mati karena Allah. Maka ketika kita diberikan kehidupan maka kita harus mempertanggung jawabkannya di hadapan Allah pada hari kiamat kelak. Tidak akan ada satupun yang terlewat dari setiap tingkah laku kita di dunia, karena Allah Maha Mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi.

Begitu juga dengan indera kita, semuanya akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah. Allah berfirman : “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya”. (AQS. Al-Isra` : 36).

Ada 4 hal yang akan dipertangguangjawabkan oleh manusia di akhirat kelak, Rasulullah bersabda : “Tidak akan beranjak kaki seorang hamba dari tempat berdirinya dihadapan Allah pada hari kiamat sebelum dia ditanya tentang empat perkara, yaitu tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang ilmu bagaimana diamalkan, tentang harta bagaimana cara memperoleh dan kemana dibelanjakan, dan yang terakhir yaitu tentang jasmani untuk apa dipergunakan.”

Baca Juga : Jangan Mencela Waktu 

Yang pertama dimintai pertanggung jawabannya adalah tentang umurnya, untuk apa dia menghabiskannya. Maka celaka bagi orang yang diberi umur yang panjang oleh Allah namun hanya digunakan untuk kehidupan dunia saja dan tidak mementingkan akhirat sedikitpun. Mereka diberi umur yang panjang namun tidak digunakannya untuk beribadah kepada Allah.

Yang kedua adalah tentang ilmu bagaimana dia mengamalkannya, maka akan celaka bagi orang-orang yang memiliki pengetahuan tapi tidak mengajarkannya kepada orang lain. Orang yang mengetahui suatu hal itu salah, namun masih dia lakukan meskipun dia tahu itu salah. Celaka juga orang yang menyimpan kebaikan ilmunya hanya untuk dirinya sendiri, membiarkan temannya tersesat padahal dia tahu jalannya. Dan yang paling celaka adalah orang yang tahu bahwa ilmunya akan dipertanggungjawabkan tapi tidak juga dia amalkan kepada kebaikan.

Ketiga adalah tentang hartanya, dari mana dia peroleh dan kemana dia belanjakan. Oleh sebab itu, setiap diri kita harus betul-betul memastikan dengan cermat sumber harta yang kita dapat, dan cermat pula dalam hal mengeluarkan (membelanjakannya). Dalam hal membelanjakan harta, yang terbaik adalah membelanjakannya di jalan Allah seperti untuk zakat, infak, sedekah, wakaf, menyantuni anak-anak yatim & dhuafa dan orang miskin agar kelak di akhirat, Allah ridho atas kita. Sahabat dermawan. Alangkah bahagianya di akhirat kelak, kita tercatat sebagai hambaNya yang dermawan. Terlebih doa dari orang yang kita bantu, terus mengalir kepada kita.

Yang terakhir yaitu untuk apa tubuh ini kita gunakan, apakah untuk berjuang menegakkan jalan Allah, ataukah hanya untuk bersenang-senang di dunia ini. Celaka orang yang menggunakan tubuh nya hanya untuk maksiat. Yaitu orang yang dilalaikan oleh gemerlapnya dunia, padahal dia mengetahui bahwa dunia ini hanya sementara.

Sahabat, janganlah sampai kita termasuk orang-orang yang celaka. Maka dari itu, kita harus menggunakan segala yang telah Allah berikan kepada kita di jalan kebaikan.

Semoga Allah selalu memberikan kita petunjukNya dan menjadikan kita orang yang sabar dan tawakkal kepadaNya. Aamiin…

Sahabat dermawan, dalam menghadapi situasi penyebaran wabah virus corona yang belum kunjung usai, penting bagi kita untuk terus menjaga kesehatan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serangkaian tindakan untuk tetap sehat menjadi keharusan jika tak mau menyesal di kemudian waktu.

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan di tengah-tengah wabah virus corona ini, antara lain dengan menjaga kebersihan dan tetap menjaga jarak. Hal ini sangat efektif untuk menghindari infeksi dari wabah virus corona. Begitu juga dengan berolahraga, namun dalam keadaan tubuh kita yang sedang berpuasa, cukup sulit untuk berolahraga di pagi hari. Dan yang tidak kalah penting adalah menjaga pola makan.

Kita harus memperhatikan apakah makanan yang kita konsumsi itu baik untuk tubuh kita. Menjaga asupan nutrisi sangat berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari infeksi penyakit. Apalagi di saat bulan Ramadhan ini, kita harus lebih tepat memilih panganan berbuka dan sahur, agar asupan gizi tetap terjaga sehingga sistem kekebalan tubuh tidak rentan terhadap virus dan bakteri disaat menjalankan puasa.

Vitamin E Untuk Bantu Cegah Infeksi Virus Dan Bakteri⠀

Nah, sahabat dermawan, selama menjalani puasa, pilihan terbaik adalah dengan lebih banyak mengonsumsi makanan yang mengandung gizi yang seimbang artinya mengandung karbohidrat, lemak, dan protein yang seimbang. Tidak kalah penting juga kita harus memakan makanan yang kaya akan vitamin. Untuk menghindari infeksi virus corona, bisa dengan memperbanyak mengkonsumsi vitamin C.  

Namun tidak hanya vitamin C saja, melainkan tubuh kita juga memerlukan asupan vitamin yang lainnya. Begitu juga dengan vitamin E sebab, vitamin E memiliki manfaat untuk membantu cegah infeksi virus dan bakteri. Vitamin E juga mengandung antioksidan yang berfungsi melindungi tubuh dari paparan radikal bebas, yaitu molekul berbahaya yang bisa merusak jaringan, organ, dan sel-sel tubuh. Selain itu, vitamin E juga mampu memperkuat sistem imunitas atau kekebalan tubuh sehingga dapat melawan infeksi bakteri dan virus.

Baca Juga : Inilah Tips Menjaga Imunitas Tubuh di Tengah Pandemi Virus Corona 

Dari paparan di atas, nampaknya sudah tepat jika kita banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin E di tengah pandemi seperti ini.

Apa aja ya sahabat makanan dengan sumber vitamin E? Yaitu diantaranya :⠀

  • Sayuran hijau⠀
  • Kacang-kacangan⠀
  • Biji-bijian

Meskipun vitamin E ini memiliki khasiat yang luar biasa, kita tetap saja tidak boleh hanya terpaku dengan mengkonsumsi vitamin E saja. Tubuh kita juga memerlukan asupan gizi yang lain. Oleh karena itu keseimbangan asupan gizi kita harus benar-benar kita perhatikan. Terlebih lagi ditengah wabah virus corona ini.

Hal-hal yang perlu kita waspadai karena dapat merusak asupan gizi kita adalah makanan cepat saji. Makanan cepat saji memang memiliki rasa yang sedap dan mudah untuk diolah. Namun disamping itu, makanan cepat saji sangat berbahaya jika kita konsumsi secara berlebihan. Karena pada dasarnya, makanan cepat saji adalah makanan yang banyak mengandung zat kimia, seperti pengawet dan penyedap. Tubuh kita lama kelamaan akan rusak jika terus mengkonsumsi zat-zat kimia secara berlebih.

Oleh karena itu, sangat tidak disarankan untuk mengkonsumsi makanan cepat saji. Karena dapat menurunkan daya tahan tubuh kita secara perlahan. Terlebih lagi disaat puasa. Asupan gizi kita ketika sahur harus tercukupi agar tidak cepat lelah ketika sedang berpuasa.

Sahabat dermawan, dengan hal yang telah disampaikan tersebut. semoga kita semua bisa tetap sehat selama Ramadhan ini dan terhindar dari paparan wabah virus corona, semoga Allah sampaikan kita semua kepada hari kemenangan nanti. Aamiin