News

Perintah Allah Itu Bukanlah Sebagai Beban

Allah tidak membebankan seseorang dengan syariatNya. Segala syariat yang Allah perintahkan itu semata-mata untuk kebaikan diri kita sendiri. Tidak ada syariat Allah yang berat untuk kita lakukan, sebab Allah pasti akan berikan kemudahan dan juga keringanan. Satu-satunya yang berat adalah melawan keinginan nafsu diri sendiri. Yuk jadikan Perintah Allah Itu Bukanlah Sebagai Beban.

Salah satu contohnya adalah zakat. Zakat itu ringan, yang berat itu pahalanya. Allah hanya memerintahkan kita untuk mengeluarkan 2,5% saja dari penghasilan kita, itupun jika sudah sampai pada nasabnya. Namun kebanyakan orang masih enggan untuk membayar zakat, dan masih banyak juga yang menunda-nunda untuk membayar zakat.

Segala syariat Allah itu pasti akan terasa berat jika tidak dibarengi dengan kecintaan kepadaNya. Hal ini bahkan berlaku pada setiap hal. Jika kita melakukan sesuatu yang kita tidak inginkan, maka pasti akan terasa berat. Maka hal yang paling penting adalah kecintaan kepada Allah dan selalu berzikir kepada Allah.

Kunci ringannya amal adalah niat yang ikhlas

Perintah Allah Itu Bukanlah Sebagai Beban

Kunci dari ringannya beramal shalih itu adalah niat dan keikhlasan. Suatu amalan kecil akan menjadi berat jika kita tidak ikhlas. Sebaliknya, suatu amalan yang besar akan terasa sangat ringan jika kita ikhlas. Ikhlas itu artinya tiada niatan dalam suatu perbuatan kecuali karena Allah.

Niat juga dapat mendorong seseorang untuk beramal shalih. Jika kita sudah berniat untuk berbuat baik, maka Allah akan mudahkan. Bahkan niat berbuat baik saja sudah menjadi sebuah kebaikan. Niat yang terbaik adalah niat beramal karena Allah.

Berat menjalankan syariat adalah tanda munafik

Kita perlu hati-hati jika kita sudah merasa berat untuk menjalankan syariat-syariat Allah. Bisa jadi hal itu merupakan tanda-tanda munafik yang ada pada diri kita dan tidak kita sadari. Menjalankan syariat adalah bukti dari keimanan. Jika kita malas atau terasa berat untuk menjalankan syariat, itu merupakan tanda kecilnya iman yang  kita miliki.

 Orang-orang munafik itu menjalankan perintah Allah dengan terpaksa dan malas. Allah berfirman : “dan mereka tidak mengerjakan shalat, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menafkahkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan.” (QS. At-Taubah : 54). Mereka mencoba untuk menipu Allah, padahal Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka.

Baca Juga : Perintah Shalat dan Pembentukan Akhlak

Allah berfirman : “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.” (QS. An-Nisa : 142).

Terkadang manusia lebih ringan untuk melakukan dosa-dosa, dibandingkan beramal shalih. Rasulullah bersabda : “Surga itu diliputi perkara-perkara yang dibenci (oleh jiwa) dan neraka itu diliputi perkara-perkara yang disukai syahwat.”. (HR. Muslim). Akibat terbiasa menuruti hawa nafsu, kita menjadi sering menyepelekan dosa sehingga ringan untuk berbuat dosa.

Rasulullah bersabda : “Hati-hatilah kalian dari hal meremehkan dosa-dosa. Sungguh, permisalannya ialah seperti suatu kaum yang mendatangi suatu tempat lalu ia ambil sedahan kayu darinya, dan datang ke tempat lainnya dan ia juga mengambil sedahan kayu darinya, lalu ia datang lagi ke tempat lainnya dan ia juga mengambil sedahan kayu saja darinya. Lalu tak ia sangka ia telah mengumpulkan kayu bakar yang banyak sekali yang mampu mengobarkan api yang menjilat-jilat.” (HR. Ahmad).

Yuk Sahabat, Yuk jadikan Perintah Allah Itu Bukanlah Sebagai Beban, dan kita jadikan beramal shalih sebagai suatu kebiasaan. Agar diri kita menjadi lebih ringan untuk beramal shalih dan menjalankan perintah Allah.

Bersama Griya Yatim & Dhuafa, Ayo terus beramal shalih dengan bersedekah pada link di bawah ini :

https://donasiberkah.id/program/sedekah-untuk-yatim-dan-dhuafa

https://kitabisa.com/campaign/panganyatimdandhuafa/

Semoga Allah menerima amal-amal kita, dan memperkuat keimanan kita sehingga kita menjadi ringan untuk beramal shalih. Aamiin…

Share it on