Griya Yatim & Dhuafa

Inilah Amalan dan Ibadah Utama yang dilakukan di Bulan Suci Ramadhan 1441 H

Pada saat pandemi wabah virus corona ini, pemerintah menghimbau kita harus ikut dalam physical distancing yang mana akan lebih efektif untuk tetap berdiam diri dirumah, maka alangkah lebih baiknya kita gunakan waktu sebaik mungkin untuk kegiatan di rumah. 

Selain waktu yang kita gunakan untuk bekerja, kita juga harus mengisinya dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Banyak kegiatan-kegiatan bermanfaat yang kita bisa lakukan di dalam rumah. Selain bekerja, bisa digunakan untuk mendidik anak, jangan sampai lupa untuk tetap belajar sebab telah dijalankan sistem Learn From House. Dengan begitu kita juga bisa untuk lebih produktif.

Mengisi waktu dengan membaca juga merupakan hal yang sangat bermanfaat. Bacaan yang paling baik adalah membaca Al-Qur’an. Sebagai orang yang beriman kepada Allah dan kitabNya, kita meyakini bahwa membaca Al-Qur’an adalah suatu amalan yang mulia dan memiliki banyak keberkahan didalamnya. Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda “Siapa saja membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an), maka dia akan mendapat satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan dilipatkan menjadi sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lâm mîm satu huruf. Akan tetapi, alif satu huruf, lâm satu huruf, dan mîm satu huruf,” (HR. At-Tirmidzi).

Baca Juga : ANAK ASRAMA GRIYA YATIM, PANJATKAN DOA UNTUK KESELAMATAN RELAWAN DAN TENAGA MEDIS MENGATASI WABAH VIRUS CORONA

Selain keistimewan tersebut, membaca Al-Qur’an dapat memberikan syafa’at bagi orang yang membacanya. Rasulullah bersabda : “Bacalah Al-Qur’an. Sebab, ia akan datang memberikan syafaat pada hari Kiamat kepada pemilik (pembaca, pengamal)-nya,” (HR. Ahmad).

Inilah Amalan dan Ibadah Utama yang dilakukan di Bulan Suci Ramadhan 1441 H

Membaca Al-Qur’an merupakan suatu ibadah, dan ibadah harus diiringi dengan ilmu. ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz menjelaskan bahwa : “Siapa yang beribadah kepada Allah tanpa didasari ilmu, maka kerusakan yang ia perbuat lebih banyak daripada maslahat yang diperoleh.” (Majmu’ Al Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, 2: 282). Maka, sebelum membaca Al-Qur’an, kita harus mempelajari bagaimana cara membaca Al-Qur’an dan adab-adabnya. Karena membaca Al-Qur’an harus dengan tartil, sebagaimana fiman Allah : “… Dan bacalah Qur-an dengan tartil.”. Tartil maksudnya adalah dengan perlahan dan benar. Rasulullah bersabda : “Orang yang membaca Al-Qur’an dengan mahir akan bersama malaikat yang mulia lagi taat”.(HR. Al-Bukhari & Muslim).

Begitu juga dengan anak-anak asuh di asrama Griya Yatim & Dhuafa. Dalam keadaan maraknya pandemi virus corona mereka tetap produktif. Tiap harinya mereka belajar mempelajari Al-Qur’an sebagai kegiatan rutin untuk mengisi waktunya. Anak-anak asuh diajarkan tentang Al-Qur’an agar kelak dapat mengajarkannya dan menjadi manusia terbaik. Rasulullah bersabda : “Sebaik-baiknya kalian diantara kamu adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari)

Oleh karena itu, kita perlu untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an, karena sangat banyak keutamaan dari membaca Al-Qur’an. Selain belajar dan membaca Al-Qur’an kita juga dapat membaca sirah nabi, kisah-kisah para nabi, dan buku lainnya yang bermanfaat untuk mengisi waktu senggang kita dengan hal yang bermanfaat.  

Sahabat Dermawan, Yuk, kita isi waktu senggang kita dengan hal yang bermanfaat. Rasulullah bersabda : “Dua nikmat, kebanyakan manusia tertipu dengan keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Al-Bukhari). Semoga Allah selalu berikan kita kesehatan di masa pandemi corona ini dan semoga kita bukanlah termasuk orang-orang yang lalai. Aamiin…

 

English EN Indonesian ID
Scroll to Top