Griya Yatim & Dhuafa

Nasihat Rasulullah ﷺ Untuk Muslim di Masa Tua

Sedekatduajari – Assalamualaikum Sahabat Dermawan. Usia makin bertambah dan tiba masanya jika umur kita panjang akan menghadapi usia tua. Saat dimana tubuh sudah tidak kuat lagi sebagaimana saat kita muda, saat ingatan juga sudah mulai hilang satu demi satu hingga akan tiba saat dimana ajal pun akan menjemput. Tetapi saat kita menjadi tua bukanlah menjadi akhir untuk tidak melaksanakan amal ibadah kepada Allah SWT sebagaimana tuntunan dari Rasulullah ﷺ.

Ada sebuah kisah  tentang sosok sahabat bernama Qubaishah yang usianya memang sudah lanjut usia. Dikisahkan, bagaimana dengan susah payah sang sahabat mendatangi Rasulullah ﷺ pada suatu waktu. Lalu Qubaishah mengungkapkan sebuah pertanyaan kepada Rasulullah ﷺ yang membuat beliau terkesan dengan apa yang ditanyakan sehingga memintanya untuk mengulangi kembali pertanyaan tersebut.

Baca Juga : Bantuan Sempati Sekitar Asrama Depok

“Wahai Rasulullah! Aku datang pada saat aku nyaris tak dapat menemuimu. Usiaku sudah tua, tulangku rapuh, kekuatanku melemah hingga membutuhkan pertolongan orang lain dan ajalku pun telah dekat. Aku datang supaya kamu mengajariku sesuatu yang dengannya Allah memberiku manfaat didunia dan akhirat. Jangan banyak-banyak, karena aku sudah tua hingga banyak lupa,” tanya Qubaishah kepada Rasulullah yang diulanginya lagi sebagimana permintaan Rasulullah ﷺ.

“Demi Dzat yang telah mengutusku dengan membawa kebenaran. Tidaklah pepohonan dan tanah yang ada disekitarmu melainkan menangis lantaran kasihan kepadamu. Kemukakan keperluanmu,” tanya kembali Rasulullah ﷺ.

“Aku datang agar kamu mengajariku sesuatu dengannya Allah memberiku manfaat didunia dan akhirat. Jangan banyak-banyak, karena aku sudah tua hingga banyak lupa,” ucap Qubaishah.

“Wahai Qubaishah, apabila memasuki waktu subuh, maka bacalahSubhaanallaahil adhiim wa bihamdih walaa haula walaa quwwata illaa billaah (Maha Suci Allah yang Agung, dan segala puji bagi-Nya. Tiada daya dan kekuatan melainkan karena pertolongan Allah) sebanyak empat kali. Maka Allah akan memberimu empat perkara bagi kepentingan dunia. Keempat perkara tersebut adalah bahwa kamu akan terpelihara dari penyakit gila, pikun, kusta dan lumpuh,” jawab Rasulullah ﷺ.

Baca Juga : Bantuan Jum’at Berkah Sekitar Asrama Pamulang

“Adapun untuk urusan akhiratmu, bacalah Allahummahdini min ‘indika, wa afidh ‘alayya min fadhlik, wansyur ‘alayya rahmataka, wa anzil ‘alayya min barakaatik (Ya Allah, berilah aku petunjuk dari sisi-Mu, limpahkanlah kepadaku sebagaian karunia-Mu, sebarkanlah kepadaku sebagian rahmat-Mu dan turunkanlah kepadaku sebagian berkah-Mu).” Lanjut Rasulullah tentang amalan yang berkaitan dengan akhirat kepada Qubhaisah.

Akhirnya sang kakek pun pergi dengan perasaan yang plong di dada dan berusaha sekuat tenaga mengamalkan apa yang diajarkan Rasulullah ﷺ.

“Demi Dzat yang jiwau berada ditanganNYA. Jika dia membawa keempatnya pada hari kiamat maka tidaklah dia mengucapklannya melainkan dibukakan keempat pintu surga. Dia dapat masuk melalui pintu yang dikehendakinya,” sabda Rasulullah ﷺ.

Tunaikan Zakat Dan Sedekah Kita, Dan Raih Pahala Terbaik Untuk Bekal Akhirat

Sahabat Dermawan, Yuk kita penuhi kewajiban kita sesama manusia untuk saling menolong dan menjadi manfaat bagi banyak orang. Tebar manfaat di negeri kita tercinta ini dengan zakat dan sedekah.

Yuk bantu penuhi kebutuhan hidup anak-anak yatim dan dhuafa serta para lansia dhuafa yang membutuhkan dengan mengunjungi link di bawah ini :

sedekatduajari.id

English EN Indonesian ID
Scroll to Top