Griya Yatim & Dhuafa

Bagaimana Cara Meredam Syahwat

Griya Yatim Dhuafa
Bagaimana Cara Meredam Syahwat
                                          Bagaimana Cara Meredam Syahwat

Donasiberkah.org –  Setiap manusia pasti memiliki hawa nafsu, dan tak terkecuali makhluk lain yang Allah ciptakan. Sejak manusia lahir, Allah telah membekali dengan nafsu agar dapat menjalankan kehidupannya. secara wajar sebagai makhluk hidup di dunia. Salah satu nafsu yang dimiliki oleh manusia adalah nafsu syahwat. Nafsu syahwat dapat mendatangkan kebaikan apabila dikelola dengan baik. Namun sebaliknya akan menjadi musuh besar bagi manusia apabila ia tidak dapat mengendalikan nafsunya. Maka bagaimana cara meredam nafsu yuk simak artikel berikut ini.

Hawa nafsu adalah aspek ruhaniyah yang sangat mempengaruhi sifat seseorang. Nafsu memiliki tiga macam yaitu nafsu ammarah, nafsu lawwamah dan nafsu muthmainnah. Sedangkan hawa artinya apa yang disukai nafsu (jiwa). Pada Hakikat syahwat adalah keinginan yang cenderung kepada sesuatu. Memenuhi hawa nafsu sebenarnya tidak dianggap salah selama ia ditempatkan di jalan yang benar seperti bersenggama dengan istri.

Baca Juga : Lawan Hawa Nafsumu

Maka Apakah Solusi Yang Tepat Dalam Menangani Nafsu Syahwat ?

Namun, apabila hawa nafsu manusia, lebih cenderung membawanya kepada  dengki, marah, benci, suka dan sifat tercela lainnya. Maka ini adalah sesuatu yang sangat salah. Karena membawa manusia hingga melampaui batas dan melanggar syariat Allah.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya Allah telah menuliskan bagi anak-anak Adam bagiannya dari zina, ia pasti akan mendapatkanya. Zinanya mata memandang yang diharamkan, zinanya lisan membicarakannya, zinanya jiwa mengharap dan membayangkannya sedangkan kemaluannya akan membenarkan hal tersebut atau mendustakannya.” (HR.Tirmidzi).

Allah berfirman : “Maka tatkala wanita itu (Zulaikha) mendengar cercaan mereka, diundangnyalah wanita-wanita itu dan disediakannya bagi mereka tempat duduk, dan diberikannya kepada masing-masing mereka sebuah pisau (untuk memotong jamuan), kemudian dia berkata (kepada Yusuf): “Keluarlah (tampakkanlah dirimu) kepada mereka”. Maka tatkala wanita-wanita itu melihatnya, mereka kagum kepada (keelokan rupa)nya, dan mereka melukai (jari) tangannya dan berkata: “Maha sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia.” (QS. Yusuf : 31)

Baca Juga : Tumbuhkan Pahala Dengan Sedekah

Dalam kisah Nabi Yusuf, meskipun Beliau dicintai dan disukai oleh banyak wanita karena ketampanannya. Nabi Yusuf tidak serta merta mengikuti nafsu syahwatnya untuk melayani wanita-wanita tersebut. Berkat ketaatannya kepada Allah, Nabi Yusuf pun memohon agar dijauhkan dari segala perbuatan buruk karena nafsunya. 

Maka berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meredam syahwat :

Menjalankan Puasa

Dengan menjalankan puasa, wajib maupun sunnah. Maka seseorang akan terlatih untuk mengatur hawa nafsunya. Puasa akan membuat seseorang menjadi terlindungi dari kerusakan akibat nafsu syahwat. 

Allah berfirman : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah : 183)

Baca Juga : Faktor Yang Mempengaruhi Buruknya Akhlak

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Wahai para pemuda! Barang siapa dari antaramu mampu menikah, hendaklah dia nikah, kerana yang demikian itu amat menundukkan pemandangan dan amat memelihara kehormatan, tetapi barangsiapa tidak mampu, maka hendaklah dia puasa, kerana (puasa) itu menahan nafsu baginya.” (HR.Bukhari & Muslim)

Perbanyak Doa

Untuk mengendalikan nafsu syahwat, seseorang dapat memperbanyak doa sebagai berikut : “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari akhlak, amal, dan hawa nafsu yang jelek).” (HR Tirmidzi no.3591)

Perbanyak Istighfar

Dengan naiknya nafsu syahwat, maka setan akan semakin menggoda manusia untuk melampiaskan nafsu tersebut kepada hal-hal yang dilarang oleh Allah, salah satunya adalah berbuat zina. Untuk itu, agar tidak mudah tergoda oleh godaan setan yang terkutuk, perbanyaklah membaca istighfar agar senantiasa ingat dengan Allah. 

Baca Juga : Mengerikannya Dampak Dosa Dan Maksiat

Allah berfirman: “Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah.” (QS. Al-Araf : 200)

Menjaga Pandangan

Mengendalikan hawa nafsu, dapat dilakukan dengan cara menjaga pandangan. Menjaga pandangan artinya menjaga mata dari melihat hal-hal yang tidak diperbolehkan untuk dilihat karena akan menimbulkan dosa. 

Allah berfirman : “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS. An-Nur : 30) 

Baca Juga : Apa Sajakah Bentuk Pengaplikasian Rasa Syukur ?

Perbanyak Baca Al-quran 

Allah berfirman : “Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab. Dan seandainya kamu mengikuti hawa nafsu mereka setelah datang pengetahuan kepadamu, maka sekali-kali tidak ada pelindung dan pemelihara bagimu terhadap (siksa) Allah.” (QS. Ar-Rad:37)

Berkumpul Dengan Orang Sholeh

Salah satu hal yang dapat mempengaruhi perilaku seseorang adalah berada di lingkungan pertemanannya. Maka dari itu berkumpul dan bertemanlah dengan orang-orang sholeh agar tidak terjerumus kedalam perbuatan yang tidak baik. Yang dihasilkan oleh nafsu syahwat.

Menikah 

cara agar nafsu syahwat dapat digunakan secara positif dan mendapatkan pahala adalah dengan menikah. 

Rasulullah bersabda : “Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu menikah, maka menikahlah. Karena menikah lebih dapat menahan pandangan dan lebih memelihara kemaluan. Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia berpuasa; karena puasa dapat menekan syahwatnya (sebagai tameng).” (HR. Bukhari no.5066, Muslim no.1402, dan At-Tirmidzi no.1087) 

Mencintai Allah dan Rasul Dengan Tulus

Allah berfirman : “Katakanlah: “jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusannya”. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.”(At-Taubah : 24)

Baca Juga : Nafsu Merupakan Bagian Ruhani

Menghindari Pemicu Naiknya Nafsu Syahwat

Cara terakhir adalah menghindari pemicu naiknya nafsu syahwat seperti dengan menjaga pandangan,menjaga kemaluan, dan jaga jarak dengan lawan jenis. Serta jauhi perbuatan yang 

Demikianlah penjelasan tentang bagaimana cara menahan nafsu syahwat. Maka sekiranya kita mengamalkan, insyaallah masalah yang dihadapi akan teratasi. Yuk sahabat kita tingkatkan ketaqwaan kita, sibukkan diri dalam ibadah dan beramal. Karena sesungguhnya tujuan hidup kita tidak lain dan tidak bukan yaitu menuju surganya Allah subhanahu wa ta’ala.  

Mari berdonasi dengan cara klik gambar dibawah ini  !

Donasi Sekarang Griya yatim
              Donasi Sekarang Griya yatim
166 views
English EN Indonesian ID