Griya Yatim & Dhuafa

Bahaya Terlalu Sering Mengkonsumsi Pemanis Buatan

Bahaya terlalu sering mengkonsumsi pemanis buatan sudah sering kita dengar di masyarakat. Adapun penelitian-penelitian yang dilakukan untuk membuktikannya. Inilah pembahasan tentang efek samping terlalu sering mengkonsumsi pemanis buatan.

Makanan atau minuman yang memiliki rasa manis merupakan favorit kebanyakan orang. Terlepas dari jenis rasa manisnya, tiap orang pasti menyukai rasa manis. Namun ada pula yang tidak terlalu menyukainya, sebab rasa manis kerap dianggap dapat menyebabkan diabetes. Ada pula yang mengurangi konsumsi manis untuk menjaga berat badannya.

Sekarang, permasalahan yang membuat orang terpaksa untuk tidak mengkonsumsi manis, seperti diabetes ataupun berat badan, telah teratasi dengan pemanis buatan yang dianggap rendah kalori dan tidak berbahaya untuk penderita diabetes. Rasa manisnya pun lebih dari gula putih biasanya.

Pemanis buatan ini memiliki sisi baik, dengan menyelesaikan permasalahan tersebut. Tapi jika dikonsumsi terlalu sering pun akan berbahaya bagi kesehatan tubuh. Bahkan bukan menyelesaikan permasalahan tersebut, melainkan malahan memperparahnya. 

Dilansir dari berbagai sumber, berikut Bahaya Terlalu Sering Mengkonsumsi Pemanis Buatan :

Bahaya Terlalu Sering Mengkonsumsi Pemanis Buatan

  1. Meningkatkan tekanan darah

Dilansir dari idntimes.com, Konsumsi pemanis buatan berlebih akan mengganggu fungsi jantung untuk memompa darah. Selain itu, bisa juga meningkatkan tekanan darah dan membuat hati membuang lemak menuju aliran darah. Jika dibiarkan, kamu berisiko mengalami aterosklerosis atau pengerasan arteri. Ujung-ujungnya, kamu bisa mengalami sakit jantung.

Karena itu, gak mengkonsumsi gula bukan berarti kamu bisa leluasa mengkonsumsi pemanis buatan. Bukan perkara besar jika kamu mengkonsumsinya sesuai anjuran. Namun, jangan sampai mengkonsumsinya terlalu sering ataupun secara berlebihan.

  1. Menimbulkan rasa lapar

Mengkonsumsi pemanis buatan secara berlebihan akan merusak sistem nafsu makan. Jika terus berlangsung, akan menyebabkan masalah pada metabolisme tubuh. Dampak setelahnya, produksi hormon insulin pun akan terganggu. Sehingga membuat diri kita selalu merasa lapar, meskipun sudah makan.

  1. Menimbulkan gejala efek samping

Mengkonsumsi pemanis buatan secara berlebihan dapat menimbulkan gejala efek samping. Seperti pusing, mual, kembung, dan diare. Jika setelah timbul gejala efek samping  ini, masih tidak berhenti untuk mengkonsumsi pemanis buatan. Maka akan menimbulkan permasalahan yang lebih serius.

  1. Beresiko terkena sindrom metabolik

Sindrom metabolik adalah masalah kesehatan yang disebabkan oleh terganggunya sistem metabolisme. Sindrom metabolik ini umumnya membuat seseorang mengalami gula darah tinggi, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi. Jika dibiarkan, ginjal, jantung hati dan sistem hormon akan terganggu. Risiko terserang stroke tiba-tiba pun bisa terjadi.

  1. Menambahkan berat badan

Meskipun dibilang aman untuk menjaga berat badan, tapi jika dikonsumsi secara berlebihan pun tetap bisa menambah berat badan. Sebuah studi yang dilakukan selama 20 tahun terhadap 120.000 pria dan wanita, yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine, menemukan bahwa orang yang meningkatkan konsumsi minuman manis meski hanya satu porsi per hari, dapat meningkatkan risiko penambahan berat badan dari waktu ke waktu.

Baca Juga : Nutrisi Bermanfaat dalam Gula Aren

Studi-studi lain telah menemukan hubungan yang signifikan antara konsumsi minuman manis dan penambahan berat badan pada anak-anak. Satu studi menemukan bahwa untuk setiap 12 ons soda yang dikonsumsi setiap hari, akan menambah berat badan anak hingga sebesar 60 persen selama 18 bulan.

Itulah kak, bahaya terlalu sering mengkonsumsi pemanis buatan. Secara keseluruhan, dibandingkan dengan gula putih biasa, pemanis buatan yang rendah kalori lebih baik. Namun, pemanis buatan apapun tetap saja menggunakan zat kimia, dan zat kimia pasti akan berdampak buruk jika terlalu banyak mengendap dalam tubuh. 

Jadi, tidak masalah untuk mengkonsumsi pemanis buatan maupun alami, selagi tidak mengkonsumsinya secara berlebihan.

English EN Indonesian ID
Scroll to Top