News

Cara Mudah Untuk Berdonasi Online

Donasiberkah.id – Sahabat Dermawan, pada zaman ini kecanggihan teknologi tak hanya membantu dalam aktivitas kehidupan kita sehari-hari,seperti membayar listrik, berbelanja dan juga memesan angkutan umum (gojek). Namun, pada saat ini berdonasi pun semakin mudah dan juga cepat berkat kecanggihan teknologi. Inilah artikel cara mudah untuk berdonasi online.

Teknologi Memudahkan Dalam Melakukan Kebaikan

Nah Kak, kehadiran aplikasi donasi online dan platform crowdfunding salah satunya seperti Donasi Kitabisa, Donasiberkah, Gojek, Shopee, Lazada. Memudahkan untuk menunaikan donasi, dengan tampilan aplikasi yang mudah dan juga sederhana, donasi yang kita tunaikan dapat diproses hanya dengan hitungan detik. Jadi tidak ada kata alasan lagi untuk menunda berbuat kebaikan.

Hukum Dalam Berdonasi Online

Kak, melakukan donasi online memang dapat memberikan kemudahan bagi mereka yang hendak mengeluarkan sebagian dari hartanya, apalagi pada musim pandemic seperti ini. Donasi  secara online merupakan salah satu metode saja dalam melaksanakan zakat, infaq dan sedekah. Pada intinya syarat sahnya zakat yang paling utama adalah niat, sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Segala sesuatu tergantung pada niatnya..” (HR. Bukhari dan Muslim).

Nah, bagaimana sih cara mudah untuk berdonasi online yang tepat dan terpercaya? Yuk Kak, kita harus mengenali aplikasi yang bisa untuk berdonasi online terlebih dahulu. Yuk kita simak Donasi Online yang bisa kita gunakan untuk berdonasi sebagai berikut ini!

 Donasiberkah.id

Kak, Donasiberkah.id adalah sebuah aplikasi donasi online berbasis website, jadi kita tidak perlu menginstall aplikasi di handphone, yang dimana didalamnya kita dapat melakukan donasi secara online. Di dalam Donasiberkah ini terdiri dari beberapa jenis donasi diantaranya yaitu : sedekah untuk anak yatim, zakat penghasilan dan  zakat mal, serta donasi lainya. Yuk kamu dapat mengunjungi aplikasi berikut ini ya yuk kita ciptakan aksi nyata untuk kebaikan.

Kitabisa

Kitabisa adalah platform kebaikan yang menampung donasi para relawan dan orang baik, yang dimana di dalam aplikasi ini banyak sekali bantuan yang ditawarkan kepada yang membutuhkan. Di aplikasi ini juga kamu dapat bayar zakat di beberapa lembaga amil zakat nasional, diantaranya yaitu Griya Yatim & Dhuafa.

Cara Mudah Untuk Berdonasi Online

                                     Cara Mudah Untuk Berdonasi Online

 Gojek

Kak, sekarang bukan cuma tagihan aja yang bisa kamu bayar lewat Aplikasi GoBills. Akan tetapi kamu juga bisa bayar zakat secara online pakai GoPay lewat GoBills. GoBills sudah bekerjasama dengan sembilan lembaga Amil Zakat Nasional yang terpercaya, jadi kamu bisa langsung bayar zakat lewat sembilan lembaga tersebut. untuk caranya bagaimana bisa klik disini ya kak.

 Shopee

merupakan Shopee adalah sebuah aplikasi yang bergerak dibidang jual beli secara online dan dapat diakses secara mudah dengan menggunakan smartphone. Shopee hadir dalam bentuk aplikasi yang memudahkan penggunanya dalam melakukan kegiatan berbelanja secara online tanpa harus ribet menggunakan perangkat komputer.

kamu dapat bayar zakat di shopee dengan petunjuk berikut ini.

 Lazada

Lazada merupakan platform belanja online asal singapura, dengan peminat customer online yang besar. Keadaan seperti ini, membuat kita menjadi sulit beraktifitas secara maksimal, termasuk menunaikan zakat. Tetapi, insya Allah dengan adanya digital, kemudahan berzakat tetap bisa kita rasakan.

Itulah daftar 5 Aplikasi untuk bayar zakat online, Alhamdulillah dengan kemajuan teknologi ibadah kita pun menjadi mudah untuk dilakukan salah satunya aplikasi zakat online ini.

Manfaat Dari Donasi Online

Berbagai kebaikan dan juga kemudahan dapat dirasakan ketika berdonasi secara online. Selain dapat menghemat waktu dan tenaga kita, berbagi secara online juga dapat memberikan kemudahan dalam metode pembayarannya. Dan juga  tersedia berbagai pilihan dalam berdonasi. Sehingga, kamu tidak lagi merasa kesulitan untuk memilih atau menentukan kemana seharusnya donasimu diberikan atau disalurkan.

Nah Kak, kita bisa berdonasi untuk membantu kebutuhan biaya mereka dan juga bisa menolong saudara-saudara yang membutuhkan. Seperti Pangan Yatim, Bantuan bencana, Bantuan Guru Ngaji Pelosok Desa, Bantuan Pangan Lansia, dan masih banyak lagi.

Begini Cara Menghitung Zakat penghasilan, Yuk Tunaikan

Donasiberkah.id – Sahabat Dermawan, menunaikan zakat merupakan kewajiban bagi setiap individu bagi setiap orang Islam. Berzakat juga menjadi salah satu rukun Islam, yang dimana menuntut (mengharuskan) seseorang untuk menyisihkan sebagian dari penghasilannya. Sebab dengan kita mengeluarkannya untuk berzakat, maka harta itu sebagai pembersih. Inilah artikel begini cara menghitung zakat penghasilan, yuk tunaikan.

Sebagaimana Allah TA’ala berfirman : “Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui” (QS. At-Taubah : 103).

Kak, sebelum melaksanakn kewajiban kita untuk menunaikan zakat sebagai rukun Islam. Maka kita harus mengetahui apa itu zakat penghasilan dan juga bagaimana cara untuk menghitung besaran kewajiban zakat yang harus kita tunaikan. 

Baca Juga : Inilah Jenis Harta yang Wajib Dizakatkan

 Apakah Zakat Penghasilan Itu?

Kak, zakat Penghasilan (profesi) merupakan zakat yang dikeluarkan dari penghasilan yang telah kita peroleh, namun harus mencapai nishabnya terlebih dahulu. Zakat ini dikeluarkan apabila kita menerima penghasilan (gaji). Zakat penghasilan yang harus kita keluarkan adalah 2,5% dari hasil penghasilan ketika kita mendapatkan penghasilan.

Begini Cara Menghitung Zakat penghasilan, Yuk Tunaikan

Begini Cara Menghitung Zakat penghasilan, Yuk Tunaikan

Siapa Sajakah Yang Wajib Untuk menunaikan zakat penghasilan

Kak, penghasilan merupakan setiap pendapatan berupa gaji yang didapatkan dengan cara yang baik dan juga halal. Mereka itu seperti para pejabat Negara, pegawai maupun karyawan. Apabila telah mencapai nishabnya, maka wajib untuk mengeluarkan zakat penghasilan. Kak, jadi Bagi umat muslim yang sudah berpenghasilan baik sedikit maupun banyak, maka zakat profesi sangat penting untuk segera ditunaikan.

Mengapa Zakat Penghasilan Wajib Ditunaikan

Kak, ahwa semua penghasilan yang telah didapat melalui profesi tertentu wajib untuk menunaikan zakat, terutama jika telah mencapai nisab. Hal tersebut tentu didasarkan pada ketentuan Al-Qur’an yang bersifat umum yang mewajibkan semua harta untuk dikeluarkan zakatnya.

Baca Juga : Jenis-Jenis Zakat, Syarat Serta Tata Cara Dalam Perhitungannya

Kapan Penghasilan Kita Sudah Mencapai Nishab

Kak, perlu kita ketahui di dalam melaksanakan zakat penghasilan harus mengenal yang namanya dengan nisab. Nah, ketentuan di atas dinyatakan bahwa wajib bagi setiap profesi untuk menunaikan zakat jika sudah mencapai nisabnya. Lalu kapankah penghasilan kita dikatakan sudah mencapai nisabnya.

Kak, saat ini senilai 522 kg beras. Jika jumlah harta yang ia dapatkan  lebih dari jumlah nisab maka diwajibkan membayar zakat penghasilan. Sedangkan jika harta yang didapatkan dari hasil kerjanya kurang maka tidak diwajibkan untuk menunaikan zakat.  Sebagai contoh, harga 1 kg beras saat ini kurang lebih Rp 11.000 sehingga besar nishab adalah Rp 5.742.000 juta. Dengan demikian misalnya Pak Alan menerima gaji sebesar Rp 6.000.000 per bulan, maka dirinya wajib untuk mengeluarkan zakat penghasilan.

Tempat Untuk Menunaikan Zakat Penghasilan

Sahabat, untuk memudahkan dalam menunaikan zakat, Laznas Griya Yatim & Dhuafa menerima dan juga menyalurkan zakat yang kakak keluarkan kepada mereka yang berhak untuk menerimanya. Semoga Allah membalas dan juga menerima harta yang kakak zakatkan. Yuk, tunaikan zakat melalui Donasi Online di Donasiberkah.id. Aamiin. Jadi ini artikel tentang cara menghitung zakat penghasilan, yuk kita tunaikan zakat tersebut.

Saat Gajian, Saatnya Tunaikan zakat Penghasilan

Donasiberkah.id – Kak, bagi setiap umat muslim yang sudah berpenghasilan, zakat profesi sangatlah penting untuk segera kita tunaikan. Lalu, apakah kita sudah menunaikan zakat profesi dari penghasilan yang kita dapat saat ini. Kak, saat gajian sudah didapatkan maka saatnya untuk tunaikan zakat penghasilan. Agar keberkahan dari penghasilan yang telah kita dapatkan. Nah Agar kita paham apa saja yang perlu diketahui untuk menunaikan zakat profesi.

 Apa itu Zakat Penghasilan

Zakat Penghasilan (profesi) merupakan zakat yang dikeluarkan dari penghasilan yang telah didapat jika telah mencapai nishabnya. Zakat ini dikeluarkan setiap kita menerima penghasilan. Zakat penghasilan adalah ijtihad para Ulama saat ini, yang memiliki alasan dan dasar yang sangat kuat.

Siapa sajakah yang wajib menunaikan zakat penghasilan

penghasilan merupakan setiap pendapatan berupa gaji, honorium, upah, jasa dan lain sebagainya yang didapatkan dengan cara yang halal. Para Ulama berpendapat bahwa setiap penghasilan baik rutin seperti pejabat Negara, pegawai atau karyawan, maupun tidak rutin seperti dokter, pengacara, konsultan dan sejenisnya, serta pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan bebas halal lainnya.

Apabila telah mencapai nishabnya, maka wajib untuk menunaikan zakat penghasilan. Kak, jadi Bagi umat muslim yang sudah berpenghasilan, zakat profesi sangat penting ditunaikan. Sebagaimana Allah TA’ala berfirman : “Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui” (QS. At-Taubah : 103).

Mengapa Zakat Penghasilan Wajib Ditunaikan

Kak, ahwa semua penghasilan yang telah didapat melalui profesi tertentu wajib untuk menunaikan zakat, terutama jika telah mencapai nisab. Hal tersebut tentu didasarkan pada ketentuan Al-Qur’an yang bersifat umum yang mewajibkan semua harta untuk dikeluarkan zakatnya.

Saat Gajian, Saatnya Tunaikan zakat Penghasilan

                     Saat Gajian, Saatnya Tunaikan zakat Penghasilan

Kapan Penghasilan Kita Sudah Mencapai Nishab

Kak, dalam ketentuan diatas dinyatakan bahwa wajib bagi setiap profesi untuk menunaikan zakat jika sudah mencapai nisabnya. Lalu kapankah penghasilan kita dikatakan sudah mencapai nisabnya. Jika jumlah penghasilannya dalam satu tahun atau satu bulan sudah mencapai nisab, maka ia diwajibkan mengeluarkan zakatnya sebesar 2,5  Persen. Zakat profesi dapat dikeluarkan setiap bulannya dan bisa juga dilakukan setiap tahun.

Bagaimana Cara Menghitung Zakat Penghasilan

Kak, dalam perhitungan zakat penghasilan, ada dua cara yakni :

  1. Cara pertama yaitu : zakat dihitung dari penghasilan yang di dapat secara keseluruhan, tanpa dikurangi kebutuhan pokok dalam sehari-hari. Maka penghitungan zakat penghasilanya adalah : Penghasilan Keseluruhan X 2,5 Persen
  2. Cara kedua yaitu : zakat dihitung dari penghasilan yang di dapat secara keseluruhan, dikurangi kebutuhan pokok. Maka penghitungan zakat penghasilanya adalah (Penghasilan Keseluruhan – Pengeluaran Pokok) x 2,5 Persen

Dimana tempat untuk menunaikan zakat penghasilan

Nah Kak, untuk memudahkan dalam mengeluarkan zakat, terlebih dalam mengeluarkan zakat penghasilan. Laznas Griya Yatim & Dhuafa menerima dan juga menyalurkan Zakat, Infaq, Shadaqoh dan Wakaf. Semoga Allah menerima apa yang Kakak keluarkan dan memberkahi di dalam hartanya. Yuk, tunaikan melalui Donasi Online di Donasiberkah.id,, Aamiin.

Bentengilah Harta Dengan Zakat

Donasiberkah.id – Sahabat Dermawan, uang atau harta itu bisa menjadi kebaikan bisa juga menjadi keburukan bagi pemiliknya. Harta yang kita miliki akan menjadi kebaikan jika kita mendapatkannya dengan cara yang halal dan juga baik, dan dikeluarkan pun untuk hal-hal yang baik. Namun, perlu diketahui bahwa harta kita itu akan menjadi keburukan jika masih ada hak-hak orang lain di dalamnya. Maka dari itu, harta yang kita miliki harus dibentengi dengan zakat. Inilah artikel Bentengilah Harta Dengan Zakat, yuk kita simak.

Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Bentengilah hartamu dengan zakat, obatilah penyakitmu dengan sedekah, dan hadapi ujianmu dengan doa.” (HR. Thabrani). Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman : “Ambillah zakat dari harta mereka guna membersihkan dan menyucikan mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, maha mengetahui” (QS. at-Taubah: 103).

Bentengilah Harta Dengan Zakat

                                         Bentengilah Harta Dengan Zakat

Zakat Perkara Yang Sangat Penting

Kak, zakat merupakan perkara yang sangat penting di dalam kehidupan, sebagaimana seperti kit melaksanakan shalat wajib. Oleh karena itu, Allah Ta’ala sering mengiringi penyebutan zakat di dalam Al Qur’an dengan shalat agar kita tidak hanya memperhatikan kewajiban kita terhadap  Allah saja.

Akan tetapi juga memperhatikan hak saudara-saudara kita, dengan mengurangi beban saudara-saudara kita yang tidak mampu melalui zakat yang kita keluarkan. Namun saat ini banyak yang tidak tau tentang manfaat dari zakat itu sendiri. Padahal di balik syari’at yang Allah perintahkan banyak terdapat faedah dan hikmah yang begitu banyak, yang dapat dirasakan salah satunya Allah akan menjaga dan juga membentengi harta yang kita miliki.

Griya Yatim Memudahkan Dalam Menunaikan Zakat

Kak, untuk memudahkan dalam pembayaran zakat, Laznas Griya Yatim dan dhuafa memudahkan dan menyediakan pelayanan pembayaran zakat. Donasi zakat yang Kakak keluarkan akan disalurkan kepada mereka yang berhak mendapatkannya dan juga untuk program-program dalam pembangunan masyarakat serta bantuan langsung kepada masyarakat fakir dan miskin.

Yuk Kak, tunaikan zakat sebab, dengan zakat yang kita keluarkan, maka hak-hak orang lain pun akan hilang dari harta kita. Maka kita pun akan selamat dari harta orang lain. Karena harta yang kita miliki semua akan di minta pertanggung jawabnya. Semoga Allah menjaga dan membentengi harta kita. Aamiin.

Siapakah Orang Yang Berhak Menerima Zakat Penghasilan?

 Donasiberkah.id – Kak, zakat profesi atau yang kita kenal dengan zakat penghasilan adalah zakat yang dikenakan pada setiap pekerjaan. Zakat ini dibebankan pada semua jenis profesi. Nah, tahukah kita siapa saja yang berhak untuk menerimanya? Siapakah orang yang berhak menerima zakat penghasilan ini, yuk kita simak artikel ini.

Apa itu Zakat Penghasilan ?

Zakat Penghasilan (profesi) merupakan zakat yang dikeluarkan dari penghasilan yang telah didapat jika telah mencapai nisabnya. Zakat ini dikeluarkan setiap kita menerima penghasilan. Zakat penghasilan adalah ijtihad para Ulama saat ini, yang memiliki alasan dan dasar yang sangat kuat untuk ditunaikannya zakat penghasilan.

Mengapa Zakat Penghasilan Wajib Ditunaikan ?

Kak, bahwa semua penghasilan yang telah didapat melalui profesi tertentu wajib untuk menunaikan zakat, terutama jika telah mencapai nisab. Hal tersebut tentu didasarkan pada ketentuan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi yang bersifat umum yang mewajibkan untuk mengeluarkan harta (zakat).

Siapa Orang-Orang yang Berhak Menerima Zakat Penghasilan ?

Kak, zakat ini sama halnya seperti dengan jenis zakat yang lainnya. Zakat penghasilan juga ada ketentuan dan syarat bagi yang hendak menerimanya, tak bisa diberikan kepada sembarang orang. Ada ketentuan dalam syari’at yang mewajibkan golongan penerima zakat, termasuk di antaranya adalah zakat penghasilan.

Kak, terkait golongan penerima zakat telah diatur oleh Allah Ta’ala di dalam Al-Quran yang Artinya : “Sesungguhnya, zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para muallaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berutang, fi sabilillah, ibnu sabil, sebagai ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana” (QS. At-Taubah : 60).

Siapakah Orang Yang Berhak Menerima Zakat Penghasilan?

                    Siapakah Orang Yang Berhak Menerima Zakat Penghasilan?

Kak, dari ayat di atas, diketahui ada delapan golongan yang berhak untuk mendapatkan zakat penghasilan dan juga zakat lainnya. Nah, delapan golongan tersebut adalah:

Fakir

Fakir adalah orang atau golongan yang tak memiliki harta untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya. Sekalipun ada, harta yang mereka miliki tak mencapai setengah dari kebutuhan sehari-harinya.

Miskin

Sedangkan orang yang miskin ini bisa dikatakan lebih baik dibandingkan orang fakir. Mereka punya sedikit harta, dalam memenuhi  kebutuhan sehari-hari mereka. Akan tetapi, golongan ini hanya mampu memenuhi setengah atau lebih dari kebutuhannya sehari-hari.

Amil zakat

Secara khusus amil merupakan pengurus yang mengelola dan juga menyalurkan dalam pembagian zakat.

Mualaf

Mualaf merupakan orang yang baru masuk Islam (baru bersyahadat) dan kondisi imannya masih  lemah. Mereka berhak untuk mendapatkan dari zakat.

Budak

Golongan ini adalah budak yang dikenal pada masa Rasulullah, nah pada zaman itu banyak budak yang berkeinginan untuk merdeka dari penguasaan tuannya dan sedang melakukan pembayaran secara berjangka.

Gharim

Gharim merupakan kelompok orang yang dipenuhi dengan utang, termasuk diantaranya adalah orang yang berhutang demi kebutuhan pribadi atau utang yang disebabkan karena usaha untuk mendamaikan orang lain. Orang yang berhutang berhak untuk menerima zakat, akan tetapi dalam berhutang tidak melanggar hukum Allah.

Fi Sabilillah

Fi sabilillah adalah kelompok orang yang menghabiskan waktunya untuk berjuang di jalan Allah Ta’ala.

Ibnu sabil

Kak, yang dimaksud dengan Ibnu sabil yakni orang yang sedang melakukan sebuah perjalanan (berpergian), yang dimana di dalam perjalanan mereka kehabisan perbekalannya. Tapi ingat bukan yang menderita dalam perjalanan dengan tujuan bermaksiat kepada Allah.

Kak, inilah 8 golongan yang berhak untuk menerima zakat penghasilan yang kita keluarkan. Semoga dengan apa yang kita baca menambah dalam wawasan serta ilmu kita. Yuk tunaikan zakat penghasilan. Semoga Allah Ridha atas apa yang kita keluarkan dan menggantinya dengan balasan yang terbaik. Aamiin.

Apa Bedanya Zakat, Infak Dan Sedekah?

Donasiberkah – Kak, pastinya kita sering dibingungkan dengan istilah zakat, infak dan sedekah? Bukannya semuanya sama-sama mengeluarkan harta untuk diberikan kepada yang menerimanya. Pada dasarnya memang istilah ZIS saling berkaitan. Bagi Sahabat, yang masih bingung apa bedanya antara zakat, infak dan juga sedekah. Biar lebih jelasnya, kita pelajari bersama!

Apa Itu Zakat ?

Kak, zakat hukumnya adalah wajib, zakat sendiri merupakan termasuk dari rukun Islam. Nah, harta yang di keluarkan untuk berzakat sama wajibnya ketika kita menunaikan kewajiban shalat, puasa dan amalan yang di wajibkan lainnya. Harta yang wajib dikeluarkan bagi setiap Muslim atau badan usaha dengan kepemilikan syarat tertentu. Zakat yang kita keluarkan diberikan kepada delapan golongan yang wajib untuk menerima.

Manfaat Menunaikan Zakat

Kak, zakat yang kita keluarkan akan membawa banyak sekali manfaat, salah satu dari manfaatnya Adalah mensucikan harta dan jiwa. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman : “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka, dan mendo`alah untuk mereka. Sesungguhnya do`a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS. At-Taubah : 103).

Apa Bedanya Zakat, Infak Dan Sedekah?

                                   Apa Bedanya Zakat, Infak Dan Sedekah?

Pembagian Zakat

Nah, zakat itu terbagi menjadi dua jenis : Zakat Fitrah dan juga  Zakat Maal. Dalam pelaksanaan zakat fitrah di lakukan setahun sekali yakni pada bulan Ramadhan. dan zakatnya dikeluarkan sebelum shalat Idul Fitri. Sedangkan Zakat Maal dikeluarkan ketika harta yang kita miliki telah mencapai nisabnya.

Apa itu Infak ?

Infak adalah harta yang dikeluarkan oleh tiap-tiap orang di luar zakat untuk kemaslahatan umum. Misalnya infak yang kita keluarkan pada saat memasukan uang ke kotak amal masjid, membantu tetangga yang membutuhkan. Dalam melaksanakan infak tidaklah ada ketentuannya baik waktu maupun tempat, kapan dan dimanapun kita berada.

Manfaat Infak

  1. Allah akan mengganti harta yang dikeluarkan
  2. Harta yang dikeluarkan membuka pintu rezeki
  3. Harta yang dikeluarkan akan melipat gandakan rezeki
  4. Harta yang dikeluarkan akan menaungi di hari kiamat
  5. Menyembuhkan dari penyakit

Apa itu Sedekah ?

Kak, kalau sedekah adalah mengamalkan segala macam kebaikan di jalan Allah. Nah, amalan ini bukan hanya semata-mata menginfakan harta di jalan Allah akan tetapi mencakupi dari kegiatan seperti berdzikir, akan tetapi senyum terhadap saudara merupakan bentuk dari sedekah. Manfaat dari sedekah sama halnya seperti berinfak

Kak, kesimpulannya, bahwa antara zakat, infak dan juga sedekah terdapat pada hukumnya. Bahwa menunaikan zakat adalah wajib, akan tetapi menunaikan infak dan sedekah adalah sunnah. Nah Kak, yuk kita tunaikan di antara ketiganya, agar kehidupan kita makin berkah. Aamiin.

Zakat Maal Dan Syaratnya Yang Wajib Diketahui

Donasiberkah.id – Sahabat, setiap orang muslim yang memiliki harta dan telah mencapai atau memenuhi syarat wajib zakat, maka hendaknya untuk membayar Zakat Mal. Nah Kak, sebelum kita menunaikan zakat, maka hendaknya kita mengetahui tentang zakat maal, syarat dan kewajiban yang harus diketahui. Inilah artikel mengenai zakat maal dan syaratnya yang wajib diketahui.

Pengertian zakat Maal

Kak, zakat mal menurut bahasa yakni segala sesuatu yang diinginkan oleh setiap manusia. Bai untuk dimiliki, di pergunakan (manfaatkan), atau disimpan. Sedangkan menurut istilah, segala sesuatu yang dapat dimiliki (dikuasai) dan dapat digunakan (dimanfaatkan).

Nah Kak, sesuatu dapat disebut dengan maal (harta) apabila telah memenuhi dua syarat, yakni :

  • Dapat dimiliki, disimpan, dihimpun, dikuasai.
  • Dapat diambil manfaatnya sesuai dengan ghalibnya. Misalnya rumah dijadikan kontrakan, mobil disewakan, ternak yang menghasilkan, serta hasil pertanian, uang, emas, perak, dll.

Ketahui Dalil dan Juga Hukum Dari Zakat Maal

Kak, di dalam Al-Qur’an banyak sekali dalil yang menyebutkan tentang di antaranya Allah berfirman : “Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu….” (QS. Al-Baqarah : 267).

Dan di dalam hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Islam dibangun di atas lima perkara: bersyahadat (bersaksi) bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya, mendirikan shalat,  melaksanakan puasa (di bulan Ramadan), serta menunaikan zakat, dan berhaji ke Baitullah (bagi yang mampu)” (HR. Muslim).

Zakat Maal Dan Syaratnya Yang Wajib Diketahui

                                  Zakat Maal Dan Syaratnya Yang Wajib Diketahui

Kak, zakat merupakan salah satu rukun Islam dan juga menjadi salah satu unsur yang penting bagi penegakan agama Allah. Oleh karenanya, hukum mengeluarkan zakat adalah wajib bagi setiap orang Islam. Akan tetapi yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu. Zakat juga merupakan kegiatan amal sosial, yang dapat membantu dan menolong kebutuhan umat manusia.

  1. Syarat Wajib Zakat

Syarat  bagi orang yang diwajibkan untuk menunaikan zakat sebagai berikut :

  1.   Islam
  2.   Merdeka
  3.   Berakal dan baligh
  4.   Berkecukupan, mampu secara finansial
  5.   Hartanya yang dimilikinya telah memenuhi nisab

 Nisab dan Waktu Mengeluarkan Zakat Maal

Sahabat, mengenai nisab atau syarat jumlah untuk menunaikan zakat maal yakni, 85 gram apabila dalam bentuk emas. Atau bila dalam bentuk harta lain, maka yang setara harga emas 85 gram dari nisab tersebut diambil 2,5% sebagai kadar zakat maal.

Maka, dalam perhitungannya sebagai berikut :

Nisab zakat maal: 2,5% x jumlah harta yang telah mencapai nisab selama 1 tahun.

Contoh, Pak Alan memiliki emas 89 gram yang disimpan selama satu tahun penuh, maka wajib zakat yang harus dikeluarkan dalam setahun dari harta tersebut, adalah sebesar 2,5% x 89 gram = 222,5 gram atau uang setara dengan harga emas tersebut.

Yuk Kak, segera tunaikan zakat apabila telah mencapai nisabnya. Dengan menunaikan zakat di Laznas Griya Yatim dan Dhuafa, Insya Allah akan membawa keberkahan. Aamiin. 

Inilah Jenis Harta yang Wajib Di Zakatkan
Donasiberkah.id – Kak, kewajiban untuk menunaikan zakat merupakan salah satu di antara rukun Islam yang wajib untuk segera ditunaikan. Nah Kak, perintah untuk menunaikan zakat sudah tercantum di dalam Al-Qur’an. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman : “Ambillah zakat dari harta mereka guna membersihkan dan menyucikan mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, maha mengetahui” (QS. at-Taubah: 103). Jadi inilah jenis harta yang wajib dizakatkan, agar kita bisa mengetahui mana harta kita yang harus di keluarkan untuk zakat? Nah yuk, kita kethui jenis harta yang wajib di zakatkan. Dan Allah juga berfirman, “(Yaitu) orang-orang yang jika Kami berikan kedudukan di bumi, mereka melaksanakan sholat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan kepada Allah lah kembali segala urusan,” (QS. Al-Hajj : 41). Kak, sejatinya zakat adalah sejumlah harta yang Allah titipkan, yang hendaknya harus kita keluarkan untuk mereka yang berhak mendapatkannya. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman : “Dan pada harta benda mereka ada hak orang miskin yang meminta, dan hak orang miskin yang tidak meminta” (QS. Adz-Zariyat : 19). Nah Siapa Sajakah Yang Wajib Untuk Mengeluarkan Zakat? Kak, menurut Al-Qur’an, Al-Sunnah dan juga Pendapat Para Ulama, “Bahwa setiap muslim yang memiliki harta yang sudah mencapai nishabnya, diwajibkan untuk menunaikan zakat. Sebagian Ulama mengatakan, termasuk anak yang belum balig dan juga orang gila, dikenakan untuk membayar zakat apabila memiliki harta yang sudah mencapai nishabnya, maka orang tuanya wajib mengeluarkan zakat atas nama mereka. "<yoastmark

Harta Benda Yang Wajib Dizakati  

1. Zakat Emas dan Perak

Kak, zakat emas dan perak yaitu zakat yang dikeluarkan berupa logam mulia, sebab di dalam harta emas dan perak berpotensi berkembang.  Emas dan perak wajib untuk dizakati walaupun dalam bentuk uang atau batangan, ketika telah mencapai nisabnya, mencapai satu tahun (haul), dan bersih dari hutang serta kebutuhan-kebutuhan pokok. Jika emas telah mencapai dua puluh dinar dan haul, wajib dikeluarkan zakatnya 2,5 %.

2. Zakat Perhiasan

Para ulama telah bersepakat bahwa intan, mutiara, permata dan juga batu berlian tidak wajib dizakati, kecuali jika dijadikan barang perniagaan. Sebagaimana seorang Ulama berpendapat bahwa emas dan perak wajib dizakati ketika mencapai nisabnya.

4. Zakat Hasil Pertanian

Yakni zakat yang dikeluarkan hasil panen dari pertanian, nah zakatnya dapat berupa buah-buahan, padi maupun sayur. Kak, dalam ketentuan di keluarkannya zakat pertanian adalah hasil pertanian,  apabila hasil pertanian sudah mencapai kurang lebih 653 Kg.

5. Zakat Tabungan

Nah Kak, Apabila seorang muslim memiliki harta yang telah disimpan di dalam tabungan dan sudah  terhitung selama satu tahun, maka nilainya setara 85 gran emas maka wajib untuk mengeluarkan zakat sebesar 2,5 persen.

6. Zakat Investasi

Zakat investasi adalah zakat yang harus dikeluarkan atas dasar bahwa harta yang diperoleh dari hasil investasi yang dimilikinya. Seperti rumah (bangunan) atau kendaraan yang disewakan. Zakat investasi ini ditunaikan apabila telah mendapatkan hasil, bahwa zakat yang dikeluarkan 5 % untuk penghasilan kotor dan 10 % untuk penghasilan bersih.

7. Zakat Barang Temuan

Barang temuan ini adalah barang yang ditemukan, dan barang tersebut sudah lama (bertahun-tahun dan tidak diketahui pemiliknya). Maka harta tersebut di wajib untuk segera di tunaikan  dengan hitungan sebesar 20 %. Kak, Itulah jenis harta yang wajib dizakatkan. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu kamu dalam mencari informasi mengenai zakat serta menjadi paham bahwa harta apa saja yang harus dizakatkan. Inilah artikel yang membahas tentang jenis harta yang wajib dizakatkan.

Zakat Maal Mensucikan Harta Dan Jiwa

Donasiberkah.id – Di dalam ajaran Islam zakat merupakan kewajiban yang harus segera kita tunaikan. Zakat termasuk salah satu rukun Islam. Nah Kak, dengan posisi sebagai salah satu rukun Islam. Maka wajib bagi setiap Muslim untuk menunaikannya. Sebab zakat dapat menyucikan dan membersihkan harta maupun jiwa dari berbagai sifat-sifat buruk seperti bakhil dan akhlak tercela bagi orang yang menunaikannya. Inilah artikel zakat maal yang dapat mensucikan harta dan jiwa.

Tunaikan Zakat, Maka Allah akan Mendatangkan Banyak kebaikan

Kak, membayar zakat dengan tepat pada waktunya tentu akan mendatangkan banyak sekali  kebaikan, di antaranya Allah akan memberikan (menumbuhkan) sifat dermawan dan rasa syukur di hati kita. Selain itu, zakat yang kita keluarkan dapat memberikan kebahagiaan kepada mereka yang menerimanya untuk kehidupan yang akan lebih baik lagi.

Nah Kak, dengan zakat yang kakak keluarkan juga membuat yang menerimanya terhindar dari rasa iri dan dengki kepada yang memiliki harta berlebih, karena dengan menunaikan zakat segala keburukan dapat terhindarkan. Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Jika kamu telah menunaikan zakat hartamu, maka engkau telah menghilangkan potensi keburukannya bagimu(HR. al-Hakim).

Zakat Maal Mensucikan Harta Dan Jiwa

Zakat Maal Mensucikan Harta Dan Jiwa

Pembagian zakat maal

Sahabat, zakat maal sendiri terbagi menjadi beberapa macam, diantaranya yakni zakat hasil pertanian, hewan ternak, emas dan perak, perniagaan, hasil tambang, barang temuan (rikaz), dan juga zakat profesi. Berikut ini adalah macam-macam dan juga pengertiannya.

  1. Zakat Hasil Pertanian, yaitu zakat yang dikeluarkan dari hasil tumbuh-tumbuhan atau tanaman yang bernilai ekonomis. Yakni seperti biji-bijian, umbi-umbian, sayur-sayuran, buah-buahan, tanaman hias, dedaunan, rumput-rumputan, dan lain-lain.
  2. Zakat Hewan Ternak, yaitu zakat yang dikeluarkan hasil dari peternakan meliputi hewan besar seperti unta, sapi, kerbau. Dan juga hewan peternakan kecil (kambing, domba), serta hewan unggas (burung, ayam, itik).
  3. Zakat Emas dan Perak, zakat yang di keluarkan berupa logam mulia dimana selain sebagai barang tambang. Akan tetapi juga sering dijadikan sebagai perhiasan. Nah, Islam memandang bahwa harta emas dan perak sebagai harta yang potensial untuk berkembang. Oleh karenanya, di dalam syariat Allah. Mewajibkan untuk menunaikan zakat atas keduanya, baik berupa uang,  logam, bejana, souvenir, ukiran, atau berupa yang lainnya.
  4. Zakat Perniagaan, yaitu zakat yang dikeluarkan dengan semua jenis barang yang di peruntukkan untuk diperjual-belikan, baik berupa barang seperti alat-alat, pakaian, makanan, perhiasan, dan lain-lain.
  5. Zakat Hasil Tambang, zakat yang dikeluarkan hasil dari tambang di dalam perut bumi berupa benda-benda dan memiliki nilai ekonomis seperti emas, perak, timah, tembaga, marmer, minyak bumi, dan lain-lain.
  6. Zakat Barang Temuan (Rikaz), yaitu harta yang terpendam dari zaman dahulu atau biasa disebut juga harta karun. Dengan harta tersebut hendaknya dizakatkan, agar harta yang kita temukan membawa kepada keberkahan.
  7. Zakat Profesi, yaitu zakat yang wajib untuk ditunaikan. Atas harta yang berasal dari pendapatan (atas jerih payah) atau penghasilan rutin dari pekerjaan yang tidak melanggar syariat Allah.

Yuk Kak, segera tunaikan kewajiban berzakat, agar harta yang kita zakatkan dapat menyucikan harta dan juga jiwa. Aamiin. Yuk, segera tunaikan zakat anda di Laznas Griya Yatim dan Dhuafa, Insya Allah akan membawa keberkahan pada harta dan juga jiwa.

Jenis Jenis Zakat

Donasiberkah.id – Zakat merupakan harta tertentu yang wajib dikeluarkan apabila telah tercapai syarat yang diatur sesuai Al-Qur’an dan Hadits. Nah zakat hanya bisa dikeluarkan kepada delapan golongan penerima zakat. Sebelum menunaikan zakat, maka kita harus mengetahui tentang jenis-jenis zakat, syarat dan juga tata cara dalam perhitungannya. Yuk kita simak artikel jenis-jenis zakat, syarat serta tata cara dalam perhitungnya agar kita paham, insya Allah.

Pengertian Zakat

Sahabat, mengenai pengertian zakat berasal dari kata “zaka” yang berarti tumbuh, suci, baik, berkah, berkembang, subur atau bertambah. Nah, dalam makna tumbuh, berkembang, subur menunjukkan bahwa dalam menunaikan zakat akan mengakibatkan turunnya banyak keberkahan, memebrsihkan jiwa, dan mendatangkan berbagai kebaikan serta pahala. 

Jenis-jenis dan Macam-macam Zakat

  1. Jenis Zakat Fitrah

Sahabat, awal mula di syariatkannya zakat fitrah yakni pada tahun kedua Hijriah. Zakat fitrah menjadi pengeluaran yang diwajibkan kepada setiap muslim yang mempunyai kelebihan harta sebagai tanda rasa syukur kepada Allah, karena telah menyelesaikan ibadah wajib yakni ibadah puasa. Selain untuk meringankan beban fakir miskin. Zakat juga bisa dikatakan untuk membersihkan dosa-dosa kecil selama melaksanakan puasa Ramadan.

Sahabat, dalam pendapat para ulama sepakat bahwa jenis zakat fitrah hukumnya wajib bagi setiap orang Islam. Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah di bulan Ramadan sebanyak satu sha kurma atau gandum atas setiap muslim merdeka atau hamba sahaya laki-laki atau perempuan (HR. Bukhari Muslim).

Jenis-Jenis Zakat Syarat serta Tata Cara Dalam Perhitungannya

                     Jenis-Jenis Zakat Syarat serta Tata Cara Dalam Perhitungannya

Kadar dalam membayar zakat fitrah : 2,5 kg / 3,5 liter beras

Nah, Zakat fitrah yang kita tunaikan dalam bentuk beras atau makanan pokok seberat sebagian para ulama mengatakan 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa, dan sebagian ulama yang menganjurkan untuk melebihkannya. Kualitas beras atau makanan pokok harus sesuai dengan kualitas beras atau makanan yang terbaik atau makanan pokok yang dikonsumsi kita sehari-hari. Namun, beras atau makanan pokok tersebut dapat diganti dalam bentuk uang senilai 2,5 kg atau 3,5 liter beras.

  1. Jenis Zakat Maal

Sahabat, menurut bahasa, kata mal yang berarti kecenderungan, atau segala sesuatu yang diinginkan sekali oleh manusia untuk dimiliki dan disimpannya. Sedangkan menurut syarat, mâl adalah segala sesuatu yang dapat dimiliki atau dikuasai dan dapat digunakan (dimanfaatkan) sebagaimana lazimnya.

Sahabat, menurut bahasa kata “mal” yang berarti kecenderungan, atau segala sesuatu yang sangat diinginkan oleh kebanyakan manusia untuk dimiliki, dikuasai serta disimpan. Sedangkan menurut syara sendiri “mal” merupakan segala sesuatu yang dapat dimiliki atau dikuasai yang dapat digunakan (dimanfaatkan) sebagaimana lazimnya.

 Batasan Nisab di Dalam Zakat Mal

 Nah, nisab zakat mal tersebut setara dengan 85 gram emas. Contoh dalam perhitungan zakat mal Bapak Aep selama 1 tahun penuh memiliki harta yang tersimpan (emas/perak/uang) senilai Rp100.000.000,-. Jika harga emas saat ini Rp700.000,-/gram, maka nishab zakat senilai Rp59.000.000,-. Sehingga Bapak Aep sudah wajib zakat. Zakat maal yang perlu Bapak A tunaikan sebesar 2,5% x Rp100.000.000,- = Rp2.500.000.

Nah Kak, di dalam zakat mal terdapat 4 jenis zakat yakni : Zakat Profesi, Zakat Perdagangan, Zakat Saham, dan Zakat Perusahaan. Inilah artikel mengenai jenis-jenis zakat, syarat serta tata cara dalam perhitungannya. Yuk Kak, kita tunaikan zakat, agar harta yang kita punya jauh dari riba.  Semoga Allah memberikan kepada kita kemampuan untuk melakukan hal tersebut. Aamiin.