Griya Yatim & Dhuafa

Al-Wahn Terlalu Cinta Dunia dan Takut Kematian

Sahabat, salah satu hal yang sangat membahayakan keimanan seorang muslim adalah cinta dunia (Al-Wahn). Bahaya cinta dunia sangatlah besar, sampai-sampai hal tersebut bisa menyebabkan seseorang kafir dan menjual agamanya. Perlu kamu ketahui bahwa Al-Wahn, Terlalu Cinta Dunia dan Takut Kematian.

Dunia yang penuh dengan tipu daya ini, perlu kita waspadai. Bahkan Rasulullah khawatir terhadap umatnya yang terpedaya oleh gemerlapnya dunia. Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya di antara yang aku khawatirkan pada diri kalian setelah peninggalanku ialah dibukakannya bunga dunia dan pernak-perniknya untuk kalian.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Rasulullah bersabda : “Bersegeralah beramal shalih, sebelum datang fitnah-fitnah yang banyak. Seseorang di waktu pagi masih beriman, namun di sore hari ia kafir. Atau seseorang di sore hari ia beriman, dan di pagi hari ia kafir. Ia menjual agamanya dengan secuil kesenangan dunia.” (HR Muslim).

Apa saja ciri-ciri orang yang terkena penyakit Al-Wahn?

Al-Wahn, Terlalu Cinta Dunia dan Takut Kematian

Di antara ciri-ciri orang yang terkena penyakit Al-Wahn adalah sebagai berikut :

  1.       Tidak senang beribadah

Termasuk dalam hal ini adalah malas beribadah dan ketika beribadah ia melakukannya secara kilat dan ingin cepat-cepat selesai. Seperti orang-orang munafik, orang-orang yang terjangkit penyakit Al-Wahn ini hanya mendirikan shalat dengan malas. Mereka mencoba menipu Allah.

Allah berfirman : “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk salat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan salat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.” (QS. An-Nisa : 142) 

  1.       Bakhil dan kikir

Orang yang cinta dunia akan cenderung kikir dan bakhil, ia khawatir jika akan bersedekah nanti akan mengurangi hartanya. Mereka terlalu mencintai dunia, dan terlalu berambisi untuk dunia. Mereka tamak terhadap dunia. Mereka menjadikan dunia yang dicintainya itu sebagai tujuan akhir dari segalanya.

Allah berfirman : “Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Hud : 15-16).

  1.       Suka berdusta

Suka berdusta disini sifatnya umum, baik itu dalam jual beli maupun dalam bidang yang lainnya. Ia tidak takut dengan ancaman dari Allah maka ia berdusta. Mereka bahkan rela berdusta pada dirinya sendiri. Memalingkan wajahnya dari kebenaran yang sebenarnya hatinya mengakui kebenaran tersebut. Namun, kecintaannya terhadap dunia membuat hatinya semakin jauh dari kebenaran.

  1.       Suka berkhianat atau ingkar janji

Mereka berkhianat kepada Allah demi kepentingan dunia. Mereka mengingkari jani-janji nya untuk memperoleh keuntungan. Padahal yang yang seperti itu merupakan kerugian yang besar.

Baca Juga : Dunia Hanyalah Permainan dan Senda Gurau

  1.       Pengecut dan malu dengan kebenaran

Mereka menolak kebenaran yang datang pada mereka sebab mereka takut. Takut akan kehilangan kekayaannya. Mereka malu untuk menerima kebenaran. Yang demikian itu hanyalah kesombongan mereka, sehingga mereka membodohi diri mereka sendiri. 

  1.       Tidak mau beramar ma’ruf dan nahi munkar

Mereka tidak melakukan kebaikan kecuali hanya mengharap imbalan dan pujian manusia. Tidak ada keikhlasan dalam diri mereka. Mereka pun tidak mencegah perbuatan buruk, mereka telah menganggap hal yang buruk tersebut sebagai hal yang wajar.

Sahabat, Ingat bahwa Al-Wahn, Terlalu Cinta Dunia dan Takut Kematian, maka perbanyaklah mengingat Allah. Dengan memperbanyak ingat kepada Allah, kita akan selalu ingat juga bahwa tujuan kita adalah akhirat yang kekal. Bukanlah dunia yang hanya senda gurau ini. Semoga kita dijauhkan dengan penyakit ini. Aamiin…

English EN Indonesian ID
Scroll to Top