Griya Yatim & Dhuafa

Lima Waktu Yang Dilarang Untuk Shalat

Tahu gak sih, Kak? Disamping dari kewajiban untuk mendirikan shalat pada waktunya, ternyata ada Lima waktu yang dilarang untuk Shalat. Yuk simak penjelasannya…

Shalat merupakan tiang agama. Rasulullah bersabda : “Shalat itu adalah tiang agama (Islam), maka barangsiapa mendirikannya maka sungguh ia telah mendirikan agama (Islam) itu dan barangsiapa merobohkannya maka sungguh ia telah merobohkan agama (Islam) itu.” (HR.Baihaqi).

Oleh karena itu, kita tidak boleh untuk melalaikan shalat wajib yang lima waktu itu. Banyak sekali keutamaan dari ibadah shalat. Shalat merupakan sarana kita yang paling utama untuk bertemu Allah. Oleh karena itu, Rasulullah banyak memberikan contoh dengan shalat-shalat sunnah. Begitu besar keutamaan shalat hingga terdapat shalat sunnah yang disebut dengan shalat sunnah mutlak, yaitu shalat sunnah yang tidak terikat sebab apapun.

Sebagaimana terdapat waktu-waktu yang diwajibkan untuk shalat. Ternyata juga terdapat waktu-waktu yang terlarang untuk mendirikan shalat.

Rasulullah bersabda : “Ada tiga waktu di mana Rasulullah SAW melarang kita shalat dan mengubur jenezah di dalamnya: ketika matahari terbit sampai meninggi, ketika unta berdiri di tengah hari yang sangat panas sekali (waktu tengah hari) sampai matahari condong, dan ketika matahari condong menuju terbenam hingga terbenam.” (HR. Muslim).

Dalam hadits lain, disebutkan : “Tak ada shalat setelah shalat subuh sampai matahari meninggi dan tak ada shalat setelah shalat ashar sampai matahari tenggelam.” (HR. Bukhari).

Lima waktu yang dilarang untuk Shalat

Jadi, terdapat 5 (lima) waktu yang pada waktu tersebut dilarang untuk mendirikan shalat. Waktu-waktu tersebut antara lain :

  1.       Setelah shalat subuh hingga matahari terbit

Waktu yang terlarang untuk shalat adalah setelah mendirikan shalat subuh. Oleh sebab itu, shalat subuh tidak memiliki shalat sunnah ba’diah nya. Diperbolehkan lagi shalat setelah shalat subuh yaitu ketika sudah masuk waktu syuruq, atau terbitnya matahari. Waktu syuruq juga menandakan bahwa waktu subuh telah habis, sehingga sudah tidak boleh lagi untuk shalat subuh. 

  1.       Ketika matahari terbit, hingga matahari terbit sepenuhnya

Dilarang untuk shalat ketika matahari baru terbit. Setidaknya dilarang untuk shalat hingga matahari terbit sepernuhnya. Atau ketika matahari telah naik setinggi tombak.

Baca Juga : Lima Waktu Yang Dilarang Untuk Tidur

  1.       Ketika waktu istiwa’ (waktu tepat tengah hari)

Waktu istiwa’ itu yaitu waktu ketika matahari tepat berada diatas kepala kita tidak tergelincir kearah barat maupun timur. Sehingga hanya menimbulkan bayangan yang tepat berada dikaki kita. Waktu istiwa’ kira-kira 10 menit sebelum masuk waktu dzuhur.

  1.       Setelah shalat ashar hingga masuk waktu maghrib

Sama seperti shalat subuh. Shalat asar juga tidak memiliki shalat sunnah ba’diyah. Sebab, pada waktu setelah ashar, dilarang untuk mendirikan shalat.

  1.       Ketika matahari terbenam, hingga matahaari terbenam sempurna

Tidak boleh melaksanakan shalat diwaktu ini. Bahkan ada pendapat yang mengatakan bahwa ketika matahari sudah merah dan mulai untuk terbenam, itu merupakan akhir dari waktu ashar. Sehingga sudah tidak boleh lagi mendirikan shalat, meskipun shalat ashar. Sebab waktu Tentu hal itu dilarang jika tidak ada uzurnya.

Shalat sunnah dilarang diwaktu-waktu tersebut. Namun, ulama syafi’iyah memberikan pendapat bahwa yang dilarang merupakan shalat sunnah yang tidak diikuti maupun dibarengi oleh sebab. Jadi, shalat sunnah yang dibarengi dengan sebab itu diperbolehkan.

Misal shalat sunnah gerhana. Shalat sunnah gerhana harus dilakukan ketika gerhana itu berlangsung meskipun itu pada waktu-waktu yang dilarang untuk shalat. Shalat sunnah tahiyatul masjid pun diperbolehkan, sebab kketika seseorang masuk masjid disunnahan untuk shalat 2 rakaat. Meskipun itu pada waktu-waktu yang dilarang untuk shalat.

Namun, pendapat ulama mazhab Hanafi tetap melarang mendirikan shalat, apapun alasannya. Disebabkan kemasyhuran hadits-hadits yang menyebutkan larangan untuk mendirikan shalat diwaktu tersebut.

Wallahu A’lam…

English EN Indonesian ID
Scroll to Top