Griya Yatim & Dhuafa

Jangan Malas Berdoa

Griya Yatim Dhuafa
Jangan Malas Berdoa
                                               Jangan Malas Berdoa

Donasiberkah.id – Setiap kaum muslimin pasti sering melakukan amalan doa. Karena ini adalah amalan yang tidak terikat dengan waktu. Bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja sesuai dengan adab-adab yang ditetapkan syariat. Biasanya seorang muslim melakukan doa ketika telah selesai melaksanakan shalat. Inilah artikel tentang jangan malas berdoa, yuk kita simak artikelnya.

Baca Juga : Perlunya Menjaga Amal Kebaikan

Mengingat bahwa Rasulullah telah menyampaikan kepada umatnya untuk jangan luba berdoa. Terutama di waktu-waktu yang mustajab. Karena sesungguhnya manusia adalah makhluk yang lemah di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Di saat kesulitan, kesusahan dan musibah yang menimpa hanya Allah lah yang bisa menolong. 

Maka dari itu, karena sangat pentingnya doa sampai disebutkan bahwa doa adalah senjatanya orang beriman. Meskipun demikian rasa malas untuk berdoa sering menimpa sebagian umat islam. Bahkan setelah selesai shalat wajib pun, mereka enggan untuk berdoa. Padahal Nabi shallallahu alaihi wa sallam telah bersabda dalam haditsnya.

Dari Abu Hurairah r.a ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “manusia yang paling lemah adalah mereka yang paling malas berdoa (kepada Allah). Dan manusia yang paling pelit adalah manusia yang paling pelit memberi salam.” (HR. Thabrani & Ibnu Hibban)

Bahkan Allah berfirman : “Dan rabbmu berfirman, “berdoalah kepadaku, niscaya akan kuperkenankan bagimu”. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepadaku akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina.” (QS. Al-Ghafir Ayat 60)

Malas Berdoa Menurut Syekh Abdul Qadir jailani

Sebenarnya apa yang menyebabkan manusia malas dan enggan untuk berdoa ? syekh Abdul Qadir Jailani mengatakan dalam kitabnya Futuhul Ghaib bahwa : “seseorang menjadi malas dan urung untuk berdoa ada2 hal.” 

Jangan Malas Berdoa
                   Jangan Malas Berdoa

Semua perkara sudah ada ketentuannya

Adakalanya seseorang tidak meminta apa-apa kepadanya, dengan pemahaman bahwa segala sesuatu itu telah ditetapkan oleh Allah. Diminta atau tidak sesuatu itu pasti datang. Jika perkara itu tidak ditetapkan untukku maka itu tidak akan kudapatkan, sekalipun memintanya. Dan janganlah iri kepada sebagian kamu atas apa yang dikaruniakan Allah kepada mereka. Karena bagi orang laki-laki ada bagian dari apa yang telah mereka usahakan. Dan bagi perempuan ada bagian dari apa yang telah mereka usahakan. Dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunianya.

Pada hakikatnya berdoa adalah refleksi dari penghambaan dan kehinaan seorang hamba. Yang sangatlah wajar untuk selalu menggantungkan permintaan apapun kepada rabbnya, tidak kepada selain Allah.

Doa yang Tidak Terkabul

Biasanya dalam keadaan ini seseorang mengatakan : “sesungguhnya aku telah meminta kepada Allah, Namun dia tidak memperkenankan permintaan ku, maka sekarang aku tidak mau lagi memohon kepadanya.

Namun sebaliknya sering terjadi, doanya tidaklah dikabulkan, walau sangat keras ikhtiarnya untuk terus berdoa dan meminta kepada Allah. Dipihak lain orang yang jarang berdo’a atau biasa-biasa saja malah sering terlihat oleh dirinya malah mendapat karunia Allah terpenuhi permintaannya.

Jika suatu perkara itu tidak diperuntukan kepada mu, jika dirimu tetap miskin, maka Allah akan mengaruniakan rasa cukup, rasa gembira, walaupun dalam keadaan miskin. 

Yuk Kuatkan Doa Sebagai Senjata orang beriman

Yakinlah bahwa Allah tidak menyia-nyiakan doa seorang hambanya. Karena bisa jadi, seseorang pasti mendapatkan apa yang menjadi permintaannya, jika tidak di dunia, maka diakhirat kelak seseorang akan mendapatkannya. Begitulah bahwa Allah akan meletakkan sesuatu pada tempat yang semestinya, dan memberi seseorang atas apa yang pantas diberikan kepadanya. Tidaklah sia-sia amalan walau sebiji zarah itu yang dilakukan pasti ada balasannya.

Baca Juga : Balasan Amalan Kebaikan Bagi Orang Yang Berinfaq

Dengan berdoa, seseorang akan berupaya dari dalam dirinya sendiri untuk membuang kebanggaan dan kesombongan diri. Dan itu adalah perbuatan baik dan memiliki balasan di sisi Allah yang maha gagah lagi maha agung. Sebagian manusia terlalu sombong, tidak mau berdoa, seakan ia bisa menghasilkan sesuatu tanpa pertolongan dari Allah Ta’ala. Sebagian manusia terlalu sombong, jarang berdoa, seakan kekuatan manusiawinyalah yang dapat mewujudkan seluruh asa dia tanpa pertolongan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Yuk hilangkan rasa sombong dan jangan lupa bersedekah di link bawah ini : 

Donasi Sekarang Griya yatim
              Donasi Sekarang Griya yatim
65 views