Griya Yatim & Dhuafa

English EN Indonesian ID

Kisah Umar Bin Khattab yang Membuat Rasulullah ﷺ Tertawa dan Menangis

Griya Yatim Dhuafa

Donasiberkah.id – Suatu ketika Rasulullah berkumpul dengan para Sahabatnya, beliau bertanya kepada para sahabatnya,

“Siapa diantara kalian yang bisa membuat aku tertawa “? 

“Saya Ya Rasul !”. Jawab Umar bin Khattab. 

Kemudian Sahabat Umar pun memulai ceritanya.” Dahulu sebelum aku mengenal Islam ,aku pernah membuat Patung berhala dari Manisan (sejenis makanan seperti kue bolu), sewaktu aku merasa lapar dan tidak aku temui makanan, karena rasa lapar yang sangat amat, aku terpaksa memakan berhala tersebut mulai dari kepalanya, terus tangannya hingga habis tak tersisa.”

Kabut Fiksi~: YANG MEMAKAN TUHANNYA SENDIRI .

 

Mendengar cerita Umar, Rasulullah tertawa hingga kelihatan gigi gerahamnya.

Beliau Pun bersabda ”Dimana akal kalian waktu Itu ?”. 

Umar Menjawab “Akal kami memang Jenius, tapi waktu itu yang menciptakan alam menyesatkan kami”.

Baca Juga: Kisah Istri Nabi ﷺ Zainab Binti Jahsy “Panjang Tangan Suka Bersedekah”

Lalu Rasulullah berkata kepada Umar ”Ceritakan kepadaku Hal yang membuat aku menangis?”

Umar pun memulai ceritanya,

”Dahulu aku punya seorang anak perempuan, kemudian aku ajak anak perempuanku ke suatu tempat, tiba di tempat yang aku tuju, aku mulai menggali sebuah lubang, setiap kali tanah yang aku gali mengenai bajuku, maka anak perempuanku membersihkannya. Padahal dia tidak mengetahuinya, sesungguhnya lubang yang aku gali adalah untuk menguburnya hidup-hidup untuk persembahan berhala. Setelah selesai menggali lubang aku kubur anak perempuanku hidup-hidup”.

Benarkah Tanah Kuburan Bisa Jadi Magnet Pemanggil Makhluk Halus? | kumparan.com

Mendengar cerita itu Meneteslah air mata Rasulullah  dan para Sahabat, begitupun dengan Umar menyesali perbuatan Jahiliyah-nya sebelum dia mengenal Islam, bahkan penyesalan itu selalu teringat saat beliau menjadi khalifah.

Di masa jahiliyah, orang Arab cenderung tidak menyukai anak perempuan, jika istri mereka melahirkan anak perempuan, mukanya memerah, dan kebanyakan akan menguburnya hidup-hidup dengan dalih “persembahan kepada berhala”.

Maka dari itu, untuk menghilangkan stigma jahiliyah ini Rasulullah memberikan sabda kepada para sahabat:

“Siapa yang memiliki anak perempuan, dia tidak membunuhnya dengan dikubur hidup-hidup, tidak menghinanya, dan tidak lebih mengutamakan anak laki-laki, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga.” (HR. Abu Daud).

30+ Trend Terbaru Foto Bayi Perempuan Pakai Hijab - My Red Gummi Bear

Maukah sahabat jadi bagian dari GYD (Generasi Yang Dermawan) untuk mensejahterakan anak-anak yatim dan dhuafa dengan berdonasi di link kebaikan di bawah ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

148 views
English EN Indonesian ID