Griya Yatim & Dhuafa

Hindari Penyakit Futur

Bukan hanya tubuh yang dapat terkena penyakit, namun hati juga bisa terkena penyakit. Penyakit yang menyerang hati lebih berbahaya, karena penyakit hati sulit untuk dideteksi. Bahkan kebanyakan manusia tidak menyadari bahwa dalam hati mereka terdapat penyakit. Banyak sekali jenis dari penyakit hati, dan mungkin saja penyakit itu sudah bersarang di dalam hati kita. Salah satu penyakit hati yang bersarang pada hati kebanyakan manusia adalah penyakit futur. Maka yuk Hindari Penyakit Futur.

Apa itu penyakit futur ?

Penyakit Futur ialah rasa malas, enggan, dan lamban dalam melakukan kebaikan, yang mana sebelumnya seseorang rajin dan bersemangat melakukannya. Penyakit hati yang satu ini sangat sering dialami oleh orang-orang pasca Ramadhan, dimana mereka sangat bersemangat melakukan kebaikan dari awal hingga akhir Ramadhan. Kemudian mereka berbahagia menyambut hari raya Idul Fitri dengan perasaan suka cita, bersyukur atas nikmat puasa Ramadhan yang dijalankan sampai hari kemenangan tiba.

Hindari Penyakit Futur

Hari itu adalah hari raya seluruh umat muslim di dunia, mereka dapat berkumpul bersama dengan keluarga, menyantap hidangan makanan dan kue-kue khas lebaran, tak jarang banyak orang yang mengabadikan momen lebaran dengan berfoto bersama keluarga. Akan tetapi, selepas itu semua dan mulai memasuki awal bulan syawal, semangat ibadah selama di bulan Ramadhan perlahan mulai menurun. Hari demi hari didalam bulan syawal, rasa malas mulai menghampiri, rasa bosan mulai menyelimuti, bahkan merasa cukup dengan ibadah juga hinggap didalam keimanan seorang hamba.

Tetap istiqomah dan hindari penyakit futur

Penyakit futur ini pasti akan menyerang diri kita, cepat maupun lambat. Sebab keimanan seseorang itu kadang bertambah dan juga kadang berkurang. Rasulullah bersabda : “Keimanan itu bertambah dan berkurang” (HR. Bukhari). Mempertahankan keimanan itu bukanlah hal yang mudah. Sudah sewajarnya keimanan itu bertambah dan berkurang, namun kita harus menjaga diri kita agar keimanan kita tidak selalu berkurang.

Penyakit futur ini juga sering disebabkan oleh niat yang tidak lurus. Maka untuk menghindari penyakit ini, kita mesti luruskan niat. Persoalan tentang niat ini sangat penting, sebab seseorang akan mendapatkan apa yang dia niatkan diawal. Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya amal perbuatan tergantung niat, dan setiap orang mendapat balasan amal sesuai apa yang dia niatkan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Sifat dari penyakit futur ini adalah suka menunda-nunda untuk berbuat kebaikan. Oleh karena itu, untuk menghindari penyakit ini, kita harus menyegerakan untuk berbuat kebaikan. Allah memerintahkan kita untuk bersegera dalam kebaikan dan juga ampunan Allah. Allah berfirman : “Bersegeralah kalian menuju ampunan Tuhan kalian dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali Imran : 133).

Baca Juga : Amalan Sedikit Terus Menerus Lebih Dicintai Allah

Tetaplah istiqomah dalam jalan kebaikan. Jika datang rasa malas untuk berbuat baik, maka lawanlah dengan semangat berbagi. Lalu ingatlah bahwa waktu yang kita miliki di dunia ini hanyalah sebentar saja. Maka tidak ada waktu untuk bermalas-malasan dan juga menunda-nunda untuk berbuat kebaikan. Rasulullah bersabda : “Jika kamu memasuki waktu sore maka janganlah tunggu waktu pagi, dan jika kamu memasuki waktu pagi janganlah kamu tunggu waktu sore, dan gunakanlah kesehatanmu untuk masa sakitmu, dan kehidupannya untuk kematianmu.” (HR. Bukhari).

Sahabat dermawan, sebenarnya Rasulullah telah mengabarkannya pada kita, bahwa terdapat 2 hal yang membuat kita tertipu. Rasulullah bersabda : “Dua nikmat, kebanyakan manusia tertipu dengan keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Al-Bukhari). Oleh karena itu, jangan sampai kita tertipu oleh 2 hal tersebut akibat penyakit futur dalam hati kita.

Semoga Allah berikan kemampuan untuk tetap istiqomah dan Allah jauhkan diri kita dari penyakit futur. Aamiin…

English EN Indonesian ID
Scroll to Top