Griya Yatim & Dhuafa

Bagaimana Al-Qur’an Bisa Mudah Dihafal?

Griya Yatim Dhuafa

Donasiberkah.id- Tidak satu pun kitab atau buku di dunia yang paling banyak dihafal manusia selain Al-Qur’an. Miliaran manusia telah menghafalnya sejak ia diturunkan hingga hari ini.

Inilah sebuah mukjizat abadi yang terus berkelanjutan hingga akhir zaman. Pertolongan Allah SWT yang membuat Alquran begitu digemari untuk dibaca serta mudah untuk dihafalkan.

Kaum muslimin di seluruh dunia pasti pernah menghafal Al-Qur’an di dada & pikiran mereka, baik seluruhnya atau sebagian saja. Minimal surat Al-Fatihah dan sejenisnya mereka hafalkan.

Hingga andai satu kalimat, atau kata, huruf maupun harakat dari Alquran berubah, maka banyak muslimin yang mengetahuinya sebab Alquran telah meresap pada diri mereka.

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman, 

”Sesungguhnya, Kami-lah yang menurunkan Alquran dan Kami pula yang menjaganya.” (Qs. Al Hijr 15 ayat : 9).

The Holy Quran Vector Vector Art & Graphics | freevector.com

Karena itu, banyak umat Islam, termasuk di zaman Rasulullah ﷺ, yang hafal Alquran. Dan terus sepert itu bahkan hingga saat ini, dengan adanya umat yang hafal Alquran, Alquran pun akan senantiasa terjaga hingga akhir zaman. 

Inilah salah satu mukjizat Alquran yang membuat ia mudah dihafal, keindahan sastra Alquran mampu merangkum keluasan makna dengan kalimat singkat dan lugas hingga mudah diucapkan, dipahami dan dihafalkan.

Contohnya adalah surat Al Ikhlas yang berbicara tentang konsep ketuhanan. Alquran dengan tegas dan lugas merangkum konsep theologi yang amat singkat & tegas. Padahal banyak buku lain membahasnya dengan ratusan bahkan ribuan halaman yang terkadang masih sulit dimengerti. Namun dalam kesederhanaan konsep tapi sarat makna, surat yang ringkas ini berhasil mengubah pedoman hidup manusia tentang ketuhanan. Lebih lagi, surat ini amat mudah dihafalkan.

22,487 Quran Illustrations & Clip Art - iStock

Alasan kedua mengapa Alquran mudah dihafalkan, sebab hampir 80% struktur kalimat Alquran adalah pengulangan. Contohnya seperti: Innallaha alaa kulli syai’in qadiir… Wa aqiimus shalata wa aatuz zakah…

Dua kalimat tersebut dan banyak kalimat Alquran lainnya terjadi berulang di banyak tempat. Meski diulang berkali-kali, namun ia sarat makna & ajaran yang tidak abai akan konteks dan esensi.

Bacalah surat Al-Qamar pada ayat 17, 22, 32 dan 40! Allah SWT menyatakan bahwa Alquran telah dimudahkan untuk dihafal. 

Holy Quran Wallpapers - Top Free Holy Quran Backgrounds - WallpaperAccess

Dalam empat ayat tersebut, bunyi dan redaksinya persis sama; yaitu tentang kemudahan menghafal Alquran. Empat ayat berulang ini menjadi sugesti positif bagi manusia yang merenunginya bahwa Alquran memang sungguh mudah untuk dihafal.

Baca Juga : Pemenuhan Pangan Anak Penghafal Qur’an

Bila Allah telah menyatakan tentag kemudahan menghafal Al-Quran, lalu apa alasan dan hambatan bagi mereka yang sulit untuk menghafalnya?.

Abdullah bin Ummi Maktum adalah seorang sahabat Rasulullah ﷺ. Syekh Kisyk adalah seorang dai terkenal asal Mesir. Keduanya buta tidak bisa melihat, namun mampu menghafal Alquran. Abdullah bin Abbas R.a. adalah sahabat Rasul ﷺ, Muhammad bin Idris As-Syafi’I adalah seorang imam mazhab. Husein Taba’I adalah doktor cilik dari Iran. Ketiganya mampu hafal Al-Qur’an di usia belia.

Alquran Braille - Yayasan Raudlatul Makfufin

Umar bin Khattab R.a. tadinya seorang musyrik. Namun hatinya luluh saat mendengar surat Thaha yang dibacakan. Ia pun masuk Islam dan menghafal Al-Quran.

Nah, bila mereka yang buta mampu menghafal Alquran, lalu apa alasan kita yang melihat dengan terang? Anak kecil saja mampu, bagaimana usaha kita yang sudah cukup berusia.

Bila seorang musyrik tertarik dengan Islam karena keindahan Alquran, lalu bagamaina kedudukan Alquran di hati kita?

Ayo hafalkan Alquran, hidupmu niscaya bercahaya.

Maukah sahabat jadi bagian dari pensejahtera anak-anak yatim dan dhuafa Penghaal Al-Qur’an? Yuk tunaikan zakat, inaq-sedekah maupun wakaf di link kebaikan di bawah ini:

64 views
English EN Indonesian ID