Griya Yatim & Dhuafa

Makanan Yang Bantu Perkembangan Otak Anak

Bunda, ingin si Kecil tumbuh menjadi anak cerdas? Ini lho makanan yang bantu perkembangan otak anak. Yuk simak sama-sama…

Ada beberapa penyokong tumbuh kembang si anak untuk menjadi anak yang cerdas. Salah satunya adalah pemenuhan nutrisi si anak dengan makan makanan bergizi. Makanan bergizi tidak hanya berperan sebagai penghasil energi bagi tubuh, namun juga mengoptimalkan pertumbuhan otak anak.

Mulailah penuhi kebutuhan nutrisi anak dengan makanan yang tepat. Makanan tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan anak, tapi juga mempengaruhi konsentrasi, daya ingat, serta kemampuan otaknya untuk berpikir. Itulah alasan pentingnya memberikan anak beragam vitamin dan mineral yang dibutuhkan selama masa pertumbuhan, khususnya melalui makanan.

Diantara makanan yang bisa mendukung proses perkembangan otak anak adalah sebagai berikut :

  1. Ikan

Ikan termasuk salah satu jenis makanan yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Kandungan asam lemak omega-3 pada ikan bagus untuk mendukung perkembangan kognitif anak dan meningkatkan daya ingatnya. Terlebih lagi ikan salmon yang memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi.

  1. Telur

Salah satu kandungan telur, yaitu kolin, bermanfaat untuk membantu perkembangan daya ingat anak. Selain itu, telur juga tinggi akan kandungan protein dan nutrisi lain yang dapat membantu meningkatkan kemampuan konsentrasi anak.

  1. Kubis dan Bayam

Kedua jenis sayuran ini mengandung antioksidan yang baik untuk perkembangan sel otak anak. Bayam dan kubis juga mengandung asam folat yang diyakini dapat memperkuat daya ingat anak.

  1. Susu dan Yogurt

Kedua jenis makanan ini mengandung vitamin B, vitamin D, dan protein yang penting untuk perkembangan jaringan otak. Vitamin D dalam susu dan yoghurt juga bermanfaat untuk mendukung pertumbuhannya.

  1. Kacang-kacangan dan biji-bijian

Kacang dan biji-bijian adalah makanan yang mengandung asam amino dan juga protein. Kedua nutrisi tersebut sangat mendukung fungsi sel saraf. Jika sel saraf berfungsi dengan baik, maka akan membantu perkembangan otak si anak. Tentu saja nutrisi tersebut juga membantu memperkuat daya ingat.

Makanan yang bantu perkembangan otak anak

Baca Juga : Lawan Bakteri dan Virus dengan Antibodi dari Makanan Bergizi

Itulah makanan yang bisa bantu perkembangan otak anak. Bunda juga bisa memilih berbagai jenis makanan pendukung perkembangan otak anak diatas. Sajikan dalam variasi olahan yang berbeda, sehingga si Kecil tidak bosan. Namun, jangan lupa untuk tetap memperhatikan keseimbangan gizinya. Gizi yang baik dan seimbang akan lebih efektif untuk perkembangan si anak.

Pengertian gizi seimbang

Secara umum, pengertian gizi seimbang adalah pemenuhan asupan gizi yang jumlah dan jenisnya sesuai dengan kebutuhan tubuh. Gizi yang seimbang terdiri dari gizi yang cukup secara kuantitas, dan juga cukup secara kualitas, dan mengandung zat-zat yang menyokong pertumbuhan dan aktivitas sehari-hari.

Oleh karena itu sangat diperlukan untuk mengonsumsi makanan yang beraneka ragam, agar tubuh juga mendapat gizi yang beraneka ragam. Sehingga tidak berlebihan di satu bidang, dan juga tidak kekurangan di bidang lainnya. Kebutuhan gizi harian yang harus diterima oleh tubuh antara lain :

  1. Karbohidrat

Karbohidrat berguna sebagai sumber utama energi bagi tubuh. Kekurangan karbohidrat akan menyebabkan tubuh kita kurang energi. Namun, jika kelebihan karbohidrat juga tidak baik bagi tubuh. Karena akan menyebabkan naiknya kadar kolesterol hingga rentan terkena diabetes tipe 2. Karbohidrat dijadikan sebagai makanan pokok, seperti nasi dan gandum.

  1. Protein

Protein berfungsi untuk membantu mengatur metabolisme tubuh. Protein juga dibutuhkan untuk perkembangan si anak, termasuk perkembangan otak si anak. Protein bisa didapatkan dari mengkonsumsi lauk pauk, seperti ikan, telur dan daging. 

  1. Lemak

Lemak juga dibutuhkan dalam tubuh, tentu dengan jumlah yang tepat. Lemak sebagai cadangan makanan tubuh. Namun berlebihan lemak juga tidak baik. Karena jika lemak sudah terlalu bertumpuk pada tubuh, maka akan menyebabkan berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung.

Bunda, tiga nutrisi pokok tersebutlah yang harus diperhatikan untuk menjaga keseimbangan nutrisi si anak. Sebaiknya kita lebih memperhatikan keseimbangan nutrisi si anak agar dia bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

English EN Indonesian ID
Scroll to Top