Griya Yatim & Dhuafa

Bantu Anak Yatim Penuhi Kebutuhan Nenek Tuna Netranya

Donasiberkah – Di masa pandemi yang kini tak kunjung usai, hendaknya kita makin giat dalam bersedekah dengan memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan . Karena di dalam sedekah memiliki manfaat yang luar biasa, yakni dapat mencegah bencana dan bala. Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Bersegeralah kalian untuk mengeluarkan sedekah, karena sungguh bencana tak dapat melewati sedekah” (HR Thabrani). Inilah artikel tentang bantu anak yatim penuhi kebutuhan nenek tuna netranya, yuk kita simak.

Perjuangan Seorang Anak Merawat Neneknya

Kak, ini adalah sebuah kisah yang dialami oleh saudara kita yang membutuhkan. Nurlela, biasa dipanggil Ela, setiap hari sebelum berangkat ke sekolah, selalu menyuapi Neneknya makan. Selepas sekolah ia pun bergegas menyiapkan keperluan Neneknya kembali.

Baca Juga :Bantuan Sosial 50 Anak Yatim Dhuafa Medan

Setelah selesai menyiapkan keperluan neneknya, ia bergegas menyiapkan dan menjual barang dagangannya berupa jajanan anak di samping rumah biliknya. Meski dengan penghasilan dari berjualan jajanan anak hanya Rp.30.000 per hari, ia amat bersyukur. “Alhamdulillah, masih bisa makan aku sama nenek”, ucapnya lirih.

Nurlela telah menjadi yatim dua tahun yang lalu. Ayah yang ia cintai Agus (35 th) meninggal dunia karena tenggelam di sungai saat mencari ikan untuk kebutuhan sehari-hari. Semenjak ayahnya meninggal dunia kehidupan Nurlela semakin memprihatinkan. Kesedihan semakin bertambah, saat ibu yang dicintainya terpaksa pergi merantau mengadu nasib, dan Nurlela dititipkan kepada Neneknya.

Bantu Anak Yatim Penuhi Kebutuhan Nenek Tuna Netranya
          Bantu Anak Yatim Penuhi Kebutuhan Nenek Tuna Netranya

Sejak saat itu, Nurlela tinggal bersama Mursiti (Neneknya, 75 th), disebuah rumah bilik yang sangat sederhana. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Nurlela harus berjualan jajanan anak-anak di samping rumah biliknya. Dengan penghasilan kurang lebih Rp.30.000 per hari, ia gunakan untuk kebutuhan sehari-hari ia dan neneknya.

Selalu Bersyukur Dan Sabar

 “Alhamdulillah masih bisa nyuapin nenek, nenek sudah gak bisa ngeliat (Tuna Netra), semoga aku bisa terus bakti ke nenek”- Nurlela (13 th). Kak, mungkin sebagian dari kita, di usia remaja tengah bermain, tetapi tidak bagi Nurlela. Mungkin sebagian dari kita tengah menikmati hidup di usia senja, tetapi tidak bagi Nenek Mursiti.

Baca Juga : Bantuan sembako yatim dan lansia Di Pelosok Cilejet

Kak, Kali ini Griya Yatim & Dhuafa menyalurkan kepedulian dari Sahabat Dermawan, kepada salah satu warga yatim & dhuafa, yaitu Nurlela. Suasana haru dan bahagia menyelimuti keadaan hari itu, saat relawan kami, Pak Aam selaku petugas Laznas griya Yatim & Dhuafa. Mendatangi tempat tinggal yang bisa dibilang sangat apa adanya, bangunan gubuk dengan sebuah gerobak tua.

Yuk Bantu Nurlela dan Saudara Kita Yang Membutuhkan

Melihat kondisi demikian, Griya Yatim & Dhuafa (GYD) berinisiatif mengajak kepada seluruh #SahabatDermawan dan #OrangBaik untuk membantu Nurlela dan Nenek Mursiti. Agar Nurlela dan Nenek Mursiti dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya.

English EN Indonesian ID
Scroll to Top