News

Jangan menjadi seperti Tsalabah

Sahabat, terkadang kita bermimpi ingin menjadi kaya raya agar bisa berzakat atau bersedekah. Padahal mengeluarkan zakat atau sedekah tidak harus menunggu kaya. Karena hakikatnya dengan zakat dan sedekahlah yang akan membuat kita kaya, harta kita berkah dan jiwa kita bersih. Menjaga istiqamah bukanlah hal mudah. Banyak tokoh yang gagal dikisahkan dalam Alquran. Berikut ini adalah kisah seseorang yang tidak istiqomah, maka Jangan menjadi seperti Tsalabah.

Tsalabah Ibn Hathib al-Anshari adalah contoh orang yang gagal menjaga sikap istiqamahnya. Dia membuat Allah geram atas sifat kikirnya. Empat ayat diturunkan Allah untuk mengingatkannya dan mengingatkan umat Muslim lainnya di seluruh penjuru dunia.

Jangan menjadi seperti Tsalabah

Ambilah pelajaran dari seorang Tsalabah, seorang lelaki Anshar yang hidup di zaman Nabi. Saat miskin, ia meminta agar Rasulullah mendoakannya menjadi kaya dengan harapan ia bisa berzakat. Lalu saat doa Rasulullah terkabul dan Tsalabah menjadi kaya, ia sibuk dengan urusannya hingga tak lagi shalat berjamaah seperti saat dia miskin dahulu bahkan tidak menunaikan kewajibannya berzakat seperti janji ia dahulu sebelum di doakanNabi.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman :⠀

“Dan di antara mereka ada orang yang telah berjanji kepada Allah, “Sesungguhnya jika Allah Memberikan sebagian dari karunia-Nya kepada kami, niscaya kami akan bersedekah dan niscaya kami termasuk orang-orang yang saleh.” Ketika Allah Memberikan kepada mereka sebagian dari karunia-Nya, mereka menjadi kikir dan berpaling, dan selalu menentang (kebenaran).”⠀(Qs. At-Taubah :75-76).

Ketika ayat itu disampaikan Rasulullah kepada para sahabatnya, ada salah seorang kerabat Tsa’labah yang ikut mendengar dan kemudian menyampaikan hal itu kepada Tsa’labah yang menjadi kalang kabut.Dia pun pergi menemui Nabi dan memohon agar beliau mau menerima zakat darinya.

Baca Juga : Kisah Sahabat Nabi Zubair Bin Awwam

Namun, Nabi tak mau menerimanya. Sesungguhnya Allah melarangku untuk menerima zakatmu. Kemudian, Tsa’labah yang sangat menyesal melaburi kepalanya dengan tanah. Lalu, Rasulullah berkata kepadanya, Inilah amalanmu. Aku telah memerintahkan sesuatu kepadamu, tetapi engkau tidak mau mematuhiku.Hingga Rasulullah dan para khalifah tidak menerima sedikit pun zakatnya.

Demikianlah kisah-kisah keistiqamahan dalam Alquran. Sikap istiqamah membawa para pelakunya menjadi penghuni surga. Mereka kekal didalamnya dan menikmati ganjaran atas semua amal perbuatannya.

Bersikaplah istiqamah, namun kalian tidak akan dapat menghitung nilai istiqamah. Ketahuilah, bahwa amalan kalian yang terbaik adalah shalat. Yang dapat memelihara wudhu hanyalah orang beriman. (HR Ahmad dan Ibnu Majah).

Yuk sahabat, kita berlindung kepadaNya dari kikir dan kufur nikmat, dan selalu berdoa kepadaNya agar menjadi pemurah, dermawan dan hambanya yang banyak bersyukur, dan Jangan menjadi seperti Tsalabah ya.

Share it on