Griya Yatim & Dhuafa

Kisah Sa’ad bin Abi Waqqash

Sahabat, nama lengkap sahabat yang mulia ini adalah Sa’ad bin Malik bin Uhaib bin Abdul Manaf bin Zuhrah bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luhay. Marganya adalah Bani Zuhrah. Sukunya adalah Quraisy. Nama pendek dan nama populernya adalah Sa’ad bin Abi Waqqash. Nama panggilannya adalah Abu Ishaq. Jadi ia adalah Abu Ishaq Sa’ad bin Abi Waqqash Az-Zuhri Al-Qurasyi. ⠀

Uhaib adalah kakek Sa’ad dan paman Aminah binti Wahab, ibunda Rasulullah.⠀Ia adalah orang ketiga yang memeluk Islam, dan orang pertama yang melepaskan anak panah dari busurnya di jalan Allah.⠀

Sa'ad bin Abi Waqqash

Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu dikenal luas sebagai seorang yang ahli memanah dan seorang yang doanya sangat terkabul. ⠀

Pada masa khalifah Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, ia memimpin pasukan Islam dalam penaklukan Imperium Persia, khususnya dalam perang besar Qadisiyah, penaklukan ibu kota Persia yaitu Madain dan perang Jalula’. Ia pula yang pertama kali membangun kota Kufah di negeri Irak⠀

Namun ada sifat utama Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu lainnya yang juga penting untuk diketahui oleh kaum Muslimin.  Sifat tersebut adalah kedermawan dan kegemaran Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu dalam berinfak fi sabilillah.⠀

Baca Juga : Thalhah Bin Ubaidillah yang tak pernah ingkar janji

Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu adalah seorang sahabat yang kaya raya.Sifat kedermawanan Sa’ad bin Abi Waqqash tidak berkurang sedikitpun sepanjang hidupnya. Kegemarannya berinfak sama sekali juga tidak membuatnya bangkrut dan jatuh miskin.⠀

Puterinya, Aisyah binti Sa’ad bin Abi Waqash, bercerita: “Ayahku mengirimkan zakat hartanya kepada gubernur Marwan [bin Al-Hakam Al-Umawi] sebesar 5000 dinar. Pada hari ia wafat, ia meninggalkan warisan sebesar 250.000 dinar.”⠀

Sahabat, semoga kisah kedermawanan sahabat yang mulia ini bisa diteladani oleh kaum Muslimin hari ini. Wallahu a’lam bish-shawab.⠀

English EN Indonesian ID
Scroll to Top