Griya Yatim & Dhuafa

Sedekah Apakah Yang Utama 

Griya Yatim Dhuafa
Sedekah Apakah Yang Utama
                                                Sedekah Apakah Yang Utama

Donasiberkah.org – Sahabat dermawan, Sedekah merupakan amalan mulia dengan banyak keutamaan. Dan sedekah sendiri memiliki 9 keutamaan dalam Islam. Sedekah apakah yang paling utama? Allah Subhanahu Wa ta’ala akan menjamin orang yang menyedekahkan harta di jalannya akan diberi balasan yang berlipat ganda. Mereka juga akan mendapatkan pahala yang mulia dari sedekahnya itu. 

Sebagaimana Allah berfirman : “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka; dan mereka akan mendapat pahala yang mulia.” (QS. Al-Hadid : 18)

Baca Juga : Yuk Bersedekah Untuk Tabungan Akhirat

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa sedekah dapat memanjangkan umur dan mencegah kematian yang buruk. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya sedekahnya orang muslim itu dapat menambah umurnya dan mencegah kematian yang buruk (su’ul khotimah) dan Allah pula akan menghilangkan darinya sifat sombong, kefakiran dan sifat bangga pada diri sendiri.” (HR. Thabrani)

Dan sedekah juga tidak hanya berbentuk harta benda. karena bisa juga dilakukan dalam bentuk non materi seperti menolong orang lain dengan tenaga dan pikiran, mengajarkan ilmu, dan semacamnya. Ada beberapa jenis sedekah yang paling utama. Dan jika dilaksanakan dengan ikhlas dan mengharap ridhonya semata. Maka insya allah kita akan termasuk golong orang yang beruntung. 

Dan Berikut Ini Adalah 10 Jenis Sedekah Yang Paling Utama (afdal).

Sedekah Khofiyyah

Sedekah khofiyyah adalah sedekah yang tersembunyi. karena dilakukan secara sembunyi-sembunyi, ikhlas, dan semata-mata mengharap ridha Allah Ta’ala.

Baca juga : Akibat Sifat Pelit Untuk Sedekah

Allah berfirman : “Jika kamu menampakkan sedekah-sedekahmu, maka itu baik. Dan jika kamu menyembunyikannya dan memberikannya kepada orang-orang fakir, maka itu lebih baik bagimu dan Allah akan menghapus sebagian kesalahan-kesalahanmu. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah : 271)

Dalam Keadaan Sehat dan Kuat

Ketika seseorang bersedekah, waktu yang bagus untuk memberi adalah ketika sehat. Karena sedekah di waktu sehat lebih utama daripada ketika sedang sakit atau dalam bentuk wasiat setelah meninggal dunia.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Diceritakan bahwa ada seorang laki-laki yang menemui Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, lalu dia bertanya, “Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang pahalanya paling besar?” Nabi Shallallahu alaihi wa sallam menjawab : “Engkau bersedekah dalam keadaan sehat, sangat menyayangi harta, takut miskin, dan mengharapkan kekayaan. Janganlah engkau menunda-nunda (sedekah). Ketika ruh (nyawa) sampai di tenggorokan (hampir meninggal, barulah) engkau berwasiat: untuk si anu sekian, untuk si anu sekian. Padahal waktu itu kekayaan sudah menjadi hak ahli waris.” (HR. Bukhari & Muslim).

Baca Juga : 9 Manfaat Sedekah Jariyah

Dari Kelebihan Harta

Ketika kebutuhan sehari-hari dalam rumah tangganya terpenuhi sementara ia masih memiliki kelebihan harta. maka orang itu harus mengeluarkan sedekahnya.

Allah berfirman : “……..dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka infakkan. Katakanlah, “Yang lebih dari keperluan”. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir.” (QS. Al Baqarah: 219).

Apabila, ada seseorang yang bersedekah, namun sementara itu keluarganya membutuhkannya atau dia masih mempunyai utang, maka membayar utang dan menafkahi keluarga lebih utama.

Sesuai dengan Kemampuan

Bersedekah sesuai dengan kemampuan, baik sedikit maupun banyak maka hal itu termasuk yang paling utama. Rasulullah mengajarkan kepada umatnya untuk bersedekah sesuai dengan kemampuan.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Sedekah yang paling utama adalah yang sesuai dengan kemampuan. Dan dahulukan orang-orang yang menjadi tanggunganmu.” (HR. Abu Dawud)

Sedekah Apakah Yang Utama
               Sedekah Apakah Yang Utama

Sedekah kepada Keluarga (Istri dan Anak)

Bersedekah kepada keluarga termasuk yang paling utama. Disebutkan dalam sebuah hadits Imam Muslim, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Ada empat macam dinar (harta dan penggunaannya). Satu dinar engkau berikan kepada orang miskin, satu dinar engkau belanjakan untuk membebaskan hamba sahaya, satu dinar engkau infakkan di jalan Allah, dan satu dinar lagi engkau nafkahkan kepada keluargamu. Yang paling utama dari keempatnya adalah dinar yang engkau nafkahkan untuk keluargamu.” (HR. Muslim).

Sedekah kepada Kerabat

Memberikan sedekah kepada kerabat termasuk yang paling utama. terutama kepada anak yatim yang masih memiliki ikatan dengan kita.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Bersedekah kepada orang miskin itu termasuk sedekah, dan bersedekah kepada kerabat ada dua (keuntungan): termasuk sedekah dan (menjalin) silaturahmi.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah)

Baca Juga : Jangan Takut Untuk Bersedekah

Sedekah kepada Tetangga

Allah Subhanahu wa ta’ala telah memerintahkan hambanya untuk berbuat baik kepada tetangga. Sebagaimana firman : “Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukannya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri.” (QS. An-Nisa: 36).

Ketika memberikan sedekah kepada tetangga termasuk amal saleh yang utama. Dalam sebuah hadits Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam berpesan: “Hai Abu Dzar, jika engkau memasak, perbanyaklah kuahnya. Lalu, bagikan kepada tetanggamu.” (HR. Muslim)

Untuk Kawan Seperjuangan di Jalan Allah

Memberi sedekah kepada kawan seperjuangan di jalan Allah Subhanahu wa ta’ala termasuk sedekah yang utama. Dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Seutama-utama dinar (harta) yang diinfakkan oleh seseorang ialah dinar yang diinfakkan untuk keluarganya. Dan, dinar yang diinfakkan untuk kendaraan dalam perjuangan fii sabiilillaah. Dan dinar yang diinfakkan untuk membantu kawan-kawan seperjuangannya fii sabiilillaah.” (HR. Muslim)

Sedekah untuk Keperluan Jihad fii sabilillah

Berjihad dengan harta di jalan Allah Subhanahu wa ta’ala termasuk salah satu sifat orang mukmin. Sebagian ulama berpendapat bahwa jihad memiliki makna luas. Jihad adalah segala usaha yang dicurahkan untuk kemajuan Islam.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Seutama-utama sedekah adalah ia kemah (untuk berteduh dan beristirahat) fii sabilillah…” (HR. Ahmad & At-Tirmidzi)

Baca Juga : Sedekah Yang Dikeluarkan Akan Dilipatgandakan

Yuk, Bantu kepedulian Sesama

Demikianlah beberapa macam sedekah yang utama menurut agama islam. Karena ketika kita semua memiliki tujuan untuk kepentingan umat dan untuk membantu sesama.  Karena setiap amalan yang kita lakukan ikhlas karena Allah, pasti akan Allah balas dengan hal yang lebih baik. Yuk, berdonasi melalui link gambar di bawah ini !

Donasi Sekarang Griya yatim
               Donasi Sekarang Griya yatim
118 views
English EN Indonesian ID