Griya Yatim & Dhuafa

Jangan Mencela Waktu

Sebagai seorang muslim kita harusnya menempatkan permasalahan tentang waktu sebagai perkara yang sangat penting dan mendasar. Sehingga jika kita melalaikan nya, kita akan menyadari bahwa kita telah melakukan suatu kesalahan yang besar yang dapat menimbulkan kerugian terhadap kita di dunia maupun akhirat.

Allah Swt berfirman dalam KitabNya, “Demi masa. Sesungguhnya, manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat- menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS al-‘Asr : 1-3).

Setiap orang tidak akan bisa melepaskan diri dari waktu yang merupakan hal yang dapat membinasakan namun tak bisa kita hindari. Dalam Ayat diatas disebutkan bahwa manusia benar-benar dalam kerugian. Namun tidak bagi orang yang beriman, beramal saleh, saling menasihati dalam kebenaran dan saling menasihati dalam kesabaran. Hal yang tersebut merupakan cara kita agar tidak dirugikan oleh waktu.⠀

Baca Juga : Mencari Ridha Allah

Waktu dapat di ibaratkan sebagai pedang bermata dua, yang jika kita menggunakannya dengan baik maka kita tidak akan terluka, namun ketika kita lalai atau melakukan kesalahan dalam menggunakannya, maka diri kita akan dirugikan. Manusia tidak dapat lepas dari waktu, namun kebanyakan orang lupa akan keberadaannya. Sehingga mereka tidak sadar bahwa mereka sebenarnya selalu berada dalam kerugian.

Jangan Mencela Waktu

 

Mencela waktu adalah kebiasaan orang-orang musyrik. Mereka menyatakan bahwa yang membinasakan dan mencelakakan mereka.  Allah Subhanahu wata’ala berfirman : “Dan mereka berkata : ‘kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang akan membinasakan kita selain masa (waktu).’ Tetapi mereka tidak mempunyai ilmu tentang itu, mereka hanyalah menduga – duga saja.” (Qs. Al – Jatsiyah : 24)

Maka, karena kita tidak dapat lepas dari waktu, kita harus mencari cara bagaimana menggunakan waktu agar kita dapat menghindari kerugian tersebut. Dalam hal ini, banyak di jelaskan dalam Al-Qur’an dan Hadits Nabi tentang bagaimana cara menggunakan waktu yang kita memiliki agar kita tidak termasuk orang yang merugi. Salah satu caranya adalah dengan tetap bersyukur terhadap segala nikmat yang Allah berikan kepada kita. Waktu yang diberikan kepada kita juga merupakan salah satu nikmat yang Allah berikan kepada kita.

Rasulullah bersabda : “Dua nikmat, kebanyakan manusia tertipu dengan keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Al-Bukhari). Waktu luang merupakan nikmat yang Allah berikan kepada kita, namun kita lalai dari mensyukurinya dan memanfaatkannya.

Oleh karena itu, setiap waktu yang kita miliki haruslah di gunakan untuk hal-hal yang bermanfaat. Dan akan lebih baik lagi jika kita menggunakan waktu yang kita miliki ini untuk mencoba berguna untuk orang lain, misalnya dengan bersedekah dan berinfak. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman : “Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari ketika tidak ada lagi jual beli, tidak ada lagi persahabatan, dan tidak ada lagi syafaat…” (QS. Al-Baqarah : 254)

Semoga kita dapat menggunakan nikmat yang Allah berikan kepada kita dengan sebaik-baiknya, sebagai bentuk rasa syukur kita terhadap nya. Aamiin…

English EN Indonesian ID
Scroll to Top