News

Nikmat dan Kegembiraan Orang Yang Berpuasa

Bulan Ramadhan berbeda dengan bulan yang lainnya. Bulan Ramadhan adalah bulan mulia, yaitu yang diwajibkan atas setiap muslim untuk berpuasa pada siang harinya.

Rasulullah bersabda : “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan bulan yang berkah, Allah ‘azza wajalla mewajibkan puasa (di siang harinya) kepada kalian.” (HR. Ahmad).

Berpuasa adalah salah satu ibadah yang mulia. Dalam salah satu hadits qudsi, Allah berfirman : “…kecuali amalan puasa, amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku”.

Setiap perintah dan larangan yang datangnya dari Allah dan Rasulnya, pasti bertujuan untuk kemashlahatan umat. Jadi dalam perintah dan laranganNya pasti memiliki makna kebaikan untuk diri kita sendiri. Begitu juga dengan berpuasa.

Allah memerintahkan kita untuk berpuasa adalah tidak lain untuk kebaikan kita sendiri, terdapat berbagai macam makna dari perintah berpuasa ini.

Berpuasa adalah ibadah yang penuh dengan nikmat. Nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kita tidaklah selalu berbentuk materi, ataupun suatu yang bisa kita rasakan dengan indera kita. Tapi ada juga nikmat yang bersifat maknawi yang artinya hanya dapat dirasakan oleh jiwa dan ruh kita.

Nikmat dan Kegembiraan Orang Yang Berpuasa

Salah satu makna dari bulan Ramadhan adalah bulan latihan. Di bulan Ramadhan ini kita dilatih untuk menjadi seorang muslim yang lebih baik. Dengan menjalankan ibadah puasa kita dilatih untuk menahan diri kita dari segala hal yang dapat membatalkan puasa.

Itu memberikan kenikmatan maknawi pada jiwa kita untuk terbiasa lebih menjaga nafsunya. Sesuai dengan sabda Rasulullah : “Karena sesungguhnya puasa itu merupakan pengendali hawa nafsu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Puasa itu dapat melindungi kita dari berbagai maksiat-maksiat yang ada di sekitar kita, yang menjadikan puasa adalah sebagai perisa dari azab Allah. Rasulullah bersabda : “Puasa adalah perisai dari Azab Allah, seperti perisai salah seorang di antara kalian (yang dapat melindungi diri kalian dari serangan musuh) ketika berperang.” (HR. Ahmad). Ini juga salah satu dari nikmat dan berkahnya berpuasa.

Baca Juga: Jadikan Ampunan Allah Sebagai Tujuan Ramadhan

Bulan puasa adalah bulan yang penuh dengan kegembiraan. Kegembiraan ini di ciptakan dari suasana kebersamaan yang terbentuk oleh semangat berbagi. Berbagi dengan sesama adalah suatu hal yang dapat menciptakan kebahagiaan, bagi semuanya.

Inilah momen yang paling tepat untuk berbagi, sebab selain mendapatkan kebahagiaan di dunia, kita akan mendapatkan kebahagiaan di akhirat. Dan yang pasti adalah Kegembiraan menuju hari kemenangan yaitu idul fitri.

Sahabat dermawan. Ternyata dalam ibadah puasa, didalamnya juga terdapat nilai perjuangan, menahan lapar, menahan haus, dan menahan sementara yang halal dan boleh sampai waktu berbuka tiba. Allah Subhanahu Wata’ala menyediakan 2 (dua) kegembiraan untuk orang yang menjalankan ibadah puasa, yaitu : 1 (satu) di dunia dan 1 (satu) di akhirat.

Kegembiraan di dunia yaitu saat kita berbuka puasa dan kegembiraan di akhirat saat kita bertemu dengan Allah, Rabb yang mencipatakan kita serta alam semesta.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan yaitu kegembiraan ketika dia berbuka dan kegembiraan ketika berjumpa dengan Rabbnya”. (HR. Muslim ).

Yuk sahabat, kita jadikan bulan Ramadhan ini sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah, dan juga kita harus berusaha seoptimal mungkin untuk meraih kegembiraan yang telah Allah sediakan.

Share it on