Griya Yatim & Dhuafa

Sebab Rusaknya Suatu Sedekah

admin

Didalam sebuah syarat diterimanya amalan dengan cara yaitu mengikhlaskan/mengharapkan ridha Allah sesuai firman Allah, “Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku : “Bahwa sesungguhnya Rabb kamu itu adalah Rabb yang Esa’. Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Rabbnya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Rabbnya”. (QS. Al-Kahfi : 110). Yuk kita simak artikel tentang Sebab Rusaknya Suatu Sedekah, agar kamu paham tentang ini ya ka.

Al-Hafiz Ibnu Katsir dalam tafsirnya :

“Dua perkara ini merupakan rukun di terimanya suatu amalan. Yaitu, amalan itu harus murni untuk Allah dan sesuai dengan apa yang diajarkan serta dicontohkan Rasulullah.”

Jadi ketika kakak ingin amalan yang kakak keluarkan tidak rusak,  harus diperbaiki dulu niatnya, Kak. Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya semua amalan ini terjadi dengan niat, dan setiap orang mendapatkan apa yang diniatkan.” (HR. Bukhari).

Sebab Rusaknya Suatu Sedekah

Allah berfirman : “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.” (QS. Al-Baqarah : 246).

Inilah tips agar amalan kita tidak rusak dan tidak termasuk amalan yang sia-sia :

  1. Meluruskan niat

Niat dari setiap amalan itu harus karena Allah. Karena riya termasuk syirik kecil. Rasulullah bersabda : “Sesuatu yang sangat aku takutkan yang akan menimpamu ialah syirik kecil. Rasulullah ditanya tentang apa yang dimaksud dengan syirik kecil itu. maka beliau menjawab yaitu riya.” (HR. Ahmad).

2. Banyak bersyukur kepada Allah

Dengan bersyukur dapat menghindarkan diri kita dari sifat riya. Karena dengan kakak banyak bersyukur kepada Allah,kakak akan sibuk untuk bekalan akhiratari.Nantinya tidak memikirkan pujian orang lain yang hanya sifatnya sementara. Dan dengan banyak bersyukur Allah akan menambah rizki.

3. Sembunyikan amal kebaikan

Cukup diri sendiri dan Allah saja yang tahu amalan yang kita lakukan. Sembunyikanlah amal seperti menyembunyikan aib. Allah berfirman : “Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah : 271).

Rasulullah bersabda : “Seorang lelaki bersedekah, dia menyembunyikannya sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan tangan kanannya” (HR. Bukhari dan Muslim). 

Baca Juga : Inilah 5 Manfaat Sedekah

Orang-orang yang rusak amalannya dikarenakan riya dan haus akan pujian orang lain, hanyalah menipu Allah yang artinya menipu dirinya sendiri. Dan itulah yang disebut orang-orang munafik.

Allah berfirman : “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.” (QS. An-Nisa : 142).

Kak, dengan memahami Sebab Rusaknya Suatu Sedekah, kita pun bisa untuk menghindarinya dan mencapai kesempurnaan amal. Yuk, perbaiki amalan kita dengan meluruskan niat. Semoga Allah menerima setiap amalan yang kita lakukan. Aamiin…

3 views