Griya Yatim & Dhuafa

Bantuan Untuk Guru Ngaji Pelosok Mengajar Puluhan Tahun

Donasiberkah – Sahabat Dermawan, dampak dari fenomena virus corona (Covid-19) telah membuat keadaan semakin memprihatinkan terhadap saudara-saudara kita. Salah satunya yang terjadi terhadap guru ngaji di daerah pelosok desa. Nah Kak, dalam kondisi seperti ini kami Laznas Griya Yatim & Dhuafa. Ingin tetap terus melakukan kebaikan Berbagi Rezeki Untuk Guru Ngaji di daerah Pelosok Desa. Inilah artikel tentang bantuan untuk guru ngaji pelosok mengajar puluhan tahun, yuk kita simak.

Guru Ngaji Memiliki Peran Yang sangat Penting

Dalam kesuksesan kita saat ini, tentunya ada peran yang sangat penting, yang memberikan ilmunya kepada kita, salah satunya guru ngaji. Dengan bimbingan guru ngaji, kita dapat menjadi manusia yang lebih baik dan berguna bagi kehidupan dan juga masyarakat. Selain itu, ilmu-ilmu yang beliau berikan mengajarkan dan membimbing kita dalam kebenaran, beliau lah yang mengajarkan tentang hal yang baik dan buruk.

Baca Juga : Menyisihkan Sebagian Harta Untuk Guru Ngaji Pelosok

Butuhnya Bantuan Dari Kita

Kak, salah satunya seperti yang dialami oleh Ustadz Ikhsan (65thn). Di tengah serba kekurangan, ditambah lagi munculnya virus corona ini membuat kehidupan Pak Ustadz Ikhsan sangatlah prihatin, akan tetapi Pak Ikhsan pantang menyerah untuk mengajarkan ilmu-ilmunya kepada anak-anak yang ada di kampungnya.

Sudah puluhan tahun,  Ustadz Ikhsan (65) menekuni bakatnya sebagai guru mengaji. Ia biasa mengajarkan baca tulis Alquran kepada anak-anak yang ada di lingkungan sekitar rumahnya di Kp. Sempu Kelapa Hendep, Cipari-Serang Banten.

Ustadz Ikhsan tinggal di rumah yang sangat sederhana bersama 6 orang anaknya. Ustadz Ikhsan mengajarkan ngaji persis di rumahnya yang sangat sederhana, ubin yang tak beralas keramik, bertiang dari kayu, genteng yang mulai memudar, dan tembok yang tak bercat sehingga tampaklah jelas pemandangan bata merah. 

Bantuan Untuk Guru Ngaji Pelosok Mengajar Puluhan Tahun
Bantuan Untuk Guru Ngaji Pelosok Mengajar Puluhan Tahun

Itulah kondisi tempat tinggal Pak Ust Ikhsan yang tinggal di Kp. Sempu Kelapa Hendep, Cipari-Serang Banten. Sehari-hari beliau mengajar mengaji anak-anak di kampungnya, sekitaran 15 anak. Tempat beliau mengajar mengaji persis di depan pintu masuk (ruang tamu) berukuran kecil, sehingga anak-anak diatur saat duduknya, setiap hari suara anak-anak terdengar melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran. 

Baca Juga : Bantuan Peralatan Ibadah

Ustadz Ikhsan menjadikan profesinya sebagai guru ngaji ini adalah pekerjaan utama. Padahal, upah yang didapat tidaklah menentu. Hanya mengandalkan infak atau sedekah dari orangtua murid. Ustadz Ikhsan mengaku, penghasilan yang didapatkannya itu tidak cukup untuk menafkahi istri dan kedua anaknya. Oleh sebab itu, ia mencari tambahan pemasukan dengan menjadi buruh harian lepas.

Meski begitu, ia tetap semangat dalam mengajar mengaji. Karena baginya, mengajarkan Alquran merupakan kewajiban.

Ustadz Ikhsan merupakan salah satu guru ngaji yang membutuhkan bantuan dari kita, masih banyak guru ngaji lainnya yang memiliki kisah serupa. Prihatin dengan

kondisi mereka, Laznas Griya Yatim & Dhuafa (GYD) berinisiatif ingin berbagi rezeki kepada guru ngaji yang berada di pelosok desa.

Baca Juga : Bantuan Pangan Untuk Guru Ngaji

Yuk Bantu Guru Ngaji

Oleh karena itu, Kami mengajak #Sahabatdermawan dan juga #Orangbaik untuk memberikan bantuan kepada para Guru Ngaji di daerah pelosok desa. Dengan cara menyisihkan sebagian harta kita untuk memenuhi kebutuhan mereka. Karena, bagaimanapun para Guru Ngaji memiliki peran yang begitu besar dengan kesuksesan kita hari ini.

English EN Indonesian ID
Scroll to Top