Griya Yatim & Dhuafa

English EN Indonesian ID

Kegiatan Sekolah Tatap Muka Asrama Permata

Griya Yatim Dhuafa

Donasiberkah.id – Alhamdulillah sahabat, pagi ini, anak-anak Asrama Permata dengan gembira berangkat menuju sekolah, kini sekolah sudah mulai dibuka kembali, anak-anak asrama tentunya merasa gembira, akhirnya mereka bisa bersekolah kembali, karena hampir 18 bulan berlalu sekolah-sekolah ditutup dalam upaya menekan laju penularan COVID-19.

Kini, UNICEF dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendorong agar semua sekolah di seluruh Indonesia dibuka kembali dengan aman dan agar pembelajaran tatap muka (PTM) dilanjutkan bagi semua anak sesegera mungkin.

Memang sekolah tatap muka lebih menyenangkan dan lebih efektif dalam kegiatan belajar-mengajar bagi siswa dan guru, siswa dan guru bisa berkomunikasi, berinteraksi, secara leluasa, dan anak pun bisa membangun relasi kepada teman-teman mereka di lingkungan sekolah.

Maka dari itu, bersumber dari website pendidikan Kejarcita.Id admin mencantumkan “10 Alasan Pentingnya Sekolah Tatap Muka Menurut Guru”.

1. Efektivitas Pembelajaran

Pembelajaran Tatap Muka Bodetabek dalam Bayang-bayang Covid-19 - Fokus Tempo.co

Alasan pertama dan yang paling penting untuk segera diadakan pembelajaran tatap muka adalah agar pembelajaran berjalan efektif. Harus diakui bahwa selama PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) ini, pembelajaran tidak berlangsung secara efektif. Guru tidak bisa efektif dalam mengajar. Sebaliknya, murid juga tidak bisa efektif menyerap materi pembelajaran.

2. Fokus Belajar

Focused young boy in glasses sitting at desk and writing in copybook in class

Belajar dari rumah membuat banyak murid tidak fokus belajar. Mereka banyak terdistraksi dengan lingkungan rumah. PJJ membuat murid-murid terhubung dengan internet, ini membuat mereka susah fokus belajar sebab teralihkan dengan media sosial.

Baca Juga: Taman Pendidikan Anak (TPA) Asrama Kramatjati 

3. Mengejar Ketinggalan

Back to school accesories

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa, PJJ membuat banyak murid ketinggalan pelajaran. Dengan adanya pembelajaran tatap muka, diharapkan bisa mengejar ketinggalan selama ini.

4. Mengurangi Ancaman Putus Sekolah

Depressed man feeling sadness

Risiko putus sekolah menjadi makin besar karena anak terpaksa harus bekerja membantu perekonomian keluarga di tengah krisis pandemi COVID-19. Persepsi orang tua yang tidak bisa melihat peranan sekolah dalam proses belajar mengajar juga menjadi penyebab banyak orang tua memutuskan untuk menghentikan anak sekolah. Dengan kembali masuk sekolah, ancaman putus sekolah bisa dikurangi.

5. Menekan Angka Kekerasan Pada Anak

A child whose depression with his hands closed

Saat PJJ banyak kasus kekerasan dalam rumah tangga yang melibatkan anak dan tidak terdeteksi karena kurangnya akses dan interaksi dengan pihak luar seperti guru. Ini akan hilang jika pelajaran tatap muka kembali diadakan.

6. Mengurangi Tekanan Psikososial

Sad child looking through the window during quarantine

Minimnya interaksi sosial dengan guru, teman serta lingkungan, ditambah tekanan pembelajaran jarak jauh dapat menyebabkan anak stres. Ini tidak akan terjadi jika mereka bisa kembali belajar di sekolah.

7. Mengurangi Kendala Tumbuh Kembang Anak

The hands of the child who smeared

Perbedaan akses dan kualitas membuat kesenjangan capaian belajar terutama untuk anak dari sosio-ekonomi berbeda. Hilangnya pembelajaran tatap muka secara berkepanjangan juga berisiko terhadap pembelajaran jangka panjang baik secara kognitif maupun perkembangan karakter. Ini menjadi salah satu penting mengapa pembelajaran tatap muka perlu segera dilakukan.

8. Kemudahan Akses Sumber Belajar

Top view of hands holding books flat illustration

Dengan kembali belajar tatap muka, baik murid dan guru tidak akan kesulitan mengakses sumber belajar. Tidak seperti saat PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh).

9. Lebih Terkontrol

Mempersiapkan Guru Berkualitas di Indonesia - Tanoto Foundation

Pembelajaran tatap muka membuat proses belajar lebih terkontrol. Sebab guru bisa secara langsung mengawasi murid-muridnya.

10. Memudahkan Praktikum

Serunya Sains Club SD Muhammadiyah PK Kunjungi Laboratorium Biologi UMS - Radio Solopos FM | News Soloraya - Radio Solopos FM

Jika pembelajaran dilakukan dengan tatap muka, proses praktikum dan penugasan juga lebih mudah disiapkan, diatur, dan dinilai. Sebab seluruh siswa bisa dilihat secara langsung kinerja dan proses kerjanya oleh guru.

Demikian alasan pentingnya sekolah tatap muka, semoga pandemi ini segera berakhir, dan anak-anak bisa mendapat haknya mendapat pendidikan yang layak dan nyaman di lingkungan sekolah.

Yuk sahabat tanamkan kebaikan dengan membantu pendidikan anak-anak yatim dan dhuafa untuk masa depan mereka melalui link kebaikan di bawah ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

30 views
English EN Indonesian ID