Griya Yatim & Dhuafa

English EN Indonesian ID

Bolehkah Berzakat sebelum Haul?

Griya Yatim Dhuafa

Donasiberkah.id – Sahabat dermawan, istilah haul adalah satu tahun atau 12 bulan sebagai batas waktu mengeluarkan zakat. Sedangkan, istilah mencapai haul adalah apabila suatu aset dimiliki oleh seseorang selama 12 bulan lamanya.

Gambar Peta Fotografi Harian Kantor Kalender Untuk Hari Buruh, 1 Mei, Hari  Buruh, Festival Latar Belakang untuk Unduhan Gratis

Kriteria haul tersebut berlaku dalam zakat aset perdagangan dan hewan, di mana wajib zakat apabila telah dimiliki 12 bulan. Al-Qardhawi menegaskan, seluruh ulama konsensus (baik ulama salaf maupun khalaf) bahwa zakat hewan dan aset perniagaan hanya diwajibkan sekali dalam setahun.

Alih Fungsi Lahan Pertanian Jadi Masuk Ranah Pidana - Bisnis Liputan6.com

Potensi dan Penyebaran Sumber Daya Pertambangan di Indonesia

Sementara, dalam pertanian dan tambang, syarat haul tidak berlaku. Namun, zakat ditunaikan saat panen, bukan setelah satu tahun.

Kedua, bahasan tentang menunaikan zakat sebelum haul terjadi dalam zakat perdagangan, saat sudah mencapai nishab, tetapi belum mencapai 12 bulan. Oleh karena itu, bahasan ini tidak mencakup zakat pertanian, tambang, dan temuan di mana waktu mengeluarkan zakat terjadi saat panen (nishab dan waktu mengeluarkan zakatnya terjadi bersamaan).

Baca Juga: Zakat di Akhir Tahun

Dalam zakat pertanian, mengeluarkan zakat sebelum panen itu belum menggugurkan kewajibannya karena nisab dan waktu panennya belum terjadi. (Hasyiah Ibnu Abidin 2/29, al-Bahru Zakhar 2/188).

Empat Hadis Dhaif, Hindari Penggunaan Cegah Penyebaran Covid-19

Ketiga, para ulama berbeda pandangan tentang ketentuan hukum ini, mayoritas ulama (di antaranya Abu Hanifah, Imam Syafi’i, Imam Ahmad, Ishaq, Abu Ubaid, al-Hasan, Said bin Zubair, az-Zuhri, al-Auzai) yang berpendapat zakat boleh ditunaikan sebelum waktunya (haul) selama nisabnya sudah tercapai (al-Mughni 2/630).

Baca Juga: Hikmah Keenam Mengeluarkan Zakat “Zakat itu Ungkapan Syukur”

Sebagaimana hadis: “Dari Ali bahwasanya Abbas RA meminta kepada Rasulullah SAW untuk mempercepat pembayaran zakat sebelum waktunya (sebelum masa haul), maka beliau memberikan keringanan baginya.” (HR Tirmidzi).

Walaupun dalam sanadnya ada catatan, hadis ini dikuatkan oleh hadis lain: Rasulullah Shallallhu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “….Adapun al-Abbas, maka kewajibannya menjadi tanggung jawabku, begitu juga kewajibannya yang lain.” (HR Muslim).

As-Syaukani menjelaskan, kedua hadis tersebut menunjukkan kebolehan zakat ditunaikan sebelum haul (as-Syaukani, Nail al-Authar 4/179).

Mereka juga beralasan dengan analogi (ilhaq) dengan membayar utang sebelum jatuh tempo (di mana sebab kewajiban utang sudah wujud), pada saat ia menunaikan kewajibannya, maka utangnya menjadi gugur.

Sedangkan, Imam Malik, Daud, dan Rabiah berpendapat bahwa zakat tidak boleh ditunaikan sebelum haul walaupun sudah mencapai nisab, seperti halnya shalat (Ibnu Qadamah, al-Mughni).

9,642 BEST Old Arabic Books IMAGES, STOCK PHOTOS & VECTORS | Adobe Stock

Ibnu Rusyd menjelaskan, perbedaan pandangan tersebut karena perbedaan cara pandang tentang apakah zakat itu ibadah murni atau bernilai kewajiban harta. Bagi yang berpandangan zakat adalah ibadah murni seperti mazhab Malikiyah, zakat tidak boleh ditunaikan sebelum waktunya karena zakat memiliki ketentuannya. Namun, bagi mereka (mayoritas ulama) yang memperkenalkannya karena berpandangan bahwa zakat walaupun bagian dari ibadah, ada aspek keuangan dan sosialnya (Bidayatul Mujtahid, Ibnu Rusyd).

Menurut al-Qardhawi, lebih baik menunaikan zakat pada waktunya setelah melewati 12 bulan (khurujan minal khilaf), kecuali ada maslahat dan hajat yang nyata dan mendesak. Dan apabila membayar sebelum waktunya, tidak boleh lebih dari dua tahun mengikuti penegasan hadits tersebut. Wallahu a’lam.

Yuk jadi bagian dari “GYD” : Generasi Yang Dermawan dalam memakmurkan kaum yatim dan dhuafa dengan berkunjung di link kebaikan di bawah ini:

135 views
English EN Indonesian ID