News

Walau di dalam keadaan pandemi virus corona ini, sulit untuk menghentikan kegiatan yang berhubungan dengan pasar. Terlebih lagi para pedagang di pasar yang mana berdagang di pasar adalah sumber pencaharian utamanya. Walaupun demikian, setiap masyarakat harus ikut berpartisipasi dalam langkah Bersama Lawan Corona meskipun dalam hal kecil seperti, memakai masker ketika berada di luar rumah, namun akan lebih baik untuk tetap menjaga jarak (Physical Distancing) ketika berada di keramaian.

Imbauan memakai masker ketika keluar rumah ditujukan kepada setiap orang, bukan hanya orang yang terpapar virus corona ataupun menunjukkan gejala saja. Karena semakin meningkat pengetahuan kita tentang virus corona, kini telah terungkap bahwa ada orang yang positif corona namun tidak menunjukkan gejala. Terlebih lagi orang tanpa gejala ini dapat menyebarkan virus corona.

Orang Tanpa Gejala (OTG) inilah yang membuat kita harus lebih waspada lagi dengan sekitar kita dan juga harus memastikan bahwa kita bukanlah salah satu darinya. Dengan cara apa? salah satunya adalah dengan rapid test atau juga kita dapat melihat riwayat interaksi kita ketika kita berada diluar. Orang Tanpa Gejala ini timbul dikarenakan dia terpapar oleh virus corona, namun imunitas dalam tubuhnya cukup kuat tapi hanya dapat menahan timbul gejala saja tidak membunuh virus tersebut.

Baca Juga : Bantuan Gizi Harian Puskesmas Pamulang oleh Griya Yatim & Dhuafa

Imbauan memakai masker untuk setiap orang telah dikeluarkan pemerintah sejak 5 April 2020. Pada keadaan pandemi corona yang semakin menyebar, memakai masker adalah salah satu dari Alat Pelindung Diri (APD) yang wajib digunakan. Masker yang digunakan seharian, baiknya dicuci dan dijemur setelah digunakan. Sedangkan masker sekali pakai harus langsung di bakar.

Memakai masker ketika keluar rumah adalah sebagai bentuk usaha dalam menghindari dan memutus rantai penyebaran virus corona. Tapi, masih banyak sekali masyarakat yang kurang peduli dengan hal seperti ini. Mereka masih berlaku seperti keadaan dimana belum terjadinya tragedi wabah virus corona ini. Salah satu alasan mengapa mereka tidak memakai masker adalah karena mereka tidak punya masker.

Bantuan Masker Gratis Oleh Griya Yatim & Dhuafa di Lingkungan Pasar Ciputat

Melihat bahwa masker sangatlah penting pada keadaan saat ini, Lembaga Amil Zakat Griya Yatim & Dhuafa bergerak dalam programnya membagikan Masker Gratis di Lingkungan Pasar, kali ini adalah pasar ciputat. Ini bertujuan agar kita semua menjadi orang yang peduli dengan keadaan dimana adanya pandemi virus corona. Dengan demikian, mereka yang tidak memiliki masker, kini dapat ikut  Bersama Lawan Corona.

“Alhamdulillah semoga masyarakat semakin sadar dalam menggunakan masker apalagi ditengah pandemi ini” ujar Bpk Sabilillah relawan Griya Yatim & Dhuafa

Karena Ramadhan akan tiba sebentar lagi, kita harus mempersiapkan diri dengan cara tetap sehat agar dapat beribadah secara maksimal. Semoga dengan bantuan masker ini, masyarakat dapat terhindar dari paparan virus corona dan juga dapat memutus rantai penyebaran wabah virus corona yang ada di negeri kita tercinta ini.

Yuk Sahabat Dermawan, tetap perbanyak sedekah dan terus bahu membahu Bersama Lawan Corona.

Wabah virus corona ini telah sangat menguras tenaga kita semua dalam usaha menghindarinya. Terlebih lagi para tenaga medis diantaranya dokter, perawat, apoteker, dan lainnya. Peran tenaga medis dalam Bersama Lawan Corona sangatlah besar. Mereka dengan sabar mempertaruhkan nyawa untuk menangani orang-orang yang terkait kasus virus corona. 

Semenjak wabah virus corona ini melonjak, para tenaga medis meninggalkan keluarganya dan kepentingan lainnya untuk menyelamatkan nyawa orang-orang. Pada keadaan saat ini, para tenaga medis harus dibantu dan dipastikan tetap sehat. Ini disebabkan karena mereka adalah orang yang paling dekat dengan bahaya akan terpapar virus corona.

Sahabat dermawan, setiap orang harus ikut dalam upaya Bersama Lawan Corona. Dengan perannya masing-masing kita harus saling bahu-membahu dalam mengatasi problema wabah virus corona ini. Griya Yatim & Dhuafa ikut berperan dalam membantu masyarakat terdampak wabah virus corona dengan menyalurkan sumbangan yang telah terkumpul dalam donasiberkah.id. Sumbangan disalurkan dengan berbagai macam program.

Melihat situasi yang seperti ini Laznas Griya Yatim & Dhuafa terus bergerak dalam program Bersama Lawan Corona dengan membantu untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan tenaga medis, seperti masker, Alat Pelindung Diri (APD), Hand Sanitizer dan lainnya. Pada kesempatan kali ini kami mengadakan program untuk memenuhi gizi harian para tenaga medis di Puskesmas Pamulang.

Mereka adalah pahlawan dan garda terdepan” ujar Bpk Amsori tim Relawan Griya Yatim & Dhuafa.

Baca Juga : BERSAMA KITA LAWAN WABAH VIRUS CORONA, BANTUAN APD UNTUK TENAGA MEDIS RSUD KOTA TANGERANG SELATAN

Yuk Sahabat, ikut berkontribusi dalam Bersama Lawan Corona terutama membantu memenuhi gizi harian para tenaga medis, dengan cara berdonasi di donasiberkah.id. Dengan itu, kita dapat membantu melindungi para pahlawan garda terdepan kita dari wabah virus corona.

Semoga semua usaha yang kita lakukan dalam Bersama Lawan Corona dapat berguna dan juga menjadi suatu yang berkah bagi kita semua, Sehingga wabah virus corona ini lekas berakhir. Dan jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan juga berdoa kepada Allah Subhanahu Wata’ala agar dijauhi dari wabah virus corona ini. Aamiin…

 

Penyebaran wabah virus corona yang belum kunjung reda membuat masyarakat semakin waspada. Masyarakat pun melakukan berbagai cara untuk mencegah penularan virus tersebut.

Pandemi wabah virus vorona ini hampir terjadi di seluruh dunia termasuk Indonesia. sehingga efek yang terjadi terhadap semua ekonomi dan kesehatan masyarakat saat ini. Maka perlu melakukan tindakan untuk memutus penyebaran wabah virus corona ini.

Melalui program penyemprotan disinfektan untuk Lingkungan Masyarakat.  Laznas Griya Yatim & Dhuafa (GYD) terus menyalurkan bantuan. Laznas Griya Yatim & Dhuafa (GYD) melalui program ini lingkungan masyarakat dapat terhinndar dari wabah virus corona ini.

Baca Juga : Penyemprotan Disinfektan Griya Yatim & Dhuafa di Lingkungan Serua

Sebagai bentuk usaha untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona ini

Tim bergerak menyemprot disinfektan rumah di RT 17/ RW 02 komplek Kadar permai 1,2,3. Kami didampingi beberapa perwakilan warga dan Bapak Hendri selaku kepala cabang Banjarmasin Griya Yatim & Dhuafa (GYD).

“Semoga dengan program bantuan penyemprotan disinfektan ini, lingkungan masyarakat dapat terhindar dari wabah virus corona ini” tutur Bapak Nayan yang merupakan salah satu Tim Relawan Griya Yatim & Dhuafa.”

Karena kondisi yang sama maka semua elemen Masyarakat bergerak dan bertindak sesuai arahan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah salah satunya Penyemprotan Disinfektan.

Penyemprotan Disinfektan Banjarmasin

“Kami Warga RT 17/ RW 02 komplek Kadar permai 1,2,3 Mengucapkan Terimakasih Kepada Griya Yatim & Dhuafa, Mudah-mudahan dengan adanya penyemprotan ini dapat membantu warga terhindar dari wabah virus corona. “ Kata Bapak Ketua RT 17 (20/04/2020)

 

“Sehingga kita dapat beraktifitas dan mudah mudahan wabah ini cepat berhenti dan selesai dan kita dapat melaksanakan ibadah Ramadhan Tahun ini, Terima kasih atas bantuanya “ tutur salah satu warga RT 17/ RW 02 komplek Kadar permai 1,2,3.

 

Ayo bersama-sama kita bantu penyemprotan disinfektan di lingkungan masyarakat, semoga bisa mencegah dari penyebaran virus corona ini.

Pandemi wabah virus corona dapat menular melalui percikan dahak atau air liur saat penderita virus corona batuk atau bersin. Untuk mengurangi risiko penularan virus, orang yang sedang batuk atau bersin disarankan memakai masker guna menahan percikan cairan tubuh tersebut.

Kondisi seperti ini banyak masyarakat sangat berdampak ekonominya karena wabah virus corona ini, sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja sulit, apalagi untuk membeli masker sebagai alat mengantisipasi penyebaran wabah virus corona ini. 

Tak sedikit orang yang menggunakan masker bedah di tengah wabah virus Corona. Namun, di tengah pandemik wabah virus corona ini, masker bedah menjadi barang yang langka dan mahal. Tak hanya masyarakat, para dokter, perawat, dan seluruh petugas medis yang menangani pasien pun kini mulai kesulitan mendapatkan masker.

Baca Juga : Program Bantuan Sembako di Pelosok Desa

 

Sahabat dermawan, alhamdulillah Laznas Griya Yatim & Dhuafa (GYD) terus setiap harinya menggalakan menggunakan masker dalam rangka membantu Pemerintah Bersama Lawan Corona, pemberian masker gratis kali ini yaitu di Pasar Jengkol⠀

“Alhamdulillah diterima dengan baik oleh semua pihak karena kita dalam spirit yang sama yakni Bersama Lawan Corona” tutur Bpk Solihin relawan griya yatim dan dhuafa.

 

Ditengah pandemi wabah virus corona saat ini masker bagian APD yang wajib dipakai sebagai ikhtiar untuk memutus penyebaran virus corona, semoga dengan adanya bantuan ini dapat membantu masyarakat dalam mencegah penyebaran virus ini. 

⠀ ⠀

Semoga dengan bantuan masker ini penyebaran wabah virus corona bisa terputus dan masyarakat sehat dan terhindar dari paparan virus ini.

 

Sahabat dermawan, ayo bersama kita bantu memenuhi kebutuhan masker untuk  masyarakat yang membutuhkan sebagai usaha untuk mencegah penyebaran virus ini. Dengan berdonasi di donasiberkah.id bersama lawan corona.

Yuk sahabat dermawan terus bahu membahu Bersama Lawan Corona⠀

Sahabat dermawan, mereka para lansia tidak semuanya hidup berkecukupan, banyak diantara mereka terlebih dalam situasi sulit seperti ini yang hidupnya serba kekurangan. Maka Hadirlah Bantuan Sembako Untuk Lansia Dampak Wabah Virus Corona ini.

Lansia (lanjut usia) adalah seseorang yang telah memasuki tahapan akhir dari fase kehidupan. Menua adalah suatu keadaan yang terjadi di dalam kehidupan manusia. Proses menua merupakan proses sepanjang hidup, tidak hanya dimulai dari suatu waktu tertentu, tetapi dimulai sejak permulaan kehidupan.

Seperti yang kita ketahui bersama para lansia tidak semuanya hidup layak terlebih dalam kondisi pandemi seperti sekarang. Alhamdulillah Laznas Griya Yatim & Dhuafa (GYD) terus berusaha dan berupaya memberikan bantuan kepada para Lansia dan masyarakat kurang mampu lainnya⠀

Baca Juga : Bantuan Sembako Ke Pelosok Desa Dampak Wabah Virus Corona

Melalui program sembako untuk Lansia Laznas Griya Yatim & Dhuafa (GYD) terus menyalurkan bantuan. Laznas Griya Yatim & Dhuafa (GYD) melalui program sembako untuk Lansia secara bertahap dan terkoordinir terus menyalurkan bantuan ini.

Bantuan Sembako Untuk Lansia Dampak Wabah Virus Corona

Foto Dokumentasi : Bantuan Sembako Untuk Lansia Dampak Wabah Virus                                                                          Corona

Tujuannya untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar bagi lansia terdampak wabah virus corona di wilayah Jabodetabek.

Semoga dengan bantuan sembako ini mengurangi beban hidup para Lansia ⠀

Semoga dengan semua usaha yang kita lakukan dalam Bersama Lawan Corona dapat menjadi berkah bagi mereka dan juga bagi kita semua.  Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan juga berdoa kepada Allah Subhanahu Wata’ala agar wabah virus corona ini cepat diangkat dan kita bisa beraktifitas seperti biasa, terutama agar kita dapat beribadah di bulan ramadhan seperti tahun-tahun sebelumnya. Aamiin…

Yuk sahabat dermawan bahu membahu membantu mereka⠀

Sahabat dermawan, dampak dari wabah virus corona sangat terasa sekali terhadap ekonomi masyarakat.

Tentu lebih terasa para pekerja lepas atau informal seperti ojek online, tukang becak, buruh bangunan, buruh cuci tak kecuali para buruh serabutan mengalami nasib yang sama yakni paling terkena dampak dari wabah saat ini.

Mengapa bisa demikian? Karena keadaan wabah virus corona ini sangat mengkhawatirkan setiap harinya, maka pemerintah menghimbau kepada masyarakat untuk #dirumahaja dan physical distancing.

Tentu dengan himbauan untuk #dirumahaja dan physical distancing sangat berpengaruh kepada para pekerja buruh, pendapatan yang didapat tidak seperti biasanya karena banyak masyarakat tidak keluar rumah.

Mereka banyak diliburkan dan tidak sedikit yang terjadi pemutusan hubungan kerja sehingga untuk memenuhi kebutuhan hidup semakin sulit⠀sehingga membuat pekerja buruh sulit untuk membeli kebutuhan pokok untuk sehari-harinya.

Baca Juga : Bantuan Sembako Untuk Sopir Angkot Dampak Wabah Virus Corona

Melihat situasi seperti ini Laznas Griya Yatim & Dhuafa (GYD) terus bergerak dalam program Bersama Lawan Corona membantu semua elemen masyarakat kurang mampu.

Bantuan Paket Sembako untuk Buruh Serabutan Dampak Wabah Virus Corona

Foto Dokumentasi Bantuan Paket Sembako untuk Buruh Serabutan Dampak                                                  Wabah Virus Corona

“Alhamdulillah bantuan kepada para buruh serabutan telah tersalurkan dan saat pemberian bantuan physical distancing tetap dilakukan” Kata Relawan Griya Yatim & Dhuafa”

Sahabat Dermawan, Yuk bersama GYD kita bantu masyarakat yang terdampak wabah virus corona khususnya para buruh. Dengan bantuan yang Sahabat berikan akan membantu meringankan beban yang ditanggung oleh mereka sehari-hari nya.

Dengan berdonasi di donasiberkah.id kita dapat menyelamatkan banyak warga dari ancaman kelaparan akibat dari wabah virus corona.

Semoga dengan semua usaha yang kita lakukan dalam Bersama Lawan Corona dapat menjadi berkah bagi mereka dan juga bagi kita semua. 

Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan juga berdoa kepada Allah Subhanahu Wata’ala agar wabah virus corona ini cepat diangkat dan kita bisa beraktifitas seperti biasa.

Terutama agar kita dapat beribadah di bulan ramadhan seperti tahun-tahun sebelumnya. Aamiin…

Ayo, Kita Bantu Mereka Semua..

Sahabat dermawan, di tengah pandemi wabah virus corona saat ini kebutuhan masker Gratis untuk Masyarakat mengantisipasi Wabah Virus Corona sangat tinggi karena masker merupakan bagian APD yang wajib dimiliki setiap orang, selain masalah kesadaran diri yang kurang, permasalahan lain harga masker yang tinggi sehingga membuat sebagian masyarakat tidak bisa memilikinya. Maka Griya Yatim & Dhuafa melakukan Program Bantuan Masker Gratis untuk Masyarakat Mengantisipasi Wabah Virus Corona⠀

Maka tak heran di beberapa bagian tempat dan wilayah banyak yang tidak menggunakan masker sehingga kemungkinan terpapar wabah pandemi ini bisa saja terjadi.

Pandemi wabah virus corona masih belum berakhir. Jumlah orang yang terpapar di Indonesia bahkan mengalami kenaikan. Menyikapi situasi tersebut, Pemerintah Indonesia menganjurkan setiap warga yang beraktivitas di luar rumah untuk mengenakan masker sejak 5 April 2020.

Baca Juga : Laznas Griya Yatim & Dhuafa Menyalurkan Bantuan Hand Sanitizer Multivitamin Kepada Polsek Serpong

Anjuran memakai masker juga diterapkan pada orang yang sehat, tidak terbatas bagi mereka yang merasa kurang enak badan. Hal itu merujuk pada Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO). Mereka juga sudah mengumumkan pentingnya memakai masker baik bagi orang sakit maupun yang sehat untuk menghambat penyebaran wabah virus corona ini.

Melihat hal demikian Laznas Griya Yatim & Dhuafa melalui Program Bersama Lawan Corona menyalurkan Bantuan masker Gratis untuk Masyarakat. Salah satu lokasi penyaluran bantuan ini adalah pasar karena pasar tempat bertemu banyak orang.

Bantuan Masker Gratis untuk Masyarakat Mengantisipasi Wabah Virus Corona⠀

Bantuan Masker Gratis untuk Masyarakat Mengantisipasi Wabah Virus Corona⠀

Menurut Koordinator relawan Griya Yatim & Dhuafa Bpk Aam sesuai hasil pengamatan & koordinasi di lapangan target penyaluran adalah Pasar Serpong, Ciputat, Jombang, Cimanggis dan pasar Jengkol⠀

“Jadi kami saat ini fokus ke lokasi tersebut karena keramaian lebih rentan terhadap penyebaran virus ini” paparnya⠀

Secara bertahap dan terkoordinir bantuan ini terus dilakukan ke pasar – pasar tersebut.Semoga dengan bantuan masker ini penyebaran wabah virus corona bisa terputus dan masyarakat sehat dan terhindar dari paparan virus ini⠀

Sahabat Dermawan, salah satu hal yang membahagiakan adalah berbagi, terlebih disaat kondisi yang serba kekurangan seperti sekarang ini karena hampir seluruh masyarakat terkena dampak wabah virus corona ini. Di langkah kita menuju bulan Ramadhan yang sebentar lagi datang, kita harus mempersiapkan diri kita dengan memperbanyak amal soleh, juga memperbanyak sedekah.

Bulan Suci Ramadhan sudah semakin dekat. Kebahagiaan umat muslim akan datang nya bulan Ramadhan kini semakin tertutupi oleh kecemasan tentang wabah corona masih juga belum mereda dan semakin menyebar dan juga meresahkan masyarakat. Saat ini wabah virus corona telah menyebar sampai ke pelosok negeri. Maka Griya Yatim & Dhuafa Melakukan Program Bantuan Paket Sembako untuk Pejuang Kebersihan Dampak Wabah Virus Corona  

Namun masih ada orang yang menganggap ini adalah masalah yang kecil dan masih bepergian keluar rumah tanpa alasan yang jelas. Padahal jika memang tidak ada keperluan yang mendesak ataupun pekerjaan yang mengharuskan kita keluar rumah, maka kita seharusnya tetap berada dalam rumah. Langkah ini merupakan usaha kita untuk memutus rantai penyebaran wabah virus corona di negeri kita tercinta ini.

Dengan tetap berada dirumah, kita juga perlu menjaga kesehatan dan juga kebersihan. Ini juga merupakan langkah kita untuk menghindari wabah virus corona. Karena dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar virus corona tidak dapat hidup. Oleh karena itu kebersihan sangatlah penting. 

Rasulullah menegaskan bahwa menjaga kebersihan itu merupakan suatu hal yang sangat penting dengan bersabda “Kebersihan itu sebagian dari iman”, jadi setiap orang yang beriman mestinya menjaga kebersihan dirinya dan juga lingkungan sekitar nya.

Baca Juga : Program Bantuan Sembako Griya Yatim & Dhuafa di tengah Wabah Virus Corona

Maka kita harus menjaga kebersihan, dimulai dari menjaga diri kita tetap bersih dengan selalu mencuci tangan karena tangan merupakan bagian yang paling banyak berinteraksi dengan benda lain, jadi kita harus menjaga tangan kita tetap bersih. 

Lalu menjaga ruangan kita tetap bersih dengan tidak memasukkan benda yang berasal dari tempat terbuka apalagi berinteraksi dengan keramaian. Karena terdapat kemungkinan benda itu terinfeksi virus corona mengingat cara penularan virus corona adalah dengan droplet yaitu percikan cairan dari orang yang positif corona dan bersentuhan langsung dengan orang tersebut. Setelah itu kita juga harus memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar kita. Tumpukan sampah di lingkungan itu merupakan sarang dari berbagai macam penyakit. 

Bantuan Paket Sembako untuk Pejuang Kebersihan Dampak Wabah Virus Corona

Bantuan Paket Sembako untuk Pejuang Kebersihan Dampak Wabah Virus                                                                       Corona

Namun biasanya kita tidak begitu peduli dengan lingkungan kita, terlebih lagi saat keadaan yang seperti ini dimana kita selalu waspada untuk berinteraksi dengan apapun yang berada diluar. Disini kita temui orang-orang yang dengan berani mengatasi tumpukan sampah yang ada di lingkungan kita. Mereka adalah para pejuang kebersihan.

Bantuan Paket Sembako untuk Pejuang Kebersihan Dampak Wabah Virus Corona

Dengan begitu, peran para pejuang kebersihan di jalanan yang tetap menjalankan tugasnya sangatlah besar bagi kesehatan lingkungan dan masyarakat sekitarnya. Terlebih lagi pada masa pandemi virus corona ini, yang mana tidak aman bagi kita untuk berada diluar. Namun mereka mempertaruhkan nyawanya untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan juga sehat.  

Dengan melihat hal tersebut, Lembaga Amil Zakat Griya Yatim & Dhuafa mengadakan Program Paket Sembako untuk Pejuang Kebersihan⠀yang merupakan bentuk kepedulian kita kepada para pejuang kebersihan yang mempertaruhkan nyawanya untuk menjaga lingkungan tetap bersih. 

Berharap bantuan sembako ini dapat membantu mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Dan juga mengajak kepada masyarakat untuk ikut peduli kepada mereka yang berjuang demi kebersihan lingkungan nya.

Sahabat Dermawan, salah satu hal yang membahagiakan adalah berbagi, terlebih disaat kondisi yang serba kekurangan seperti sekarang ini karena hampir seluruh masyarakat terkena dampak wabah virus corona ini. Di langkah kita menuju bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi datang, kita harus mempersiapkan diri kita dengan memperbanyak amal soleh, juga memperbanyak sedekah.

Melihat perkembangan dari penyebaran wabah virus corona, kini sudah sampai ke daerah-daerah pelosok desa. Ini membuat khawatir seluruh masyarakat tentang sulitnya untuk menemukan tempat yang benar-benar aman dan tidak tersentuh oleh virus corona. 

Untuk menekan angka penyebaran dan juga untuk kemaslahatan bersama, pemerintah memberlakukan sistem Physical Distancing dan juga menerapkan sistem lockdown di beberapa daerah yang sudah dalam kondisi darurat, misalnya Dki Jakarta. Karena di Jakarta telah memberlakukan lockdown, pemerintah Jakarta memberikan bantuan kepada masyarakat yang perekonomiannya terdampak wabah virus corona sebagai bentuk kompensasi.

Diluar dari Jakarta, banyak daerah yang juga sudah sangat sepi akibat penerapan Physical Distancing ini, hal ini sangat berdampak pada para pekerja jalanan, yang mata pencahariannya sangat bergantung pada keramaian publik, misal nya para pedagang dan pengendara ojek. Mereka tidak mendapatkan bantuan ekonomi karena bukan warga Jakarta. Meskipun belum diberlakukan sistem lockdown, tapi keadaan sudah menjadi semakin sulit.

Terutama masyarakat yang tinggal di pelosok desa, dan sulit untuk dijangkau. Masyarakat yang tinggal di pelosok desa seringkali tidak terjangkau oleh berbagai bantuan-bantuan. Sehingga mereka berada pada kondisi yang sangat sulit, terlebih lagi pada masa pandemi virus corona ini.

Baca Juga : PROGRAM PAKET SEMBAKO GRIYA YATIM KEPADA BMW (BADAN MUSYAWARAH WARGA) DE LATINOS BSD – TANGSEL

Perekonomian bagi masyarakat kecil di pelosok desa semakin sulit tiap harinya. Ini disebabkan oleh wabah virus corona yang telah menyebar hingga ke pelosok negeri ini. Hingga pada akhirnya, pekerjaan para masyarakat terganggu dan berdampak pada pendapatan hariannya. Yaitu pendapatan pokok yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Dengan mempertaruhkan nyawanya untuk menafkahi keluarganya, mereka keluar rumah ditengah-tengah wabah virus corona yang sedang melanda ini.

Ini semua karena pada hakikatnya manusia bahkan tidak mungkin bisa untuk tidak bergantung dengan orang lain, ataupun tidak berinteraksi sama sekali dengan yang lainnya. Dalam gerakan bersama lawan corona, maka kita tidak bisa untuk menutup mata terhadap apa yang terjadi pada masyarakat yang terdampak wabah virus corona. Oleh karena itu, kita harus saling membantu sama lain agar kita dapat melewati pandemi virus corona ini bersama-sama.

Melihat keadaan saat ini, Lembaga Amil Zakat Griya Yatim & Dhuafa ikut bersama-sama untuk membantu sesama. GYD melakukan program Bersama Lawan Corona dimana dalam program ini GYD memberikan Bantuan Sembako ke Pelosok Desa, agar kita dapat membantu mereka yang tinggal di tempat yang sulit dijangkau.  Diharapkan, dengan bantuan sembako yang telah diberikan akan membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka yang dimana semakin terasa sulit.

Sahabat Dermawan, Yuk bersama GYD kita bantu masyarakat yang terdampak wabah virus corona di pelosok desa. Dengan bantuan yang Sahabat berikan akan membantu meringankan beban yang ditanggung oleh mereka sehari-hari nya. Dengan berdonasi di donasiberkah.id kita dapat menyelamatkan banyak warga dari ancaman kelaparan akibat dari wabah virus corona.

Semoga dengan semua usaha yang kita lakukan dalam Bersama Lawan Corona dapat menjadi berkah bagi mereka dan juga bagi kita semua.  Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan juga berdoa kepada Allah Subhanahu Wata’ala agar wabah virus corona ini cepat diangkat dan kita bisa beraktifitas seperti biasa, terutama agar kita dapat beribadah di bulan ramadhan seperti tahun-tahun sebelumnya. Aamiin…

Sahabat dermawan, pada saat pandemi wabah virus corona ini, Kepolisian merupakan salah satu bagian terpenting di tengah masyarakat. dalam hal tugas percepatan penanganan wabah virus corona ini, Polri memiliki sejumlah tugas. Salah satunya, polisi bertugas memetakan wilayah yang rawan penyebaran virus corona sebagai langkah preventif. Kemudian, polisi mengimbau masyarakat menjaga jarak dan menerapkan hidup bersih.

Seperti dilansir dalam situs berita kompas, Polri melaksanakan operasi bersandi Aman Nusa II-2020 di seluruh Indonesia dalam rangka penanganan wabah virus corona. Hal itu diungkapkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono melalui keterangan tertulis, Jumat (20/3/2020). 

“Polri beserta seluruh jajaran berkoordinasi dengan BNPB, TNI, dan pemda melaksanakan kegiatan operasi terpusat kontigensi ‘Aman Nusa II-2020’ dalam rangka penanganan Covid-19 selama 30 hari di seluruh wilayah Indonesia,” kata Bapak Brigjen (Pol) Argo Yuwono. 

Sebagai langkah preventif, polisi melakukan patroli di wilayah yang rawan penyebaran virus tersebut, melakukan pengawasan seperti mengukur suhu tubuh, serta menyemprot tempat publik dengan cairan desinfektan. Lalu, jajaran kepolisian juga bertugas menyiapkan ruang isolasi untuk pasien terjangkit virus corona, menyiapkan sarana dan petugas kesehatan, hingga memberi pendampingan terhadap keluarga pasien terduga (suspect) virus corona. 

Baca Juga : PROGRAM PAKET SEMBAKO GRIYA YATIM KEPADA BMW (BADAN MUSYAWARAH WARGA) DE LATINOS BSD – TANGSEL

Tentu tugas dilakukan oleh polisi dalam penanganan wabah virus corona ini sangat berat dan membahayakan, maka kita sebagai warga indonesia yang baik harus mengikuti himbauan dari pemerintah untuk penanganan virus ini.

Melihat kondisi tersebut Laznas Griya Yatim & Dhuafa (GYD) memberikan bantuan Hand Sanitizer dan Multivitamin kepada Polsek Serpong – Tangerang Selatan dalam rangka Bersama Lawan Corona.

“Semoga bantuan ini bermanfaat karena mereka adalah pengayom kita dan masyarakat” ujar Bpk Aam⠀ ⠀

Laznas Griya Yatim & Dhuafa menyalurkan bantuan hand sanitizer & multivitamin kepada Polsek Serpong

Menggunakan Hand Sanitizer adalah langkah yang paling tepat untuk menghindar  infeksi virus, terutama pada masa pandemi wabah virus corona ini. Oleh karena itu, di masa pandemi wabah virus corona ini, hand sanitizer menjadi salah satu barang yang harus tersedia dimanapun terutama di tempat pelayanan publik seperti kantor yang melayani kepentingan umum.

Dengan adanya hand sanitizer di tempat pelayanan publik, kita dapat menjaga kebersihan bersama. Sehingga kemungkinan tempat itu terinfeksi virus menjadi menurun.

Multivitamin yang baik untuk melawan wabah virus corona adalah multivitamin yang banyak mengandung Vitamin C, Vitamin B kompleks, Vitamin D. Kandungan inilah yang akan meningkatkan daya tahan tubuh kita. Jadi, multivitamin ini akan sangat membantu anak-anak untuk menjaga kesehatan mereka di tengah wabah virus corona ini.

Yuk sahabat dermawan terus berbagi dan bahu membahu agar pandemi wabah ini segera usai bersama Laznas Griya Yatim & Dhuafa

Baca juga : Bantuan penyemprotan oleh Laznas Griya Yatim & Dhuafa di Asrama Surabaya