Griya Yatim & Dhuafa

Bersepeda, Olahraga Santai yang Menyehatkan

Akhir-akhir ini, masyarakat dihebohkan dengan maraknya wabah virus corona. Masyarakat sangat antusias untuk menghadapi wabah virus corona ini. Mulai dari membeli hand sanitizer, memakai masker, dan juga berolahraga atau berjemur. Olahraga atau berjemur ini sangat efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari virus corona. Salah satu olahraga favorit yang biasa dilakukan adalah bersepeda. Dengan bersepeda di pagi hari, kita dapat mengambil manfaat dari olahraga dan juga berjemur. Bersepeda Olahraga Santai yang Menyehatkan bisa kamu lakukan di tengah pandemi ini.

Santai namun menyehatkan

Bersepeda merupakan olahraga yang terbilang santai dan tidak terlalu berat. Namun, bersepeda itu sangat berkhasiat bagi tubuh. Bersepeda itu termasuk olahraga yang baik bagi kesehatan jantung karena dapat meningkatkan sirkulasi darah. Dengan bersepeda kita dapat mengurangi resiko terkena  stroke, serangan jantung, dan juga tekanan darah tinggi.

Seperti olahraga pada umumnya, bersepeda juga dapat meningkatkan kekuatan otot. Selain itu, bersepeda juga olahraga yang dapat merawat persendian. Berbeda dengan senam, bersepeda lebih menyenangkan karena kita tidak akan merasa jenuh akibat suasana. Oleh sebab itu, bersepeda juga dapat menurunkan tingkat stress­.

Bagi sahabat yang ingin menurunkan berat badan, bersepeda juga merupakan solusi yang bagus. Dengan metabolisme yang meningkat karena seluruh bagian tubuh aktif bergerak, dapat membakar lemak dan juga kalori pada tubuh. Karena sebab demikian pula, bersepeda dapat mengendalikan kadar diabetes dalam tubuh.

Bersepeda, Olahraga Santai yang Menyehatkan

Hal yang perlu diperhatikan sebelum dan saat bersepeda

Karena bersepeda itu olahraga yang santai juga menyehatkan, bukan berarti kita meninggalkan hal-hal dasar yang diperlukan dalam bersepeda. Hal ini untuk menjaga keselamatan dan menghindari resiko-resiko yang tidak diinginkan ketika bersepeda. Hal yang perlu diperhatikan saat bersepeda antara lain :

1.       Periksa keadaan sepeda

Sebelum mulai bersepeda, pastikan sepeda yang Sahabat gunakan itu sedang dalam kondisi baik. Maksudnya, tidak ada permasalahan pada bagian rem, gear, rantai, dan juga ban. Jika kondisinya sudah oke, maka bisa langsung gowes.

2.       Gunakan perlengkapan keselamatan

Keselamatan adalah hal yang paling utama. Maka ketika bersepeda, alangkah baiknya untuk menggunakan pelindung kepala, siku, dan juga lutut untuk menghindari resiko yang fatal.

3.       Tidak ugal-ugalan

Sama seperti pengendara yang lain, kita juga harus menjaga sikap ketika sedang bersepeda di jalan raya. Jika memungkinkan, hindari jalan raya yang padat kendaraan. Hal itu disebabkan karena kurang aman untuk bersepeda, dan juga udara yang sudah tercemar polutan.

Tips dan trik dalam bersepeda

Bersepeda juga ada tips dan triknya, Sahabat. Tips dan trik ini akan mempermudah kita ketika bersepeda. Tips dan trik nya antara lain :

1.       Memperhatikan posisi tubuh

Posisi tubuh yang tepat dapat mengurangi resiko kram. Selain itu, dengan posisi tubuh yang tepat akan membuat tubuh kita tidak cepat lelah. Posisi yang tepat adalah :

  •       Posisi kepala

posisi kepala tidak boleh terlalu menunduk ataupun terlalu menghadap ke atas. Posisi yang tepat adalah mengikuti alur tulang punggung yang melengkung. Pandangan juga mesti melihat jauh dan selalu fokus mengarah pada lintasan. Posisi kepala juga harus rileks. Jika tidak,  akan mengakibatkan leher terasa pegal.

  •     Posisi punggung

Posisi punggung yang tepat yaitu agak condong ke depan ketika sedang dalam kecepatan tinggi maupun saat tanjakan. Sedangkan jika dalam keadaan pelan atau pun turunan, posisi punggung dapat disesuaikan dengan kenyamanan.

  •       Posisi lengan

Ketika bersepeda, lengan bertumpuan pada stang. Hal ini bertujuan untuk mengurangi beban yang ada pada punggung dan bahu.

Baca Juga : Anak Asuh Produktif Lakukan Olahraga Pagi

2.       Penyesuaian gear

Penyesuaian gear sangat diperlukan ketika bersepeda, terutama ketika tanjakan. Jangan terlambat untuk memindahkan gear ke yang paling ringan ketika tanjakan jangan gunakan gear berat. Karena akan berbahaya ketika terlambat, dan lutut kita tidak kuat untuk mengayuh. Dan akan sangat berbahaya jika pada tanjakan yang curam.

Ketika di lintasan yang datar, di utamakan untuk menggunakan gear berat, terutama pada kecepatan tinggi. Karena dengan demikian, kita dapat mengurangi jumlah kayuhan dan kita tidak cepat lelah. Lalu, ketika turunan jangan gunakan gear yang paling ringan. Gunakanlah gear yang sedang. Ini bertujuan agar kaki tidak tergelincir saat mengayuh di turunan. 

3. Sesekali mengayuh sepeda dengan berdiri dan pindahkan posisi tangan

Ketika rute yang jauh, sekali mengayuh sepeda dengan berdiri itu dapat mengurangi rasa pegal. Demikian juga memindahkan posisi tangan, agar tidak pegal dan kaku.

Sahabat dermawan, demikianlah sedikit pengetahuan tentang olahraga santai yang menyehatkan ini. Semoga dengan pengetahuan ini, kita semakin termotivasi untuk berolahraga, agar tubuh kita tetap sehat dan bugar.

English EN Indonesian ID
Scroll to Top