News

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan keistimewaan. Salah satunya adalah Allah memberikan pahala yang berlipat ganda. 

Karena bulan Ramadhan adalah bulan yang istimewa, di dalam bulan Ramadhan terdapat amalan-amalan yang hanya ada/biasa dilakukan pada saat bulan Ramadhan. Sahabat, Yuk simak sama-sama.

Inilah Beberapa Amalan pada Bulan Ramadhan yang perlu kita maksimalkan :

  1.   Berpuasa

Bulan Ramadhan sangat identik dengan sebutan bulan puasa. Ini karena hanya pada bulan Ramadhan kita di wajibkan untuk menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Perintah untuk berpuasa disebutkan dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 183 ­­yang artinya : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa”.

Berpuasa bukanlah hanya sekedar menahan haus dan lapar saja, tapi berpuasa juga menahan nafsu dari perbuatan dan ucapan yang tidak layak. Rasulullah bersabda : “Bukanlah puasa itu sebatas menahan dari lapar dan haus, tetapi hakikat puasa itu ialah menahan diri dari perbuatan yang sia-sia dan uacapan-ucapan yang tidak layak(rafats).” (HR. Ibnu Majah)

Inilah Beberapa Amalan pada Bulan Ramadhan

  1. Shalat tarawih

Amalan sunnah yang hanya ada pada bulan Ramadhan adalah shalat tarawih. Shalat tarawih dilakukan setelah shalat isya. Shalat tarawih dilakukan sebanyak 8 atau 20 rakaat ditambah 3 rakaat witir. Dalam hadits, shalat tarawih disebut dengan Qiyam, atau Qiyam Ramadhan. Rasulullah bersabda : “Barang siapa yang (menjalankan) qiyam Ramadan semata-mata beriman dan mengharapkan pahala dari Allah Swt, maka dosa-dosanya (yang kecil) yang telah lalu akan diampuni” (HR. Imam Bukhari).

Pada keadaan saat ini dimana shalat tarawih berjamaah tidak dilaksanakan lagi di beberapa masjid karena wabah virus corona, kita bisa melakukan shalat tarawih berjamaah bersama keluarga di rumah, bisa juga dilaksanakan sendiri-sendiri.

  1.   Menuntut Ilmu Agama

Pada bulan Ramadhan kita sering melihat di masjid-masjid, banyak orang berkumpul untuk mendengarkan tausiyah sehabis shalat subuh. Menuntut ilmu agama pada bulan Ramadhan memiliki banyak keistimewaan dibandingka di bulan-bulan lainnya. Dari Anas bin Malik, Ia mendengar Rasulullah bersabda : “Barangsiapa hadir di majelis ilmu pada bulan Ramadhan maka Allah menulis bagi orang tersebut tiap-tiap jangkahan kakinya sebagai ibadah satu tahun”.

Baca Juga : Inilah Keutamaan Bulan Suci Ramadhan yang Perlu di Ketahui

  1.   Memberi makan orang yang berbuka puasa

Salah satu amalan sunnah yang paling istimewa dibulan Ramadhan adalah memberi makan orang yang berbuka puasa. Amalan ini jarang dilakukan ketika dibulan-bulan yang lain, karena kita jarang bertemu dengan orang yang berpuasa/tidak menyadarinya. Namun tidak demikian pada bulan Ramadhan, Pada bulan Ramadhan setiap orang muslim mestinya berpuasa, kita juga dapat memberi makan kepada banyak orang yang sedang berbuka puasa. Bisa dengan cara menyumbang makanan ke masjid untuk orang-orang berbuka puasa atau pun dengan melakukan sebar takjil untuk memberikan makan orang yang berbuka puasa ditengah perjalanan.

Pahala untuk orang yang memberikan makan orang yang berbuka puasa adalah pahala puasa orang yang diberikan makan tersebut, tanpa mengurangi nya sedikitpun. Raslullah bersabda : “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).

  1.   Membayar zakat fitrah

Membayar zakat fitrah adalah amalan wajib yang harus ditunaikan sebelum Ramadhan selesai, atau lebih tepatnya sebelum sholat ied. Zakat fitrah wajib dikeluarkan bagi setiap orang muslim yang merdeka. Dari Ibnu ‘Umar RA ia berkata : “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fithri dengan satu sho’ kurma atau satu sho’ gandum bagi hamba dan yang merdeka, bagi laki-laki dan perempuan, bagi anak-anak dan orang dewasa dari kaum muslimin. Beliau memerintahkan agar zakat tersebut ditunaikan sebelum manusia berangkat menuju shalat ‘ied.” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Dan masih banyak lagi amalan-amalan yang diistimewakan pada bulan Ramadhan, seperti membaca Al-Qur’an, Sedekah, dan yang lainnya. Sahabat dermawan, semoga kita dapat menjadikan bulan Ramadhan ini sebagai sarana untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, meskipun wabah virus corona semakin mencekam kita harus tetap sabar dan tawakkal menjalani perintah-Nya. Aamiin…

 

Bulan Ramadhan tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Karena terdapat wabah virus corona kita dianjurkan untuk #dirumahaja. Meskipun  terlihat nyaman dengan berpuasa dan tetap dirumah saja karena tidak perlu kelelahan dengan beraktifitas di luar rumah, tapi kita juga tidak bisa ikut dalam kegiatan shalat tarawih berjamaah di masjid, berbuka puasa bersama, mengunjungi kerabat, dan lainnya. Dan juga selain kita harus berpuasa, kita juga harus tetap menjaga kesehatan.

Menjaga kesehatan identik dengan menjaga kebersihan, karena ditempat yang kumuh akan terdapat banyak penyakit. Oleh karena itu, kita harus tetap menjaga kebersihan. Disaat kita harus tetap berada dirumah, kita harus mengisi kegiatan kita dengan hal yang bermanfaat, seperti mengaji, belajar, dan jangan lupa untuk bersih-bersih rumah. Rasulullah bersabda : “Kebersihan itu sebagian dari iman.” (HR. Bukhari).

Selain menjaga kebersihan rumah kita, di bulan yang suci ini kita perlu menjaga kebersihan hati, lisan dan perbuatan kita. Menurut Imam Al-Ghazali ada beberapa cara untuk membersihkan hati, lisan dan perbuatan kita, antara lain :

  1.       Menyegerakan ibadah wajib

Ibadah wajib itu memiliki batasan dalam waktu nya. Seperti puasa ramadhan yang hanya ada di bulan Ramadhan, shalat fardu yang dibatasi oleh jam-jamnya, dan lainnya. Jadi, ketika sudah masuk waktunya untuk shalat, khususnya shalat fardu, maka harus segera kita tunaikan, dan jangan ditunda-tunda.

  1.       Memperbanyak ibadah sunnah

Ibadah sunnah adalah ibadah yang jika dilakukan mendapat pahala, namun jika ditinggalkan tidak mendapat dosa. Oleh karena itu, untuk mencapai kesempurnaan takwa kita, kita mesti menjalani ibadah sunnah dan tidak menyepelekannya.

Kebersihan Sebagai Jalan Menuju Surga

  1.       Memperbanyak zikir

Zikir adalah mengingat Allah. Menurut Imam Al-Ghazali berzikir harus di iringi oleh rasa suka dan cinta kepada Allah. Maka yang mengamalkannya adalah jiwa-jiwa yang dipenuhi rasa suka dan cinta untuk mengingat Allah

  1.       Membaca Al-Qur’an

Dalam bulan Ramadhan membaca Al-Qur’an adalah salah satu amalan yang dianjurkan. Dengan membaca dan mentadabburi Al-Qur’an, hati kita dapat mengagungkan Allah dan meningkatkan ketakwaan kita karena kebesaran-Nya.

  1.       Bergaul dalam lingkungan yang baik

Lingkungan yang baik adalah lingkungan yang senantiasa mengingatkan kita dengan kebaikan dan mengajak kita menuju kebaikan. Dan jauhi lingkungan yang tidak baik yaitu lingkungan yang senantiasa mengajak kita kepada keburukan dan menjauh dari rahmat Allah.

Baca Juga : Pola Hidup Sehat Agar Selamat dari Wabah Virus Corona

  1.       Mengingat kematian

Mengingat kematian dapat mengingatkan kita akan betapa singkatnya kehidupan ini, sehingga kita akan bersegera dalam menjalankan kebaikan sebagai bekal amal saleh kita. Didalam keadaan wabah virus corona ini, kita harusnya ingat bahwa manusia itu rapuh. Dan itu akann membuat kita memperbanyak amal saleh dan memperkuat keimanan.

  1.       Menghindari Riya’

Menjaga hati tetap ikhlas karena Allah bukanlah perkara yang mudah. Riya’ akan mengotori hati kita. Jadi, ketika kita beramal saleh kita harus meluruskan dulu niat kita hanya kepada Allah. Jangan nantinya dipertengahan kita menjadi riya’ dan mengharapkan balasan/pujian dari orang lain.

  1.       Menghindari jalan setan

Diantaranya menghindari marah dengan bersabar, menghindari dengki dan tama, menghindari sifat kikir, dengan memperbanyak sedekah, dan menghindari hal-hal buruk lainnya. Hal terbaik yang kita bisa lakukan adalah dengan berpuasa. Jadi di bulan ramadhan ini, merupakan kesempatan terbaik bagi kita untuk menyucikan hati.

 

Sahabat dermawan, demikianlah cara agar kita dapat membersihkan hati kita, Rasulullah berabda : “bersihkanlah segala sesuatu semampu kamu. Sesungguhnya Allah membangun Islam ini atas dasr kebersihan dan tidak akan masuk surga kecuali setiap yang bersih.” (HR. Ath-Thabrani). Oleh karenaa itu kia harus menjaga setiap hal yang ada dekat pada diri kita itu bersih, agar mendapatkan berkah dari Allah Subhanahu Wata’ala.

Marhaban Ya Ramadhan⠀

Sahabat dermawan, besok sudah tiba bulan penuh ampunan, dan malam ini kita akan bertemu dengan sahur pertama kita. Kita semua rindu bulan suci ini, dan kita bahagia bisa bertemu dengannya kembali.

Walau mungkin Ramadhan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena ujian wabah tapi tidak bisa menghalangi rasa bahagia menyambutnya⠀

Di tengah-tengah pandemi wabah virus corona, tak lama lagi, umat Islam akan memasuki bulan suci Ramadhan. Bulan Suci Ramadhan adalah bulan dimana mereka diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa.

Sebagaimana Allah SWT berfirman,“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (Al-Baqarah : 183)

Bahagia Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1441 H

Semua umat muslim pasti gembira menyambut bulan yang mulia ini. Bagaimana tidak, bulan ramadhan adalah bulan dimana diturunkannya kitab suci Al-Qur’an. Selain karena diturunkannya Al-Qur’an, umat muslim juga gembira dengan kehadiran bulan yang penuh ampunan ini. 

BACA JUGA : Inilah Keutamaan Bulan Suci Ramadhan Yang Perlu Kita Ketahui

Karena puasa merupakan ibadah yang memang kebaikan dan ganjaran serta pahalanya hanya Allah SWT yang tahu. Maka tak heran jika umat muslim belomba-lomba menjalankan puasa dengan sebaik mungkin.

Puasa di bulan suci Ramadhan hanya dilakukan selama satu tahun sekali. Walaupun Ramadhan tahun ini diwarnai dengan situasi pandemi wabah virus corona, namun kegembiraan dan semangat untuk menyambutnya tak boleh surut ya. Umat muslim harus tetap meningkatkan keimanan dan memperbanyak ritual ibadah yang bisa dilakukan walaupun hanya di rumah. Seperti tadarus Al-Qur’an, qiyamul lail, atau shalat tarawih.

Akan tetapi ada hikmah di balik pandemi situasi pandemi ini. Apa itu? Yakni umat muslim bisa punya banyak waktu untuk menjalankan amalan baik seperti membaca Al-Qur’an. Hal tersebut sering abai lantaran masyarakat disibukkan dengan banyak aktivitas duniawi yang dilakukan di bulan puasa. Namun kali ini tidak, karena masyarakat dianjurkan untuk tetap dirumah saja.

Yuk sahabat dermawan kita lengkapi rasa bahagia ini dengan persiapan Iman agar bisa melakukan banyak kebaikan⠀

Dalam kehidupan kita, kita selalu dihadapi oleh ujian. Ujian datang dengan bentuk yang berbeda-beda, terkadang ujian itu berupa kenikmatan dunia yang membuat kita lalai dalam menjalankan perintah Allah. Namun, terkadang juga ujian itu berupa suatu kesulitan dalam hidup, seperti kemiskinan, penyakit, bencana alam dan lainnya yang sulit kita prediksi.

Ujian merupakan salah satu bentuk cinta Allah kepada kita. Jadi jangan cemas ketika mendapat ujian. Rasulullah bersabda : “Sungguh menakjubkan perkaranya orang mukmin. Segala sesuatu yang terjadi padanya semua merupakan kebaikan. Ini terjadi hanya pada orang mukmin. Jika mendapat sesuatu yang menyenangkan dia bersyukur, maka itu kebaikan baginya. Jika mendapat keburukan dia bersabar, maka itu juga kebaikan baginya“ (H.R Muslim).

Ujian-ujian yang Allah berikan adalah sebagai cara kita menebus dosa kita dan menaikkan derajat kita. Rasulullah bersabda : “Tidaklah seorang muslim yang tertimpa gangguan berupa penyakit atau semacamnya, kecuali Allah akan menggugurkan bersama dengannya dosa-dosanya, sebagaimana pohon yang menggugurkan daun-daunnya” (HR. Bukhari dan Muslim). 

Bersabarlah dengan Kesabaran yang Baik

Allah memberikan ujian ini untuk menguji siapa diantara hambaNya yang paling bertakwa. Apakah  ia bersyukur ketika diberi nikmat, Apakah ia tetap bertawakal dan juga bersabar ketika ditimpa musibah.

Baca Juga : INILAH CARA MENGHINDARI MUSIBAH DENGAN BERSEDEKAH

Dalam keadaan wabah virus corona yang telah menyebar ke semua daerah, kita sebagai orang yang beriman, mesti percaya bahwa virus corona ini merupakan makhluk Allah yang juga sebagai ujian bagi kita. Allah berfirman : “Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan mengatakan, ‘Kami telah beriman’, sedang mereka belum diuji?” (QS. Al-Ankabut : 2).

Jadi kita harus menyikapi nya dengan penuh kesabaran. Kesabaran yang bagaimana? dalam surat Al-Maarij ayat 5 disebutkan “Maka bersabarlah engkau dengan kesabaran yang baik.”. 

Kesabaran yang baik itu adalah kesabaran yang tidak ada kesedihan dan juga keluh kesah terhadap keadaan tersebut. Kesabaran dalam keadaan yang sempit merupakan ladang pahala bagi kita, Allah berfirman : “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala buat mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar : 10).

Sebagai seorang  hamba, kita hanya bisa berserah diri kepada Allah atas segala ketetapan-Nya. Haram bagi seorang hamba untuk mencela takdir yang telah Allah tetapkan. Setiap orang memiliki ujiannya masing-masing. 

Dan ingatlah bahwa Allah tidak akan memberikan beban yang tidak dapat ditanggung oleh hambanya. Allah berfirman : “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya…..”. (QS. Al-Baqarah : 286)

Bersabar sangat berkaitan dengan bertawakkal kepada Allah. Bertawakkal adalah tetap bersandar hanya kepada Allah, hanya kepada Allah lah kita memohon pertolongan atas keadaan kita. Jika kita bersandar kepada selain Allah, maka pertolongan Allah akan semakin jauh. Dalam bertawakkal kita juga perlu berikhtiar, ikhtiar yang ikhlas hanya karena Allah.

Perkara ini bukanlah perkara yang mudah, karena pada hakikatnya hidup ini adalah untuk bersabar dan bertakwa kepada Allah. Semoga Allah berikan kita kesabaran terhadap setiap perkara dalam hidup kita, baik itu dalam kesabaran dalam ketaatan kita, kesabaran dalam menjauhi maksiat kepada-Nya, dan juga kesabaran terhadap takdir yang telah Allah tetapkan khusus nya pada keadaan pandemi virus corona ini.

Semoga Allah berikan pertolongan kepada kita dalam masa pandemi corona ini. Aamiin…

Sahabat dermawan, tinggal beberapa hari lagi, bulan suci Ramadhan akan segera tiba. Saat indah yang sangat dinantikan oleh seluruh Muslimin di seluruh dunia dengan penuh rasa gembira. Di dalamnya ada pengampunan, ada barakah, ada lailatul qadr dan ada kemenangan, insya Allah. Maka Yuk Kita Artikel Bersabar dgn Kesabaran yg baik

Tak lama lagi umat Islam akan bertemu bulan suci Ramadhan. Bulan yang berkah ini mari kita sambut dengan suka cita. Di bulan suci Ramadhan umat muslim akan melaksanakan ibadah puasa, maka perlu persiapan untuk menyambut bulan suci Ramadhan ini.

Ramadhan merupakan madrasah pengendalian diri, bagaimana selama satu bulan penuh kita mengendalikan hawa nafsu dan tunduk terhadap aturan syariat Allah SWT. Karena tujuan puasa Ramadhan adalah menuju taqwa.

Tujuan utama disyariatkan ibadah pada bulan suci Ramadhan adalah untuk meningkatkan ketakwaan orang-orang yang beriman, sesuai dengan Alquran surat al-Baqarah ayat 183. Artinya, ”Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan kepadamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Persiapkan Diri Tingkatkan Ketaqwaan

Takwa pada hakikatnya adalah keyakinan yang mantap kepada Allah, rasa takut yang mendalam, dan perasaan muraqabah yang terus-menerus. Orang yang takwa menyadari dan meyakini bahwa dirinya senantiasa dilihat, didengar, dan diketahui oleh Allah  yang maha-melihat, maha-mendengar dan maha-mengetahui.

Perasaan tersebut dapat membangkitkan kesadaran yang tinggi untuk selalu melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Untuk merealisasikan peningkatan ketakwaan diri kita di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini, kita perlu melakukan langkah-langkah yang realistis, yang dari waktu ke waktu semakin menampakkan indikasi peningkatan ketakwaan.

Baca Juga : Saatnya Kita Sholat Berjamaan Bersama Keluarga

Amalan-amalan itu antara lain: melakukan puasa dengan sebaik-baiknya, membiasakan diri melaksanakan ibadah-ibadah yang diperintah Allah baik yang wajib ataupun yang sunnah, dan meningkatkan interaksi dengan Alquran, dengan banyak membacanya dan berupaya memahaminya agar dapat dijadikan sebagai petunjuk hidup.

Yuk kita mempersiapkan diri sebaik – baiknya untuk menyambut bulan suci Ramadhan dan persiapan paling baik adalah Taqwa⠀

 

Allah Subhanahu wata’ala berfirman :⠀

“.. Dan barang siapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Allah jadikan baginya jalan keluar (atas segala permasalahan)⠀

(Qs. At-Talaq : 2) ⠀

Selain itu, kita menjauhi larangan-larangan Allah, serta berdoa meminta segala kebaikan kepada Allah, terutama anugerah ketakwaan. Selain diupayakan melalui kerja keras dan usaha peningkatan komitmen ketaatan kepada Allah, takwa adalah karunia dan anugerah Allah kepada hamba-Nya.

Karenanya, selain usaha yang maksimal, kita perlu meminta kepada Allah, terlebih lagi pada bulan suci Ramadhan, bulan dikabulkannya doa hamba-Nya.

Yuk sahabat dermawan bermohon terus kepada Allah agar kiranya Allah mudahkan kita semua menjadi hamba-Nya yang bertaqwa, aamiin

Didalam keadaan yang mengharuskan kita untuk tetap berada di rumah ini, kita dapat menjadikannya waktu untuk mendekatkan diri kita kepada Allah. Ini merupakan waktu yang sangat tepat untuk muhasabah dan juga memperbanyak ibadah kepada-Nya. 

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Hendaklah seseorang hamba Memiliki waktu-waktu menyendiri untuk berdoa, shalat, merenung, muhasabah dan memperbaiki hatinya.” (Majmu’ Fatawa 10/637). Untuk mendekatkan diri kepada Allah bisa juga dengan memperbanyak berzikir dan bersedekah.

Meskipun kita dihadapi oleh permasalahan yang sulit, kita harus menghadapinya dengan sabar. Allah berfirman Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Al-Baqarah : 153). Dengan adanya wabah virus corona ini, hendaknya kita meyakini bahwa ini merupakan cobaan dari Allah. 

Semua cobaan yang Allah berikan kepada hambanya pasti tidak akan melebihi kesanggupan hambanya, Allah berfirman : “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya…” (Al-Baqarah : 286). Allah juga berfirman : “Dan tidaklah mereka (orang-orang munafik) memperhatikan bahwa mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun, dan mereka tidak (juga) bertaubat dan tidak (pula) mengambil pelajaran?” (At-Taubah : 126). Ini menandakan bahwa setiap cobaan pasti memiliki hikmah yang terkandung didalamnya.

Baca Juga : INILAH CARA MENGHINDARI MUSIBAH DENGAN BERSEDEKAH

Saatnya Kita Sholat Berjamaah Bersama Keluarga

Jadi, mari kita ambil hikmah dari adanya wabah virus corona ini yang merupakan salah satu sarana kita untuk bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah, dengan menyadari bahwa, telah banyak nikmat yang Allah berikan kepada kita, dan kita mesti instropeksi diri kita, apakah kita telah mensyukuri segala  nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. 

Saatnya Kita Sholat Berjamaah Bersama Keluarga

Sehingga kita dapat lebih dekat kepada Allah. Selain itu, kita juga jangan lupa untuk selalu berdoa kepada Allah. Kita minta kepada Allah untuk cepat mengangkat wabah virus corona ini dan juga tetap menjaga kita dari wabah virus corona ini.

Memperbanyak aktifitas positif juga sangatlah penting dikala kita harus tetap berada didalam rumah. Sahabat dermawan, banyak aktifitas positif yang dapat kita lakukan di rumah dalam masa karantina untuk menghindari wabah virus corona  ini. Seperti bersih-bersih rumah, membaca buku, berkebun, dan yang paling penting diantaranya adalah tetap menjaga kesehatan.

Akan lebih baik jika kita juga melibatkan juga keluarga agar terjalin ukhuwah atau persaudaraan yang lebih erat lagi dan agar aktifitas lebih menyenangkan. Aktifitas positif yang bisa kita lakukan ialah berolahraga bersama keluarga dan yang lebih utama adalah melakukan Sholat Berjamaah Bersama Keluarga. Tentu kita ketahui bersama bahwa sholat berjamaah lebih besar ganjarannya ya sahabat.

Rasulullah Shalallahu Alaihi wassalam bersabda : “Shalat berjamaah lebih utama 27 derajat dibanding shalat sendirian.” (HR. Bukhari dan Muslim). Jika tidak memungkinkan berjamaah di masjid, melakukannya di rumah bersama keluarga saja ya, Sahabat. Semoga kita dan keluarga mendapatkan keutamaan dari sholat berjamaah. Aamiin…

Pandemi virus corona ini membuat kewaspadaan kita meningkat dan juga meningkatkan stres, terlebih lagi orang yang masih perlu untuk bekerja di luar rumah. Tingkat stres yang berlebihan sangat berbahaya karena dapat karena dapat melemahkan fisik dan juga daya tahan tubuh. Ini ditandai dengan gejala sulit tidur. 

Jika daya tahan tubuh kita lemah, maka tubuh kita mudah untuk terjangkit penyakit. Oleh karena itu menjaga imunitas tubuh sangat penting di saat pandemi virus corona ini.

Dalam meningkatkan imunitas tubuh, kita harus menerapkan pola hidup yang sehat, pola makan yang sehat, tidur yang cukup, mengurangi tingkat stres, mengkonsumsi multivitamin jika dibutuhkan. Dan lainnya.

Sahabat, Yuk simak langkah-langkahnya agar imunitas tubuh kita tetap kuat, sehingga dapat terhindar dari berbagai penyakit, termasuk virus corona.

Inilah Tips Menjaga Imunitas Tubuh di Tengah Pandemi Wabah Virus Corona :

Inilah Tips Menjaga Imunitas Tubuh di Tengah Pandemi Wabah Virus Corona

  • Memakan makanan yang bergizi

Untuk menaikkan imunitas tubuh, memakan makanan yang bergizi sangatlah bermanfaat. Dalam hal ini, adalah memperbanyak mengkonsumsi sayuran dan buah. Ini disebabkan sayuran dan buah memiliki banyak kandungan vitamin. Lebih dianjurkan lagi untuk mengolah makanan sendiri. 

Dengan mengolah makanan sendiri, kita dapat mengatur keseimbangan gizi kita dan juga sudah terjamin lebih higienis daripada masakan yang dibeli di tempat umum. Selain itu, kita harus kurangi konsumsi makanan cepat saji, karena memiliki kandungan gizi yang rendah dan berpotensi untuk menurunkan imunitas tubuh. 

Baca Juga : POLA HIDUP SEHAT AGAR SELAMAT DARI WABAH VIRUS CORONA

  • Beristirahat yang cukup

Selain sebagai gejala stres, kurang tidur dapat menurunkan imunitas tubuh. Sangat penting untuk mencukupi kebutuhan tidur, terlebih lagi untuk anak-anak dan remaja, karena disaat tidur tubuh mengeluarkan hormon untuk perkembangan tubuh. Tidur yang cukup berkisar dari 6 – 10 jam, sesuai dengan kebutuhan. Sangat dianjurkan untuk tidak begadang, karena dapat mempengaruhi kerja otak dan juga memperlambat pertumbuhan.

 

 

  • Kurangi stres

 

Stres yang berlebihan akan berdampak buruk pada tubuh kita dan menurunkan imunitas tubuh kita. Seringkali kita sangat tertekan hingga membuat kita stres, tingkat stres kita miliki sebaiknya harus kita kurangi dengan cara melakukan refreshing. Hal yang dianjurkan adalah berolahraga, karena dengan menggerakkan tubuh kita, kita dapat mengurangi stres.

 

 

  • Jauhi merokok dan meminum alkohol

 

Merokok dapat menurunkan imunitas kita dan menimbulkan kerusakan pada tubuh kita, terutama pada paru-paru. Asap nya juga dapat mengakibatkan gangguan pada sistem pernapasan. Selain itu meminum alkohol juga dapat menimbulkan kerusakan jantung dan ginjal.

 

 

  • Berolahraga dan berjemur

 

Berolahraga sangat baik bagi tubuh kita, terlebih lagi jika dibawah sinar matahari yang mana banyak mengandung vitamin D yang dapat meningkatkan imunitas tubuh. Selain itu, menghirup udara segar yang kaya akan oksigen juga dapat membantu dalam meringankan kerja otak.

 

 

  • Mengkonsumsi multivitamin

 

Mengkonsumsi multivitamin dan merupakan cara yang simpel untuk tetap menjaga imunitas tubuh. Banyak jenis multivitamin dari yang kimia dan juga herbal. Sangat dianjurkan untul mengkonsumsi multivitamin herbal, karena tidak ada efek samping dan kandungannya lebih terjamin. Multivitamin herbal yang sering kita jumpai adalah Habbatussauda (jintan hitam). 

“Diriwayatkan dari Aisyah bahwa mendengar Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya al-Habbah as-Sauda’ ini adalah kesembuhan (Obat) dari setiap penyakit kecuali dari as-Sam”. Kataku (Aisyah): “Apa itu as-Sam?” Jawab Rasulullah : “Kematian”.”. Dan juga untuk menjaga imunitas tubuh dengan mengkonsumsi madu. Karena didalam madu terdapat obat yang menyembuhkan.

Sahabat, Itulah beberapa cara untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh kita, agar kita tidak mudah terjangkit penyakit dan dapat terjauhi dari virus corona. Tetap dirumah dan tetap jaga kesehatan kita. #stayhomestaysafe #dirumahaja

Pada saat pandemi wabah virus corona ini, pemerintah menghimbau kita harus ikut dalam physical distancing yang mana akan lebih efektif untuk tetap berdiam diri dirumah, maka alangkah lebih baiknya kita gunakan waktu sebaik mungkin untuk kegiatan di rumah. 

Selain waktu yang kita gunakan untuk bekerja, kita juga harus mengisinya dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Banyak kegiatan-kegiatan bermanfaat yang kita bisa lakukan di dalam rumah. Selain bekerja, bisa digunakan untuk mendidik anak, jangan sampai lupa untuk tetap belajar sebab telah dijalankan sistem Learn From House. Dengan begitu kita juga bisa untuk lebih produktif.

Mengisi waktu dengan membaca juga merupakan hal yang sangat bermanfaat. Bacaan yang paling baik adalah membaca Al-Qur’an. Sebagai orang yang beriman kepada Allah dan kitabNya, kita meyakini bahwa membaca Al-Qur’an adalah suatu amalan yang mulia dan memiliki banyak keberkahan didalamnya. Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda “Siapa saja membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an), maka dia akan mendapat satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan dilipatkan menjadi sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lâm mîm satu huruf. Akan tetapi, alif satu huruf, lâm satu huruf, dan mîm satu huruf,” (HR. At-Tirmidzi).

Baca Juga : ANAK ASRAMA GRIYA YATIM, PANJATKAN DOA UNTUK KESELAMATAN RELAWAN DAN TENAGA MEDIS MENGATASI WABAH VIRUS CORONA

Selain keistimewan tersebut, membaca Al-Qur’an dapat memberikan syafa’at bagi orang yang membacanya. Rasulullah bersabda : “Bacalah Al-Qur’an. Sebab, ia akan datang memberikan syafaat pada hari Kiamat kepada pemilik (pembaca, pengamal)-nya,” (HR. Ahmad).

Inilah Amalan dan Ibadah Utama yang dilakukan di Bulan Suci Ramadhan 1441 H

Membaca Al-Qur’an merupakan suatu ibadah, dan ibadah harus diiringi dengan ilmu. ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz menjelaskan bahwa : “Siapa yang beribadah kepada Allah tanpa didasari ilmu, maka kerusakan yang ia perbuat lebih banyak daripada maslahat yang diperoleh.” (Majmu’ Al Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, 2: 282). Maka, sebelum membaca Al-Qur’an, kita harus mempelajari bagaimana cara membaca Al-Qur’an dan adab-adabnya. Karena membaca Al-Qur’an harus dengan tartil, sebagaimana fiman Allah : “… Dan bacalah Qur-an dengan tartil.”. Tartil maksudnya adalah dengan perlahan dan benar. Rasulullah bersabda : “Orang yang membaca Al-Qur’an dengan mahir akan bersama malaikat yang mulia lagi taat”.(HR. Al-Bukhari & Muslim).

Begitu juga dengan anak-anak asuh di asrama Griya Yatim & Dhuafa. Dalam keadaan maraknya pandemi virus corona mereka tetap produktif. Tiap harinya mereka belajar mempelajari Al-Qur’an sebagai kegiatan rutin untuk mengisi waktunya. Anak-anak asuh diajarkan tentang Al-Qur’an agar kelak dapat mengajarkannya dan menjadi manusia terbaik. Rasulullah bersabda : “Sebaik-baiknya kalian diantara kamu adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari)

Oleh karena itu, kita perlu untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an, karena sangat banyak keutamaan dari membaca Al-Qur’an. Selain belajar dan membaca Al-Qur’an kita juga dapat membaca sirah nabi, kisah-kisah para nabi, dan buku lainnya yang bermanfaat untuk mengisi waktu senggang kita dengan hal yang bermanfaat.  

Sahabat Dermawan, Yuk, kita isi waktu senggang kita dengan hal yang bermanfaat. Rasulullah bersabda : “Dua nikmat, kebanyakan manusia tertipu dengan keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Al-Bukhari). Semoga Allah selalu berikan kita kesehatan di masa pandemi corona ini dan semoga kita bukanlah termasuk orang-orang yang lalai. Aamiin…

 

Pada keadaan yang seperti ini, dimana segala hal makin sulit dikarenakan wabah virus corona yang belum juga mereda ini. Begitu juga dengan ekonomi masyarakat yang terdampak oleh kebijakan pemerintah tentang Physical Distancing ini. Di dalam keadaan yang serba sulit seperti ini, kita dapat melakukan beberapa hal yang menjadi solusi untuk mengatasi hal tersebut salah satunya dengan bersedekah.

Mengapa harus dengan bersedekah?

Kita harus tahu dan memahami bahwa kekayaan itu sama sekali tidak ada artinya jika tidak mengandung keberkahan. Ketika terdapat keberkahan didalamnya, harta dan rezeki yang kita miliki akan terasa mencukupi meskipun jumlahnya sedikit. Dan juga sebaliknya, jika tidak ada keberkahan dalam harta dan rezeki yang kita miliki, maka harta itu terasa tidak akan pernah cukup dan hanya terasa kosong dan menyusahkan.

Inilah Cara Menghindari Musibah dengan bersedekah

                      Inilah Cara Menghindari Musibah dengan bersedekah

Agar terdapat keberkahan didalam harta kita, Rasulullah menganjurkan kita agar memperbanyak sedekah. Rasulullah bersabda : “Belilah semua kesulitanmu dengan bersedekah” (HR. Tirmidzi dan Ahmad). Dalam riwayat yang lain, disebutkan bahwa Rasulullah menjelaskan : “Setiap awal pagi, semasa terbit matahari, melainkan ada dua malaikat menyeru kepada manusia di bumi. Yang satu menyeru, ‘Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya kerena Allah’. Yang satu lagi menyeru, ‘Ya Allah, Musnahkanlah orang yang menahan hartanya’.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca Juga : INILAH BEBERAPA HAL YANG PERLU DIPERSIAPKAN MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN 1441H

Sedekah, meskipun kecil nilainya, Namun memiliki nilai yang begitu besar di sisi Allah. Terlebih lagi sedekah yang dikeluarkan orang yang berada dimasa sulitnya. Rasulullah bersabda : “Satu dirham dapat mengungguli seratus ribu dirham”. Lalu ada yang bertanya, “Bagaimana itu bisa terjadi wahai Rasulullah?” Beliau jelaskan, “Ada seseorang yang mewakili dua dirham lalu mengambil satu dirham untuk disedekahkan. Ada pula seseorang memiliki harta yang banyak sekali, lalu ia mengambil dari kantongnya seratus ribu dirham untuk disedekahkan.” (HR. An-Nasa’i).

Jadi, meskipun kita berada dalam keadaan seperti apapun, sempit maupun lapang, kita harus menyisihkan sebagian dari harta kita untuk bersedekah. Dengan itu kita akan merasa tenang dan juga cukup dengan apa yang telah Allah berikan kepada kita.

Sedekah merupakan amalan yang akan Allah balas dengan kebaikan di dunia dan juga di akhirat kelak. “Setiap orang berada di bawah naungan sedekahnya hingga manusia diadili (oleh pengadilan Allah),” atau dalam riwayat lain Beliau bersabda, “Hingga keputusan di antara manusia ditetapkan (oleh pengadilan Allah),” (HR. Ibnu Khuzaimah).  Sedekah tidak akan mengurangi kekayaan kita, Rasulullah bersabda : “Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.”(HR. Muslim), jadi pada hakikatnya sedekah merupakan tabungan kita di akhirat.

Kita dapat menghindari musibah dengan bersedekah

Dengan bersedekah kita juga dapat menghindari bencana. Oleh karena itu, dalam situasi pandemi virus corona ini, kita harus bersegera untuk bersedekah. Rasulullah bersabda : “Bersegeralah kalian untuk mengeluarkan sedekah, karena sungguh bencana tidak dapat mendahului sedekah”. (HR. Thabrani).

Sahabat Dermawan, Yuk bersama dengan Lembaga Amil Zakat Griya Yatim & Dhuafa, kita bersegera untuk bersedekah dan ikut untuk berdonasi di donasiberkah.id  agar kita di jauhkan dari segala bencana. Dengan sedekah yang kita keluarkan, kita dapat membantu banyak orang yang telah terdampak wabah virus corona. 

Bulan Suci Ramadhan 1441 H sudah semakin dekat dengan kita. Namun, wabah virus corona masih belum juga mereda. Dimana yang biasanya kita menyambut bulan Ramadhan ini dengan gembira, namun pada keadaan seperti ini kita tidak bisa melakukannya. 

Yang dapat kita lakukan hanyalah mempersiapkan diri kita untuk bulan suci ramadhan dengan cara memperbanyak ibadah kita, melakukan sunnah-sunnah Rasulullah ketika akan menjumpai bulan ramadhan. Tak lupa juga berdoa agar wabah virus corona ini cepat mereda. Dan yang paling penting adalah tetap dirumah juga menjaga kesehatan.

Baca Juga : inilah cara aman dan sehat untuk minum minuman masih panas

Inilah Sehat Ala Rasulullah untuk Persiapan Bulan Suci Ramadhan 1441 H

Dalam menjaga kesehatan, kita bisa meniru cara Rasulullah dalam menjaga kesehatan. Yuk ikuti langkah-langkahnya berikut ini :

  1. Rasulullah bangun pada 2/3 malam untuk tahajud. Udara pada 2/3 malam ini lebih segar karena lebih kaya oksigen dan juga belum tercemar oleh polusi. Hal ini sangat bermanfaat untuk membantu mengoptimalkan metabolisme tubuh.
  2. Rasulullah selalu bersiwak setiap ingin solat dan di pagi hari. Bersiwak sangat dianjurkan oleh Rasulullah, Rasulullah bersabda yang artinya : “Siwak membersihkan gigi dan ini menyenangkan Allah. Setiap kali Jibril mengunjungiku, dia menyuruhku untuk bersiwak, hingga aku pun khawatir bahwa menggunakan siwak diwajibkan. Seandainya tidak khawatir akan membebani (merepotkan) umatku, aku akan mewajibkannya.” (HR Bukhari dan Muslim).
  3. Rasulullah biasa sarapan dengan segelas air dingin yang telah dicampurkan madu. Meskipun terlihat sederhana, namun ini sangat berkhasiat. Dalam Al-Qur’an disebutkan “…di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia…”(An-Nahl : 69).
  4. Menjelang waktu dhuha (sekitar pukul 08.00 pagi) Rasulullah memakan 7 buah kurma ajwah yang sudah matang. Ini dapat menghindari tubuh dari racun. Seperti sabda Rasulullah yang artinya : “Barangsiapa mengkonsumsi kurma Ajwah pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun atau sihir”  (HR. Bukhari dan Muslim)
  5. Terkadang pada sore hari, Rasulullah memakan roti yang diolesi dengan minyak zaitun. Rasulullah bersabda yang artinya : “Makanlah minyak zaitun dan berminyaklah dengannya. Sesungguhnya ia berasal dari pohon yang diberkahi.” Kandungan roti yang diolesi dengan minyak zaitun dapat mencegah kanker, melancarkan pencernaan, dan juga mencegah kepikunan.
  6. Pada malam hari, Rasulullah memakan sayur mayur. Sayuran memiliki banyak sekali khasiat salah satunya adalah untuk mencukupi kebutuhan serat dalam tubuh.
  7. Rasulullah tidak langsung tidur setelah makan malam. Tidur setelah makan dapat menyebabkan sistem pencernaan kita sulit untuk mengolah makanan. Ini dapat menimbulkan berbagai penyakit, maka sebaiknya kita hindari dengan kegiatan lain sebelum tidur, misalnya berzikir dan membaca al-Qur’an.
  8. Rasulullah juga menganjurkan untuk berolahraga. Olahraga yang dianjurkan Rasulullah adalah lari, gulat, panahan, berenang dan berkuda. Pada salah satu riwayat yang diceritakan oleh Aisyah RA. adalah Rasulullah sering mengajaknya untuk berlomba lari. Pada riwayat lain Rasulullah bersabda : “Ajarilah anakmu berenang dan memanah.” (HR. Dailami). Dalam keadaan saat ini yang kita cukup untuk banyak bergerak dan berjemur agar tubuh sehat dan terhindar dari virus corona.
  9. Rasulullah tidak begadang ketika tidak ada keperluan yang mendesak. Mengatur pola tidur dapat meningkatkan produksi imunitas. Dengan tidur lebih cepat kita dapat bangun untuk tahajud dan akan lebih segar ketika di pagi hari.

Mudah kan, Sahabat ? Dengan mengikuti anjuran-anjuran Rasulullah, Insya Allah tubuh kita akan tetap sehat dan bugar. Semoga kita selalu dilindungi oleh Allah dari wabah virus corona yang masih belum juga reda.