Griya Yatim & Dhuafa

Bantu Anak Yatim & Dhuafa Untuk Terus Belajar Online

Donasiberkah – Sahabat Dermawan, banyak ratusan Anak Yatim & Dhuafa, tetap terus Semangat menuntut ilmu meskipun terhalang dengan keterbatasan gadget. Kak, pembelajaran secara daring (online) menjadi tantangan tersendiri bagi anak yatim dan dhuafa, pascanya mereka anak yatim & dhuafa binaan  Griya Yatim & Dhuafa terbatas dalam masalah gadget. yuk, simak artikel Bantu Anak Yatim & Dhuafa Untuk Terus Belajar Online.

Kak, proses pembelajaran yang menggunakan Handphone dan Kuota internet menjadi barang yang sangat penting untuk lancarnya proses pembelajaran secara online. Pada masa pemberlakuan new normal, para siswa banyak menggunakan handphone dan juga kuota internet, banyak sekali siswa yang tidak memiliki handphone, kalaupun ada dalam pemakaiannya harus bergantian.

Di Masa Transisi Yang Menyulitkan

Kak, di masa peralihan ini tidaklah mudah karena handphone & kuota seringkali menjadi barang tersier bagi sebagian lapisan masyarakat, “Di rumah, Ibuku ga punya smartphone buat belajar online, adanya hp yang bisanya sms & telpon. Semenjak Bapak meninggal, Ibu harus bekerja siang dan malam buat aku dan adikku. Hal demikian banyak sekali dialami oleh para siswa, tidak terkecuali para siswa anak-anak yatim & dhuafa.

Bantu Anak Yatim Dan Dhuafa Untuk Terus Belajar Online
                Bantu Anak Yatim Dan Dhuafa Untuk Terus Belajar Online

Tapi, Alhamdulillah buat sekolah aku bareng 10 temenku dibantu Griya Yatim Dhuafa. Ada 2 hp yang kami pakai gantian, walaupun sering terlambat absen & terlambat mengirim tugas karena kuota hp sering habis.. – Adnan, Anak Asuh di Griya Yatim & Dhuafa.

Kak, mereka adik-adik yang baru menginjak jenjang SD & SMP saling bergantian menggunakan smartphone yang jumlahnya sangat terbatas. Saat ini, terdapat ratusan anak asuh di cabang-cabang Griya Yatim & Dhuafa lainnya.

Harapan Untuk Masa Depan Mereka

Kak, 3 sampai 4 orang anak biasanya menggunakan 1 smartphone Abi dan Umi. Hal ini, seringkali membuat adik-adik ini kesulitan mengikuti pelajaran, bahkan terlambat mengumpulkan tugas. Harapan Abi & Umi kedepannya, “Semoga dalam fasilitas belajar online seperti Handphone dan juga Kuota diberikan kemudahan. Agar anak-anak yatim bisa fokus dan juga maksimal dalam mencari ilmu.

Sahabat, wabah virus Covid-19 belum juga mereda, bahkan kasus positif terus bertambah. Kondisi ini akan membuat kegiatan belajar terus berlangsung online. Sayang, keterbatasan gadget menjadi tantangan bagi adik-adik binaan Griya Yatim & Dhuafa. Padahal, setiap anak berhak mendapatkan kemudahan menuntut ilmu.

Yuk Bantu Mereka

Melihat keadaan seperti yang dialami oleh adik-adik dalam pembelajaran online. Yuk sama-sama kita turun tangan untuk mempermudah proses belajar online bagi adik-adik di Griya Yatim & Dhuafa agar bisa terus belajar dan mengejar mimpi mereka.

English EN Indonesian ID
Scroll to Top