Griya Yatim & Dhuafa

Berbagi Rezeki untuk Guru Ngaji di Pelosok Desa

Donasiberkah – Sahabat Dermawan, fenomena memprihatinkan terhadap saudara-saudara kita yang sering kali kita lihat. Salah satunya yang terjadi terhadap guru ngaji di daerah pelosok desa, karena kurangnya mendapatkan kesejahteraan hidup yang layak untuk mereka. Nah Kak, dalam kondisi seperti ini kami Laznas Griya Yatim & Dhuafa. Ingin tetap terus melakukan kebaikan Berbagi Rezeki Untuk Guru Ngaji di daerah Pelosok Desa.

Kak, mungkin sebagian diantara kita mudah untuk mencari rezeki dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Namun, tahukah kamu banyak guru ngaji yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka dalam sehari-harinya. Tidaklah sebanding dengan perjuangan yang mereka lakukan untuk menciptakan generasi Qur’ani.

Guru Ngaji Memiliki Peran Yang sangat Penting

Kak, guru ngaji merupakan orang yang tidak hanya sekedar mengajar dalam memberikan ilmunya. Akan tetapi dia juga mendidik (tarbiyah), dan juga membangun karakter anak-anak didiknya. Selain itu, guru ngaji berjuang di jalan Allah untuk menciptakan generasi Islami, rela berkorban dan dengan penuh kesabaran dan keikhlasan mendidik dan mengajarkan tentang Islam dan Al-Qur’an kepada murid-muridnya.  

Kak, sesungguhnya peran guru ngaji sangatlah besar dalam perkembangan seseorang. Dengan bimbingan guru ngaji kita, kita dapat menjadi manusia yang lebih baik dan berguna bagi kehidupan dan juga masyarakat. Selain itu, ilmu-ilmu yang beliau berikan akan terus teringat dan akan berguna bagi kehidupan kita.Guru ngaji adalah pembimbing kita dalam kebenaran, beliaulah yang mengajarkan tentang hal yang baik dan buruk.

Berbagi Rezeki Untuk Guru Ngaji Di Pelosok Desa
                      Berbagi Rezeki Untuk Guru Ngaji Di Pelosok Desa

Kondisi Mereka Butuh Bantuan Dari Kita

Kak, seperti yang dialami oleh Ustadz Ikhsan (65thn), diitengah serba kekurangan, Pak Ustadz Ikhsan pantang menyerah untuk mengajarkan ilmu-ilmunya kepada anak-anak yang ada dikampungnya. Ustadz Ikhsan tinggal di rumah yang sangat sederhana bersama 6 orang anaknya. Ustadz Ikhsan mengajarkan  ngaji persis di rumahnya yang sangat sederhana, ubin yang tak beralas keramik, bertiang dari kayu, genteng yang mulai memudar, dan tembok yang tak bercat sehinga nampaklah jelas pemandangan bata merah.

Itulah kondisi tempat tinggal Pak Ust Ikhsan yang tinggal di Kp. Sempu Kelapa Hendep, Cipari-Serang Banten. Sehari-hari beliau mengajar mengaji anak-anak di kampungnya, sekitaran 15 anak. Tempat beliau mengajar mengaji persis didepan pintu masuk (ruang tamu) berukuran kecil, sehingga anak-anak diatur saat duduknya, setiap hari suara anak-anak terdengar melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran.

Ustadz Ikhsan merupakan salah satu guru ngaji yang membutuhkan bantuan dari kita, masih banyak guru ngaji lainnya yang memiliki kisah serupa. Prihatin dengan kondisi mereka, Laznas Griya Yatim & Dhuafa (GYD) berinisiatif ingin berbagi rezeki kepada guru ngaji yang berada di pelosok desa.

Yuk Bantu Mereka

Oleh karena itu, Kami mengajak #Sahabatdermawan dan juga #Orangbaik untuk memberikan bantuan kepada para Guru Ngaji di daerah pelosok desa. Karena, bagaimanapun para Guru Ngaji memiliki peran yang begitu besar dengan kesuksesan kita hari ini.

English EN Indonesian ID
Scroll to Top