Griya Yatim & Dhuafa

Memperingati Hari Pahlawan Indonesia

Zakat Pemberdayaan – Alhamdulillah, kembali kita temui salah satu hari yang menyejarah bagi kita bangsa Indonesia yaitu Hari Pahlawan. Hari ini, 10 November ditetapkan sebagai Hari Pahlawan Nasional Indonesia.

Hari ini adalah untuk mengenang kembali jasa dan perjuangan para pahlawan yang telah berjuang mengusir penjajah dari bumi Indonesia. Salah satu yang paling menyejarah adalah pada peristiwa heroik di Surabaya tahun 1945. Alhamdulillah hingga kini kita dapat merasakan kemerdekaan dan kedamaian, tiada lain semua itu atas izin Allah SWT. dan perjuangan para pahlawan kala itu.

Hari Pahlawan sekiranya tidak hanya sekedar diingat setiap tanggal 10 November, namun lebih dari pada itu bagaimana menanamkan nilai-nilai kepahlawanan kepada generasi sekarang untuk mengisi kemerdekaan. Dalam hal ini, Griya Yatim & Dhuafa berusaha mengisi kemerdekaan dengan membantu sesama yang membutuhkan.

Dilansir dari kemensos.go.id, tema Hari Pahlawan tahun ini adalah “PAHLAWANKU TELADANKU”. Maksud dan tujuan memperingati Hari Pahlawan adalah untuk mengenang dan menghormati perjuangan para pahlawan dan pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan.

Sahabat Dermawan, sebagai warga negara Indonesia kita harus terus mempertahankan dan mengisi kemerdekaan ini dengan cara yang positif dan bermanfaat sebagai bentuk meneladani para pahlawan kita. Karena Pahlawan adalah mereka yang melanjutkan, mengisi dan berbuat kebaikan untuk kebaikan negeri dan sesama.

Isra Mi’raj Perjalanan Spiritual Nabi ﷺ Di Tahun Kesedihan

 

 

Donasiberkah.id – Ketika itu, tahun sepuluh kenabian, Rasulullah ﷺ mendapatkan berbagai peristiwa yang menyedihkan. Sehingga tahun itu disebut ammul huzn (tahun kesedihan).

Nabi ditinggal oleh orang-orang kesayangannya yang memberikan pengaruh besar bagi  sepak terjang perjuanagan dakwah Nabi ﷺ.

Di sisi lain, ujian dakwah Rasulullah semakin besar dan sulit, pintu-pintu dakwah semakin tertutup di kota Mekah.

Abu Thalib adalah paman Nabi yang sampai akhir hayatnya tidak mau mengucapkan syahadat, mati dalam keadaan musyrik. Nabi sangat terpukul, sebab Nabi begitu mencintainya, dalam pemeliharannya Nabi diasuh sejak usia 8 tahun.

Menyusul Khadijah binti Khuwalid menutup usia, tak ada yang tidak tahu peran besar khadijah, ia adalah istri sekaligus ibu bagi umat Islam saat itu. Sejak Nabi Muhammad ﷺ mendapat wahyu dan perintah berdakwah, Khadijah lah yang menemani untuk memberikan ketenangan juga semangat kepada Nabi.

Bahkan ia pun turut membesarkan Islam dengan harta, jiwa, dan ilmunya. Betapa Nabi sangat mencintainya dan begitu terpukul saat kehilangan Khadijah.

Di tengah-tengah tahun kesedihan tersebut, Rasulullah ﷺ mendapat hadiah suatu mukjizat dari Allah ﷻ untuk melakukan perjalanan Isra Mi’raj.

Isra Mi’raj adalah perjalanan Rasulullah ﷺ dalam satu malam dan diabadikan dalam Q.S. Al-Isra. Rasulullah mengalami perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, dilanjut ke langit ke-7 dengan kendaraan super cepat bernama buraq.

Selama perjalanan tersebut, Rasulullah ﷺ ditunjukkan berbagai kebesaran Allah Subhanahu Wata’ala. napak tilas perjalanan para Nabi dan Rasul sebelumnya, dipertemukan dengan para Nabi dan Rasul sebelumnya, juga melihat bagaimana keadaan surga dan neraka.

Tidak ada satu riwayat yang komplit menceritakan semua peristiwa secara terperinci, tetapi bertebaran dalam beberapa riwayat. Namun, kita cukupkan di sini sebuah riwayat yang shahih, yang disepakati oleh Imam Bukhari dan Muslim, yang kami nilai paling mencakup banyak peristiwa walaupun tidak seluruhnya.

Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu menceritakan: Suatu kali Abu Dzar Radhiyallahu Anhu menyampaikan sebuah hadits bahwasanya Rasulullah ﷺ berkata:

“Suatu ketika atap tempat tinggalku di Makkah terbuka lalu turunlah Jibril Alaihissallam. Dia membelah dadaku dan mencucinya dengan air Zamzam. Kemudian dia membawa sebuah mangkuk besar dari emas, penuh dengan hikmah dan iman lalu menumpahkannya ke dalam dadaku. Setelah itu, dia menutupnya kembali.

Lalu dibawakan ke hadapanku seekor Buraq, lebih besar daripada keledai tetapi lebih kecil daripada bagal (peranakan kuda dengan keledai). Dia (buraq tersebut) melangkahkan kakinya sejauh mata memandang. Aku mengendarainya hingga tiba di Baitul Maqdis. Kemudian aku menambatkannya di tempat para nabi menambatkan kendaraan mereka. Aku memasuki masjid dan shalat dua raka’at. Setelah selesai, aku keluar. Tiba-tiba, Jibril Alaihissallam datang membawa semangkuk susu dan semangkuk khamar. Aku memilih susu. Jibril Alaihissallam berkata, “Engkau telah memilih fitrah.”

Kemudian dia menarik tanganku dan membawaku naik ke langit dunia. Ketika sampai di langit dunia, Jibril Alaihissallam berkata kepada penjaganya, “Bukalah!” Penjaga itu berkata, “Siapa ini?” “Jibril.” Penjaga itu bertanya lagi, “Siapa yang bersamamu?” Jibril Alaihissallam menjawab, “Muhammad ﷺ.” Penjaga itu bertanya lagi, “Apakah dia sudah diutus?” Kata Jibril Alaihissallam, “Ya.”

citra eterial langit - night sky potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Setelah pintu itu dibuka, kami naik ke langit dunia dan di sana telah ada seseorang yang sedang duduk. Di sebelah kanan dan kirinya ada bayangan sosok hitam-hitam. Jika menoleh ke kanan, dia tertawa, tetapi jika menengok ke kiri, dia menangis. Kemudian dia berkata, “Selamat datang nabi yang shalih dan putra yang shalih.”

Aku bertanya kepada Jibril Alaihissallam, “Siapa dia?” Jibril Alaihissallam menjawab, “Dia Adam. Adapun yang di sebelah kanan dan kirinya itu adalah roh anak-anak cucunya. Yang di sebelah kanan adalah ahlul jannah (penduduk surga), sedangkan yang di sebelah kiri adalah penduduk neraka. Kalau dia melihat ke kanan dia tertawa dan bila melihat ke kiri dia menangis.”

Nabi ﷺ naik melewati langit demi langit, bertemu dengan sejumlah nabi ’alaihimushshalatu wassalam. Di langit ke-2, beliau bertemu dengan Nabi Yahya Alaihissallam dan Isa Alaihissallam, di langit ke-3 dengan Nabi Yusuf Alaihissallam, di langit ke-4 dengan Nabi Idris Alaihissallam, di langit ke-5 dengan Nabi Harun Alaihissallam, dan di langit ke-6 dengan Nabi Musa Alaihissallam. Di langit ke-7, Nabi ﷺ bertemu dengan Nabi Ibrahim Alaihissallam yang bersandar di Baitul Ma’mur yang setiap harinya sekitar 70 ribu malaikat memasukinya. Bila mereka keluar darinya, maka tidak akan masuk lagi selamanya.

Setelah itu beliau dibawa ke Sidratul Muntaha yang tak satu pun makhluk Allah Subhanahu wa Ta’ala dapat menerangkan keindahannya. Sesampainya di Sidratul Muntaha, Allah Subhanahu wa Ta’ala mewahyukan kepada Rasulullah ﷺ apa yang Dia kehendaki. Kemudian menetapkan kewajiban shalat lima puluh kali sehari semalam.

Setelah menerima perintah ini, beliau kembali turun. Di langit ke-6, beliau bertemu dengan Nabi Musa Alaihissallam. Nabi Musa Alaihissallam dan bertanya, “Apa yang Allah Subhanahu wa Ta’ala perintahkan atas umatmu?” Nabi ﷺ mengatakan, “Lima puluh kali shalat.” Nabi Musa Alaihissallam menyarankan, “Kembalilah, mintalah keringanan! Karena umatmu tidak akan sanggup. Aku sudah pernah menguji Bani Israil.”

Nabi Muhammad ﷺ kembali menghadap Allah Subhanahu wa Ta’ala dan meminta keringanan hingga beberapa kali. Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala menyatakan, “Wahai Muhammad. Itulah lima shalat fardhu sehari semalam, masing-masing shalat pahalanya sepuluh kali lipat, maka sama dengan lima puluh kali shalat. Siapa yang berniat mengerjakan kebaikan namun tidak mengerjakannya, ditulis untuknya satu kebaikan. Bila dia kerjakan, ditulis untuknya sepuluh kebaikan. Sebaliknya, siapa yang berniat mengerjakan kejelekan dan tidak dikerjakannya, maka tidak dicatat. Bila dia kerjakan maka ditulis satu kejelekan.”

“Demikian sekelumit kisah isra‘ mi’raj Nabi Shallallahu alaihi wa sallam. Selengkapnya tentu dapat dirujuk dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim serta kitab-kitab hadits lainnya,”

Mengenal Arti Kedewasaan

Donasiberkah.id – Menghadapi usia tua adalah keniscayaan. Tetapi, menjadi sosok yang dewasa adalah pilihan.

Tak sedikit orang yang mapan dari segi umur, tapi belum memiliki kepribadian yang matang. Usia memang bukan jaminan dan tolok ukur kedewasaan seseorang. Tak mudah menjadi dewasa. Butuh proses panjang dan tahapan. Apa dan bagaimana kedewasaan itu telah dikupas dalam deretan buku motivasi ataupun psikologi.

Prof Ahmad Hasan dalam artikelnya yang berjudul “Samat ar Rajulah fi al- Islam” mengatakan, sedikit sekali para penulis ataupun peneliti yang mencoba membahasnya dari perspektif Islam. Dalam makalahnya itu, ia berupaya menjabarkan pemaknaan kedewasaan dan kriterianya menurut kacamata Islam. Seperti apakah pembacaannya atas kedewasaan?

Menurut dia, rajulah atau kedewasaan bukan identitas yang berdiri sendiri, tetapi merupakan sifat yang bisa dimiliki oleh siapa pun, baik laki-laki maupun perempuan. Kata rajul dalam Al-Quran memiliki pemikiran yang berbeda-beda. Adakalanya, bermakna laki-laki sesuai dengan arti dasarnya. Ini seperti ayat 7 dan 12 surah an-Nisa’.

Kadang pula, kata rajulah yang di maksudkan itu berarti sifat-sifat bagi sosok pribadi yang dewasa dan matang. Sebut saja ayat ke-109 surah Yusuf. Kata rijal itu merupakan representasi sebuah kesempurnaan dan kekuatan yang dimiliki oleh seorang pria. Sifat para pembesar yang memegang tampuk risalah dan menyerahkan hidup mereka untuk menyampaikan wahyu. Ini seperti ayat 23 Surah al-Ahzab.

Pada intinya, kata Prof Hasan, mereka yang menelusuri definisi rajulah atau kedewasaan dalam Al-Quran dan sunnah akan mendapati satu kesimpulan, yaitu orang yang laik menyandang sifat dewasa baik dari golongan Adam atau Hawa ialah mereka yang hidup taat dan mengimplementasikan taqwa dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga : Teladan Rasulullah ﷺ dalam Mendidik Anak

Ini terdapat di surah al-Hujurat ayat 13. Hadits Abu Hurairah juga menyebut demikian. Sebaik-baik manusia ialah mereka yang bertakwa. Ini berarti, takwa dalam pemaknaan yang luas bisa dijadikan sebagai tolok ukur kedewasaan seseorang.

Kematangan emosi 

Alzheimer's Alzheimer’s memory loss due to Dementia and brain disease with the abstract medical icon of a human head and neurology research as a 3D illustration. emotional maturity stock pictures, royalty-free photos & images

Atas dasar inilah, Prof Hasan mengatakan, hakikat kedewasaan seseorang adalah kematangan emosional yang tercermin dalam setiap perbuatannya. Dewasa bukan proses rekayasa, melainkan hasil capaian dari rentetan tahapan.

Ini penting. Acapkali, seseorang memaksakan diri ingin menunjukkan kepada orang lain bahwa ia telah dewasa. Padahal, pada saat bersamaan, justru tindakannya itu merusak esensi kedewasaan.

Ia mencontohkan, kedewasaan bukan berarti egoisme dalam diri. Proses pencarian seseorang terkadang menghentikannya dalam satu titik bahwa inilah jati diri yang sebenarnya. Terkadang malah memaksakan orang lain agar mengikuti keinginan dan pola pikirnya. Sikap seperti ini tidak benar.

Bukan termasuk dewasa jika ia bersifat keras kepala dan angkuh, sekalipun ia dalam posisi salah. Kedewasaan bukan berarti tidak berani menarik ucapan, keputusan, dan prinsipnya saat ia keliru.

Screaming Man Image is placed on separate layer. Background easy to remove if needed. angry stock illustrations

Bersikap keras bukan pula cermin dewasa. Dewasa tidak mesti jauh dari sikap lembut. Justru kedewasaan muncul dari sikap arif dan bijaksana. Menghadapi masalah apa pun dan saat berinteraksi dengan siapa pun. Apalagi, mengukur kedewasaan dari keberanian merokok. “Jelas salah kaprah,” katanya. Karena itu, kedewasaan bukan suatu kamuflase, melainkan buah dari kematangan spiritual dan mental seseorang.

Maukah sahabat jadi bagian dari pensejahtera anak-anak yatim dan dhuafa? Yuk tunaikan zakat, infaq-sedekah maupun wakaf di link kebaikan di bawah ini:

Hal-hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Khutbah Berlansung

 

Donasiberkah.id – Shalat Jumat merupakan kewajiban bagi tiap Muslim khususnya kaum laki-laki yang sudah akil balig dan tidak sedang dalam perjalanan atau musafir.

Muslim dianjurkan untuk bersegera mendatangi masjid untuk melaksanakan sholat Jumat. Mereka juga diperintahkan untuk menghentikan sementara jual beli dan meninggalkan urusan duniawi jika seruan sholat Jumat sudah dikumandangkan. Allah SWT berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan salat pada hari Jumat, maka bersegeralah kamu untuk mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui”. (QS. Al Jumuah:9).

Selain anjuran bersegera ke masjid untuk menunaikan shalat Jumat, ada beberapa larangan yang dilakukan saat sedang mendengarkan khutbah Jum’at. Berikut beberapa pelanggaran yang sering dilakukan kaum muslimin ketika jumatan.

1. Berbicara saat khatib sedang khutbah

Kelas XI: Khutbah, Tabligh, Dakwah - Cuma Berbagi

Khotbah merupakan rangkaian salat Jumat yang harus ada dan didengarkan dengan seksama. Namun, pada kenyataannya masih sering kita jumpai ada beberapa jemaah yang saling berbicara padahal khotbah sedang berlangsung.
Rasulullah ﷺ bersabda, “Apabila engkau berkata kepada temanmu dan imam sedang berkhotbah pada hari Jumat, ‘diamlah’. Sesungguhnya engkau telah melakukan kesia-siaan,” (HR. Bukhari & Muslim).

الَ الْإِمَامُ أَحْمَدُ رَحِمَهُ اللَّهُ: حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَير، عَنْ مُجَالِدٍ، عَنِ الشَّعْبِيِّ، عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “مَنْ تَكَلَّمَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ، فَهُوَ كَمَثَلِ الْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَارًا، وَالَّذِي يَقُولُ لَهُ “أنصت”، ليس له جمعة

Imam Ahmad rahimahullah mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Namir, dari Mujalid, dari Asy-Syabi, dari Ibnu Abbas yang telah mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda: Barang siapa yang berbicara pada hari Jumat, padahal imam sedang berkhotbah, maka perumpamaannya sama dengan keledai yang memikul kitab-kitab yang tebal. Dan orang yang berkata kepadanya, “Diamlah!” Maka tiada (pahala) Jumat baginya.

Diriwayatkan juga oleh Muslim, Ahmad, Malik, Abu Dawud dan an-Nasai dengan redaksi masing-masing) Karena perkataan sia-sia semestinya tidak keluar dari mulut seorang muslim, apa lagi saat ibadah Jumat seperti ini. Karena khutbah Jumat itu setara dengan dua rokaat. Jadi jika lalai dari mendengarkannya, maka seakan kita lalai dari dua reka’at shalat kita.

2. Bermain HP

Main HP Ketika Khutbah – Thayyibah

Lantas bagaimana dengan hukum main handphone (HP) saat khutbah Jumat berlangsung?

Pendapat pertama, Imam Hanafi, Maliki, Hambali dan Auza’I mengatakan bahwa wajib hukumnya mendegarkan khutbah Jumat. Pendapat ini juga pendapat sahabat Utsman bin Affan, Abdullah bin Umar dan Ibnu Mas’ud.

Mereka bersikeras mengatakan ini, mengingat pentingnya mendengarkan khutbah, sehingga Imam Abu Hanifah mengatakan: “Semua hal yang diharamkan ketika sholat, haram juga dilakukan ketika sedang mendengarkan khutbah”.

Semisal makan, minum, ngobrol, bertasbih, menjawab salam, bercanda. Apalagi sampai main-main dengan HP . Jika bertasbih saja mereka menganggap hal ini tidak boleh dilakukan ketika khutbah, apa lagi untuk perkara HP.

Allah Subhanahu Wata’ala:

وإذا قرئ القرآن فاستمعوا له وأنصتوا لعلكم ترحمون

“Dan apabila dibacakan Al Quran, Maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat”. (Qs. Al-A’rof 7 ayat 204).

Sudah bisa dipastikan bahwa dalam khutbah Jumat itu pasti ada ayat Alquran, karena itu tidak layak bagi jama’ah untuk main-main ketika khotib sedang berkhutbah. Hadits Nabi Muhammad ﷺ :

إذا قلت لصاحبك يوم الجمعة أنصت والإمام يخطب فقد لغوت

Artinya: “Jika engkau berkata kepada temanmu pada hari jum’at, ‘diam dan perhatikanlah’, sedangkan imam sedang berkhutbah, maka engkau telah berbuat sia-sia.” (HR. Al-Bukhari).

Baca Juga : Ada Pasar Surga di Hari Jumat  Ini Kabar Rasulullah ﷺ

3. Melangkahi Pundak Orang Lain

Significance of Jumu'ah khutbah in Islam | Print Version

 

Larangan ini ditujukan bagi orang yang terlambat datang ke masjid saat khatib sedang berkhutbah lalu melihat ada celah di shaf dan berupaya melewati pundak orang lain untuk menempati celah yang kosong tersebut.

عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَخَطَّى رِقَابَ النَّاسِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ اتُّخِذَ جِسْرًا إِلَى جَهَنَّمَ

“Barangsiapa di hari jum’at melangkahi pundak orang lain, maka akan dibuatkan baginya jembatan ke jahannam”. (HR. ibnumajah).

 

Namun, jika melewati pundak orang lain sebelum khatib naik mimbar untuk khutbah maka dibolehkan.

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ رَجُلًا دَخَلَ الْمَسْجِدَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ فَجَعَلَ يَتَخَطَّى النَّاسَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اجْلِسْ فَقَدْ آذَيْتَ وَآنَيْتَ

dari Jabir bin Abdullah berkata, “Seorang laki-laki masuk masjid pada hari jum’at sementara Rasulullah ﷺ berkhutbah. Laki-laki itu melangkahi orang-orang hingga Rasulullah ﷺ bersabda: “Duduk! Sungguh engkau telah terlambat dan menyakiti (orang lain). “

4. Duduk sambil memeluk lutut ‘Ihtiba’

Jangan Duduk Sambil Memeluk Lutut

Rasulullah ﷺ bersabda:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- نَهَى عَنِ الْحُبْوَةِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالإِمَامُ يَخْطُبُ

Artinya: “Rasulullah ﷺ melarang dari duduk dengan memeluk lutut pada saat imam sedang berkhutbah.” (HR. Tirmidzi dan Abu Daud).

Imam Nawawi mengatakan larangan duduk memeluk lutut saat mendengarkan khutbah agar tetap terjaga dan tidak tidur. Wallahu A’lam Bishshawab.

Maukah sahabat jadi bagian dari pensejahtera anak-anak yatim dan dhuafa? Yuk tunaikan zakat, infaq-sedekah maupun wakaf di link kebaikan di bawah ini:

 

 

 

Teladan Rasulullah ﷺ dalam Mendidik Anak

Donasiberkah.id – Empat belas abad silam, Rasulullah telah mengingatkan kita untuk selalu berlaku lembut dan penuh kasih sayang kepada anak-anak. Abu Hurairah menuturkan, 

“Sesungguhnya, Al-Aqrak bin Haabis pernah melihat Nabi memeluk Hasan.”

“Al-Aqrak lalu berkata, ‘Sungguh, aku memiliki 10 orang anak, tetapi tak pernah seorang pun dari mereka yang kupeluk.’

 Lantas, Rasulullah ﷺ bersabda, 

‘Sesungguhnya, barangsiapa yang tidak menyayangi, niscaya dia tidak akan disayangi'” 

(HR Bukhari-Muslim).

anak muslim belajar bagaimana membuat dua kepada allah - muslim kids potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Mendidik dan membesarkan anak memiliki seni tersendiri. Kita sebagai orang tua dituntut untuk memiliki stabilitas emosi dalam membesarkan dan mendidik anak-anak.

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman, yang artinya, “Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar” (QS. Al-Anfal: 28).

Kunci pertama mendidik anak adalah kelapangan dada, dan kesabaran menjadi dasar selanjutnya ketika mendidik makhluk polos yang menjadi darah daging kita itu. Lalu, keyakinan bahwa semata-mata mendidik anak adalah sebagian kewajiban mengabdi kita kepada Allah SWT.

little Muslim cute girls

Firman Allah dalam Alquran surah al-Munaafiqun ayat 9, artinya, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang membuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi.”

Cobalah kita lihat contoh konkret dari Nabi Muhammad ketika mendidik anak-anaknya dengan penuh kelembutan dan kasih sayang. Jika Fatimah datang mengunjungi ayahnya, Rasulullah bangkit berdiri menyambut dan memberikan ciuman kepada putrinya itu, lalu dipersilakan duduk di sebelah beliau.

ibadah keluarga muslim selama ramadhan - muslim parents potret stok, foto, & gambar bebas royalti

Begitupun kalau Nabi datang mengunjunginya, Fatimah bangkit menyambut ayahnya, diciuminya dengan penuh kasih sayang, seraya dipersilakan ayahnya duduk di sebelahnya.

Anak adalah bagian dari jiwa dan kehidupan kita, sehingga mendidiknya dengan benar dan penuh kasih sayang menjadi kewajiban kita kepadanya. 

Jika pendidikan anak yang dinaungi cinta kasih dan niat ibadah kepada Allah bisa kita mulai dari keluarga kita, maka insya Allah masyarakat kita kelak akan menjadi masyarakat yang bermoral tinggi dan penuh kasih sayang ketika berinteraksi satu sama lain.

Maukah sahabat jadi bagian dari pensejahtera anak-anak yatim dan dhuafa? Yuk tunaikan zakat, infaq-sedekah maupun wakaf di link kebaikan di bawah ini:

Kasih Sayang Rasulullah Kepada Anak Yatim 

 

Donasibrkah.id – Rasulullah sangat menyayangi anak-anak yatim. Berikut saya nukilkan sebuah kisah yang insya Allah dapat menggugah kesadaran batin kita.

Ketika Ja’far bin Abu Thalib gugur dalam Mut’ah, Nabi sangat sedih. Beliau segera datang ke rumah Ja’far dan menjumpai istrinya.

A narrow street in a traditional Arab mud brick village, Al Majmaah, Saudi Arabia The restored streets in the Munikh Castle suburbs old house arabic stock pictures, royalty-free photos & images

Asma bin Umais yang sedang membuat roti, memandikan anak-anak dan memakaikan bajunya.

Asma menuturkan: Ketika Rasulullah menemui kami, aku mendapatkan wajah beliau sangat sedih. Maka timbullah perasaan takut pada diriku, akan tetapi aku tidak berani untuk menanyakannya.

 

Kemudian beliau bersabda, “Suruhlah anak-anak Ja’far kemari. Aku akan mendoakannya,” 

Maka bergegaslah mereka mendekat kepada Rasulullah dan bercengkerama dengan beliau. Rasulullah merangkul mereka, mencium, serta berlinang air matanya. Maka aku berkata, “Wahai Rasulullah , apa yang menjadikan engkau menangis? Apakah ada sesuatu yang menimpa Ja’far?.”

Memuliakan Anak Yatim | Republika Online

Beliau menjawab, “Ya, dia telah gugur sebagai syahid pada hari ini.” Sesaat hilanglah keceriaan yang terdapat pada wajah-wajah mereka, tatkala mendengar tangisan ibunya.

Kemudian Nabi Muhammad kembali kepada keluarganya dan beliau bersabda,

“Janganlah kalian melupakan keluarga Ja’far, buatlah makanan untuk mereka karena sesungguhnya mereka sedang sibuk menghadapi musibah kematian Ja’far.”

Rasulullah bersabda:

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau, serta agak merenggangkan keduanya.” (HR. Bukhari).

Setangkup roti, meski remah-remahnya buat anak-anak yatim bermata teduh adalah lilin ditengah kegelapan dan kemiskinan, tanpa seseorang yang menjadi sandaran hidupnya mereka akan kelaparan dan berada pada semua keterbatasan. 

Whole wheat bread on wooden plate Whole wheat bread on wooden plate bread stock pictures, royalty-free photos & images

Sungguh, Rasulullah yang amat kita cintai telah mencotohkan kepada kita bahwa mengasuh dan merawat anak-anak yatim betapa amat mulia dan ladang pahala tak bekeputusan kelak bagi kita.

Baca Juga : Kisah Muwaffaq – Pahala Membantu Tetangga dan Anak Yatim

Keutamaan yang bisa didapat dengan menyantuni anak yatim adalah memperoleh kedekatan dengan Rasulullah di surga sedekat antara jari telunjuk dengan jari tengah.

Little boy praying alongside his father during Ramadan Little boy praying alongside his father during Ramadan arabic kid stock pictures, royalty-free photos & images

Selain itu, dengan memelihara dengan baik anak-anak yatim akan melembutkan hati kita yang hakikatnya sekeras batu. Hati yang lembut akan membuat kita mengambil jarak dari kondisi yang melingkupi, menajamkan nurani dan pikiran, bahwa di sekitar kita banyak orang yang membutuhkan uluran tangan.

Baca Juga : Keutamaan Menyayangi dan Menyantuni Anak Yatim dalam Islam

Mari ulurkan tangan sahabat kepada ratusan anak-anak yatim dan dhuafa di Griya Yatim dan Dhuafa dengan berdonasi di link kebaikan di bawah ini : 

  

Keutamaan Menyayangi dan Menyantuni Anak Yatim dalam Islam

Donasiberkah.id- Anak yatim menjadi salah satu perhatian kita. Ada banyak manfaat dan keutamaan menyayangi anak yatim yang mendatangkan banyak sekali manfaat untuk kehidupan kita.

Kata yatim disebutkan sebanyak 23 kali dalam Al-Qur’an yaitu 8 dalam bentuk tunggal, 14 dalam bentuk jamak dan 1 dalam bentuk dua (mutsanna).

Anak yatim adalah anak yang ditinggal meninggal ayahnya ketika belum dewasa. Sedangkan jika yang meninggal ibunya, anak tersebut disebut piatu.

Al-Qur’an secara tegas mengatakan anak yatim adalah sosok yang harus dikasihi, dipelihara dan diperhatikan. Allah berfirman dalam hadist keutamaan menyayangi anak yatim:

“Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakan lah “Memperbaiki keadaan mereka adalah baik,” (QS. Al-Baqarah 2 Ayat: 220).

Disebut yatim jika anak tersebut belum baligh. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Tidak lagi disebut yatim anak yang sudah bermimpi (baligh).” (HR. Abu Daud dari Ali bin Abi Thalib).

Dikutip dalam buku berjudul ‘Dahsyatnya Doa Anak Yatim’ oleh M. Khalilurrahman Al Mahfani tentang keutamaan mencintai anak yatim:

1. Meraih Peluang Menjadi Teman Rasulullah ﷺ di Surga

Can I get a universe in Jannah and totally change everything in Jannah if I  get there? - Quora

Orang yang memelihara anak yatim akan masuk surga, berdekatan dengan Rasulullah ﷺ seperti dekatnya jari telunjuk dengan jari tengah.

“Saya dan orang yang mengasuh atau memelihara anak yatim akan berada di surga begini,” kemudian beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggangkannya sedikit.” (HR. Bukhari, Tirmidzi, Abu Daud dan Ahmad dari Sahl bin Sa’d).

2. Pengasuh Anak Yatim Dijamin Masuk Surga

7 Fakta Surga Menurut Al-Quran - purnawarta

Kalaupun pemelihara anak yatim tidak dapat menjadi teman Rasulullah di surga karena mungkin tidak memenuhi persyaratan ideal, ia akan tetap dijamin masuk surga.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Orang yang memelihara anak yatim di kalangan umat muslimin, memberikannya makan dan minum, pasti Allah akan masukkan ke dalam surga, kecuali ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni.” (HR. Tirmidzi dari Ibnu Abbas). 

3. Mendapat Predikat Abror (Golongan Taat Kepada Allah)

Doa Nabi Sulaiman dalam Al Quran versi Arab dan Latin

Keutamaan menyantuni anak yatim dan memberi makan anak yatim dan orang miskin merupakan tanda orang-orang yang abror.

“Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan (abror) minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur. Yaitu mata air (dalam surga) yang diminum oleh hamba-hamba Allah dan mereka dapat memancarkannya dengan sebaik-baiknya. Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana. Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.” (QS. Al-Insan: 5-6).

4. Memperoleh Pertolongan dari Allah

Tali Coklat Kusut Dan Dibentuk Menjadi Bentuk Hati Pada Rel Kayu Coklat

Menolong anak-anak yatim dalam berbagai bentuk kepedulian nyata merupakan ibadah yang akan mendatangkan pertolongan Allah.

“Barangsiapa yang menghilangkan kesusahan orang mukmin di dunia maka Allah akan menghilangkan kesusahannya di dunia dan akhirat. Barangsiapa yang meringankan kesulitan orang mukmin di dunia maka Allah akan meringankan kesulitannya di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa yang menutupi aib orang muslim maka Allah akan menutupi aibnya di akhirat. Allah akan menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya. (HR. Muslim dan Ashhabus Sunan dari Abu Hurairah).

5. Menghindarkan dari Siksa Akhirat

Foto API Unggun

Memelihara atau mengasuh anak yatim adalah kewajiban yang tgas-tegas Allah perintahkan melalui ayat-Nya dan sabda rasul-Nya. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa Allah SWT berfirman:

“Demi Yang Mengutusku dengan hak, Allah tidak akan menyiksa pada hari kiamat nanti orang yang menyayangi anak yatim, lemah lembut pembicaraan dengannya, menyayangi keyatiman dan kelemahannya. (HR. Thabrani dari Abu Hurairah).

6.  Amal Jariyah Hingga Akhirat

Wooden Path wallpaper | 1600x1200 | #8474

Manfaat menyayangi anak yatim salah satunya adalah investasi amal di akhirat. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Jika manusia mati maka terputus lah amalnya, kecuali tiga perkara: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak saleh yang selalu mendoakannya.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah).

7. Menggapai Keberuntungan dan Menjadi yang Terbaik

Tampilan Jarak Dekat Dari Bunga Kosmos

Keutamaan menyantuni anak yatim merupakan salah satu bentuk ibadah sosial dalam rangka amar makruf (mengajak kebaikan) dan nahi mungkar (melarang berbuat maksiat). Perhatikan sabda Rasulullah ﷺ berikut ini:

“Siapa saja yang menyeru kepada kebaikan, maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya itu.” (HR. Muslim, Tirmidzi dan Abu Daud dari Abu Mas’ud).

Setiap anak tidak bisa memilih dilahirkan dalam seperti kondisi apa. Tidak ada yang bisa meminta untuk dilahirkan dengan kondisi orang tua lengkap atau justru tanpa orang tua.

Dengan memuliakan anak yatim setidaknya kita akan mendapat tujuh keutamaan besar, antara lain dekat dengan Rasulullah di surga, melunakkan hati yang keras, terpenuhinya kebutuhan hidup, dan memperoleh perlindungan di hari kiamat.

Maukah sahabat jadi bagian dari pensejahtera anak-anak yatim dan dhuafa? Yuk tunaikan zakat, infaq-sedekah maupun wakaf di link kebaikan di bawah ini:

Bagaimana Al-Qur’an Bisa Mudah Dihafal?

Donasiberkah.id- Tidak satu pun kitab atau buku di dunia yang paling banyak dihafal manusia selain Al-Qur’an. Miliaran manusia telah menghafalnya sejak ia diturunkan hingga hari ini.

Inilah sebuah mukjizat abadi yang terus berkelanjutan hingga akhir zaman. Pertolongan Allah SWT yang membuat Alquran begitu digemari untuk dibaca serta mudah untuk dihafalkan.

Kaum muslimin di seluruh dunia pasti pernah menghafal Al-Qur’an di dada & pikiran mereka, baik seluruhnya atau sebagian saja. Minimal surat Al-Fatihah dan sejenisnya mereka hafalkan.

Hingga andai satu kalimat, atau kata, huruf maupun harakat dari Alquran berubah, maka banyak muslimin yang mengetahuinya sebab Alquran telah meresap pada diri mereka.

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman, 

”Sesungguhnya, Kami-lah yang menurunkan Alquran dan Kami pula yang menjaganya.” (Qs. Al Hijr 15 ayat : 9).

The Holy Quran Vector Vector Art & Graphics | freevector.com

Karena itu, banyak umat Islam, termasuk di zaman Rasulullah ﷺ, yang hafal Alquran. Dan terus sepert itu bahkan hingga saat ini, dengan adanya umat yang hafal Alquran, Alquran pun akan senantiasa terjaga hingga akhir zaman. 

Inilah salah satu mukjizat Alquran yang membuat ia mudah dihafal, keindahan sastra Alquran mampu merangkum keluasan makna dengan kalimat singkat dan lugas hingga mudah diucapkan, dipahami dan dihafalkan.

Contohnya adalah surat Al Ikhlas yang berbicara tentang konsep ketuhanan. Alquran dengan tegas dan lugas merangkum konsep theologi yang amat singkat & tegas. Padahal banyak buku lain membahasnya dengan ratusan bahkan ribuan halaman yang terkadang masih sulit dimengerti. Namun dalam kesederhanaan konsep tapi sarat makna, surat yang ringkas ini berhasil mengubah pedoman hidup manusia tentang ketuhanan. Lebih lagi, surat ini amat mudah dihafalkan.

22,487 Quran Illustrations & Clip Art - iStock

Alasan kedua mengapa Alquran mudah dihafalkan, sebab hampir 80% struktur kalimat Alquran adalah pengulangan. Contohnya seperti: Innallaha alaa kulli syai’in qadiir… Wa aqiimus shalata wa aatuz zakah…

Dua kalimat tersebut dan banyak kalimat Alquran lainnya terjadi berulang di banyak tempat. Meski diulang berkali-kali, namun ia sarat makna & ajaran yang tidak abai akan konteks dan esensi.

Bacalah surat Al-Qamar pada ayat 17, 22, 32 dan 40! Allah SWT menyatakan bahwa Alquran telah dimudahkan untuk dihafal. 

Holy Quran Wallpapers - Top Free Holy Quran Backgrounds - WallpaperAccess

Dalam empat ayat tersebut, bunyi dan redaksinya persis sama; yaitu tentang kemudahan menghafal Alquran. Empat ayat berulang ini menjadi sugesti positif bagi manusia yang merenunginya bahwa Alquran memang sungguh mudah untuk dihafal.

Baca Juga : Pemenuhan Pangan Anak Penghafal Qur’an

Bila Allah telah menyatakan tentag kemudahan menghafal Al-Quran, lalu apa alasan dan hambatan bagi mereka yang sulit untuk menghafalnya?.

Abdullah bin Ummi Maktum adalah seorang sahabat Rasulullah ﷺ. Syekh Kisyk adalah seorang dai terkenal asal Mesir. Keduanya buta tidak bisa melihat, namun mampu menghafal Alquran. Abdullah bin Abbas R.a. adalah sahabat Rasul ﷺ, Muhammad bin Idris As-Syafi’I adalah seorang imam mazhab. Husein Taba’I adalah doktor cilik dari Iran. Ketiganya mampu hafal Al-Qur’an di usia belia.

Alquran Braille - Yayasan Raudlatul Makfufin

Umar bin Khattab R.a. tadinya seorang musyrik. Namun hatinya luluh saat mendengar surat Thaha yang dibacakan. Ia pun masuk Islam dan menghafal Al-Quran.

Nah, bila mereka yang buta mampu menghafal Alquran, lalu apa alasan kita yang melihat dengan terang? Anak kecil saja mampu, bagaimana usaha kita yang sudah cukup berusia.

Bila seorang musyrik tertarik dengan Islam karena keindahan Alquran, lalu bagamaina kedudukan Alquran di hati kita?

Ayo hafalkan Alquran, hidupmu niscaya bercahaya.

Maukah sahabat jadi bagian dari pensejahtera anak-anak yatim dan dhuafa Penghaal Al-Qur’an? Yuk tunaikan zakat, inaq-sedekah maupun wakaf di link kebaikan di bawah ini:

Kiat-kiat Sholat Khusyuk Seperti Rasulullah ﷺ

Donasiberkah.id- Sholat khusyuk adalah salah satu hal yang menjadi impian bagi setiap ummat muslim. Khusyuk adalah bersungguh-sungguh, keikhlasan hati, fokus dan berserah diri kepada Allah SWT. Sedangkan Ibnu Abbas menerangkan bahwa khusyuk mempunyai arti khidmat dan penuh takut.

Khidmat dan penuh takut disini menandakan bahwa dalam sholat semua orang muslim menghadap Allah SWT. secara penuh, dan tidak boleh tergesa-gesa atau main-main dalam sholat.

Sholat yang khusu merupakan ciri amalan orang yang akan mewarisi surga firdaus. Sebagaimana yang Allah kabarkan dalam Al-Qur’an mengenai ciri-ciri orang yang beriman:

الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ ﴿ ٢

(yaitu) orang-orang yang khusyu´ dalam sembahyangnya, (Q.S. Al-Mu’minun 23 Ayat : 1-11).

Dalam menggapai sikap khusyuk dalam sholat tentu ada cara dan tipsnya. Selain beruntung dan menghadirkan hati yang ikhlas dan tenang untuk Allah, mereka yang khusyuk juga akan mendapatkan kenikmatan ibadah yang tidak akan membebani dalam menjalankannya.

Imam Al-Ghozali dalam Kitabnya yang berjudul Bidayatul Hidayah menyampaikan beberapa tips dan cara agar ala Rasulullah agar bisa khusyuk dalam menjalankan ibadah sholat.

BIDAYATUL HIDAYAH - Penerbit Khatulistiwa

Memenuhi Adab Sholat sebagai Cara Sholat Khusyuk

Tata Cara dan Niat Sholat Dhuha, Lengkap dengan Bacaan Doa dan Keutamaannya  - Tribunnews.com Mobile

Apabila seorang muslim yang sudah membersihkan diri dari najis dan kotoran yang ada di pakaian, badan, serta tempat sholat, juga sudah menutup aurat dari batas pusar sampai dengkul, maka berdiri dan menghadap ke arah kiblat dengan kaki yang lurus, tapi tidak dirapatkan dan dalam sikap yang tegak.

Kemudian dapat membaca Surah An-Naas untuk berlindung diri dari godaan setan yang terkutuk.

Sholat khusyuk adalah salah satu hal yang menjadi impian bagi setiap ummat muslim. Khusyuk adalah bersungguh-sungguh, keikhlasan hati, fokus dan berserah diri kepada Allah SWT. Sedangkan Ibnu Abbas menerangkan bahwa khusyuk mempunyai arti khidmat dan penuh takut.

Khidmat dan penuh takut disini menandakan bahwa dalam sholat semua orang muslim menghadap Allah SWT secara penuh, dan tidak boleh tergesa-gesa atau main-main dalam sholat.

Sholat juga menjadi pembeda antara orang mukmin (kaum yang taat) dan kuffaro. Sesuai firman Allah dalam Al-Qur’an:

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk” (Q.S. Al-Baqarah Ayat : 45).

Dalam menggapai sikap khusyuk dalam sholat tentu ada cara dan tipsnya. Selain beruntung dan menghadirkan hati yang ikhlas dan tenang untuk Allah, mereka yang khusyuk juga akan mendapatkan kenikmatan ibadah yang tidak akan membebani dalam menjalankannya.

Imam Al-Ghozali dalam Kitabnya yang berjudul Bidayatul Hidayah menyampaikan beberapa tips dan cara agar ala Rasulullah agar bisa khusyuk dalam menjalankan ibadah sholat.

Baca Juga : Saatnya Kita Sholat Berjamaah Bersama Keluarga

Buang Segala Rasa Was-Was dan Bisikan Agar Dapat Sholat Khusyuk

Big Informatics Gallery: Godaan Syaitan saat Shalat

Godaan dalam menjalankan ibadah sholat adalah pikiran dan bisikan-bisikan yang ada. Seorang muslim agar sholatnya khusyuk wajib memperhatikan kepada siapa yang akan dihadap dan bermunajat sekarang yaitu kepada Allah SWT. Seorang muslim hendaknya malu dan berserah diri dengan hati yang damai dan ikhlas.

Sembahlah Allah SWT Seakan Kamu Melihat-Nya

Sholat Wallpaper Hd

Sadalah para muslim bahwa Allah SWT dapat mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi di dalam dirimu dan di isi hatimu Allah SWT akan mengetahui semua itu. Perlu diingat bahwa Allah hanya akan menerima ibadah sholatmu sesuai kadar ketundukan, kekhusyukan, dan ketawaduan.

Agar khusyuk dan bersungguh-sungguh, sembahlah Allah dalam sholatmu yang seakan-akan kamu melihat-Nya, walaupun dirimu tidak melihat-Nya tapi Allah SWT sesungguhnya Dia Melihatmu.

Persembahkan Hati Penuh Ketenangan

Ini 10 Jenis Sholat Yang Tidak Diterima Allah - Islampos

Jika hati dan pikiran kamu belum bisa tenang sepenuhnya, maka kamu belum mengenal mengenai keagungan Allah SWT. Hadirkanlah sikap yang tenang dan merasa malu kepada Allah SWT. Berserah dirilah, karena sesungguhnya orang yang khusyuk dalam menjalankan sholat adalah orang yang tenang dan selalu merasa rendah di hadapan Allah SWT.

Perbanyak Istighfar, Jika Hati Masih Lalai Terhadap-Nya

Halaman Unduh untuk Pin On Wrath In The Ashes 1001 Arabian Nights

Apabila dirimu dapat khusyuk jika dilihat oleh seorang hamba yang hina, sementara dirimu tidak mengetahui bahwa Allah SWT melihatmu dan tidak takut pada keagungan-Nya, betapa hina dan durhaka perbuatan itu. Maka jika seorang muslim yang sadar akan keagungan Allah SWT, maka selalu ucapkan istigfar dan merenunglah,  dan terhindar hati yang lalai dan lupa saat menyembah Allah SWT. Karena sholat itu adalah ibadah yang akan menghadap Allah secara langsung.

Kemudian Imam Al-Ghozali juga memberikan suatu nasihat, jika hatimu sudah tenang dan hadir, maka jangan lupa untuk mengucapkan seruan iqamah jika dirimu melaksanakan sholat secara munfarid atau sendirian. Tapi, jika dirimu melaksanakan sholat dengan berjamaah bersama yang lain, hendaknya dirimu melakukan seruan adzan dan kemudian melakukan seruan iqamah. 

Demikian tips dan cara sholat khusyuk yang dilakukan oleh Rasulullah saat disebutkan oleh Imam Al-Ghozali di bukunya. Hendaknya memang seorang mukmin harus melaksanakan sholat lima waktu secara baik dan benar serta khusyuk, karena bertujuan sebagai menyembah Allah SWT yang telah memberikan segala kenikmatan yang diberikan kepada kita semua.

Maukah sahabat jadi bagian dari pensejahtera anak-anak yatim dan dhuafa? Yuk tunaikan zakat, inaq-sedekah maupun wakaf di link kebaikan di bawah ini:

Sejarah Hari Guru, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Donasiberkah.id- Guru merupakan seseorang yang sangat berjasa dalam kehidupan kita, saat kecil mungkin kita diajarkan cara membaca, mengeja, menulis yang baik dan benar, tak lupa disampaikan oleh mereka budi pekerti, karena memang peran mereka selain mengajar juga adalah seorang pendidik.

Hingga kini, kita tidak bisa menjadi seperti kita yang saat ini, kecuali di dalamnya terdapat bekas jasa seorang guru, itulah mereka, super hero di dunia nyata, pahlawan tanpa tanda jasa.

Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru..

Namamu akan selalu hidup, dalam sanubariku..

Semua Baktimu akan kuukir di dalam sanubariku..

Sebagai prasasti terima kasihku tuk pengabdianmu..

(Sartono: Hymne Guru)

Selamat Hari Guru Nasional! Lirik lagu Hymne Guru di atas tentu tak asing di telinga anak-anak Indonesia sampai sekarang. Dari tingkat TK sampai SMA, lagu ciptaan Sartono tersebut tak pernah terlewat, khususnya ketika acara wisuda siswa. Hari ini, 25 Oktober 2021, diperingati sebagai Hari Guru Nasional yang juga bertepatan dengan ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Sejarah Hari Guru Nasional

Flat teachers' day landing page template Free Vector

Peringatan Hari Guru secara resmi ditetapkan pada 1994 melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 tentang Hari Guru Nasional.

Karena pentingnya peran guru, tak heran Sartono menggambarkannya dengan “pelita dalam kegelapan” dan “embun penyejuk dalam kehausan”. Menjelang peringatan Hari Guru pertama kali, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, Wardiman Djojonegoro, menyebut segala prestasi dalam pendidikan tak lepas dari seorang guru.

Mengutip pemberitaan Harian Kompas, 25 November 1994, Wardiman mengatakan, guru merupakan kunci utama pembangunan sumber daya manusia dan menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat sekitar. Pemilihan Hari Guru Nasional yang bertepatan dengan ulang tahun PGRI ini dipandang sebagai upaya untuk mewujudkan penghormatan kepada guru. Sebelum berganti nama, organisasi guru tersebut dinamakan Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB).

wardiman djojonegoro - DATATEMPO

PGHB sendiri merupakan organisasi yang mewadahi perjuangan para guru pribumi di zaman Belanda dengan beranggotakan Guru Bantu, Guru Desa, Kepala Sekolah, dan Penilik Sekolah.

Umumnya, para guru yang tergabung dalam PGHB bertugas di Sekolah Desa dan Sekolah Rakyat Angka Dua. Tujuan berdirinya organisasi tersebut untuk mendorong para guru pribumi memperjuangkan persamaan hak dan posisi dengan pihak Belanda. Pada 1932, nama PGHB diubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI).

 Saat zaman pendudukan Jepang, PGI dilarang melakukan berbagai aktiivtas karena adanya larangan segala jenis organisasi. Setelah Indonesia merdeka, diadakan Kongres Guru Indonesia pada 24-25 November 1945 di Surakarta. Dalam kongres tersebut, dibentuklah organisasi PGRI untuk mewadahi semua guru di Indonesia.

Tema Hari Guru Nasional 2021

People holding rubber heart Free Photo

Tahun ini, Hari Guru Nasional 2021 bertemakan “Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan”.

Itulah teladan seorang guru, ketika mereka mengajar dengan hati, maka murid-muridnya akan tumbuh menjadi patriot-patrio kebaikan di masa mendatang, terimakasih untuk semua Guru yang sudah membawa cahaya dan arah dalam hidup kami.

Maukah sahabat jadi bagian dari pensejahtera anak-anak yatim dan dhuafa? Yuk tunaikan zakat, inaq-sedekah maupun wakaf di link kebaikan di bawah ini:

English EN Indonesian ID