News

Prinsip Hidup yang Perlu Dipegang Seorang Muslim

Prinsip Hidup yang Perlu Dipegang Seorang Muslim

Kak, untuk mencapai suatu tujuan, perlu ada suatu prinsip agar tidak menjauh dari tujuan awal. Oleh karena itu, Inilah Prinsip Hidup yang Perlu Dipegang Seorang Muslim agar dapat mencapai tujuannya, yakni Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Ali bin Abu Thalib ra, salah satu dari empat Khalifah Ar-Rasyid yang juga merupakan salah satu ulama besar dalam islam. Beliau seringkali memberikan nasihat-nasihat yang mestinya kita ambil hikmahnya. Salah satu nasihatnya dikutip oleh Imam An-Nawawi, dalam kitabnya Nashahiul Ibad.

“Barangsiapa merindukan surga, maka ia akan bersegera dalam melaksanakan kebaikan. Barangsiapa takut siksa neraka, maka ia akan berhenti dari mengikuti hawa nafsu. Barangsiapa meyakini datangnya kematian, maka ia tidak akan terlena dengan kesenangan duniawi dan barangsiapa mengetahui dunia adalah negeri cobaan, maka semua musibah yang menimpanya akan terasa ringan.” (Ali bin Abu Thalib ra)

Dalam nasihatnya tersebut, terdapat empat prinsip hidup yang harus kita pegang sebagai seorang muslim. Antara lain :

1. Merindukan surga

Surga merupakan nikmat Allah yang menjadi cita-cita seorang muslim. Setiap muslim pasti ingin dimasukkan kedalam surgaNya. Dengan nikmat yang tidak terbayangkan, surga menjadi sesuatu yang amat dirindukan oleh setiap muslim.

Namun, kerinduan seorang muslim terhadap surgaNya tidaklah hanya dikhayalkan, tapi juga harus diusahakan semaksimal mungkin. Yaitu dengan selalu meningkatkan ketakwaan kita, selalu bersegera dalam bertaubat dan beramal shalih.

Allah menyediakan surga untuk orang-orang yang bertakwa. Allah berfirman : “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali Imran

Prinsip Hidup yang Perlu Dipegang Seorang Muslim

2. Takut neraka

Dalam Al-Qur’an juga hadits-hadits Rasulullah, seringkali disebutkan tentang siksa-siksa di neraka. Hal tersebut sebagai kabar juga peringatan bagi orang-orang yang berdosa. Hingga peringatan-peringatan tersebut menimbulkan rasa takut terhadap siksa-siksa neraka. Takut terhadap siksa neraka juga merupakan bentuk dari takut kepada Allah akan siksaNya yang sangat pedih. Rasa takut kepada Allah lahir dari perasaan banyaknya dosa yang telah diperbuat seorang hamba.

Rasa takut yang tumbuh dalam hati seorang muslim akan menimbulkan penolakan terhadap perbuatan-perbuatan yang menjerumuskannya kepada neraka. Sehingga dengan demikian, kita dapat mengekang hawa nafsu yang kita miliki. Perkara-perkara yang dulu disukainya, tidak lagi dilakukannya sebab rasa takutnya kepada Allah.

Itulah orang-orang yang Allah berikan petunjuk padanya. Allah berfirman : “Petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang takut kepada Rabb mereka.” (QS. Al-A’raf : 156). Rasa takut seorang hamba terhadap Rabbnya berbanding lurus dengan keimanannya kepada Allah. Maka disebutkan bahwa orang-orang yang benar-benar takut kepada Allah hanyalah para ulama. Allah berfirman : “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS. Fatir : 28).

3. Meyakini adanya kematian

Meyakini kematian bukanlah sekedar yakin bahwa kita pasti mati, namun pada hakikatnya yaitu meyakini bahwa kematian bukanlah akhir dari segalanya. Tapi kematian justru awal dari kehidupan yang kekal di akhirat nanti.

Dengan meyakini hal tersebut, kita akan mengetahui bahwa kehidupan dunia sangatlah singkat. Sehingga kita akan bersegera dalam mengumpulkan bekal serta meninggalkan hal-hal yang tidak berguna. Meyakini kematian akan membuat kita menjalani kehidupan ini dalam ketundukan kepadaNya.

Baca Juga : Inilah Tujuan Diciptakannya Manusia

Allah berfirman : “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa, dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan islam.” (QS. Ali Imran : 102).

4. Dunia adalah tempat cobaan

Keutamaan dari menyadari dunia itu adalah tempat cobaan, kita akan merasa mudah ketika menghadapi cobaan. Baik cobaan itu berupa kebaikan ataupun keburukan.

Allah berfirman : “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Anbiya : 35).

Maka, itulah Prinsip Hidup yang Perlu Dipegang Seorang Muslim yang menjadi pembeda antara orang mukmin dengan orang kafir. Semoga kita tergolong orang-orang yang selalu berada dijalanNya. Aamiin…

Share it on