Griya Yatim & Dhuafa

Orang-orang Yang Mendapat Petunjuk

Nikmat yang paling indah yang Allah berikan kepada hambanya adalah nikmat iman. Hanya orang-orang yang Allah pilih yang akan diberikan petunjuk dan hidayah kedalam hatinya. Keselamatan hidup di dunia dan akhirat akan diperoleh ketika seseorang berada dalam petunjuk Allah. Allah memberikan petunjuk kepada siapa saja yang mengharapkannya dan berusaha untuk itu. Dalam usaha mendapatkan petunjuk dari Allah terdapat beberapa faktor yang disebutkan dalam sebuah hadits. Maka inilah Orang-orang Yang Mendapat Petunjuk.

 Rasulullah bersabda : “Barang siapa diuji lalu sabar , diberi lalu bersyukur , dizhalimi lalu  memaafkan dan menzalimi lalu ishtighfar maka baginya mereka keselamatan dan mereka tergolong orang yang memperoleh petunjuk.” (HR Baihaqi).

Dalam hadits tersebut disebutkan 4 hal yang dapat membuat seorang hamba Allah mendapatkan petunjukNya, antara lain :

  1.       Sabar dalam ujian

Seorang yang beriman pasti Allah akan beri ujian. Allah berfirman : “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ‘Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji lagi?” (QS. Al-Ankabut : 2). Dalam menghadapi ujian Allah kita harus bersabar. Allah itu mencintai orang-orang yang sabar dan bersama mereka, Allah berfirman : “…Dan, Allah mencintai orang-orang yang sabar.” (QS. Ali Imran : 146).  Allah berfirman : “Allah Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Qs. Al-Baqarah : 153). Maka Allah pasti akan memberikan pertolongannya berupa petunjuk dan jalan keluar bagi permasalahan yang kita hadapi.

  1.       Bersyukur ketika diberi nikmat

Bersyukur merupakan sifat terpuji yang dimiliki oleh para Rasul. Yaitu bersyukur dalam keadaan lapang dan juga dalam keadaan sempit. Jangan sampai kita seperti manusia yang disebutkan Allah dalam firmannya ini, Allah berfirman : “Adapun manusia apabila Rabbnya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: ‘Rabbku telah memuliakanku’, Adapun bila Rabbnya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata: ‘Rabbku menghinakanku’.” (QS. Al-Fajr : 15-16).

Baca Juga : Kunci Agar Dicintai Allah dan Rasul-Nya

Orang bersyukur atas nikmat yang telah diberikanNya, akan ditambahkan nikmatnya. Allah berfirman : “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih’.” (QS. Ibrahim : 7). Dan itulah orang yang diberi petunjuk oleh Allah. 

  1.       Pemaaf

Minta maaf merupakan pasukan yang besar bagi jiwa seseorang. Dengan meminta maaf maka kita telah menguatkan hati dan jiwa kita. Dan memaafkan suatu hal yang berat, namun kita harus yakin bahwa terdapat faidah yang besar di dalam memaafkan. Allah memerintahkan kita agar menjadi seseorang yang pemaaf, Allah berfirman : “Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh.” (QS. Al-A’raf : 199).

  1.       Bertobat atas kezaliman

Kezaliman merupakan hal yang tidak hanya merugikan diri sendiri namun dapat merugikan orang lain juga. Karena itu, dosa yang melibatkan orang lain adalah salah satu hal yang dapat menjadi sebab kebangkrutan kita saat di akhirat. Karena kezaliman yang kita lakukan, pahala yang kita miliki akan diberikan kepada korban kezaliman kita. Oleh karena itu, ketika kita melakukan sebuah kezaliman kita harus meminta maaf, dan bertaubat kepada Allah. Dengan begitu Allah akan mengampuni dosa-dosanya dan memberikan petunjuk padanya.

Sahabat dermawan, inilah Orang-orang Yang Mendapat Petunjuk ketika dalam keadaan sempit, hanya Allah-lah satu-satunya tempat kita meminta pertolongan. Dan Allah hanya Allah-lah tempat terbaik untuk meminta petunjuk. Hanya kepada Allah-lah segala urusan kembali.

English EN Indonesian ID
Scroll to Top