Griya Yatim & Dhuafa

Inilah Lima Nasihat Rasulullah

Kita sebagai umatnya Nabi Muhammad harus saling membantu dan saling menasihati. Rasulullah bersabda : “ ‘Agama itu adalah nasihat.’ Kami berkata: ‘Kepada siapa wahai Rasulullah?’ Rasulullah  bersabda: ‘Bagi Allah, bagi kitabNya, bagi Rasul-Nya, dan para imam kaum Muslimin serta segenap kaum Muslimin.’ ” (HR. Muslim). 

Menasihati sesama muslim juga merupakan hak seorang muslim atas muslim yang lainnya. Dalam sabda Rasulullah disebutkan terdapat 6 hak muslim terhadap muslim lainnya, salah satunya adalah jika salah satunya meminta nasihat, maka nasihatilah. (HR. Muslim)

Inilah Lima Nasihat Rasulullah

Agar kita tidak termasuk golongan orang yang rugi, Allah memerintahkan kita untuk saling menasihati. Allah berfirman : “(Termasuk oranng yang merugi) Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal soleh dan saling menasihati dalam kebenaran dan saling menasihati dalam kesabaran” (QS. Al-Ashr : 3). Jika kita sedang bingung, maka baik lebih baik kita mengikuti nasihat saudara kita. Dan juga yang paling penting adalah mengikuti nasihat dari Rasulullah.

Dalam hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah RA, terdapat Lima Nasihat Rasulullah yang ditujukan kepada Abu Hurairah RA dan juga orang-orang yang beriman. Rasulullah bersabda : “Siapa yang mau mengambil kalimat-kalimat itu dariku lalu mengamalkannya atau mengajarkan pada orang yang mengamalkannya?” Abu Hurairah menjawab: ‘Saya (Abu Hurairah RA), wahai Rasulullah.’ Beliau meraih tanganku lalu menyebut lima hal; (1) jagalah dirimu dari keharaman-keharaman niscaya kamu menjadi orang yang paling beribadah kepada Allah, (2)ridhalah dengan apa yang Allah tentukan untukmu niscaya kau menjadi orang terkaya,(3) berbuat baiklah terhadap tetanggamu niscaya kamu menjadi seorang Mukmin,(4) cintailah untuk saudaramu seperti yang kau cintai untuk dirimu sendiri niscaya kau menjadi orang Muslim, (5 )jangan banyak tertawa karena banyak tertawa itu bisa mematikan hati.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad).

Lima nasehat Rasulullah pada hadits diatas antara lain:

  1.       Takutlah pada hal-hal haram

Meninggalkan hal-hal yang haram merupakan bukti ketaatan kita kepada Allah SWT. Dengan meninggalkan hal-hal yang haram juga dapat menjauhi kita dari azab Allah.

  1.       Ridha terhadap apa yang telah Allah berikan kepada kita

Dengan ridha terhadap segala pemberian Allah kepada kita, maka kita telah termasuk orang-orang yang bersyukur kepada Allah. Dan Allah pasti akan menambah nikmatNya kepada orang-orang yang bersyukur. Allah berfirman : “Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu…” (QS. Ibrahim : 7).

  1.       Memuliakan tetangga

Rasulullah bersabda : “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia memuliakan tetangganya” (HR. Bukhari dan Muslim). Dan Rasulullah juga bersabda : “Demi Allah, tidak beriman, tidak beriman, tidak beriman. Ada yang bertanya: ‘Siapa itu wahai Rasulullah?’. Beliau menjawab: ‘Orang yang tetangganya tidak aman dari perbuatannya’.” (HR. Bukhari dan Muslim).

  1.       Mencintai saudara seperti mencintai diri sendiri

Untuk menjaga ikatan persaudaraan sesama muslim itu harus seperti mencintai saudara kita seperti mencintai diri kita sendiri. Karena Rasulullah bersabda : “Perumpamaan kaum mukmin dalam sikap saling mencintai, mengasihi dan menyayangi, seumpama tubuh, jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh yang lain akan susah tidur atau merasakan demam.” (HR. Muslim).

  1.       Tidak terlalu banyak tertawa

Pada zaman sekarang ini, tertawa seperti suatu yang wajar di masyarakat, bahkan sampai berlebihan. Padahal dengan terlalu banyak tertawa akan membuat hati kita semakin mengeras. Terlalu banyak tertawa juga akan membuat diri kita menjadi lalai terhadap dosa-dosa kita.

Sahabat, demikianlah Lima Nasihat Rasulullah yang patut kita ambil dan kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengikuti lima nasihat Rasulullah tersebut Insya Allah kita termasuk orang-orang yang menegakkan sunnah-sunnah Rasulullah dan mendapatkan syafaatnya di akhirat kelak. Aamiin…

English EN Indonesian ID
Scroll to Top