Griya Yatim & Dhuafa

Jangan menunda berbuat kebaikan

Sahabat dermawan, setiap waktu selalu ada peluang berbuat kebaikan, seperti membantu orang tua dan bercengkrama dengannya, menolong tetangga, dan berbagi dengan sesama. Tetapi, terkadang kita suka menunda-nunda, seolah-olah waktu yang kita miliki masih panjang, padahal kita sama sekali tidak mengetahui kapan waktu terakhir kita di dunia ini. Maka yuk Jangan menunda berbuat kebaikan.

Allah mmerintahkan kita untuk tidak menunda dan bersegera dalam menuju ampunan Allah. Allah Ta’ala berfirman, “Bersegeralah kalian menuju ampunan Tuhan kalian dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali Imran : 133). Ampunan Allah akan kita dapatkan dengan bertaubat kepadanya. Yaitu menyesali perbuatan kita dan tidak lagi menjadi orang yang gemar melakukan maksiat.

Jangan menunda berbuat kebaikan

Selain itu, dalam bentuk keseriusan kita dalam taubat kita, kita juga harus berbuat kebaikan agar dapat menghapus dosa-dosa kita, misal seperti bersedekah. Dengan bersedekah kita juga dapat menghapus dosa-dosa kita yang telah lalu, Mengenai sedekah disebutkan dalam hadits : “Sedekah itu memadamkan dosa sebagaimana api dapat dipadamkan dengan air, begitu pula shalat seseorang selepas tengah malam.” (HR. Tirmidzi no. 2616 dan Ibnu Majah no. 3973).

Jangan menunda berbuat kebaikan, karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi pada kita di waktu kemudian. Dengan menunda-nunda berbuat kebaikan, kita hanya akan di hantui oleh penyesalan yang akan datang. Rasulullah bersabda : “Jika kamu memasuki waktu sore maka janganlah tunggu waktu pagi, dan jika kamu memasuki waktu pagi janganlah kamu tunggu waktu sore, dan gunakanlah kesehatanmu untuk masa sakitmu, dan kehidupannya untuk kematianmu.” (HR. Bukhari).

Sahabat, hidup di dunia ini hanyalah singkat. Sungguh rugi jika hidup ini kita habiskan hanya untuk memikirkan duniawi saja, tanpa ada bekal yang cukup untuk akhirat. Karena sejatinya, kita hidup di dunia hanya untuk mempersiapkan kehidupan kekal di akhirat. Di dunia yang hanya sementara ini, kita harus bersegera dan tidak menunda-nunda untuk berbuat kebaikan.

Baca Juga : Jadilah Umat Terbaik

Hasan Al Bashri rahimahullah berkata : “Dunia itu hanya memiliki tiga hari : (1). Hari kemarin, yang tak akan terulang (2). Hari esok, yang belum tentu menemuinya, dan (3). Hari ini, itulah yang menjadi milikmu, maka isilah dengan amalan”. Sahabat, jangan menyia- nyiakan waktu yang kita miliki di dunia ini, karena sungguh penyesalan selalu datang diakhir waktu.

Rasulullah memberikan kita nasihat agar bersegera berbuat amal soleh dan tidak menunda nya. Rasulullah bersabda : “Bersegeralah kalian melaksanakan amal shaleh kerena tujuh hal: (1) Apakah kalian hanya menanti kefakiran yang melupakan, (2) atau kekayaan yang menyesatkan, (3) atau sakit yang merusakkan, (4) atau ketuaan yang melemahkan, (5) atau kematian yang mendadak, (6) atau Dajjal, yang merupakan seburuk-buruk hal ghaib yang akan datang, (7) ataukah hari kiamat, sedang hari kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit.” (HR At-Tirmidzi).

Sahabat, sebenarnya tidak ada alasan bagi kita untuk menunda berbuat baik. Karena berbuat kebaikan itu tidak akan membuat kita rugi. Kebaikan itu bukanlah untuk siapapun melainkan untuk dirinya sendiri. Allah berfirman : “Jika kamu berbuat kebaikan, kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri (QS Al-Isra : 7). Namun dengan menunda berbuat kebaikan, kita akan merugi dan menyesal ketika hal-hal tidak seperti yang telah kita prediksi.

Jadi sahabat, jangan sampai kita menyesal karena telah banyak menunda-nunda pintu kebaikan yang sedang Allah bukakan untuk kita, tetapi sebaliknya saat Allah bukakan pintu kebaikan, mari kita sambut dengan menyegerakan kebaikan dengan sebaik-baiknya, semoga Allah senantiasa memudahkan kita untuk selalu berbuat kebaikan. Aamiin

English EN Indonesian ID
Scroll to Top