Griya Yatim & Dhuafa

English EN Indonesian ID

Bermain Bulu Tangkis Bersama Asrama Kemanggisan

Griya Yatim Dhuafa

 

Donasiberkah.id– Alhamdulillah, sahabat dermawan, bahagia rasanya melihat adik-adik kami bisa riang gembira bermain bersama, dunia anak-anak adalah dunia bermain, maka dari itu arahkan anak-anak kita untuk melakukan permainan yang positif, jangan sampai anak-anak kita terlena dengan kebiasaan menghabiskan waktu berjam-jam dengan gadget. Olahraga bisa menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu bagi anak, selain membangun keseruan, olahraga juga bisa membuat anak menjadi sehat dan bugar.

Baca Juga: 6 Manfaat Olahraga untuk Tumbuh Kembang Anak Asrama Solo

Seperti adik-adik kami di Asrama Kemanggisan, yang asyik bin seru bermain bulu tangkis, dengan raket bundar berkawat dan kok bulu yang melayang dan melambung setiap dipukul, menjadi pemandangan seru untuk dilihat, apalagi jika anak-anak riang yang memainkannya.

Oh yah, dalam kesempatan kali ini pun, penulis mau menambah wawasan kita mengenai olahraga kebanggan negara kita nih, dikutip dari Info Sport  Bulu tangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang masih populer dimainkan. Bahkan, olahraga ini seringkali mendulang prestasi di berbagai ajang bergengsi internasional.

Deretan Legenda Pebulu Tangkis Putra Indonesia dengan Prestasi Menterengnya - Bola.net

Pada olahraga bulu tangkis, Indonesia menjadi negara yang cukup disegani di ajang internasional. Indonesia pun sering bersaing ketat dengan beberapa negara besar, seperti Cina, Jepang, dan Korea dalam perebutan gelar juara bulu tangkis internasional.

Olahraga tersebut cukup sederhana, para pemainnya hanya membutuhkan raket dan shuttlecock yang berfungsi sebagai bola. Permainan ini biasanya dimainkan di dalam ruangan (indoor) agar kok tidak terkena hembusan angin.

Sejarah Bulu Tangkis Dunia dan Indonesia, Begini Asal Usulnya (1)

Namun, bagaimana awal sejarah perkembangan bulu tangkis? Kali ini, Info Sport akan mengulas sejarah singkat mengenai perkembangan bulu tangkis dunia dan Indonesia dari masa ke masa.

Sejarah Bulu Tangkis di Kancah Dunia

Bulu Tangkis di Jaman Dulu

Olahraga ini sudah ada sejak zaman kuno hingga melewati beberapa periode zaman.

Mengutip dari Badminton Passion, pada zaman dahulu, olahraga yang mirip bulu tangkis dimainkan oleh masyarakat Yunani dan Mesir. Permainan itu dikenal sebagai battledore (dayung) dan shuttlecock.

Baca Juga: Asrama Solo Mengisi kegiatan Dengan Olahraga Bersama

Dalam permainan itu, dua pemain saling memukul shuttlecock bulu dengan raket kecil. Anak-anak pada waktu itu biasanya akan menggunakan dayung atau tongkat untuk menjaga kok agar tetap melayang di udara dan tidak menyentuh tanah. Bulu tangkis sendiri sudah ada sejak peradaban kuno di Eropa dan Asia selama kurang lebih dari 2.000 tahun lalu.

Sejarah Bulu Tangkis Dunia dan Perkembangannya di Indonesia Halaman all - Kompas.com

Sejarah bulu tangkis masuk ke Indonesia adalah sekitar 1930-an. Lalu, Inggris sudah memperkenalkannya terlebih dahulu di negara jajahannya, yaitu Malaysia dan Singapura. Pada 1933, berdirilah organisasi bulu tangkis Indonesia di Jakarta yang diberi nama Bataviase Badminton Bond dan Bataviase Badminton League.

Keduanya pun bergabung dan membentuk organisasi bulu tangkis di Indonesia. Pada 1934, sejumlah kejuaraan bulu tangkis diadakan di Pulau Jawa, sebagian besar berpusat di Kota Bandung. Sejarah perkembangan bulu tangkis di Indonesia cukup pesat hingga akhirnya terbentuk organisasi yang menaungi olahraga ini pada 1951, yaitu PBSI. Setelah itu, Indonesia resmi menjadi anggota IBF pada 1953.

Demikian wawasan yang bisa menambah pengetahuan kita, terimakasih banyak kepada para sahabat yang senantiasa mengikuti kegiatan adik-adik kami, semoga kita selalu dilimpahkan rezekinya oleh Allah untuk melakukan kebaikan dan berbagi kepada sesama.

Vector realistic badminton racquet with shuttlecock and tennis cap

 

Yuk jadi bagian dari GYD “Generasi Yang Dermawan” dengan berdonasi link kebaikan ini:  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

21 views
English EN Indonesian ID