News

Bantu Gizi Untuk Anak Yatim & Dhuafa

Sahabat Dermawan, sebagai makhluk hidup mempunyai kebutuhan yang sifatnya fisik maupun non fisik. Kebutuhan itu tidak dapat dihentikan selama hidup manusia untuk mencapai kebutuhan itu. Dalam upaya menanamkan kepekaan untuk saling tolong menolong, kita dapat membiasakan diri dengan menginfakkan atau memberikan sebagian rezeki yang kita peroleh meskipun sedikit, seperti memberi makan kepada anak yatim dan dhuafa. Yuk kita Bantu Gizi Untuk Anak Yatim & Dhuafa.

Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman : “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghabur-haburkan hartamu secara boros…” (QS. Al-Isra : 26).

Meskipun telah banyak yang mengetahui bahwa setiap orang harus mengkonsumsi makanan yang terdiri dari empat sehat lima sempurna, namun belum tentu semua orang punya dan bisa mendapatkannya untuk dikonsumsi, terlebih mereka anak yatim dan dhuafa. Saudara-saudara kita yang  kurang beruntung, yakni anak-anak yatim dan dhuafa.

Bantu Gizi Untuk Anak Yatim & Dhuafa

Kak, jangankan memakan-makanan bernutrisi, untuk makan sehari-hari saja sudah menjadi barang yang sangat istimewa bagi mereka.

Kemudian Allah memerintahkan kita untuk memperhatikan hak-hak anak yatim dan fakir miskin. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman : “Tidaklah kau melihat orang yang menipu agama? yaitu mereka yang membiarkan anak-anak yatim terlantar, dan tidak peduli atas makanan orang miskin” (QS. Al-Maun : 1-3).

Jadi di dalam ayat tersebut, Allah telah menyuruh kepada kita untuk selalu memperhatikan anak yatim dan juga memberi makan kepada orang miskin.  

Menyantuni dan menyayangi mereka adalah sebuah kemuliaan. Mereka adalah sosok yang harus dikasihi, dipelihara dan di perhatikan, sebagaimana Allah Ta’ala berfirman : “Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakanlah “Memperbaiki keadaan mereka adalah baik” (QS. Al-Baqarah : 220).

Baca Juga : Bantuan Peduli Gizi Yatim dan Dhuafa

Mereka yang menyisihkan sebagian rezeki yang mereka miliki untuk menyantuni anak-anak yatim dan dhuafa dengan memberikan mereka makanan bernutrisi.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang mengikut sertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga” (HR. Abu Ya’la dan Thabrani).

Menyantuni dan menyayangi mereka adalah sebuah kemuliaan. Semoga menjadi jalan buat kita mendapat kemuliaan dari Allah dan RasulNya. Aamiin 

Share it on