News

Menjaga Hati dengan 7 Hal

Hati merupakan inti kebaikan dalam manusia. Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya di dalam jasad (badan) terdapat segumpal daging, jika ia bagus maka seluruh jasadnya bagus. Dan jika rusak maka seluruh jasadnya pun rusak. Ketahuilah segumpal daging itu adalah hati.” (HR. Bukhari dan Muslim). Yuk kita Menjaga Hati dengan 7 Hal berikut ini.

Maka dari itu, hati tidak boleh dibiarkan menjadi rusak ataupun terjangkit penyakit. Ketika hati sudah mulai rusak dan juga sudah mulai masuk penyakit-penyakit kedalamnya, hati sudah tidak lagi bertujuan pada kebaikan karena Allah. Penyakit-penyakit hati itu sangatlah berbahaya karena dapat menimbulkan penyakit lainnya dan tanpa kita sadari hati kita pun sudah mati.

Kak, sama halnya seperti fisik, hati pun perlu kita jaga kesehatannya. Mencegeah dan mengindari penyakit-penyakit itu lebih mudah untuk dilakukan daripada mengobatinya. Bila hati sehat, maka InsyaAllah akan merasakan kenyamanan dalam beribadah dan merasakan manisnya iman.

Yuk kak kita amalkan tips Menjaga Hati dengan 8 Hal berikut dibawah ini :

Menjaga Hati dengan 7 Hal

1. Datangi majelis ilmu

Allah memerintahkan kita untuk berlapang-lapang dalam majelis. Allah berfirman : Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: ‘Berlapang-lapanglah dalam majlis’, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu….(QS. Al-Mujadalah : 11).

Dengan mendatangi majelis ilmu, InsyaAllah hikmahnya akan menyentuh hati kita yang gersang. Ilmu yang kita dapatkan akan menjadikan hati kita lebih lapang dalam  Namun, apabila kita masih khawatir berada dalam kerumunan, karena saat ini kita masih harus menjaga jarak, kita bisa dirumah via kajian online.

2. Silaturahmi dengan para shalihin

Ketika hati sedang gundah, bersilaturahmi dengan para shalihin dapat membuat kita lebih tenang. Mintalah nasihat-nasihat, sebab orang yang beriman itu saling nasihat menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Salah satu nikmat yang harus disyukuri ialah sahabat shalih yang senantiasa menunjukan kepada jalan kebaikan dan senantiasa mengiringi langkah kita dalam rangka taat kepadaNya.

3. Berinteraksi dengan Al-Qur’an

Perbanyak interaksi dengan Al-Qur’an, tidak hanya sekedar dibaca namun juga kita pahami makna yang terkandung di dalamnya. membaca Al-Qur’an itu merupakan nutrisi yang menghidupkan hati. Berzikir dengan membaca Al-Qur’an dapat menjaga hati dari dua hal yang merupakan sumber penyakit hati, yaitu syubhat dan syahwat. InsyaAllah, Al-Qur’an akan menjaga hati kita untuk tetap ingat kepada Allah.

4. Mengingat kematian

Rasulullah bersabda : “Mereka yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik persiapannya untuk menghadapi kehidupan setelah kematian, nah mereka itulah orang yang paling cerdas.” Dengan mengingat kematian, kita akan lebih banyak menghisab diri dan mengingat kematian kita akan kembali sadar bahwa tugas manusia di dunia sejatinya ialah hanya untuk beribadah.

5. Kurangi kegiatan yang tidak bermanfaat

Rasulullah bersabda : “Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat.” (HR. Tirmidzi). Perbanyak aktifitas harian yang bermanfaat, seperti mengikuti kajian online, tadarus dll. terlebih jika waktu luang kita hanya dihabiskan seharian di rumah. Waktu tidak akan bisa diulang meski sedetikpun. Maka jika kita isi waktu kita dengan hal yang tidak bermanfaat, hanyalah penyesalan yang akan kita dapati di akhir nanti.

6. Tinggalkan dosa

Mulai dengan meninggalkan dosa, karena boleh jadi salah satu penyebab kesedihan hati ialah akibat dosa yang kita kerjakan. Meninggalkan dosa akan lebih mudah ketika kita bersama dengan orang-orang shalih dan memperbanyak shalat sunnah. Shalat itu menghindari kita dari perbuatan keji dan mungkar, Allah berfirman : “…Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar…” (QS. Al-Ankabut : 45).

7. Menyegerakan  taubat

Manusia itu makluk yang penuh dosa. Allah memerintahkan kita untuk bertaubat kepadaNya dengan taubat yang sebenar-benarnya. Allah berfirman : “Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya).” (QS. At-Tahrim : 8).

Baca Juga : Menangis Melembutkan Hati Yang Keras

Rasulullah bersabda : “Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kamu kepada Allah sebelum ajal menjemputmu.” (HR. Bukhari). Maka, Perbanyak taubat dan mohon ampunanNya. Agar hati kembali tenang dan dihilangkan gundah dan resah.

Yuk kak, kita jaga Menjaga Hati dengan 7 Hal yang dijelaskan diatas. Semoga kita dapat memetik hikmahnya dan semoga hati kita menjadi tenang dan tentram.

Share it on