Griya Yatim & Dhuafa

Bantu Perjuangan Yatim Pencari Jamur Tiram

Bantu Perjuangan Yatim Pencari Jamur Tiram
                              Bantu Perjuangan Yatim Pencari Jamur Tiram

Donasiberkah – Sahabat Dermawan, pernahkah kita sadari bahwa masih banyak anak-anak di sekitar kita yang kurang beruntung dalam menjalani hidupnya. Salah satunya adalah adik Bunga (11 thn) sang yatim. Di usianya yang masih muda, ia sudah menjadi yatim dan harus berjuang demi bisa membantu sang ibu dan juga melanjutkan pendidikannya. Inilah artikel mengajak untuk bantu perjuangan yatim pencari jamur tiram, yuk kita simak artikelnya.

Oktober 2020, ayah dari Bunga meninggal dunia akibat penyakit komplikasi, meninggalkan kedua orang putri bernama Bunga dan Cahaya (5 th). Sejak saat itu, Bunga dan adiknya menjadi yatim. Saat ini Bunga dan adiknya tinggal bersama Ibunya yaitu Ibu Tinah (32 th) di sebuah rumah sederhana yang terletak di Parung Panjang-Jawa Barat.

Baca Juga : Bantu Lansia Berjuang di Tengah Penyakit Kanker Rahim

 Membantu Sang Ibu Untuk Memenuhi Kebutuhan

Ibu Tinah bekerja sebagai penjual es dan bakso tusuk di depan rumahnya. Dengan penghasilan Rp.45.000/hari ia harus membiayai kebutuhan sehari-hari untuk kedua putri yatimnya. Di masa pandemi yang belum usai membuat penghasilan sang Ibu kian menurun dan membuat hidup keluarganya semakin sulit.

Bunga yang merasa kasihan dengan sang Ibu, berinisiatif membantu dengan bekerja sebagai pengrajin kertas pembungkus gorengan. Bahkan setelah ia mencari jamur tiram di sawah kemudian dijual demi meringankan beban sang ibu dan demi bisa melanjutkan sekolahnya.

Bantu Perjuangan Yatim Pencari Jamur Tiram
 Bantu Perjuangan Yatim Pencari Jamur Tiram

Dengan kegigihannya dalam bekerja sebagai pengrajin kertas pembungkus gorengan, ia mendapatkan upah Rp.6.000/hari untuk 1 kg kertas gorengan yang ia buat. Dan penghasilan dari hasil mencari jamur tiram, ia jual dengan harga Rp.5.000/Kg. Mungkin upah yang tidak terbilang besar bagi sebagian orang, namun bagi Bunga begitu sangat berharga.

Dari hasil upahnya tak lupa ia sisihkan untuk membiayai sekolahnya. Meski di usianya yang masih kecil, Bunga tidak malu jika harus bekerja seperti sekarang. Sementara mungkin teman seusianya sedang asyik bermain.

Sahabat Dermawan, Bunga adalah satu dari ratusan anak-anak Yatim yang tetap berjuang di tengah kerasnya hidup demi melanjutkan sekolah dan membantu Ibunya. Mungkin bagi sebagian kita, sekolah mudah ditempuh dan perlengkapan sekolah mudah didapat, tetapi tidak bagi Bunga.

Baca Juga : Bantu Lansia Bertahan Hidup Ditengah Susahnya Ekonomi

 Yuk Bantu Perjuangan Yatim

Sungguh miris kondisi Bunga, tetapi di tengah banyak kekurangan dan keterbatasan, cita-cita Bunga ingin tetap melanjutkan sekolah dan membantu sang Ibu tidak pernah padam. Melihat hal demikian, Griya Yatim & Dhuafa (GYD) berinisiatif mengajak seluruh  #SahabatDermawan dan juga #Orangbaik Yuk sama-sama kita bantu Bunga bisa melanjutkan sekolah dan membantu Ibunya melanjutkan hidup dengan cara :

English EN Indonesian ID
Scroll to Top