News

Efek Konsumsi Santan Bagi Kesehatan Tubuh

Apa itu santan?

Santan atau disebut juga coconut milk adalah olahan buah kelapa. Kelapa yang diparut lalu diperas bersama air. Hasil perasan itulah yang disebut santan. Santan merupakan bahan makanan yang dapat digunakan untuk segala jenis makanan. Dari, makanan pedas, kue, hingga minuman. Inilah Efek Konsumsi Santan Bagi Kesehatan Tubuh.

Rasa dari makanan yang diolah menggunakan santan sangatlah nikmat. Namun, dibalik kenikmatan itu, mengkonsumsi terlalu banya santan juga akan akan berefek pada kesehata tubuh.

Berikut ini beberapa efek dari santan bagi kesehatan tubuh, efek positif dan juga efek negatif nya.

Efek Konsumsi Santan Bagi Kesehatan Tubuh

  1. Menjaga sistem kekebalan tubuh

Santan mengandung senyawa antimikroba, asam kaprat, dan asam laurat. Senyawa tersebut memiliki fungsi sebagai antibakteri, antifungi (antijamur), dan antivirus. Dengan adanya senyawa tersebut pada santan, mengkonsumsi santan dapat menjaga sistem kekebalan tubuh dari serangan bakteri dan virus-virus berbahaya.

       2. Dapat menyebabkan stroke

Sangat disarankan untuk tidak mengkonsumsi santan setiap hari. Sebab, asam yang terkandung dalam santan juga terbukti dapat membunuh organisme aterogenik utama. Hal ini sangat fatal bagi tubuh, karena dapat menyebabkan pembentukan plak pada arteri dan memicu penyakit jantung. 

      3. Bermanfaat dalam bidang kecantikan

Dalam bidang kecantikan, santan dapat digunakan pada kulit dan rambut. Telah banyak produk-produk kecantikan yang mengandung santan. Sebab telah terbukti bahwa santan dapat mencerahkan kulit dan juga membuat rambut. Santan yang kaya akan antiseptik sangat baik dalam mengatasi ketombe, gatal-gatal, dan infeksi. Santan juga dapat berkhasiat sebagai pelembab alami bagi kulit.

Disamping beberapa efek yang dapat disebabkan oleh santan yang telah terbukti, banyak juga kabar yang beredar di masyarakat tentang efek samping mengkonsumsi santan. Apakah hal itu merupakan fakta? atau hanya Mitos? berikut beberapa penjelasannya.

Benarkah Santan Bikin Tekanan Darah Naik?

Orang yang mempunyai tekanan darah tinggi harus mengontrol asupan makanannya, terutama yang bergaram karena garam merupakan salah satu penyebab tekanan darah naik. Bagaimana dengan santan?Banyak orang dengan tekanan darah tinggi juga menghindari makanan bersantan. Mereka khawatir tekanan darah bisa naik setelah makan-makanan bersantan.

Tapi, apakah hal ini benar? Santan terbuat dari perasan daging buah kelapa. Memang, kelapa merupakan salah satu buah yang sangat bermanfaat, sampai-sampai air perasan dagingnya saja bisa dibuat menjadi santan. Santan ini kemudian bisa menjadi salah satu bahan untuk berbagai masakan dan kue, misalnya nasi uduk, opor ayam, rendang, klepon, kue apem, dan masih banyak lagi.

Baca Juga : Manfaat Lada Hitam

Jika dilihat dari kandungan natrium dalam santan, tampaknya santan tidak bisa menyebabkan tekanan darah naik karena kandungan natriumnya hanya sedikit. Justru, kandungan kalium dalam santan yang tinggi dapat mencegah anda dari tekanan darah tinggi. Sahabat dermawan, kita masih mungkin untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung santan, namun, tetap harus perhatikan jumlahnya, jangan sampai terlalu banyak memasukkannya dalam campuran makanan.

Benarkah santan itu bikin berat badan naik?

Banyak sekali sumber yang mengatakan bahwa kandungan lemak jenuh pada santan itu sangat tinggi. Lalu, dikarenakan lemak jenuh yang banyak itu menumpuk pada tubuh dan menyebabkan berat badan naik.

Memang benar bahwa santan mengandung lemak jenuh yang kadarnya cukup tinggi. Namun, lemak jenuh yang terkandung dalam santan adalah lemak jenuh yang mudah untuuk terlarut oleh air. Lemak itu juga mudah berpindah dari usus ke hati, hingga lebih cepat diproses menjadi energi dan tidak menumpuk terlalu lama dalam tubuh.

Sahabat, Itulah Efek Konsumsi Santan Bagi Kesehatan Tubuh. Semoga dapat menjadi manfaat.

Share it on