News

Kaidah Sabar dalam Diri Seorang Muslim

Sabar adalah hal yang penuh dengan kebaikan. Meskipun sulit untuk menerapkannya di saat-saat tertentu, kita tetap harus menjaga kesabaran kita. Dalam bersabar kita harus mengikuti kaidah sabar, agar kesabaran kita menjadi kesabaran yang benar.  Yuk kita simak artikel Kaidah Sabar dalam Diri Seorang Muslim agar kita bisa menerapkannya.

Sahabat dermawan, kita sudah paham bahwa sabar adalah obat dari setiap penyakit dan sabar bisa menjadi perantara agar Allah menyayangi kita. Namun sahabat, dalam keadaan seperti apa kita harus sabar? yang Insya Allah bisa menjadi perantara Allah menyayangi kita.

Berikut adalah Jenis-Jenis Sabar yang perlu di ketahui :

Ulama membagi sabar menjadi 3 (tiga) jenis :

  1. Sabar dalam ketaatan kepada Allah, seperti sabar dalam shalat, puasa, sedekah, dan ibadah yang lain. Kita harus sabar menjaga ketaatan ibadah kita, agar tetap ikhlas diawal, pertengahan hingga akhir. Juga menjauhi apa yang dilarang oleh Allah, sabar untuk tidak mencuri, pacaran, berzina, memakan riba, berbuat zalim, dan larangan Allah yang lainnya.
  2. Sabar karena perbuatan manusia, yaitu bersabar ketika manusia menyakiti kita. kita harus yakin bahwa Allah memberikan cobaan melalui diri orang tersebut.
  3. Sabar dalam menghadapi ketetapan Allah yang tidak sesuai dengan hati kita, seperti sakit, keluarga yang meninggal, dan wabah seperti sekarang ini.

Berikut adalah Kaidah Sabar dalam Diri Seorang Muslim yang perlu di pahami :

Kaidah Sabar dalam Diri Seorang Muslim

Dalam bersabar, terdapat kaidah-kaidah yang harus dipenuhi dan harus kita yakini juga. Setidaknya terdapat 10 kaidah dalam bersabar, diantaranya :

  1. Kita harus meyakini bahwa Allah menciptakan segala perbuatan manusia, Karena hanya Allah-lah yang Maha Menghendaki sesuatu, suatu makhluk tidak dapat berkehendak melainkan atas kehendak Allah.
  2. Kita harus meyakini bahwa musibah yang menimpa kita adalah karena dosa kita.
  3. Kita harus meyakini akan besarnya pahala bagi orang-orang yang pemaaf dan sabar.
  4. Kita harus meyakini dengan memaafkan akan membekas dan dapat menyelamatkan hati.
  5. Kita harus meyakini jika kita membalas dendam maka Allah akan berikan kehinaan padanya. Juga sebaliknya, jika dia memaafkan karena Allah, maka Allah akan tinggikan derajatnya.
  6. Kita harus meyakini terdapat faidah yang besar bahwa balasan tergantung amalnya
  7. Hendaknya kita sadar, ketika kita sibuk membalas dendam, maka sia-sialah umur kita dan mengakibatkan pecah hati kita.
  8. Rasulullah tidak pernah membalas dendam
  9. Jika seseorang dicela, disakiti karena berada dijalan Allah, maka baginya wajib bersabar.
  10. Kita harus meyakini bahwa kebersamaan Allah bersama dengan orang-orang yang sabar, Allah berfirman : “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah : 153)

Baca Juga : Setiap Muslim Itu Bersaudara

Demikian beberapa kaidah dalam bersabar, dengan mengikuti  kaidah-kaidah tersebut insya Allah kita akan mendapati diri kita sebagai orang dengan kesabaran yang benar.

Sahabat, bila kita sabar, maka Allah menyiapkan pahala untuk kita, sebagaimana firmanNya : “Sesungguhnya orang-orang yang bersabar itu akan dipenuhi pahala mereka dengan tiada hitungannya.” (Qs. Az Zumar : 10). Nah sahabat, mari kita raih sifat sabar & keutamaannya

Share it on