Griya Yatim & Dhuafa

Antara si Kaya dan si Miskin

admin

Allah menciptakan manusia dengan berbagai macam perbedaan. Allah berfirman : “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.” (QS. Al-Hujurat : 13). Berbagai macam perbedaan pada manusia, merupakan salah satu tanda-tanda kekuasaan Allah. Inilah perbedaan Antara si Kaya dan si Miskin yang perlu kamu ketahui.

Allah juga sudah menentukan takdir makhlukNya dengan berbeda-beda, misal dalam hal rezeki. Rezeki yang Allah berikan kepada kita merupakan salah satu dari kemurahanNya. Maka, jangan pernah mengeluh jika rezeki kita tidak sebanyak orang lain. Yang harus kita lakukan adalah tetap bersyukur kepada Allah atas segala yaang telah diberikannya.

Allah Maha Mengetahui, Allah menciptakan adanya orang yang kaya dan orang yang miskin pasti memiliki sebab. Dan Sungguh tidak ada yang dirugikanNya. Setiap kelompok, kaya maupun miskin, memiliki keutamaannya masing-masing. Keutamaan-keutamaan tersebut antara lain.

Keutamaan si Miskin

Jangan bersedih jika kita tidak memiliki banyak harta, atau bisa disebut miskin. Ada banyak keutamaan yang didapat oleh orang miskin. Rasulullah bersabda : “Orang beriman yang miskin akan masuk surga sebelum orang-orang kaya yaitu lebih dulu setengah hari yang sama dengan 500 tahun.” (HR. Ibnu Majah).

Antara si Kaya dan si Miskin

Adanya orang yang lemah diantara kita, merupakan salh satu sebab datangnya pertolongan Allah. Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya Allah menolong umat ini dengan sebab orang-orang lemah mereka di antara mereka, yaitu dengan doa, shalat, dan keikhlasan mereka” (HR. An Nasai).

Lalu, Rasulullah menyebutkan bahwa orang-orang yang lemah itu merupakan ahli surga. Rasulullah bersabda : “Maukah kuberitahu pada kalian siapakah ahli surga itu? Mereka itu adalah setiap orang yang lemah dan dianggap lemah oleh para manusia, tetapi jika ia bersumpah atas nama Allah, pastilah Allah mengabulkan apa yang disumpahkannya….” (HR. Muslim).

Keutamaan orang kaya

Orang yang telah diberikan limpahan harta memang terlihat bahagia. Namun, orang yang memiliki banyak harta itu juga memiliki banyak tanggung jawab. Karena setiap hal yang ada pada diri kita di dunia ini, Allah akan minta pertanggungjawabannya.

Keutamaan orang yang kaya adalah, dia bisa mudah untuk melaksanakan perintah Allah. Mudah untuk berinfaq, mudah untuk bersedekah, bisa membangun masjid, dan lain sebagainya. Namun tantangan terbesar dari orang yang memiliki banyak harta adalah keikhlasan dalam hatinya dan juga sifat kikir dalam dirinya.

Oleh karena itu, jadilah orang yang dermawan ketika Allah telah melimpahkan rezekiNya kepadamu. Karena, banyak sekali ancaman-ancaman yang ditujukan kepada orang-orang kaya yang kikir. Namun dengan memperbanyak sedekah, Insya Allah, Allah akan memberikan kebaikan di dunia dan akhirat.

Larangan merendahkan orang miskin

Sahabat dermawan, diantara perkara yang dicela dan dilarang  ialah merendahkan orang miskin karena kemiskinannya, atau menghinanya sampai kepada tidak memperhatikan urusan mereka, dan mengutamakan orang kaya melebihi mereka disebabkan hartanya. Semuanya itu perbuatan yang dilarang Allah.

Disinilah letak bahayanya, ketika seorang miskin telah tersakiti maka ucapannya adalah doa. Dan Allah tidak akan membiarkan hamba-Nya terlantar tanpa pembela. Mereka memang dipandang remeh oleh manusia, mereka mungkin tak memiliki pembela. Tapi berhati-hatilah, pembela mereka adalah Allah.

Bahkan Rasul pun pernah berpesan agar kita berhat-hati dalam memperlakukan orang yang kurang mampu karena mereka akan punya kekuasaan di Hari Kiamat kelak.Semoga yang belum mampu diberi kemudahan oleh Allah dan yang telah memiliki kelebihan diberi dada yang lapang untuk berbagi kepada sesama.

Baca Juga : Setiap Perbuatan Baik Adalah Sedekah

Sahabat, bukanlah sebab kemuliaan seseorang karna kekayaannya dan bukan pula sebab kehinaan seseorang karna kemiskinan, yang benar orang yang diberi kekayaan ia senantiasa bersyukur dengan lebih empati kepada yang miskin, dan yang miskin senantiasa bersabar dalam ketaatan kepada Allah.

Larangan untuk bersikap hasad

Meskipun kita ditimpa kemalangan. Jangan sampai menimbulkan rasa hasad dalam hati kita. Yaitu rasa tidak suka ketika saudara kita mendapatkan rezeki dan juga kebahagiaan. Penyakit hasad itu berasal dari aqidah yang rusak. Ketika dia membenci orang yang mendapatkan rezeki, secara tidak langsung dia juga membenci Allah yang telah memberikan rezeki kepada orang tersebut. Dia tidak percaya bahwa Allah telah mengatur rezeki setiap makhluknya dengan adil. Aqidah yang rusak akan menimbulkan akhlak yang buruk, salah satu nya adalah hasad.

Makhluk Yang Paling Mulia Di Sisi Allah

Allah berfirman : “Sungguh, yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti.” (Qs. Al-Hujurat : 13). Sahabat dermawan, begitu banyaknya ayat Al-Qur’an dan hadist Rasulullah yang menerangkan tentang pentingnya sifat takwa bagi seorang muslim dalam mengarungi bahtera kehidupan yang singkat ini.

Islam tidak mengajarkan fanatisme kesukuan, Islam juga tidak memandang warna kulit, bentuk fisik atau harta benda. Namun, Islam telah menggariskan siapapun kita, dari mana pun asal kita, tidak ada yang membedaka, kecuali sifat takwa kepada Allah. Sifat takwa ini harus menjadi pengingat dalam seluruh aktifitas kita, karena sifat takwa menjadi barometer seorang hamba dihadapan RabbNya dalam derajat kemuliaan.

Maka Sahabat, Itulah Perbedaan Antara si Kaya dan si Miskin apapun yang kita dapat, syukurilah. Karena sesungguhnya Allah maha Adil dan Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hambanya.

245 views