Griya Yatim & Dhuafa

Anak Asuh Kemanggisan Tetap semangat Ikuti Ujian Online

Anak Asuh Kemanggisan Tetap Semangat Ikut Ujian Online
               Anak Asuh Kemanggisan Tetap Semangat Ikut Ujian Online

Donasiberkah – Alhamdulillah Kak, adik-adik kita, anak asuh asrama Griya Yatim & Dhuafa cabang Kemanggisan. saat ini mereka sedang fokus untuk mengerjakan ujian sekolah. Hari ini merupakan jadwal terakhir dalam mengikuti ujian. Anak-anak Yatim Griya Yatim & Dhuafa ini tetap semangat mengikuti ujian, meski dari Asrama. Inilah artikel tentang anak asuh kemanggisan tetap semangat ikuti ujian online, yuk kita simak. 

Ujian Sekolah Yang Berbeda dari Sebelumnya

Ujian sekolah yang biasanya dilakukan di sekolah, namun semenjak pandemi kegiatan belajar dilakukan di asrama dengan konsep pembelajaran jarak jauh (PJJ). Karena telah menyebarnya virus corona pada bulan Maret lalu, hingga saat ini masih belum kunjung membaik.

Salah satunya, dalam melaksanakan ujian pagi hari ini yang dilakukan oleh anak-anak berbeda-beda, ada yang mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh gurunya, dan ada juga yang sedang melakukan ujian sekolah.” Tuturnya.

Anak Asuh Kemanggisan Tetap Semangat Ikut Ujian Online
Anak Asuh Kemanggisan Tetap Semangat Ikut Ujian Online

Ujian berbasis daring atau online ini telah dilaksanakan seminggu yang lalu hingga saat ini. Proses ujian yang mereka lakukan sangatlah berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Ujian yang biasanya dilakukan secara bersama-sama di ruangan kelas. Namun kali ini mereka harus mengerjakan ujian dari Asrama dengan berbasis online.

Baca Juga : Anak Asuh Belajar Bersama di Asrama

Ujian Yang Sulit Dan Menantang 

Dalam pelaksanaan ujian sekolah, memang tidaklah jauh berbeda dalam pelaksanaannya. Di berikannya soal, kemudian dikerjakan, pada saat waktu berakhir tanda ujian selesai. Anak-anak mengatakan, “Pengalaman mengikuti ujian ini cukup sulit dan menantang. Selain tanpa ada pengawas yang mengawasi dan mengarahkannya. Sehingga mereka tidak bisa bertanya jika ada soal yang masih kurang jelas atau samar-samar.

Mereka anak-anak dari jam 8 pagi sudah siap, guru memberikan linknya untuk ujian, mereka mengerjakan sesuai waktu yang telah ditentukan oleh pihak sekolah, tutur Abi Asrama. Kemudian lembaran online ujian yang diberikan, tutur Abi, ada dua jenis. Pertama, soal yang mereka berupa pilihan ganda dan yang kedua berbentuk essay. Untuk soal essay mereka harus menyalin setiap jawaban di buku tulis, lalu di kirim ke whatsapp wali kelas mereka.

 “Ujian Ini lebih sulit dan rumit  karena tidak ada yang mengarahkan seperti oleh gurunya, kalo untuk materinya sudah menghafal dari semalam,” ungkap anak-anak.

Yuk Kak, Bantu Kebaikan Untuk Masa Depan Anak Yatim

Ayo kakak-kakak #SahabatDermawan dan juga #OrangBaik, bantu ratusan anak-anak yatim & dhuafa agar bisa tetap sekolah hingga tuntas dan dapat menggapai cita-citanya. Dengan cara klik Link Kebaikan ini :

Baca juga : Ulurkan tangan Bantu Fasilitas Belajar Yatim

Terima kasih kak, telah senantiasa membersamai kami untuk wujudkan kebahagiaan mereka, semoga Allah Ta’ala membalas setiap kebaikan yang kakak berikan. Aamiin.

English EN Indonesian ID
Scroll to Top