Griya Yatim & Dhuafa

Perbaiki Diri, Luruskan Niat

Niat merupakan hal yang paling penting dari setiap hal yang ingin kita lakukan. Setiap urusan yang kita lakukan di dunia ini harus diawali dengan sebuah niatan. Niatan bisa dalam arti tujuan yang ingin dicapainya, sebab tanpa tujuan kita tidak akan mencapai apapun. 

Definisi niat secara Istilah adalah sebagaimana yang dijelaskan oleh Syaikh Abdurrahman bin Nashir as Sa’di, beliau berkata, “Niat adalah maksud dalam beramal untuk mendekatkan diri pada Allah, mencari ridha dan pahalaNya.” (Bahjah Quluubil Abraar wa Qurratu ‘Uyuunil Akhyaar Syarah Jawaami’ul Akhbar hal. 5).

Begitu juga dalam hal selain beribadah, kita juga membutuhkan niat untuk menjalaninya, niat sebagai bentuk keseriusan dalam menjalani hal tersebut. Tanpa adanya niat yang kuat, kita tidak akan mencapainya apapun melainkan hanya rasa lelah saja di akhirnya. Agar lelah yang kita alami dapat membuahkan hasil dan berarti dihadapanNya, Ibnu Qayyim Rahimahullah berkata,“Jika engkau tidak ikhlas maka jangan engkau berletih-letih”. (Bada’iul Fawaid 3/235).

Baca Juga : SUJUD, Tawakal Seorang Hamba Menghindari Wabah Virus Corona

Dari Umar radhiallahu‘anhu, beliau berkata, “Aku mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallambersabda, “Semua amal itu tergantung niatnya dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan RasulNya. Barang siapa yang hijrahnya itu karena dunia yang ingin ia dapatkan  atau karena seorang wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya itu kepada apa yang ditujunya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam hadist tersebut disebutkan bahwa setiap urusan itu memiliki niatan di dalamnya, maupun itu baik atau buruk perbuatannya pasti diiringi dengan niat didalamnya. Kemudian, apa yang dia dapat adalah apa yang telah dia niat kan. Bila berniat untuk kebaikan, maka dia dapat mendapatkan kebaikan, sebaliknya jika berniat untuk keburukan maka dia akan mendapat keburukan. Setiap amalan sangat tergantung pada niat, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya amal perbuatan tergantung niat, dan setiap orang mendapat balasan amal sesuai apa yang dia niat kan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Perbaiki Diri, Luruskan Niat

Yang harus kita benar-benar yakin adalah bahwa Allah mengetahui apa yang kita niatkan dalam hati kita. Allah berfirman : “Sungguh, Allah mengetahui yang ghaib (tersembunyi) di langit dan di bumi. Sungguh, Dia Maha Mengetahui segala isi hati” (QS. Fatir : 38). Jadi, Allah akan memberikan ganjaran yang sesuai dengan apa yang kita niatkan.

Yang mengetahui niat pada diri kita hanyalah Allah dan diri kita sendiri. Namun, niatan yang buruk akan dimaafkan oleh Allah jika kita belum melakukannya. Untuk mencapai sesuatu yang kita tuju, kita harus meluruskan niat kita terlebih dahulu. Sebaik-baiknya niat adalah niat yang ikhlas hanya karena Allah semata. Tidak hanya dalam hal beribadah, tapi di setiap urusan yang kita lakukan dan hadapi.

Setiap situasi yang sulit termasuk wabah virus corona ini tentu menguras banyak energi dan konsentrasi baik materil dan moril. Oleh karena itu, keikhlasan dalam melakukan hal apapun itu sangat lah diperlukan jika benar-benar ingin menggapai sesuatu.

Sahabat dermawan, ternyata kunci agar lelah tak sia-sia adalah niat yang lurus dan ikhlas semata-mata mengharap ridhoNya. Oleh karena itu kita harus meluruskan kembali niat kita, yaitu niat yang ikhlas hanya mengharapkan Allah Subhanahu Wata’Ala.

English EN Indonesian ID
Scroll to Top