Griya Yatim & Dhuafa

Bagaimana Mata Berpuasa?

Griya Yatim Dhuafa

"Bagaimana

Donasiberkah – Sahabat Dermawan, di bulan Ramadhan ini tidak hanya dianjurkan berpuasa menahan haus dan dahaga, namun mata juga dianjurkan untuk berpuasa. Lalu bagaimana cara mata berpuasa? Mata berpuasa dengan tidak memandang segala sesuatu yang diharamkan. Tidak melihat hal-hal yang berbau maksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Baca Juga : Bulan Suci Ramadhan Menata Iman

Perintah Allah 

“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” Katakan kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangan dan memelihara kemaluan.” (QS. An-Nur : 30-31).

Sahabat, ketahuilah bahwa mata adalah pelaksana keinginan hati dan pintu bagi jiwa. Maka, hanya ada dua pilihan bagi mata, memasukkan kebaikan dan kebenaran, atau mencermati kemungkaran, sehingga pemiliknya akan mendapatkan sebuah siksaan. Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh untuk menjaga pandangan, “Jagalah pandangan mata!” (HR. Bukhari & Muslim).

Bagaimana Mata Berpuasa?
                  Bagaimana Mata Berpuasa?

Bagi orang yang mampu menahan pandangan matanya, Allah akan membalasnya dengan memberikan kebaikan dan manisnya iman di dalam hati mereka. Seorang Ulama berkata, “Orang yang menahan pandangannya dari sesuatu yang haram, batinya sejahtera dengan takwa. Serta lahirnya tertarik mengikuti sunnah, sehingga langkahnya tidak akan salah.

Baca Juga : Ramadhan Jalan Menuju Taubat 

Ramadhan Bukan Sekedar Puasa Badan 

Pada bulan Ramadhan, mata dituntut berpuasa sebagai bentuk ketaatan kepada Allah. Betapa rasa lapar  itu memiliki banyak faedah bagi mata kita. Sebab, rasa lapar dapat menghancurkan keburukan mata, mengekang kemaksiatan, dan membatasi jangkauan pandangannya. 

Ketika orang-orang yang lain membiarkan pandangan mata mereka dan mengumbar mata mereka. Maka, pastinya mereka akan terjerumus ke dalam lembah maksiat dan perbuatan keji. Banyak orang yang perutnya berpuasa dari makanan dan minuman, namun matanya diumbar melihat hal-hal yang haram.

Baca Juga : Menjaga Lisan Pada Saat Berpuasa

Maka, orang yang berpuasa seperti itu, tidak memahami hakikat puasa yang dilakukannya. Oleh karena itu, kita usahakan mata kita berpuasa dari hal-hal yang diharamkan, sebagaimana kita berpuasa dari makanan dan minuman. Dengan membuat mata berpuasa, hati akan menjadi sehat dan jiwa kita merasa nyaman.  

119 views