Griya Yatim & Dhuafa

Sebar Ifthar untuk Pengguna Jalan

Pandemi wabah virus corona terus meluas, bahkan di bulan Ramadhan ini. Dampak sosial ekonomi pun kian dirasakan, utamanya bagi masyarakat yang menggantungkan nafkah pada kerja harian. Kebutuhan pangan Ifthar (Berbuka Puasa) gratis menjadi salah satu kebutuhan yang sulit dipenuhi saat ini. 

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Selama bulan suci ini, banyak masjid-masjid ataupun lembaga dan kalangan pribadi yang memberikan dan menyediakan Iftar (berbuka puasa) gratis. 

Alhamdulillah, Griya Yatim & Dhuafa sudah memberikan Ifthar (berbuka puasa) gratis untuk pengguna jalan di depan asrama kami. 

Baca Juga : Anak Asuh Tetap Produktif Membersihkan Asrama

Ahmad Romadi dari Kepala Asrama Griya Yatim & Dhuafa Solo mengatakan, paket iftar ini diberikan selain dalam rangka Ramadhan, juga memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di tengah pandemi. Penerima manfaatnya pun mereka yang pekerjaannya terdampak akibat adanya wabah Corona. Misalnya saja pengemudi ojek online, sopir taksi, hingga petugas kebersihan dan pengguna jalan.

Sebar Ifthar untuk Pengguna Jalan
(Foto Dok. Anak Asuh Sedang Membagikan Ifthar untuk Pengguna Jalan)

selain memberikan ifthar gratis ini, kami juga mengajarkan kepada anak asuh untuk belajar berbagi kepada sesama.

Nah sahabat, kalau anak-anak asuh binaan Griya Yatim & Dhuafa cabang Solo, sore hari ini lagi pada sibuk bagi-bagi sedikit rejeki atau makanan berbuka puasa bagi pengguna jalan di depan asrama⠀

“Alhamdulillah ada sedikit rejeki, sekaligus untuk mendidik mereka agar memiliki sifat pemurah” tutur Bp Romadi selaku Kepala Cabang asrama Solo⠀

“Saya senang, awalnya malu bagi-bagi, tapi kata abi harus berani apalagi dalam berbuat baik” ucap salah satu anak asuh yang paling kecil⠀

Sahabat, jangan lupa pakai masker dan social distancing ya dalam beraktivitas⠀

Ayo, Kita sisihkan sedikit rezeki yang kita miliki untuk berdonasi menyediakan Iftar (berbuka puasa) gratis. Agar mereka tetap merasakan kebahagiaan Ramadhan meski dalam kondisi sulit seperti sekarang.

English EN Indonesian ID
Scroll to Top