Griya Yatim & Dhuafa

Bagaimana Cara Memaksimalkan Wakaf ? 

Griya Yatim Dhuafa
Bagaimana Cara Memaksimalkan Wakaf ?
                                      Bagaimana Cara Memaksimalkan Wakaf 

Donasiberkah.org – Sahabat dermawan, wakaf merupakan bagian dari ibadah maliyah dalam agama Islam. Dimana tujuan wakaf, sama halnya dengan zakat, infak, dan sedekah dalam upaya mendorong kesejahteraan masyarakat. Zaman dahulu, pandangan mengenai wakaf identik dengan aset yang berbentuk tanah, yang selanjutnya dijadikan sarana ibadah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan, dan lain-lain. Maka inilah artikel yang membahas tentang bagaimana cara memaksimalkan wakaf. 

Baca Juga : Berwakaf Semudah Belanja Online

Bagaimanakah Caranya ? 

Pemikiran yang menganggap bahwa wakaf hanya dimanfaatkan untuk pembangunan masjid, mushala, madrasah, pondok pesantren, pemakaman, dan lain-lain. Merupakan pemikiran yang tentunya tidaklah salah. Akan tetapi jika merujuk kepada perkembangan teknologi informasi seperti saat ini. Maka ada banyak sekali potensi-potensi wakaf yang dapat dikembangkan selain dari aset yang berbentuk tanah. 

Secara dalil dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata Rasulullah bersabda: “Apabila manusia itu meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga: yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak sholeh yang berdoa baginya.” (HR. Muslim)

Baca Juga : Alirkan Pahala Dengan Wakaf Al-quran

Dengan ini wakaf dinilai sebagai sebuah amalan jariyah, yaitu amalan yang tidak akan terputus pahalanya walaupun orang yang berwakaf (mawaqif) telah meninggal dunia. Dari hadits diatas sesungguhnya masih terbatas pada makna kata saja. Akan tetapi secara praktik kesadaran masyarakat untuk berwakaf masih belum dapat dioptimalkan. 

Beberapa Penyebab Orang Enggan Untuk Wakaf 

  1. Pertama, tingkat kesadaran masyarakat masih minim, seiring dengan minimnya literasi tentang wakaf itu sendiri. Faktor ini secara tidak langsung berkontribusi terhadap masih rendahnya wakaf (wakaf uang) yang terkumpul. Data BWI per 20 Januari 2021, menyebutkan bahwa wakaf uang yang terkumpul baru Rp. 819,36 miliar dari potensi Rp. 180 triliun setiap tahunnya.
  2. Kedua, rendahnya minat untuk melakukan penelitian dengan tema wakaf. Sehingga wakaf masih belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. Seorang peneliti menjelaskan bahwa sepanjang 15 tahun terakhir hampir tidak ada penelitian dengan tema wakaf yang diindeks scopus. 
  3. Ketiga, pengelolaan wakaf masih belum terintegrasi dengan baik. Sehingga mengelola tanah wakaf masih secara parsial. Dan masih dikelola secara tradisional. Disamping itu permasalahan lain pun muncul, yaitu masih banyaknya aset wakaf yang belum tersertifikasi. 
Bagaimana Cara Memaksimalkan Wakaf ?
    Bagaimana Cara Memaksimalkan Wakaf 

Upaya Meningkatkan Produktivitas Wakaf 

Cara untuk meningkatkan produktivitas wakaf, maka MUI mendorong masyarakat untuk berwakaf dengan dikeluarkannya fatwa wakaf uang. Dimana fatwa itu menyebutkan tentang kebolehan berwakaf dengan uang, termasuk didalamnya surat-surat berharga lainya. 

Dengan kemunculan fatwa wakaf uang ini, seolah menjadi pendorong baru bagi masyarakat untuk pemberdayaan wakaf agar lebih produktif. Ditambah dengan terus dipromosikannya wakaf melalui platform-platform yang mudah diakses oleh generasi milenial. Seperti berwakaf melalui web, aplikasi, dan lain-lain sehingga para wakif menjadi mudah untuk berwakaf dalam nominal yang kecil. 

Baca Juga : Kumpulkan Keberkahan Dengan Wakaf Peralatan Klinik 

Menggali Potensi Wakaf Supaya Lebih Produktif 

Untuk menggali potensi wakaf di masyarakat, maka harus menguatkan wakaf dengan cara kelembagaan. Hal ini penting dilakukan karena di beberapa daerah peran lembaga masih terbatas pada pendataan wakaf-wakaf yang telah tersertifikasi. Sementara itu, aset wakaf yang belum tersertifikasi masih belum terdata secara rapi. Sehingga,  pemberdayaannya pun belum dapat secara optimal dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ditambah bentuk promosi wakaf masih belum seintensif promosi ZIS. 

Jika hal ini bisa diakomodir melalui komunikasi yang intensif sehingga problem pengelola wakaf dapat diatasi. Artinya, pengelolaan wakaf dapat dilakukan lebih baik lagi, bahkan sangat dimungkinkan untuk terus berkembang. 

Baca Juga : Mari Berwakaf Untuk Pembangunan Ponpes Yatim Dhuafa

Yuk, Raih Surgamu Dengan Berwakaf

Yuk Sahabat dermawan, bersama Laznas Griya Yatim & Dhuafa (GYD), kita saling berbagi kebahagiaan untuk membantu mereka yang membutuhkan dengan memberikan wakaf terbaik yang dapat kita berikan. Semoga setiap bantuan Sahabat, dapat menjadi amal shalih terbaik yang kelak dapat menyelamatkan dari panasnya matahari di hari kiamat. Mari tunaikan wakaf mu melalui link dibawah ini !

Donasi Sekarang Griya yatim
            Donasi Sekarang Griya yatim

154 views
English EN Indonesian ID