Griya Yatim & Dhuafa

Bantu Perjuangan 5 Yatim Bersaudara untuk Bertahan Hidup

Donasiberkah – Sahabat Dermawan, menolong kepada sesama bukan karena didorong oleh harta kekayaan, akan tetapi kaya akan hati. Sesuai dengan perintah dalam Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 2 yang artinya : …“Dan tolong menolonglah kamu dalam kebajikan dan taqwa.” Sebagai umat muslim, menolong sesama muslim adalah suatu kewajiban. Oleh karenanya, jika ada saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan haruslah kita tolong. Inilah artikel bantu perjuangan 5 yatim bersaudara untuk bertahan hidup.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa meringankan dari seseorang mukmin salah satu dari kesusahan hidupnya di dunia, niscaya Allah akan meringankan salah satu kesusahan hidupnya pada hari kiamat. Barangsiapa memberi kemudahan kepada orang yang kesulitan, niscaya Allah akan memberi kemudahan baginya di dunia dan akhirat” (HR. Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, An-Nasa’i & bnu Majjah).

Baca Juga : Yuk Bantu Bersama Lawan Corona

Kak, kondisi pandemi yang belum juga usai membuat semua elemen masyarakat dari kalang pejabat dan juga masyarakat kebawah betul-betul merasakan dampaknya, tidak terkecuali pIbunda Salmah dan juga anaknya yang Yatim. Melihat kondisi demikian, Laznas Griya Yatim & Dhuafa secara konsisten memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.

Berusaha untuk Memenuhi Kebutuhan hidup

Kak, kita seharusnya melihat bahwa diluar sana banyak orang yang membutuhkan bantuan dari kita. Salah satunya dari keluarga kecil Ibunda Salamah, “Tiap hari, anak-anak makan mie instan sepiring berlima. Sedih liatnya, tapi upah saya sebagai buruh serabutan, belum bisa buat beli makanan bergizi, apalagi susu. Kadang kalo tidur, saya sering dengar suara perut mereka keroncongan…” – Ibunda Salmah.

Bantu Perjuangan 5 Yatim Bersaudara Untuk Bertahan Hidup
                 Bantu Perjuangan 5 Yatim Bersaudara Untuk Bertahan Hidup

Semua pekerjaan telah ibu ambil, namun penghasilannya sering tak menutup biaya kehidupan di dalam sehari-hari. Kak, kini mereka hanya makan dengan nasi dan lauk garam serta mie instan, menjadi lauk mereka, tidak ada gizi yang didapat oleh keluarga ini. 

Padahal Aep dan keempat adiknya, saat ini masih dalam masa pertumbuhan, terutama Alfin, anak paling bungsu yang usianya baru mencapai 3 tahun. Perut mereka sering keroncongan hingga malam datang, mereka pun terpaksa tidur tanpa makan.

Bahkan saat ini, mereka terancam tidak bisa melanjutkan pendidikan karena sulitnya lapangan pekerjaan selama wabah Covid-19. Meski begitu, Ibu tidak pernah menyerah, ia terus mengupayakan berbagai cara, meski ibu harus pergi di tengah wabah.

Baca Juga : Bantu Anak Yatim & Dhuafa Untuk Kebutuhan Pangan 

Disaat ibu bekerja, Saepul menjaga adik-adiknya yang masih kecil. Di dalam rumah kecil peninggalan ayah, mereka beristirahat di atas karpet tua yang sudah jelek dan juga kusam, mereka saling menjaga dan berdoa untuk bisa bertahan hidup.

Yuk Bantu Mereka

Yuk Kak, bantu perjuangan 5 anak yatim bersaudara untuk bertahan hidup dengan cara berdonasi di httpshttps://kitabisa.com/campaign/bantuyatimberjuanghidup. Sahabat, jangan berhenti untuk melakukan kebaikan, dengan menyisihkan sebagian harta yang kita miliki, untuk membantu mereka. Semoga Allah membalas apa yang Kakak keluarkan. Aamiin. 

English EN Indonesian ID
Scroll to Top