Griya Yatim & Dhuafa

Empat Keutamaan Menjaga Lisan

Berbicara merupakan kebutuhan manusia untuk keberlangsungan hidupnya. Sangat sulit untuk hidup tanpa berbicara dengan orang lain. Oleh karena itu, nikmat lisan yang Allah berikan kepada kita merupakan nikmat yang sangat berharga dan harus kita syukuri. Ini Empat Keutamaan Menjaga Lisan yang mesti kita ketahui.

Sebagai bentuk syukur kita kepada Allah karena telah diberikan lisan, kita harus menggunakan lisan kita untuk hal-hal yang baik. Yaitu, berzikir kepada Allah, mengaji, berdakwah, dan hal-hal lainnya yang merupakan bentuk kebaikan.

Selain digunakan untuk hal-hal baik, lisan pun mesti kita jaga dari perkataan-perkataan yang tidak baik. Sebab, setiap ucapan pasti dicatat dan dimintai pertanggung jawabannya. Allah berfirman : “Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaaf : 18).

Maka dari itu, lisan juga dijadikan sebagai ukuran keimanan seseorang. Jika seseorang yakin dengan ayat di atas, maka hendaklah dia menjaga lisannya. Rasulullah bersabda : “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari).

Kebanyakan orang keliru dengan nikmat Allah yang satu ini. Dan jadilah lisan sebagai sumber dari kebanyakan dosa yang diperbuat oleh manusia. Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya kebanyakan dosa anak Adam berada pada lidahnya.” (HR. Thabrani)

Empat Keutamaan Menjaga Lisan

Dengan menjaga lisan, kita pun akan mendapat berbagai macam keutamaan. Berikut empat keutamaan menjaga lisan :

1. Dapat mengalahkan setan

Setan merupakan musuh yang nyata bagi manusia. Dalam Al-Qur’an disebutkan : “…Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al-Baqarah : 208). Maka kita harus bersungguh-sungguh untuk mengalahkan setan, baik dari golongan jin maupun golongan manusia.

Untuk mengalahkan setan, kita bisa lakukan dengan berdoa, memohon perlindungan Allah. Sebab jika Allah bersama kita, setan pun tidak berdaya untuk menghasut kita.

Banyak cara lainnya untuk mengalahkan setan. Salah satunya adalah menjaga lisan. Said al-Khudri berkata : “Berdiamlah, kecuali tentang kebenaran. Dengan sikap itu maka engkau akan mengalahkan setan.”

Baca Juga : Lisan Sebagai Kunci Amalan

Rasulullah pun bersabda : “Simpanlah lidahmu kecuali untuk kebaikan, karena sesungguhnya dengan demikian kamu dapat mengalahkan setan.”(HR. Thabrani).

2. Akan menutup aib diri kita

Seorang mukmin harus bisa menjaga lisannya dari perkataan-perkataan yang tidak perlu. Terlebih lagi membicarakan orang lain, menggunjing orang lain, membully orang lain, dan sebagainya.

Allah berfirman : “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujurat : 12).

Lisan pun harus kota jaga dari membicarakan aib orang lain. Dengan demikian, Allah pun akan menutup aib diri kita. Rasulullah bersabda : “Barangsiapa yang menahan lidahnya, pasti Allah menutup aurat (aib)nya.” (HR. Ibnu Abu Dunya).

3. Menjadi sebab dimasukkannya ke surga

Orang yang menjaga lisannya dengan sungguh-sungguh, karena dia sadar selalu ada malaikat yang mengawasinya, itulah orang yang berkualitas imannya. Dan orang beriman yang juga menjaga lisannya, akan Allah masukkan kedalam surganya.

Rasulullah bersabda: “Siapa yang mau menjamin untukku bahwa ia akan menjaga organ antara dua rahang (lidah) dan dua kakinya (kemaluan), maka aku jamin surga baginya.” (HR Bukhari).

4. Mencegah dari azab neraka

Lisan merupakan bagian yang paling mudah untuk berbuat dosa.Orang yang menjaga lisannya, juga menjaga dirinya dari azab neraka

Rasulullah bersabda : “Jauhkanlah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan (sedekah) sebutir kurma, jika kamu tidak punya, maka dengan perkataan yang baik.” (HR. Bukhari).

Kak, itulah Empat Keutamaan Menjaga Lisan. Masih banyak lagi keutamaan dari menjaga lisan. Sebab itu yuk kita coba untuk menjaga lisan kita dengan mengucapkan perkataan yang baik dan menjauhi perkataan yang buruk. Semoga Allah beri kita kemudahan untuk melakukannya. Aamiin…

English EN Indonesian ID
Scroll to Top